8 Tim SMA di Kudus Akan Rebutkan Juara Street Soccer

Even Street Soccer yang diadakan Sukun Spirit of Sport, beberapa waktu lalu. (MuriaNewsCom)

MuriaNewsCom, Kudus – Sebanyak delapan tim SMA di Kudus, bakal bertanding di High School I Love Street Soccer yang didukung Sukun Spirit of Sport, Minggu (19/3/2017). Delapan SMA tersebut akan uji kemampuan di CFD Simpang Tujuh Kudus.

Panitia pertandingan, Cucun Sulistiyo mengatakan, kedelapan SMA tersebut meliputi, SMAN 1 Kudus, SMAN 2 Kudus, SMA 1 Bae, SMA 2 Bae, SMA 1 Gebog, SMK Wisuda Karya, SMK Bhakti dan  SMK Lemuria. “Kami sudah melakukan technical meeting untuk pertandingan nanti. Jadi Minggu depan tinggal pelaksanaan pertandingan saja,” kata Cucun di Kudus saat dihubungi MuriaNewsCom, Jumat (17/3/2017).

Menurutnya, [ertandingan juga merupakan tindak lanjut dari kegiatan yang sebelumnya dilaksanakan, yaitu street soccer untuk SMP. Selain itu, saat pengenalan dulu juga mendatangkan Cristian Gonzales DKK, yang juga dilakukan di Simpang Tujuh Kudus. Kegiatan berlangsung meriah.

Pertandingan diperkirakan sangat ramai. Di even itu juga berhadiah jutaan rupiah.  Juara mendapat Rp 1,5 juta,peringkat II mendapat Rp 1 juta dan peringkat tiga Rp 750 ribu. “Ada pula hadiah untuk best supporter nanti. Hadiahnya sejumlah Rp 1 juta rupiah untuk suporter terbaik,” terangnya.

Meski banyak sekali hadiahnya, namun pihak panitia tidak menarik iuran pendaftaran kepada peserta alias gratis. Pertandingan nanti akan dimulai pada pukul 05.30 WIB dan selesai pukul 08.00 WIB. Meski hanya sebentar, namun dipastikan akan selesai tepat waktu karena segala sesuatu sudah siap.

“Kami menggunakan lapangan 20 x 10 meter. Setiap pertandingan diberikan waktu 10 menit dengan dibagi dua babak. Melihat hal itu, maka akan selesai tepat waktu,” pungkasnya.

Editor : Akrom Hazami

 

Turnamen Futsal Sukun Youth Cup II Diikuti 17 Tim Sekolah

Panitia saat menentukan pembagian kelompok antarpeserta Sukun Youth Cup II 2017, di United Futsal Stadium, Kudus. (MuriaNewsCom/Merie)

Panitia saat menentukan pembagian kelompok antarpeserta Sukun Youth Cup II 2017, di United Futsal Stadium, Kudus. (MuriaNewsCom/Merie)

MuriaNewsCom, Kudus –Sukun Youth Cup II 2017 yang digelar MuriaNewsCom dan didukung Sukun Spirit of Sport segera digelar 23 Januari 2017-1 Februari 2017. Ada 17 tim sekolah yang siap berlaga.

Ketua panitia Sukun Youth Cup II 2017 Siti Merie mengatakan, penyelenggara telah membagi tim menjadi empat grup. Terdiri dari Grup A, B, C, dan D.

“Pembagian grup merupakan hasil dari TM (Technical Meeting) yang diselenggarakan tadi. Ada empat grup yang diisi para tim,” kata Merie usai TM di United Futsal Stadium Kudus, Jumat (20/1/2017).

Dia merincikan, Grup A akan diisi SMA 1 Gebog, SMA NU Al Ma’ruf, SMA 1 Kudus (B), SMK PGRI Mejobo, dan SMK N 2 Kudus. Grup B diisi SMA 1 Bae, SMK Le Muria, SMK Wisudha Karya (B), dan SMK Maarif.

Sedangkan Grup C diisi MA TBS, SMK Nusantar, SMK Taman Siswa, dan SMA Muhammadiyah. Di Grup D akan diisi SMK Wisudha Karya (A), SMA 1 Kudus (A), SMK R Umar Said, dan SMK 2 Kudus.

