Bus Tabrak Ruko di Depan RS Fastabiq Pati, Satu Orang Tewas

Rumah toko tambal ban di Jalan Pati-Tayu Km 3 roboh setelah diseruduk bus pariwisata, Jumat (14/4/2017). (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Satu orang dinyatakan tewas dalam kecelakaan tunggal di Jalan Pati-Tayu Km 3, depan RS Fastabiq Sehat Pati, Jumat (14/4/2017) pagi.

Bus Pariwisata PO Kurnia Trans bernomor polisi K-1489-CM menabrak rumah toko (ruko) hingga menyebabkan bangunan rumah hancur. Akibatnya, Lukman Santoso, warga Tawangharjo, Winong yang menghuni ruko tersebut mengalami luka-luka.

Sementara pengemudi, Ahmad Zaenun (44), warga Tambahmulyo, Jakenan meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan. Korban sempat dilarikan ke RS Fastabiq Sehat, tetapi dirujuk ke Semarang dan meninggal dunia dalam perjalanan.

Kasatlantas Polres Pati AKP Ikrar Potawari mengungkapkan, kecelakaan bermula saat bus melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Tayu menuju Pati, setelah selesai mengantar rombongan wisata. Diduga mengantuk, bus tiba-tiba oleng ke kanan dan menabrak ruko yang digunakan sebagai usaha tambal ban.

“Dari informasi yang dihimpun, pengemudi sempat ditolong warga dengan dibawa ke RS Fastabiq. Namun, petugas rumah sakit merujuknya ke Semarang dan meninggal dunia saat dalam perjalanan,” ucap AKP Ikrar.

Dari hasil olah TKP, kondisi jalan saat itu licin karena selesai hujan. Selain itu, tidak ada jejak rem di TKP sehingga dimungkinkan tidak ada upaya mengerem dari pengemudi hingga menyebabkan bangunan yang ditabrak hancur.

Penghuni ruko sendiri mengalami luka-luka, karena terperangkap di balik tembok yang runtuh ditabrak bus. Dia mengalami luka pada sejumlah bagian tubuh, sesak napas dan dirawat di RSUD Soewondo Pati.

Editor : Kholistiono

Seorang Guru Tewas Mengenaskan Terlindas Truk Gandeng di Trangkil Pati

Petugas dan warga tengah mengevakuasi mayat korban yang terlindas truk gandeng di jalan raya depan Pasar Trangkil, Rabu (22/3/2017). (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Seorang guru bernama Sugiyanto (57), warga Desa Jetak, Kecamatan Wedarijaksa, Pati, tewas terlindas truk di kawasan Jalan Pati-Tayu, depan Pasar Trangkil, Rabu (22/3/2017).

Soleh, salah satu saksi mengatakan, korban saat itu mengendarai sepeda motor Supra X dengan kecepatan tinggi. Dia berusaha menyalip truk Hino 500 yang berada di depannya.

Pada saat yang sama, truk Hino juga hendak menyalip sepeda angin yang ada di depannya. “Naas, saat korban berusaha menyalip truk Hino dan truk Hino menyalip sepeda angin, muncul kendaraan Colt Diesel dari arah berlawanan,” ucap Soleh.

Korban yang kehabisan ruang untuk menghindar, akhirnya masuk di sela-sela antara badan truk dan gandengannya. Menurut saksi, korban berupaya mencari kesalamatan karena kehabisan ruang. Namun, truk gandeng justru melindasnya.

Petugas kepolisian yang mendapatkan informasi, langsung melakukan evakuasi. “Korban meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP). Saat kecelakaan terjadi, arus lalu lintas sangat padat. Korban meninggal, karena terlindas ban truk gandeng,” ungkap Kapolsek Wedarijaksa AKP Rochana Sulistyaningrum.

Saat dievakuasi, truk gandeng yang dikendarai Nur Cahyo (44), warga Desa Sembojo, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang tersebut memuat tanah. Pihak kepolisian mengimbau kepada pengendara untuk berhati-hati sebelum menyalip kendaraan yang ada di depannya.

“Pastikan jarak dan kecepatan sebelum menyalip. Jangan menyalip bila kendaraan dari arah berlawanan jaraknya terlalu dekat. Sebab, sebagian besar kecelakaan disebabkan kesalahan memperhitungkan jarak saat hendak menyalip,” imbau AKP Sulis.

Editor : Kholistiono

Pelajar Tewas Setelah Tabrak Truk yang Terparkir di Bahu Jalan di Wedarijaksa Pati

Polisi mengamankan sepeda motor Beat yang ringsek akibat menabrak truk di Desa Wedarijaksa, Pati, Rabu (22/2/2017). (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Seorang pelajar pengendara Honda Beat bernopol B 3071 ECU tewas, setelah menabrak kendaraan truk Isuzu K 1806 AS yang terparkir di bahu Jalan Pati-Tayu, Desa Wedarijaksa, Kecamatan Wedarijaksa, Pati, Rabu (22/2/2017) pukul 02.30 WIB.

