Sembunyikan Narkoba di Tas, Pengedar Konangan Polisi di Pekalongan

Kapolres Pekalongan Kota AKBP Enriko Sugiharto Silalahi  saat meminta keterangan pelaku pengedar narkoba di mapolres setempat. (tribratanewspekalongankota)

MuriaNewsCom, Pekalongan – Waseto (26) warga Kelurahan Bandengan, Jalan Selat Karimata, RT 003 Rw 006, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan, ditangkap anggota Satuan Reserse Narkoba Polres Pekalongan Kota, Selasa (29/8/2017).

Pria tersebut kedapatan membawa tujuh paket narkotika jenis sabu-sabu yang disimpan dalam plastik klip kecil. Plastik klip disimpan di dalam bungkus rokok. Waseto tak berkutik saat polisi menggeledahnya di salah satu lokasi di Jalan Gajah Mada tepatnya di depan Toko Roti Molina, Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan. Apalagi barang bukti narkoba itu kedapatan disimpan di tas milik tersangka.

Kapolres Pekalongan Kota AKBP Enriko Sugiharto Silalahi mengatakan, penangkapan tersangka berawal dari penyelidikan yang dilakukan anggota Satuan Reserse Narkoba Polres Pekalongan Kota. “Kami mendapat informasi bahwa yang bersangkutan diduga menyimpan, memiliki, menguasai dan atau menggunakan narkotika jenis sabu-sabu,” ungkapnya, dikutip situs resmi polisi.

Akhirnya pada Selasa malam (29/8/2017) pukul 21.30 WIB, anggota Sat Res Narkoba Polres Pekalongan Kota mengetahui kalau Waseto berada di Jalan Gajah Mada tepatnya di depan Toko Roti Molina. Petugas langsung memeriksa Waseto. Dari dalam tas milik Waseto, petugas mendapati tujuh paket sabu-sabu yang disimpan dalam plastik klip kecil di dalam tas milik tersangka.

Enriko menambahkan, dari tangan tersangka Waseto, petugas tidak hanya menemukan tujuh paket sabu, tapi juga 15 butir pil Alprazolam, dua  buah bong alat hisap sabu, satu bendel plastik klip baru, gulung aluminium foil dan dua buah pipet.

Saat ini kasus tersebut akan dikembangkan lebih lanjut dan tersangka beserta barang buktinya diamankan di Polres Pekalongan Kota guna penyidikan lebih lanjut. Tersangka akan dijerat dengan Pasal 112 ayat (1) dan atau Pasal 127 ayat (1) huruf a Undang-Undang RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman empat hingga 12 tahun penjara.

Polisi juga menangkap pengedar ganja, Budi Bahtiar (34) warga Desa Pacar RT 04 Rw 01, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan yang diduga pengedar ini ditangkap saat akan melakukan transaksi di Jalan Urip Sumoharjo. Tepatnya di area SPBU Medono, Kelurahan Medono, Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan. Pelaku dijerat dengan Pasal 111 ayat (1),  Pasal114 ayat (1), Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

Editor : Akrom Hazami