Panitia berharap, seluruh tim bisa berkompetisi dengan sportif, serta menjunjung semangat kebersamaan, kejujuran, dan kekompakan.

Editor : Akrom Hazami

 

Peserta Kejurprov Tenis Meja Penuhi GOR Bung Karno Kudus 

 Atlet tenis meja mengikuti pertandingan Kejurprov Tenis Meja yang di GOR Bung Karno Kudus. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)


Atlet tenis meja mengikuti pertandingan Kejurprov Tenis Meja yang di GOR Bung Karno Kudus. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Tenis Meja 2016 yang didukun Sukun Spirit of Sport, telah mulai pada Rabu (28/12/2016). Kejurpov sangat meriah, bahkan peserta memenuhi seluruh bangunan GOR Bung Karno, Kudus.

Farid Muhammad, panitia pertandingan mengatakan pada kesempatan Kejurprov yang dilaksanakan hingga Jumat (30/12/2016) itu diikuti banyak peserta. Sekitar 500 orang siap berlaga di even tahun ini. “Kami menggunakan sistem gugur dalam Kejurprov 2016. Jadi jika sampai lengah selama bertanding, bahkan sampai kalah bakal berdampak fatal karena langsung gugur,” katanya kepada MuriaNewsCom saat mengawasi pertandingan.

Menurutnya, pada pertandingan kali ini hampir sama dengan Kejurprov sebelumnya. Bagi dia, jumlah peserta yang banyak itu lantaran kepedulian masing-masing daerah dalam mengirimkan bibit atlet petenis meja.

Dalam Kejurprov tahun ini, panitia menggunakan 10 lapangan tenis meja untuk digunakan. Selain itu, panitia juga menyiapkan dua lapangan tenis meja, yang dapat digunakan sebagai pemanasan sebelum bertanding. “Jadi sebelum bertanding, peserta bisa mempersiapkan diri dengan beradaptasi dengan lingkungan di GOR ini,” ungkapnya.

Kejurprov sendiri dilaksanakan selama tiga hari lamanya. Pada hari pertama ini, pertandingan dilaksanakan total 68 kali. Pertandingan paling malam akan digelar sekitar pukul 21.30 WIB. Banyaknya pertandingan, lantaran kali ini masih babak penyisihan, selain itu juga jadwal juga dirancang untuk kelancaran pertandingan.

Panitia lainnya, Heni Sandra menambahkan kalau pemadatan jadwal harus dilakukan selama pertandingan. Hal itu disebabkan Kejurprov yang hanya berlangsung tiga hari. Padahal jadwal even serupa dulunya memakan waktu lima hari.

Editor : Akrom Hazami

 

Ratusan Peserta Pastikan Akan Ikuti Kejurprov Tenis Meja di Kudus

sukun-kejurprov

MuriaNewsCom, Kudus – Ratusan peserta dipastikan mengikuti pertandingan Kejurprov Tenis Meja yang didukung Sukun Spirit of Sport di Kudus. Pertandingan akan diselenggarakan di GOR Bung Karno Kudus itu, 28 – 30 Desember 2016.

Panitia pertandingan, Heni Sandra mengatakan, jumlah peserta per Selasa (27/12/2016) sejumlah 520 atlet. Jumlah tersebut meliputi 315 atlet putra sedangkan sisanya sejumlah 205 atlet putri. Jumlah peserta juga dimungkinkan masih bisa bertambah.”Pada Kejurprov Tenis Meja tahun ini, yang mengikuti sejumlah 30 kabupaten kota di Jateng. Jumlahnya 520 atlet tenis meja,” katanya kepada MuriaNewsCom.

Menurutnya, dari jumlah peserta yang daftar, peserta paling banyak berasal dari Kudus. Sebagai tuan rumah, Kudus menerjunkan 57  atlet. Targetnya sudah jelas, yakni menyabet semua gelar yang dilaksanakan. Untuk daerah lain yang mengikuti kejuaraan, rata-rata jumlah pesertanya hanya belasan. Meskipun sejumlah daerah ada yang menurunkan puluhan atlet, namun tidak sebanyak peserta dari Kudus.