Akibat insiden tersebut, satu pengendara Beat tewas di tempat kejadian perkara (TKP). Korban adalah Muhammad Arifuddin, pelajar asal Desa Kembang RT 4 RW 1, Dukuhseti, Pati.

Korban meninggal dunia di tempat, karena mengalami cedera berat pada bagian kepala dan robek di bagian perut. Sementara itu, penumpang Beat bernama Muhlisin, pelajar asal Desa Kembang mengalami luka-luka dan dilarikan ke RSUD Soewondo.

“Pengemudi sepeda motor meninggal dunia, sedangkan penumpang mengalami luka-luka, robek pelipis kanan, memar mata kanan, tidak sadarkan diri sehingga dilarikan ke RSUD Soewondo untuk mendapatkan penanganan intensif,” ujar Kapolsek Wedarijaksa AKP Sulistyaningrum.

Dari informasi yang dihimpun, kecelakaan bermula ketika pengendara Beat berjalan dari arah selatan ke utara. Sesampainya di TKP, pengemudi Beat tidak memerhatikan arus lalu lintas yang berada di depannya sehingga menabrak truk yang tengah diparkirkan.

“Kesimpulan sementara, pengendara Beat kurang hati-hati dan tidak memperhatikan arus lalu lintas yang berada di depannya. Sopir truk mengantuk sehingga memarkirkan truknya di pinggir jalan dan ditabrak pengendara Beat,” tuturnya.

Pada saat kecelakaan, kondisi arus lalu lintas sedang, terdapat marka jalan, cuaca cerah, jalan lurus beraspal kering. Pengemudi truk, Ngatno (40), warga Desa Pondowan, Tayu dalam keadaan sehat jasmani dan rohani.

Editor : Kholistiono

Kecelakaan Mio Vs Satria di depan Kampus IPMAFA Pati, 1 Pelajar Tewas dan 3 Luka-luka

Kecelakaan Mio Vs Satria di depan Kampus IPMAFA Pati, 1 Pelajar Tewas dan 3 Luka-luka

Kapolsek Margoyoso AKP Sugino ikut mengevakuasi korban kecelakaan yang terjadi di depan Kampus Ipmafa Pati, Rabu (28/12/2016). (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Kecelakaan antara sepeda motor Mio bernomor polisi BH-2225-PM dan Suzuki Satria FU bernomor polisi K-3952-QC terjadi di depan Kampus Institut Pesantren Matha’liul Falah (IPMAFA), Desa Waturoyo, Kecamatan Margoyoso, Pati, Rabu (28/12/2016).

Kecelakaan tersebut mengakibatkan Aditya (19), pelajar asal Desa Soko, Kecamatan Gabus, meninggal dunia di tempat. Diketahui, Aditya merupakan pengendara Mio yang memboncengkan Mujib (17), pelajar yang merupakan tetangganya sendiri.

Mujib mengalami luka-luka bersama dengan korban lainnya dari pengendara Satria, yakni Yusuf Afandi (17), pelajar asal Desa Ujungwatu, Jepara dan Marizal (17), warga Desa Puncel, Dukuhseti. Keempat korban langsung dievakuasi dan dilarikan ke Rumah Sakit Islam (RSI) Margoyoso.

Kapolsek Margoyoso AKP Sugino saat datang ke lokasi bersama petugas Unit Laka Polres Pati mengatakan, Aditya berjalan dari arah Pati-Tayu dengan kecepatan tinggi. Setelah di tempat kejadian perkara (TKP), dia menyerempet Supra X bernopol H-4546-FP yang dikendarai Darnawi.

“Setelah menyerempet Supra X, kendaraan Aditya mengalami oleng ke kanan dan langsung bertabrakan dengan Suzuki Satria yang dikendarai Yusuf Afandi. Keduanya jatuh bersamaan,” ucap AKP Sugino.

Nasib buruk menimpa Aditya, karena sebuah kendaraan yang tidak diketahui identitasnya melindasnya hingga meninggal dunia di tempat. Arus lalu lintas sempat tersendat beberapa saat, akibat kecelakaan tersebut. Namun, tak lama setelah itu, petugas kepolisian yang sigap mengevakuasi berhasil melancarkan kembali arus lalu lintas.

