Habis Dilantik, Pengurus PTMSI Grobogan Bikin Kejurkab Tenis Meja

Sebanyak 80 atlet ikut ambil bagian dalam kejurkab tenis meja di gedung PGRI Grobogan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Sebanyak 80 atlet ikut ambil bagian dalam kejurkab tenis meja di gedung PGRI Grobogan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Setelah terbentuk beberapa waktu lalu, pengurus Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Grobogan akhirnya dilantik, Sabtu (31/12/2016). Acara pelantikan pengurus periode 2016-2020 dilangsungkan di gedung PGRI Grobogan di Kelurahan Danyang, Purwodadi.

Pelantikan pengurus PTMSI Grobogan dilakukan Wakil Ketua Bina Prestasi PTMSI Jawa Tengah Dustamat. Acara pelantikan juga disaksikan Ketua KONI Grobogan Fatchur Rachman dan sejumlah pengurus lainnya.

Menariknya, beberapa saat usai pelantikan, para pengurus PTMSI baru sebanyak 18 orang langsung menjalankan tugas perdana. Yakni, menggelar kejurkab tenis meja yang dilangsungkan di tempat pelantikan.

“Ya, sengaja kami ingin melakukan rangkaian acara yang sedikit berbeda. Yakni, langsung menggelar kejuaraan usai pelantikan pengurus. Dengan cara ini, acara pelantikan jadi lebih semarak,” kata Ketua PTMSI Grobogan Afrosin Arif.

Dalam kejurkab tersebut ada 80 atlet yang ambil bagian baik putra maupun putri. Selain dari klub, peserta juga datang dari perwakilan kecamatan.

“Peserta kejurkab ini sengaja kita batasi jumlahnya. Soalnya, waktu penyelenggaraan kegiatan hanya sehari ini saja,” cetus Afrosin yang juga ikut jadi peserta dalam kejurkab itu.

Target ke depan, pihaknya akan lebih sering lagi menggelar even tenis meja. Baik antarsekolah ataupun kecamatan. Hal itu perlu dilakukan guna menggairahkan lagi olahraga tenis meja yang dinilai sudah mulai menurun peminatnya.

“Sebenarnya potensi atlet masih cukup banyak. Namun, minimnya even membuat peminat jadi berkurang. Makanya, untuk menyemarakkan lagi olahraga pingpong perlu bikin even rutin,” katanya.

Editor : Akrom Hazami

Kudus Borong Medali Emas Kejurprov Tenis Meja 2016

Atlet tenis meja Kudus dan ofisial berfoto bersama usai Kejurprov di GOR Bung Karno Kudus. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Atlet tenis meja Kudus dan ofisial berfoto bersama usai Kejurprov di GOR Bung Karno Kudus. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Kejurprov Tenis Meja 2016 yang didukung Sukun Spirit of Sport telah usai di GOR Bung Karno Kudus, Jumat (30/12/2016). Pada kejuaraan tersebut, Kudus berhasil jadi juara umum dan membawa pulang banyak medali.

Panitia pertandingan, Heni Sandra mengatakan, pada pertandingan yang diselenggarakan selama tiga hari itu, Kudus membawa delapan medali emas, enam medali perak dan sembilan perunggu. “Kudus mendapatkan prestasi yang bagus dalam Kejurprov tahun ini. Bahkan beberapa laga malah mempertandingkan Kudus lawan Kudus,” kata Heni di lokasi Kejurprov di Kudus, Jumat (30/12/2016) malam.

Menurutnya beberapa medali emas yang didapat Kudus meliputi juara putra Junior,jJuara Putri Yunior, Kelompok Kadet Putri di bawah 14 tahun dan juga untuk Kategori Pemula Putra bawah 12 tahun.  Selain itu, medali emas juga didapatkan dalam kategori beregu Pemula Putra, Beregu Yunior Putra, dan Beregu Kadet Putri. Sementara untuk perunggu, di antaranya dalam Beregu Kadet Putra dan Beregu Pemula Putri.

Dengan perolehan tersebut, Kudus mendapatkan medali paling banyak dengan 23 medali. Hal itu pula yang membuat Kudus menjadi juara umum dalam Kejurprov tenis meja tahun ini. “Kami menerjunkan 47 atlet, jadi kami memang mengincar banyak medali, khususnya medali emas dan target juara umum,” ujarnya.

Sementara, posisi kedua perolehan terbanyak medali adalah Cilacap dengan 11 medali. Sekitar 11 medali meliputi tiga emas, lima perak dan tiga perunggu. Dan ketiga adalah Purworejo 10 medali meliputi tiga medali emas, tiga medali perak dan empat perunggu.

Sementara untuk daerah lain, seperti Pekalongan harus pulang dengan tangan kosong lantaran tanpa medali satupun. Wilayah lain seperti Wonogiri, Pekalongan dan Karanganyar hanya membawa satu perunggu untuk masing-masing daerah.

“Terima kasih untuk semua pihak yang telah membantu, panitia, peserta yang jauh-jauh datang mengikuti pertandingan serta untuk Sukun yang banyak sekali membantu mensukseskan kegiatan kali ini,” imbuhnya

Editor : Akrom Hazami

Hasil Sementara, Kudus Raih 4 Emas di Kejurprov Tenis Meja

Atlet menyelesaikan laganya di Kejurprov Tenis Meja yang diselenggarakan di Kabupaten Kudus, Kamis. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Atlet menyelesaikan laganya di Kejurprov Tenis Meja yang diselenggarakan di Kabupaten Kudus, Kamis. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Kudus berhasil meraih empat emas dan satu perunggu di Kejurprov Tenis Meja yang didukung Sukun Spirit of Sport di kota setempat, Kamis (29/12/2016).

Panitia pertandingan, Heni Sandra mengatakan sampai hari ini sudah ada lima kategori yang selesai dilombakan. Dari lima, keempat medali emas diraih oleh atlet Kudus. “Kudus dapat empat emas, yaitu Juara Putra Junior, Juara Putri Yunior, Kelompok Kadet Putri di bawah 14 tahun dan juga untuk kategori Pemula Putra di bawah 12 tahun,” katanya kepada MuriaNewsCom, di Kudus. 

Namun, prestasi kurang puas diraih oleh atlet Kudus dalam kelompok Pemula Putri. Kudus hanya mampu meraih perunggu, lantaran berada di posisi ketiga. Pada kelompok ini, Purworejo menggondol medali emas.

Menurutnya, laga pada hari pertama, Rabu (28/12/2016) berlangsung cukup lama. Dimulai dari pukul 10.00 WIB, dan berakhir Kamis pukul 01.30 WIB dini hari. Hal itu karena pelaksanaan even molor cukup lama.

Pada Kejurprov tahun ini, Kudus menerjunkan 47 atlet pilihannya. “Kudus mengincar banyak kategori. Dan meski sudah ada lima yang selesai, namun masih 12 kategori pertandingan yang dilaksanakan. Rencananya  pertandiangan kembali dilanjutkan sisa hari ini dan juga besok, yang dilanjutkan dengan penutupan,” ujarnya.

Beberapa kategori yang tersisa, seperti Tunggal Usia Dini Putra dan Putri, Tunggal Pemula Putra dan Putri, Tunggal Remaja Putra dan Putri serta berbagai kategori pertandingan lainnya. Melihat kemampuan, pihaknya juga yakin kalau Kudus bakal lebih banyak membawa medali emas. “Pembibitan pemain Kudus dibilang bagus, antara satu generasi dan generasi lainnya tak putus dan selalu ada pemain yang menonjol,” ungkap dia.

Editor : Akrom Hazami