“Kudus mengincar kemenangan pada semua kategori. Semuanya sudah dipersiapkan dan sudah siap untuk mengincar kemenangan secara utuh. Apalagi kali ini pertandingan dilaksanakan di Kudus,” ujarnya.

Dikatakan Heni, pada Kejurprov tahun ini terdapat perbedaan dari tahun sebelumnya. Sebelumnya hanya meliputi  usia dini di bawah 10 tahun, di bawah 12 tahun, di bawah 14 tahun  dan junior bawah 17 tahun. Pada tahun ini akan ditambah ganda campuran putra dan putri.

Pertandingan tersebut dipastikan berjalan lancar sesuai dengan jadwal. Semua persiapan sudah dilaksanakan termasuk dengan rencana penyerahan piala dan upacara penutupan, yang direncanakan akan selesai malam hari di 30 Desember nanti. “Kami yakin peserta akan berusaha keras. Ini adalah pertandingan tingkat provinsi, sehingga yang diperebutkan adalah piala gubernur,” ungkapnya.

Editor : Akrom Hazami

Kudus Basketball Challenge, SMA 1 Bae Putri Kalahkan SMA N 2 Kudus

Tim putri salah satu tim berusaha mengalahkan lawannya di Kudus Basketball Challenge di lapangan Makodim Kudus. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Tim putri salah satu tim berusaha mengalahkan lawannya di Kudus Basketball Challenge di lapangan Makodim Kudus. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Pertandingan Basketball Challenge 2016 yang didukung Sukun Spirit of Sport, semakin seru. Seperti pertandingan antara tim Putri SMA 1 Bae melawan tim putri SMA N 1 Kudus. Dalam pertandingan itu, dimenangkan SMA 1 Bae dengan skor 35 – 13.

Pertandingan lain yang berlangsung adalah pertandingan tim putra SMA N 1 Jekulo melawan SMA N 1 Bae. Pertandingan berlangsung seru dengan kedua tim yang saling mengejar poin. Pertandingan diakhiri SMA 1 Jekulo dengan skor akhir 38 – 29.

Berikutnya, adalah pertandingan antara tim putra SMA N 2  Kudus melawan tim putra Wiskar. Pertandingan dimenangkan SMA N 2 Kudus dengan skor akhir 22 – 16. Setelah itu, ada pula pertandingan putri SMA N 1 Kudus melawan SMA Muhammadiyah. Pertandingan ditutup SMA 1 Kudus dengan skor 23 – 12.

Untuk SMP, terjadi pertandingan tim putri SMP Keluarga melawan SMP Masehi. Kemenangan didapatkan SMP Keluarga, dengan skor 25 – 15. Laga lainnya adalah SMP 5 Kudus melawan SMP 1 Jati. Laga dimenangkan oleh tim SMP 1 jati dengan skor 45 – 1.

Pertandingan tingkat SMP lainnya, adalah tim SMP putra. Pertandingan antara tim putra SMP Masehi B melawan SMP 5 Kudus. Laga ditutup dengan skor 28 – 16 untuk SMP 5 Kudus.

Laga putra tingkat SMP lainnya, adalah SMP Masehi A melawan SMP  Keluarga A. Pertandingan dimenangkan SMP Keluarga A dengan skor 26 – 22. Skor beda tipis tersebut lantaran kedua tim saling serang.

Ketua KONI M Ridwan berharap, dengan turnamen yang digelar, mampu menciptakan atlet yang andal. Sebab diakui selama ini kemampuan Kudus dalam bidang olahraga basket masih kurang, sehingga perlu terus ditingkatkan. “Harus terus dievaluasi, harus ditingkatkan agar menjadi yang terbaik, khusususnya di wilayah keresidenan dan Jateng,” harapnya.

Editor : Akrom Hazami

SMP 3 Kudus Runner Up Turnamen Akademi Klub KU 14 Jateng DIY

Tim SMP 3 Kudus yang didukung Sukun Spirit of Sport, berhasil menjadi runner up di turnamen Akademi Klub KU 14 Jateng DIY. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Tim SMP 3 Kudus yang didukung Sukun Spirit of Sport, berhasil menjadi runner up di turnamen Akademi Klub KU 14 Jateng DIY. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Tim sepak bola SMP 3 Kudus yang didukung Sukun Spirit of Sport, berhasil menjadi runner up di turnamen Akademi Klub KU 14 Jateng DIY, di lapangan Diponegoro, Semarang. SMP 3 Kudus harus puas posisi kedua usai kalah dengan Putra Mustika asal Blora dalam adu penalti.