Editor : Kholistiono

Kecelakaan Truk Vs Honda Scoopy di Pantura Batangan Pati, Seorang Pelajar Tewas

Seorang pelajar yang meninggal dunia akibat kecelakaan di Jalan Pantura Juwana-Rembang, Batangan, tengah divisum, Jumat (16/12/2016). (MuriaNewsCom/Lismanto)

Seorang pelajar yang meninggal dunia akibat kecelakaan di Jalan Pantura Juwana-Rembang, Batangan, tengah divisum, Jumat (16/12/2016). (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Kecelakaan antara kendaraan bermotor truk bernomor polisi K 1521 YA dengan sepeda motor Honda Scoopy bernomor polisi K 2674 DA terjadi di Jalan Pantura Juwana-Rembang, Desa Batursari, Kecamatan Batangan, Pati, Jumat (16/12/2016).

Akibat kecelakaan tersebut, pengendara Scoopy bernama Sadi Kokoh (15), warga Bulumulyo, Batangan mengalami robek pada bagian kepala sehingga meninggal dunia di tempat. Sementara itu, Sukalam (43), pengemudi light truk selamat.

Sukir, salah satu saksi mengatakan, kecelakaan bermula ketika light truk berjalan dari arah barat menuju timur dengan kecepatan sedang. Honda Scoopy yang dikendarai korban berjalan dari arah timur menuju barat, berjalan beriringan dengan sepeda motor yang tidak diketahui identitasnya.

“Honda Scoopy bersenggolan dengan sepeda motor yang tidak diketahui identitasnya. Pengendara Scoopy oleng ke kanan dan tertabrak kendaraan truk,” ungkap Sukir.

Honda Scoopy mengalami ringsek yang cukup parah. Pengendara Scoopy yang merupakan pelajar mengalami cedera berat pada bagian kepala, sehingga meninggal dunia di tempat kejadian perkara. Arus lalu lintas sempat tersendat beberapa saat, hingga kendaraan berhasil dievakuasi.

Editor : Kholistiono

Serempet Motor, Mobil Fastabiq Sehat Pati Tabrak Pembatas Jalan

Kondisi mobil warna putih bertuliskan Fastabiq Sehat yang menabrak pembatas jalan di kawasan Jalan P Sudirman Nomor 24, depan Taman Rafflesia, Rabu (14/12/2016). (MuriaNewsCom/Lismanto)

Kondisi mobil warna putih bertuliskan Fastabiq Sehat yang menabrak pembatas jalan di kawasan Jalan P Sudirman Nomor 24, depan Taman Rafflesia, Rabu (14/12/2016). (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Mobil Innova berwarna putih bertuliskan Fastabiq Sehat menabrak pembatas jalan di kawasan Jalan P Sudirman Nomor 24, depan Taman Rafflesia, Rabu (14/12/2016).

Sebelum menabrak pembatas jalan, mobil tersebut menyerempet sepeda motor Honda Spacy bernopol K 5436 YS. Akibatnya, sepeda motor mengalami ringsek ringan pada bagian depan.

Sementara itu, mobil Innova putih mengalami rusak cukup parah pada bagian depan hingga dievakuasi mobil derek Unit Laka Polres Pati. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut.

“Tidak luka. Hanya saja, sepeda motor saya tidak normal, sehingga diangkut mobil Unit Laka Polres Pati,” ujar Istiadi, pengendara Motor Spacy asal Dukuh Gemiring, Desa Sukoharjo, Pati.

Dari informasi yang dihimpun MuriaNewsCom di lapangan, insiden tersebut terjadi ketika Honda Spacy hendak menyeberang jalan utama. Namun, mobil putih yang berjalan dari arah barat menuju timur (Kudus-Pati) menyerempet Honda Spacy.

Setelah itu, mobil mengalami oleng ke kanan dan menabrak pembatas jalan jalur lambat. Pada saat dievakuasi, plat nomor mobil tersebut langsung ditutup menggunakan isolasi warna coklat, termasuk tulisan Fastabiq Sehat yang berada di depan kaca mobil.

Editor : Kholistiono

Tabrakan Mobil Polisi Vs Sedan di Jalan Pati-Tayu Km 3 Terekam CCTV

Kondisi mobil sedan usai menabrak mobil Polsek Cluwak di Jalan Pati-Tayu Km 3 Pati, Jumat (28/10/2016). (MuriaNewsCom/Lismanto)

Kondisi mobil sedan usai menabrak mobil Polsek Cluwak di Jalan Pati-Tayu Km 3 Pati, Jumat (28/10/2016). (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Tabrakan antara Mobil Dinas Polsek Cluwak dan sedan bernopol H 7443 FG di Jalan Pati-Tayu Km 3, Desa Mulyoharjo, Kecamatan Pati, Jumat (28/10/2016) ternyata terekam CCTV.

