Hobi Mancing? Cobalah ke Rembang, Ada Tempat Wow

Para pemancing di dermaga pelabuhan Tasik Agung Rembang, Sabtu (2/1/2016). (MuriaNewsCom/Ahmad Wakid)

Para pemancing di dermaga pelabuhan Tasik Agung Rembang, Sabtu (2/1/2016). (MuriaNewsCom/Ahmad Wakid)

 

REMBANG – Bagi sebagian orang liburan penjang menjadi waktu yang tepat untuk melakukan aktivitas kesukaannya, termasuk hobi memancing. Salah satu tempat favorit memancing di Rembang adalah dermaga di pelabuhan Tasik Agung Rembang.

Ternyata bukan hanya warga Rembang yang memancing di dermaga itu. Banyak di antara justru warga luar daerah. Salah satunya Budi Susanto (45) warga Plangitan Pati. Saat berbincang dengan MuriaNewsCom di dermaga pelabuhan Tasik Agung Rembang, Budi mengaku menyalurkan hobinya sekaligus mengajak anaknya untuk liburan di Rembang. “Tadi dari Pantai Karang Jahe dan Jembatan Merah. Ya sekalian mancing di sini, karena sudah hobi mancing,” katanya, Sabtu (2/1/2016)

Selain Budi, ada juga Ikin Hasikin (64) warga Tempelan Blora. Pensiunan satpam salah satu pabrik di Pati ini, mengaku sengaja ke Rembang untuk mancing sendirian. Dia juga menuturkan, sering memancing di Rembang kalau liburan.”Sering memancing di Rembang memang. Tapi tidak pasti, kalau ada waktu panjang ya berangkat. Kalau di Blora mancingnya di Tempuran,” terangnya.

Bahkan, ada juga yang pemancing yang berasal dari Palembang yang bernama Dedi Purwanto (33). Hanya saja Dedi bekerja di Rembang sejak dua tahun yang lalu. Dedi yang tergabung dalam komunitas Muara Ini Fishing Club, malahan sejak tadi malam memancing di dermaga pelabuhan.”Tadi malam sudah memancing di sini, kemudian siang berangkat lagi,” akunya.

Menurut penuturannya, biasanya Dedi memancing bersama teman-temannya. Namun karena liburan panjang, teman-temannya pulang ke rumah masing-masing. Akhirnya untuk mengusir kepenatan, dia melakukan aktivitas kesukaannya itu. “Daripada melakukan hal-hal yang negatif, lebih baik mancing. Karena dapat ikan atau tidak, hati rasanya tenang kalau memancing,” tandasnya. (AHMAD WAKID/AKROM HAZAMI)

Ini Rekayasa Lalu Lintas Malam Tahun Baru di Purwodadi

Rekayasa lalu lintas di Alun-alun Purwodadi  (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Rekayasa lalu lintas di Alun-alun Purwodadi  (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

GROBOGAN – Kemacetan diperkirakan akan terjadi jelang detik-detik pergantian malam tahun baru. Aparat kepolisian pun mengantisipasinya dengan mengerahkan ratusan personel dan menerapkan rekayasa lalu lintas.

Kasat Lantas Polres Grobogan AKP Nur Cahyo Ari Prasetyo mengatakan, pihaknya akanmenutup total Alun-alun Purwodadi pada malam pergantian tahun baru.

Seluruh kendaran bermotor dilarang masuk di kawasan yang jadi pusat keramaian selain di komplek bundaran Simpang Lima.