Pelatih SMP 3 Kudus Cucun Sulistya mengatakan, sebenarnya SMP 3 Kudus nyaris menjadi juara dalam pertandingan. Hanya dalam babak final kurang beruntung lantaran kalah dengan skor 4 – 3. “Kalah adu penalti, itupun hanya selisih satu gol saja. Namun performa pemain cukup bagus saat bertanding,” katanya kepada MuriaNewsCom.

Menurut dia, pada laga final, sebelum adu penalti penentu juara dilakukan, SMP 3 mampu menahan imbang Putra Mustika dengan tanpa skor atau 0-0 . Kedua tim sama kuat dengan sama-sama tak mampu mencetak angka.

Sebelum final, laga semifinal dilakukan SMP 3 melawan Putra 14 Semarang. Laga berlangsung cukup alot dengan skor akhir Pertandingan 2 – 1. Kedua gol SMP 3 Kudus, berhasil disarangkan pada babak pertama Apriliano.

Sedangkan di babak kedua semifinal, kedua tim tak mampu menambah gol. Sehingga SMP 3 melaju final saat peluit panjang dibunyikan wasit sebagai simbol berakhir pertandingan. Sebenarnya SMP 3 Harus berlaga tiga hari sebelum menang. Pada babak enam besar, tim didikan Cucun itu menunjukkan kegarangan timnya. Sehingga menang mudah di babak enam besar. “Alhamdulilah SMP 3 kudus masuk semifinal setelah menang lawan Bina Putra Wonosobo dengan skor 2-0. gol dicetak oleh Dava Sangga  dan Arjun Fanani,” ungkapnya.

Selain meraih posisi kedua, terdapat pemain Kudus yang sukses menjadi pemain terbaik. Dia pemain tengah SMP 3 kudus atas nama M Apriliano mendapatkan predikat Pemain Tengah Terbaik.

Editor : Akrom Hazami

SMP 3 Kudus Lolos Babak 6 Besar Turnamen Akademi Tugu Muda Jateng-DIY

Tim Sepak Bola SMP 3 Kudus saat berfoto bersama sebelum laga Turnamen Tugu Muda Semarang tingkat Jateng-DIY dimulai. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Tim Sepak Bola SMP 3 Kudus saat berfoto bersama sebelum laga Turnamen Tugu Muda Semarang tingkat Jateng-DIY dimulai. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Salah satu tim sepak bola asal Kudus yang didukung Sukun Spirit of Sport, SMP 3 Kudus, berhasil lolos ke babak enam besar di Turnamen Akademi Tugu Muda Semarang KU 14 Jateng DIY. Tim SMP 3 Kudus melenggang ke babak tersebut setelah berhasil mengalahkan lawannya di babak penyisihan.

Cucun Sulistya, pelatih sepak bola SMP 3 Kudus mengatakan, pertandingan berhasil dilakukan oleh para siswanya dengan sempurna. Dua laga di babak penyisihan dilakoni dengan sukses tanpa kecolongan angka.

”Kami sehari melakukan pertandingan dua kali. Pertama pagi tadi melawan S3 asal Semarang. Kami menang dengan skor 2-0,” katanya.

Sementara, di pertandingan kedua saat melawan POP Semarang, SMP 3 Kudus kembali menang dengan skor 3-0 di Stadion Diponegoro Semarang. Hal itu membuat kepercayaan diri pemain semakin meningkat meski lapangan kurang mendukung.

“Kami memaksimalkan sisi sayap, kemudian terus menerobos lawan dan membuat bebebepa kali peluang gol. Akhirnya dari beberapa kesempatan terciptalah gol-gol spektakuler itu,” ujarnya

Mengenai persiapan enam besar, dia mengatakan siap untuk dilakukan. Hanya, seorang pemain bagian sayap kanan terluka sehingga diturunkan pemain cadangan untuk mengisi posisinya.

”Kebetulan secara kemampuan juga sama. Dan sscara tim juga bagus sehingga kami siap untuk melaju ke babak berikutnya,” ungkapnya.

