Wacana Penghapusan Aturan Perpanjangan SIUP dan TDP, Pemkab Grobogan Tunggu Surat Resmi

ILUSTRASI

MuriaNewsCom, Grobogan – Rencana pemerintah untuk menghapus aturan perpanjangan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) dan Tanda Daftar Perusahaan (TDP) bagi perusahaan yang sudah lama berjalan memang sudah ramai diberitakan berbagai media. Meski demikian, kebijakan itu belum diterapkan di berbagai daerah, termasuk di Grobogan.

“Sampai saat ini, kami masih melayani pemohon perpanjangan SIUP dan TDP. Tetapi jumlahnya hanya beberapa saja, tidak banyak,” kata Kepala Badan Perizinan dan Pelayanan Terpadu Grobogan Nur Iksan, Jumat (17/2/2017).

Menurutnya, ia sudah mendengar rencana penghapusan aturan perpanjang SIUP dan TDP tersebut. Namun, sampai saat ini belum mendapat surat resmi terkait rencana tersebut.

“Tentu kita akan mendukung kebijakan pemerintah. Namun, kami masih menunggu surat resmi terkait masalah itu,” katanya.

Dijelaskan, perpanjangan SIUP dan TDP bagi perusahaan itu dilakukan setiap 5 tahun sekali. Untuk proses ini, tidak dikenakan biaya.

Sementara itu, beberapa pengusaha menyambut baik rencana penghapusan penghapusan aturan perpanjangan SIUP dan TDP tersebut. Kebijakan itu, dinilai cukup positif karena akan mempermudah bagi pelaku usaha.

“Untuk perpanjangan SIUP dan TDP ini sebenarnya mudah dan tidak berbiaya. Tetapi, kadang tidak sempat buat ngurusnya,” ujar Amirurudin, salah seorang pengusaha di Purwodadi. 

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita sebelumnya menyampaikan pada sejumlah wartawan, pemerintah akan menghapus aturan perpanjangan SIUP dan TDP bagi perusahaan yang sudah berjalan (existing). Hal ini dipercaya akan memudahkan kegiatan usaha. Jika tidak ada aral melintang, penghapusan izin akan dilakukan pekan depan

Editor : Akrom Hazami

Perpanjangan SIUP dan TDP Bakal Dihapus, Ini Tanggapan Bupati Jepara

Ilustrasi

MuriaNewsCom, Jepara – Pemerintah memutuskan untuk menghapus kewajiban perpanjangan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) dan Tanda Daftar Perusahaan (TDP). Keputusan tersebut diambil sebagai salah satu cara untuk memperbaiki indeks kemudahan berusaha atau ease of doing bussines (EODB). Penghapusan ini berlaku bagi perusahaan yang sudah berjalan atau eksisting.

Dengan kebijakan tersebut, perusahaan yang sudah beroperasi, asal nama tidak berubah, tidak perlu lagi direpotkan untuk memperpanjang SIUP dan TDP. Kebijakan ini diwacanakan akan berlaku mulai minggu depan.

Terkait adanya wacana tersebut, Bupati Jepara Ahmad Marzuqi mengatakan, penghapusan perpanjangan SIUP dan TDP tersebut bisa berdampak baik terhadap pengusaha, karena, mereka tidak perlu lagi bolak-balik mengurus perpanjangan SIUP dan TDP.

Kemudian, mengenai dampak tidak perlunya lagi pengurusan perpanjangan SIUP dan TDP, juga tidak terlalu berpengaruh terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Sebab PAD dari sektor tersebut tidak terlalu signifikan.

“Kalau PAD dari SIUP dan TDP memang tidak begitu signifikan. Jika nantinya ada penghapusan, tentunya akan bisa memberikan kelonggaran bagi pengusaha. Hal ini juga akan bisa memberikan efek membaiknya ekonomi bagi warga Jepara. Terlebih, Jepara ini juga banyak usaha ukir atau kayu. Sehingga nantinya bisa memberikan kelonggaran itu,” pungkasnya.

Editor : Kholistiono