“Semua jalan di seputar alun-alun bebas kendaraan bermotor mulai pukul 18.00 WIB. Untuk warga yang mau ke alun-alun pakai motor sudah kita siapkan kantong-kantong parkir,” tukasnya . (DANI AGUS/KHOLISTIONO)

Sekda Grobogan Minta Petugas Pengamanan Malam Tahun Baru Waspada

Sekda Grobogan Sugiyanto saat menyampaikan pengarahan dalam apel siaga pengamanan tahun baru (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Sekda Grobogan Sugiyanto saat menyampaikan pengarahan dalam apel siaga pengamanan tahun baru (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

GROBOGAN – Beragam aktivitas warga akan dilakukan sepanjang malam ini untuk memeriahkan momen pergantian tahun baru. Terkait kondisi ini, Sekda Grobogan Sugiyanto meminta para petugas pengamanan tahun baru akan meningkatkan kewaspadaan guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Peringatan momen pergantian tahun ini tidak hanya di Grobogan saja. Tetapi di seluruh dunia memperingati pergantian tahun dengan cara yang berbeda-beda.Untuk itu, para petugas harus selalu bersikap waspada karena banyak sekali aktivitas warga yang dilakukan diberbagai tempat,” cetus Sugiyanto saat menyampaikan pengarahan dalam apel siaga pengamanan tahun baru di halaman Setda Grobogan, Kamis (31/12/2015) petang.

Sementara itu, Wakapolres Grobogan Kompol Didik Priyo Sambodo menyatakan, sebanyak 500 personel bakal dikerahkan untuk pengamanan Natal dan pergantian tahun baru yang disiagakan dalam Operasi Lilin Candi 2015.

Menurut Didik, jumlah personel pengamanan tersebut lebih banyak dari pelaksanaan operasi serupa pada tahun lalu. Pada tahun lalu personel yang dikerahkan sekitar 225 personel. Untuk memperkuat pengamanan, pihaknya juga menggandeng TNI, Satpol PP, Kesbangpolinmas, Dinas Kesehatan. Banser dan GP Ansor, serta beberapa relawan lainnya juga dilibatkan.

“Banyaknya personel yang diterjunkan itu, lantaran pelaksanaan Natal dan Tahun Barukali ini berlangsung pascapelaksanaan pilkada. Meski suasana sejauh ini tetap kondusif tetapi kami tidak mau menyepelekannya,” kata Didik. (DANI AGUS/KHOLISTIONO)

Ahai.., Biduan Cantik Mulai Panaskan Suasana Pergantian Tahun di Grobogan

Salah satu biduan saat tampil menghibur penonton (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Salah satu biduan saat tampil menghibur penonton (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

GROBOGAN – Meski pergantian tahun baru masih tengah malam nanti, namun sejak sore ini, suasana semarak mulai terlihat di Kota Purwodadi. Ini, seiring digelarnya parade dangdut untuk meramaikan momen spesial yang dinantikan banyak orang tersebut.

Dari pantauan di lapangan, selepas Asar tadi, pertunjukkan parade dangdut yang digelar oleh Persatuan Artis Musik Melayu Indonesia (PAMMI) Grobogan itu sudah dimulai.

Sejumlah biduan cantik sudah mulai menggoyang puluhan orang yang sudah berdatangan di Alun-alun Purwodadi. Meski cuaca masih cukup menyengat, namun para dangdutmania terlihat tetap bersemangat dan ikut berjoget dari depan panggung hiburan utama.

Ketua DPC PAMMI Grobogan HM Mibah menyatakan, parade dangdut itu sesuai jadwal memang dimulai sekitar pukul 15.00 WIB atau selepas Asar hingga datangnya tahun baru 2016. Untuk kegiatan ini sedikitnya ada 7 grup dangdut yang akan tampil.

“Sudah ada 7 grup dangdut yang siap memeriahkan acara pergantian tahun nanti. Bisa jadi, jumlah grupnya bakal tambah,” katanya.

Dijelaskan, untuk grup dangdut yang tampil dalam parade tersebut semuanya adalah musisi lokal. Demikian pula dengan artis yang akan tampil dalam acara itu.

Meski begitu, pihaknya masih menjajaki kemungkinan untuk mendatangkan artis lokal yang sudah punya nama. Seperti Astrid Samasi yang sempat ikut dalam konser dangdut di beberapa televisi swasta.

Selain parade dangdut, acara menyambut datangnya tahun baru juga akan diramaikan dengan pesta kembang api. Rencananya, menjelang pergantian tahun baru, Bupati Grobogan dan jajaran FKPD akan hadir dalam kesempatan itu. (DANI AGUS/KHOLISTIONO)