DPC PPP Temanggung Resmi Buka Penjaringan Bakal Calon Bupati

ILUSTRASI

MuriaNewsCom, Temanggung – Desk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Temanggung membuka pendaftaran bakal calon Bupati dan wakil Bupati Temanggung pada pilkada 2018.

Ketua Desk Pilkada DPC PPP Kabupaten Temanggung, Fatahillah Azzainy di Temanggung, mengatakan pembukaan pendaftaran bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Temanggung untuk Pilkada serentak 2018 dibuka pada 5-10 September 2018.

“Dalam waktu enam hari tersebut kami berharap masyarakat bisa mendaftarkan diri ke kantor DPC PPP Kabupaten Temanggung,” katanya di Temanggung, Senin (28/8/2017) dikutip dari Antarajateng.com.

Ia mengatakan, untuk mendaftarkan diri sebagai balon bupati dan wakil bupati, pihaknya membebani balon dengan membayar uang pendaftaran sebanyak Rp1 juta rupiah, selain itu juga harus memenuhi beberapa persyaratan yang ada.

“Setelah selesai pendaftaran, kami akan melakukan verifikasi secara administrasi pada 11-13 September 2017. Kemudian hasilnya akan kami serahkan ke Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP,” katanya.

Setelah dilakukan verifikasi di tingkat DPW, katanya kemudian nama balon bupati dan wakil bupati akan disampaikan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP.

Ia mengatakan pihak DPP kemudian akan melakukan survei terhadap nama-nama balon bupati dan wakil bupati tersebut. Survei dilakukan oleh tim independen.

“Kami tidak tahu persis siapa yang akan melakukan survei, namun survei pasti akan dilakukan baik kepada interen PPP sendiri maupun kepada masyarakat pada umumnya,” katanya.

Sekretaris DPC PPP Kabupaten Temanggung, Slamet Eko Wantoro mengatakan sampai saat ini sudah ada tiga partai yang melakukan pendekatan dengan partainya, namun pihaknya belum menentukan akan berkoalisi dengan partai mana untuk mengusung balon bupati dan wakil bupati tersebut.

“Baru pembicaraan awal, tetapi kami sudah ketemu dan berbincang dengan ketiga partai tersebut,” katanya.

Editor : Akrom Hazami

Gali Kubur, Malah Nemu Amunisi di Kedu Temanggung

Polisi memeriksa lokasi penemuan granat di Desa Kedu, Kabupaten Temanggung. (Tribratanewspoldajateng)

MuriaNewsCom, Temanggung – Puluhan amunisi senjata api yang diduga masih aktif ditemukan oleh penggali kubur, di kompleks pemakaman Desa Kedu, Kabupaten Temanggung,beberapa hari lalu.

Kapolsek Kedu AKP Sri Haryono menjelaskan penemuan tersebut berawal saat seorang penggali kubur menggali tanah untuk pemakaman salah seorang warga desa yang meninggal dunia. Atas  penemuan tersebut kemudian langsung melaporkan kepada polisi.

“Setelah mendapat laporan dari masyarakat, kemudian mendatangi TKP. Dan setelah didata terdapat 92 amunisi aktif, 55 butir amunisi laras panjang dan 37 butir amunisi jenis FN,” jelasnya dikutip Tribratanewspoldajateng.

Lebih jauh Sri menerangkan, selain amunisi ditemukan juga sepucuk senapan angin dan satu bilah pedang (bajonet). “Semua barang bukti setelah didata, kemudian kami amankan di mako Polsek Kedu,” ujarnya.

Sementara itu, Darno (45) penggali kubur mengatakan mengaku kaget saat cangkulnya mengenai benda keras, dengan rasa penasarannya Ia mengecek benda tersebut, yang kemudian diketahui amunisi.

“Awalnya saya kaget pas cangkul mengenai benda keras, saya kira batu setelah dicek ternyata amunisi dan senjata,” katanya.

Setelah diselidiki oleh petugas Polres Temanggung, ternyata makam yang digali tersebut merupakan makam Z Gana seorang purnawirawan TNI yang meninggal pada tahun 1980. Kemungkinan benda tersebut ikut dipendam saat pemakamannya.

Editor : Akrom Hazami

 

Nyopir Sambil Pakai Sabu Ditangkap di Temanggung

Polisi mengamankan sopir yang jadi pemakai sabu di Mapolres Temanggung. (Polres Temanggung)

MuriaNewsCom, Temanggung – Eko Kurniawan (36) warga Bulan, Selopampang, Temanggung ditangkap Satresnarkoba Polres Temanggung, karena kedapatan membawa sabu-sabu.

Kapolres Temanggung AKBP Maesa Soegriwo melalui Kasubaghumas Polres Temanggung AKP Henny Widiyanti mengatakan, Eko yang kerja sebagai sopir truk ini menjadi tersangka kasus narkotika setelah petugas menemukan barang bukti saat dilakukan penggeledahan usai mengkonsumsi sabu-sabu di rumahnya.

“Saat penggeledahan petugas menemukan barang bukti berupa satu bungkus plastik berisi sabu-sabu dengan berat 0,53 gram, sebuah plastik kresek warna putih, alat hisab, pipet kaca, korek api, sedotan plastik, gunting, dan sebuah telepon seluler,” kata AKP Henny saat jumpa pers, Senin (14/8/2017) dikutip situs resmi polisi.

Ia mengatakan, penangkapan terhadap tersangka berawal dari informasi masyarakat yang mengetahui bahwa tersangka sering mengkonsumsi narkoba. Kemudian petugas melakukan penyelidikan terhadap tersangka.

“Tersangka tidak bisa mengelak, saat itu tersangka berusaha membuang bungkusan plastik yang berisi sabu-sabu, tetapi dengan kejelian petugas barang bukti berhasil ditemukan,” jelasnya.

Tersangka dijerat Pasal 114 ayat 1 subsider ayat 112 ayat 1, lebih subsider Pasal 127 ayat 1 huruf a UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman paling lama 12 tahun penjara serta denda Rp 8 miliar.

Menurut pengakuan tersangka, dirinya telah mengkonsumsi sabu-sabu sejak tiga bulan lalu, sabu-sabu dikonsumsinya untuk menambah stamina saat bekerja sebagai sopir truk pengangkut cabai.

Editor : Akrom Hazami