Duh…Lihat Teman Latihan Nyetir Mobil Malah Ketabrak Hingga Kakinya Patah

Ilustrasi

MuriaNewsCom, Grobogan – Sebuah peristiwa kecelakaan yang tidak sengaja terjadi di lapangan sepakbola Desa Pandanharum, Kecamatan Gabus, Grobogan. Seorang warga tertabrak mobil ketika sedang menyaksikan temannya latihan nyetir di dalam lapangan.

Korban yang tertabrak mobil diketahui bernama Nanang (54), warga Desa Cinta Nagara, Kecamatan Cigedug, Garut. Pria asal Jawa Barat ini merupakan seorang pedagang yang sudah seringkali menawarkan barang dagangan di wilayah Kecamatan Kradenan dan Gabus.

Informasi yang didapat menyebutkan, peristiwa nahas itu terjadi Jumat (18/8/2017) sekitar pukul 18.30 WIB. Saat itu, Nanang sedang duduk di atas sepeda motor di bawah gawang lapangan sebelah utara. Tidak jauh dari Nanang, ada satu temannya lagi Suwarlan yang juga duduk diatas sepeda motornya.

Sedangkan di tengah lapangan, temannya Sukarno sedang diajari nyetir mobil pikap oleh Winardi. Keduanya merupakan warga Desa Kradenan, Kecamatan Kradenan.

Sebelum praktik, Sukarno sempat dikasih teori mengemudi terlebih dahulu. Setelah paham, baru dilanjutkan praktik nyetir.

Awalnya, praktik nyetir berjalan lancar. Bahkan, Sukarno terlihat sempat nyetir mobil mengitari lapangan sampai beberapa kali. Namun, di tengah latihan mendadak terjadi musibah. Saat dekat dengan gawang di bagian utara, mobil yang dipakai latihan itu tiba-tiba melaju kencang ke arah dua sepeda motor yang diduduki pengendaranya.

Melihat kejadian ini, Suwarlan bergegas melompat dari atas motor dan berusaha lari menghindar. Upaya serupa juga dilakukan Nanang.

Namun, tindakannya menghindar masih kalah cepat dengan datangnya mobil yang melaju kencang tersebut. Akibatnya, Nanang tertabrak mobil tersebut dan mengalami patah kaki serta luka-luka di beberapa bagian tubuhnya.

Melihat kejadian ini, rekan-rekan Nanang langsung melarikannya ke Puskesmas Kradenan untuk mendapatkan pertolongan medis. Beberapa jam setelah dirawat, Nanang akhirnya menghembuskan nafas terakhir.

Kapolsek Gabus AKP Zainuri ketika dimintai komentarnya membenarkan peristiwa orang tertabrak mobil di tengah lapangan sepakbola tersebut. Menurutnya, peristiwa kecelakaan itu baru dilaporkan pada pihak kepolisian hari Sabtu (19/8/2017).

Setelah mendapatkan laporan, pihaknya langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa sejumlah saksi untuk dimintai keterangan seputar kejadian itu.

“Selain itu, dua barang bukti kendaraan juga diamankan. Yakni, mobil Suzuki futura jenis pikap Nopol R 1624 QD dan motor honda beat Nopol K 2134 YZ. Sedangkan jenazah korban sudah kita serahkan pada pihak keluarganya untuk dimakamkan,” jelasnya.

Editor : Ali Muntoha

Bus Tabrak Ruko di Depan RS Fastabiq Pati, Satu Orang Tewas

Rumah toko tambal ban di Jalan Pati-Tayu Km 3 roboh setelah diseruduk bus pariwisata, Jumat (14/4/2017). (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Satu orang dinyatakan tewas dalam kecelakaan tunggal di Jalan Pati-Tayu Km 3, depan RS Fastabiq Sehat Pati, Jumat (14/4/2017) pagi.

Bus Pariwisata PO Kurnia Trans bernomor polisi K-1489-CM menabrak rumah toko (ruko) hingga menyebabkan bangunan rumah hancur. Akibatnya, Lukman Santoso, warga Tawangharjo, Winong yang menghuni ruko tersebut mengalami luka-luka.

Sementara pengemudi, Ahmad Zaenun (44), warga Tambahmulyo, Jakenan meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan. Korban sempat dilarikan ke RS Fastabiq Sehat, tetapi dirujuk ke Semarang dan meninggal dunia dalam perjalanan.

Kasatlantas Polres Pati AKP Ikrar Potawari mengungkapkan, kecelakaan bermula saat bus melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Tayu menuju Pati, setelah selesai mengantar rombongan wisata. Diduga mengantuk, bus tiba-tiba oleng ke kanan dan menabrak ruko yang digunakan sebagai usaha tambal ban.

“Dari informasi yang dihimpun, pengemudi sempat ditolong warga dengan dibawa ke RS Fastabiq. Namun, petugas rumah sakit merujuknya ke Semarang dan meninggal dunia saat dalam perjalanan,” ucap AKP Ikrar.

Dari hasil olah TKP, kondisi jalan saat itu licin karena selesai hujan. Selain itu, tidak ada jejak rem di TKP sehingga dimungkinkan tidak ada upaya mengerem dari pengemudi hingga menyebabkan bangunan yang ditabrak hancur.

Penghuni ruko sendiri mengalami luka-luka, karena terperangkap di balik tembok yang runtuh ditabrak bus. Dia mengalami luka pada sejumlah bagian tubuh, sesak napas dan dirawat di RSUD Soewondo Pati.

Editor : Kholistiono

Tabrak Truk Lagi Parkir, Pengendara Vixion Tewas

ILUSTRASI

MuriaNewsCom, Rembang – Seorang pemuda warga warga Desa Ringin RT 1 RW 3 Kecamatan Pamotan, Rembang tewas mengenaskan setelah sepeda motor yang dikendarainya menabrak truk yang sedang parkir. Truk itu di parkir di pinggir jalan Jalan Sendangagung Pamotan pada Rabu (15/3/2017) sekitar pukul 22.00 WIB.

Pemuda nahas itu adalah Muhammad Nur Jaelani Sidiq (20). Saat menabrak truk tersebut, dirinya mengendarai sepeda motor Yamaha Vixion dengan nomor polisi K 3461 LM. Ketika itu, dirinya hanya sendirian saja.

Informasi yang dihimpun, peristiwa nahas tersebut bermula ketika korban mengendarai sepeda motor menuju Rembang. Ketika di lokasi kejadian, korban menabrak truk bagian belakang yang sedang terparkir di bahu jalan. Truk L 9166 VU tersebut diketahui sedang dalam kondisi rusak, sehingga harus diparkir di tempat tersebut.

“Kondisi di tempat tersebut memang kondisinya minim penerangan jalan, dan dimungkinkan korban kurang berhati-hati dan tidak mengetahui ada mobil terparkir. Korban mengalami luka berat di kepala, dan meninggal ketika dalam perjalanan menuju rumah sakit,” ujar Kanit Laka lantas Polres Rembang Ipda M. S. Karim.

Editor : Kholistiono