Nur, pemilik CCTV yang dipasang di depan rumahnya menceritakan, saat kedua mobil itu terlibat saling tabrak. “Saat itu, kebetulan orang masih belum pulang Jumatan sehingga kondisinya sepi. CCTV saya nyalakan, karena saya mau istirahat sebentar, kalau ada orang beli di toko bangunan saya,” ujar Nur.

Tiba-tiba, dia melihat ada dua mobil yang tabrakan terekam di CCTV. Sontak, Nur langsung keluar menuju rumah untuk memastikan kondisi kecelakaan tersebut.

“Tubuh saya gemetar. Saya lihat, pengendara sepeda motor yang menabrak mobil polisi dari belakang terjungkal, mukanya mengalami sobek tapi tidak apa-apa. Dia sempat mengeluh dadanya sesak, tapi kemudian sudah membaik,” ungkap Nur.

Sementara itu, pengemudi mobil sedan bernama Eko Budi Sunaryo (50), warga Desa Tlogoharum RT 6 RW 1, Kecamatan Wedarijaksa dilarikan ke RS Fastabiq Sehat. Pengemudi mengalami luka pada bagian wajah dengan kaki mengalami pincang.

“Wajah pengemudi terkena kaca mobil, darahnya tidak karu-karuan. Dia berjalan pincang, mungkin karena terjepit mobil karena pintu mobil sempat tidak bisa dibuka,” tutur Nur.

Dalam evakuasi pengemudi, Nur mengaku anaknya langsung membawa linggis untuk mencongkel pintu mobil yang tidak bisa dibuka. Pengemudi dalam posisi menempel, terjepit setir. Setelah berhasil dievakuasi, pengemudi dilarikan ke RS Fastabiq Sehat.

Baca juga :Tabrakan Mobil Polisi Vs Sedan di Jalan Pati-Tayu Km 3, 1 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit

Editor : Kholistiono

Tabrakan Mobil Polisi Vs Sedan di Jalan Pati-Tayu Km 3, 1 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit

Petugas berusaha membenahi Mobil Dinas Polsek Cluwak yang terlibat kecelakaan di Jalan Pati-Tayu Km 3 Pati, Jumat (28/10/2016). (MuriaNewsCom/Lismanto)

Petugas berusaha membenahi Mobil Dinas Polsek Cluwak yang terlibat kecelakaan di Jalan Pati-Tayu Km 3 Pati, Jumat (28/10/2016). (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Kecelakaan yang melibatkan Mobil Dinas Polsek Cluwak dan sedan Daihatsu SG bernopol H 7443 FG terjadi di Jalan Pati-Tayu Km 3, Desa Mulyoharjo, Kecamatan Pati, Jumat (28/10/2016) sekitar pukul 12.30 WIB.

Akibat kecelakaan tersebut, Mobil Dinas Polsek Cluwak mengalami ringsek pada depan kanan, sedangkan mobil sedan mengalami ringsek parah pada bagian depan. Pengemudi sedan, Eko Budi Sunaryo (50), warga Desa Tlogoharum RT 6 RW 1, Kecamatan Wedarijaksa, Pati dilarikan ke RS Fastabiq Sehat.

Riski, saksi setempat mengatakan, Mobil Dinas Polsek Cluwak berjalan dari arah Pati menuju Tayu dengan kecepatan sedang berada di sisi kiri. Tiba-tiba saja, mobil sedan yang berkendara dengan kecepatan tinggi melaju dari arah Tayu ke arah Pati hingga melewati garis marka tengah jalan ke kanan.

Akibatnya, keduanya terjadi saling tabrak. Sementara itu, sepeda motor yang tidak diketahui identitasnya langsung menabrak Mobil Dinas Polsek Cluwak dari belakang. “Sepeda motor yang berkendara searah menabrak bagian belakang mobil polisi, setelah mobil polisi mengalami tabrakan dengan sedan,” ucap Riski.

Dari informasi yang dihimpun MuriaNewsCom di lapangan, mobil polisi dikendarai Kapolsek Cluwak dan Danramil Cluwak. Keduanya akan pulang menuju Cluwak, setelah melakukan koordinasi di Makodim 0718/Pati.

Diduga, pengemudi sedan mengantuk hingga lepas kendali dan mobil yang dikendarai terlalu ke kanan menabrak Mobil Dinas Polsek Cluwak. “Setahu saya, mobil sedan menyalip sepeda motor di depannya. Tapi, pengemudi terlalu ambil kanan sehingga menabrak mobil polisi,” kata Sutris, saksi setempat.

Jalan sempat macet sepajang satu kilometer selama sejam akibat kecelakaan tersebut. Sementara itu, mobil derek tiba sekitar pukul 14.00 WIB untuk mengevakuasi sedan yang mengalami ringsek parah pada bagian depan.

Editor : Kholistiono