Editor: Akrom Hazami

Kejuaraan BMX MTB 4X Open Jepara Dipastikan Diserbu Calon Peserta

bmx

MuriaNewsCom, Jepara – Kejuaraan BMX MTB 4X Open Jepara 2016 yang didukung WMld, akan segera berlangsung, 17 – 18 Desember mendatang. Akan ada ratusan pebalap dari berbagai daerah di Indonesia.

Untung Prasetyo mengatakan,  sudah lebih dari 250 calon peserta yang sudah mendaftarkan diri. Tak hanya dari Jepara dan sekitarnya saja, pebalap dari luar provinsi hingga luar pulau dipastikan hadir mengikuti turnamen ini.

”Ada dari Banyuwangi, dan kota besar lain di Indonesia. Bahkan ada juga peserta yang datang dari Papua,” kata pria yang akrab dipanggil Untung MC saat dihubungi.

Pihaknya menargetkan peserta bisa tembus hingga 400 peserta. Meski baru separuh, ia yakin jumlah tersebut bisa terealisasi dalam waktu tersisa.

Selain itu, even BMX sudah dilaksanakan tiap tahun dengan skala nasional. Bahkan tiap kali pertandingan, peserta luar kota dan luar provinsi selalu hadir.

”Even kali ini, ada dua kelas yang digelar, yakni elite dan challenge. Kegiatan ini juga kami laksanakan selama dua kali dalam setahun,” ujarnya.

Selain itu, para pebalap bakal menempuh rute di Sirkuit Mbakalan Mewah, Desa Sukodono, Kecamatan Tahunan, Jepara. Dalam dua hari itu, lokasi akan dibanjiri dengan Pebalap sepeda BMX dari sejumlah tempat.

Untung menambahkan, dalam perlombaan kali ini dibagi dalam 12 kategori. Pertama adalah boys KU 5-6, 7-8, 9-10, 11-12, 13-14 dan15-16. Selain itu, panitia juga menyiapkan girls under 12, women Open, Men junior, Men Elite, BMX Begle 28 Up serta MTB 4X Open.

”Mudah-mudahan cuacanya mendukung, sehingga kegiatan berjalan dengan aman dan lancar,” harapnya.

Editor:  Akrom Hazami

Inilah Pemenang Tenis Lapangan Dandim Cup 2016 di Kudus 

Para pemenang berfoto bersama pada Pertandingan Tenis Lapangan Dandim Cup 2016 di Makodim Kudus, Senin. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Para pemenang berfoto bersama pada Pertandingan Tenis Lapangan Dandim Cup 2016 di Makodim Kudus, Senin. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Pertandingan Tenis Lapangan Dandim Cup 2016 Kudus telah selesai dilaksanakan. Dalam kompetisi yang didukung Sukun Spirit of Sport itu berlangsung selama tiga hari, (25/27/11/2016). 

Sejumlah nama telah keluar menjadi juara. Seperti halnya kategori lomba tenis lapangan senior. Pemenangnya adalah Rukun, disusul peringkat dua Tunas Harapan. Sedang untuk perangkat tiga ada Sukun A, dan peringkat empat Graha Salam.

Sementara untuk kategori junior, terbagi dalam beberapa kategori usia. Untuk usia 10 tahun putra, dipegang oleh A Ramadan Dwi, peringkat dua Bintar S dan posisi ketiga ada Bimo Lestaji. Untuk putri dalam usia 10, ada F Natasha, R Tina di peringkat dua, dan Fattia serta Bunga di peringkat tiga bersama. Untuk KU 12, pemenangnya adalah Surya Ghani, kedua diisi oleh Jefri Ulinnuha dan peringkat tiga bersama Ibnu Daffa dan Andrian C. Sementara untuk putri, pemenangnya adalah Veronica P, kedua Kuruniangtyas, peringkat tiga Ananda Neysa dan Kumala.

