Ratusan Surat Suara untuk Pilkada Grobogan Dibakar

Ketua KPU Grobogan Afrosin Arif (baju biru) melakukan pemusnahan surat suara rusak (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Ketua KPU Grobogan Afrosin Arif (baju biru) melakukan pemusnahan surat suara rusak (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

GROBOGAN – Ratusan surat suara untuk kebutuhan Pilkada Grobogan dibakar di halaman depan Kantor KPU Grobogan, Senin (30/11/2015). Pembakaran surat suara itu dilakukan langsung Ketua KPU Grobogan Afrosin Arif dan disaksikan oleh Panwaslu dan pihak kepolisian.

“Surat suara yang kita bakar ini kondisinya rusak, sehingga tidak bisa digunakan dalam pilkada nanti. Untuk itu, semua surat suara rusak ini kita musnahkan agar tidak disalahgunakan,” katanya.

Menurut Afrosin, jumlah surat suara rusak yang dimusnahkan ada 556 lembar. Surat suara rusak ini ditemukan saat dilakukan proses penyortiran beberapa hari sebelumnya. Surat suara yang rusak ini antara lain ada sobekan, kertasnya berkerut, dan tintanya luntur.

Dijelaskan, pemusnahan surat suara itu mengacu pada Peraturan KPU Nomor 6 Tahun 2015 Tentang Norma Standar Prosedur Kebutuhan Pengadaan dan Pendistribusian Perlengkapan Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur/Wakil Gubernur, Bupati/Wakil Bupati, dan atau Walikota/Wakil Walikota.

Pada pasal 40 ayat (1) Peraturan KPU itu disebutkan, KPU propivinsi/kabupaten/kota melakukan pemusnahan surat suara yang rusak dan surat suara yang melebihi kebutuhan. Kemudian pada ayat (2) menyebutkan, pemusnahan surat suara dilakukan dengan disaksikan oleh kepolisian negara dan Panwas setempat. (DANI AGUS/KHOLISTIONO)

Penyortiran dan Pelipatan Kelar, Ditemukan 556 Lembar Surat Suara Rusak

Proses pelipatan surat suara (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Proses pelipatan surat suara (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

GROBOGAN – Proses penyortiran dan pelipatan surat suara yang dilakukan KPU Grobogan sejak Jumat (20/11/2015) akhirnya tuntas sore tadi. Lebih dari satu juta surat suara sudah selesai disortir dan dilipat dan selanjutnya siap dikirimkan ke tingkat kecamatan atau PPK.

“Proses sortir dan lipat surat suara bisa selesai sesuai target yang kita tetapkan, yakni selama empat hari. Untuk pendistribusian surat suara ke PPK belum kita tentukan waktunya, kemungkinan akhir bulan ini atau awal Desember,” kata Ketua KPU Grobogan Afrosin Arif.

Menurutnya, sebelum dikirim, surat suara tersebut akan dimasukkan dalam sampul terlebih dahulu. Jumlahnya juga disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing PPK. Namun yang pasti, maksimal tanggal 5 Desember atau H-4, semua surat suara sudah sampai di PPK.

Ia menjelaskan, dalam proses penyortiran yang dilakukan selama empat hari, dari 1.090.551 surat suara ditemukan 556 lembar surat suara rusak. Surat suara rusak ini dipastikan tidak akan digunakan dalam pelaksanaan Pilkada 9 Desember mendatang. Sementara surat suara yang kondisinya baik ada 1.089.995 lembar.

“Dalam proses penyortiran memang sudah ditemukan surat suara yang dikategorikan rusak tetapi prosentasenya sangat kecil dari jumlah surat suara keseluruhan. Surat suara yang rusak ini antara lain, ada sobekan, kertasnya berkerut, dan tintanya luntur,” katanya.

Ditambahkan, jumlah surat suara yang diterima dari PT Pura Kudus beberapa hari sebelumnya, totalnya sebanyak 1.092.551 lembar yang dikemas dalam 275 boks. Rinciannya, sebanyak 1.090.551 lembar untuk kebutuhan Pilkada nanti. Sedangkan 2.000 lembar lagi disiapkan khusus jika ada pemungutan suara ulang yang harus dilakukan. (DANI AGUS/KHOLISTIONO)