Di KU 14 putra, terdapat  Haris Maulana, posisi dua Luis Darsono, peringkat tiga bersama ada M A Zakaria dan Aldi Perdana. Untuk KU 14 yang putri, terdapat Kholisa Siti di peringkat pertama, peringkat dua Putri Sunandar, dan peringkat tiga bersama ada Arfa Anggita dan Safira. Sedangkan untuk KU16 putra M Iqbaluddin sebagai pemenang, posisi dua M Ali Sunan, peringkat tiga bersama Sendi Y dan Syahrul A. Untuk Putri ada  Nadya D sebagai pemenang, Rara S posisi dua dan Citra Aulia serta Rena Putri di tiga bersama.

Kelompok terakhir di KU 18 putra , ada Noor Shodiq pemenang grup, posisi kedua Yoga AS dan peringkat tiga ada M Fathur Rozaq dan M Fathur Rohman. Sementara putri, juaranya Septiana Rahmawaty, posisi dua Laila Eka S, perangkat tiga ada Aili DP dan Indri KW.

Panitia Pertandingan Danramil 08 Gebog Kapten Sukaryono mengatakan kalau pertandingan sangat seru. Pihaknya juga mengucapkan selamat kepada para pemenang. “Semangat perlu diapresiasi, mudah-mudahan ke depan akan menciptakan bibit yang unggul bagi Kudus,” jelasnya.

Penyerahan hadiah langsung dilakukan oleh Dandim Kudus Letkol Czi Gunawan Yudha Kusuma, beserta jajaran kodim.

Editor : Akrom Hazami

Hujan, Tenis Lapangan Dandim Cup Tetap Berlangsung

Salah satu pemain melakukan pertandingan di Dandim Cup yang berlangsung di Makodim Kudus, Sabtu. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Salah satu pemain melakukan pertandingan di Dandim Cup yang berlangsung di Makodim Kudus, Sabtu. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Hujan deras yang mengguyur Kudus sore hari dua hari terakhir ini, tidak menjadi kendala selama pertandingan Dandim Cup Tenis Lapangan 2016. Pasalnya, panitia kegiatan yang didukung Sukun Spirit of Sport itu sudah menyiapkan lebih dari satu lapangan untuk melakukan laga.

Seperti pada pertandiangan Sabtu (26/11/2016) sore tadi di Makodim Kudus. Baru sebentar dilangsungkan pertandingan, hujan deras langsung mengguyur wilayah setempat. Pertandingan pun dihentikan sementara waktu.

Kemudian, atas kesepakatan bersama, pertandingan pun dipindah. Lantaran lapangan  makodim becek. “Pindah dulu, soalnya lapangan basah. Jadi tidak bisa digunakan dulu sampai kering,” kata salah satu pemain, Nadya Dhaneswara kepada MuriaNewsCom.

Dia senang bertanding tenis lapangan. Meski perempuan, namun tidak menghalangi keinginannya dalam bermain tenis lapangan. Dia termasuk pemain yang diunggulkan dalam Dandim Cup.

Dia menambahkan, targetnya adalah menjadi juara. Hal itu dapat menjadi dasar bagi dia dalam melanjutkan ke tingkat yang lebih tinggi lagi nantinya. Dia merasa leluasa bertanding dan semangat, lantaran ayahnya juga mendukung.

Koordinator kegiatan Kapten Mansur mengatakan, pertandingan dilakukan pada 25 – 27 Nopember 2016 ini . Mengenai sistem yang digunakan adalah sistem gugur. Pertandingan juga dilakukan di beberapa lokasi. Seperti lapangan Kodim, Rukun Kaliwungu serta Kantor Pajak Kudus.

Editor : Akrom Hazami

SMP 3 Kudus Juara PGRI Cup 2016

Tim voli putrid sedang menyelesaikan pertandingannya di laga PGRI Cup, di Lapangan Bola Voli SMK PGRI Mejobo, Kudus. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Tim voli putrid sedang menyelesaikan pertandingannya di laga PGRI Cup, di Lapangan Bola Voli SMK PGRI Mejobo, Kudus. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Turnamen Bola Voli Putri tingkat SMP/MTs se Kabupaten Kudus, PGRI Cup 2016, sudah mencapai puncak kegiatan. Di even yang didukung Sukun Spirit of Sport itu akhirnya memunculkan juaranya. Yaitu SMP 3 Kudus. Tim tersebut berhasil menyingkirkan peserta lainnya.

Iwan Setiawan, ketua panitia kegiatan mengatakan kalau SMP 3 Kudus merupakan tim yang tangguh. Kemunculannya dari awal sangat diperhitungkan lewat serangan serangan yang tajam. “Ini kejutan dari SMP 3 Kudus. Ketangguhan permainan membuat mereka menang. Selain itu mereka juga sangat kompak, jadi pas kalau menjadi juara,” katanya kepada MuriaNewsCom, Selasa (22/11/2016).

Bahkan, kemenangan tersebut diraih dengan mudah saat laga final. Melawan SMP 1 Jekulo, lawan tidak berkutik. SMP 3 Kudus meraih kemenangan dengan telak, yakni dengan skor 3-0. Dengan hasil tersebut, membuat SMP 1 Jekuko harus puas berada di posisi kedua.

Pada laga sebelumnya, yakni perebutan peringkat tiga terjadi pertempuran antara juara bertahan SMP 1 Jati melawan SMP 1 Undaan. Sayangnya, meski menjadi unggulan, SMP 1 Kudus tidak mendapatkan peringkat lantaran kalah dengan SMP 1 Undaan.

“Pertandiangan sangat seru, meski berakhir dengan skor 3-1,  namun itu diraih dengan tidak mudah. Bahkan pertandingan berlangsung hampir satu jam lamanya karena kedua tim memiliki kemampuan yang seimbang,” ujarnya.

Melihat animo peserta yang besar, kemungkinan turnamen serupa akan dilakukan kembali tahun depan. Dia meyakini kalau semua tim yang datang juga ingin bertanding lagi dan menginginkan menjadi pemenang. “Kemungkinan besar nanti akan ditambah lagi, jadi tidak hanya putri saja, tapi juga putra. Sebab pasti lebih lebih banyak dari putra yang ada tim voli,” imbuhnya.

Editor : Akrom Hazami

Tim Voli Putri SMP Se-Kudus Bersaing di PGRI Cup 2016

Peserta mengikuti jalannya laga voli PGRI Cup, di lapangan voli SMK PGRI 1 Mejobo, Kudus. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Peserta mengikuti jalannya laga voli PGRI Cup, di lapangan voli SMK PGRI 1 Mejobo, Kudus. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus –Tim voli SMP/MTs sederajat, berebut jadi juara di turnamen bola voli putri, PGRI Cup, yang didukung Sukun Spirit of Sport, di lapangan voli SMK PGRI 1 Mejobo, Senin – Selasa (21-22/11/2016). 

Iwan Setiawan, panitia kegiatan mengatakan tim voli SMP sederajat itu tidak hanya berasal dari Mejobo. Melainkan juga berasal dari daerah lainnya di Kudus. “Sebelumnya yang ikut daftar jumlahnya mencapai 12 sekolah. Namun karena beberapa hal, kini hanya tinggal delapan ini saja,” katanya kepada MuriaNewsCom

Di antara sekolah yang turun adalah SMP 3 Kudus, MTs Ihyaul Ulum, SMP 1 Jati, SMP 2 Undaan, SMP 1 Jekulo,  SMP 2 Jekulo, SMP 1 Undaan, dan SMP 2 Mejobo. Iwan yang juga guru di SMK PGRI Mejobo mengatakan, total hadiah yang disiapkan panitia mencapai jutaan rupiah. Selain itu juga, panitia menyiapkan trofi penghargaan yang diberikan kepada pemenang lomba.

Kegiatan tersebut, kata dia, juga dalam rangka harlah ke-71 SMK 1 PGRI. Untuk membuat kegiatan semakin meriah, maka dilakukan kegiatan lomba voli. Selain itu, kegiatan juga untuk meramaikan Hari Guru Nasional yang ke 36.

Kegiatan tersebut berlangsung secara rutin. Hampir tiap tahun selalu diselenggarakan, kecuali dua tahun lalu di 2014 dan 2015 yang ditiadakan lantaran ada kendala. “Dulu pemenang adalah SMP 1 Jati. Dan kali ini juga ikut lagi dalam pertandiangan tersebut. Jadi SMP tersebut kini menjadi unggulan,” ungkapnya.

Sejauh ini, kata dia, pertandingan berlangsung aman dan lancar. Bahkan pertandingan cukup meriah lantaran suporter terus memberikan dukungan.

Editor : Akrom Hazami