Gapsty Jepara Tak Berdaya Hadapi C7K

gapsty Jepara memberi perlawanan sengit saat berhadapan dengan C7K Kudus di Sukun Sport Center, Sabtu (19/8/2017). (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Tim voli Gapsty Jepara tak berdaya melawan ketangguhan tim voli dari C7K Kudus. Tak main-main, Gapsty kalah telak dengan 3-0 langsung dalam pertandingan di Sukun sport center Gebog, Sabtu (19/8/2017).

Pada babak pertama, Gapsty Jepara sudah mulai memberikan perlawanan yang sengit. Kedua tim juga terlihat saling mengejar angka.Namun, usaha dari tim kota ukir tak membuahkan hasil dengan kekalahan 25 -22.

Memasuki babak kedua, Gapsty semakin kehilangan semangat bertanding. Kesalahan dalam pertandingan dimanfaatkan betul oleh lawan, hingga kembali Gapsty Jepara kembali telan kekalahan pada babak kedua dengan skor 25-11.

Kondisi tak begitu berubah terlihat pada babak ketiga. Semangat bertarung yang sudah mulai tumbuh dari Gapsty Jepara tak membuat C7K gentar. Hasilnya, kembali Kemenagan bakan C7K Kudus terulang. Tiga kemenangan beruntun diraih oleh C7K dan keluar sebagai pemenang pertandingan.

Editor: Supriyadi

MTs N 1 Kudus Peringati Hari Jadi, Ini Harapan Mereka

Kepala MTs N 1 Kudus Ali Musyafa . (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – MTs N 1 Kudus menyelenggarakan HUT ke -39 yang didukung Sukun for Education di halaman sekolah, Rabu (22/3/2017). Dalam momen itu, sekolah berharap jika tempat belajar tersebut makin dicintai masyarakat setempat.

Kepala MTs N 1 Kudus Ali Musyafa menuturkan harapannya yaitu agar sekolah lebih dicintai masyarakat. Selain itu, juga diharapkan prestasinya bisa semakin meningkat, ke depannya. “Atas tujuan itulah, kami melakukan serangkaian kegiatan dalam HUT kali ini. Seperti Senin kemarin dan juga hari ini, Rabu (22/3/2017) dilakukan pengajian,” kata Ai di ruang kerjanya.

Serangkaian kegiatan lainnya juga dilakukan dalam HUT tahun ini. Seperti kegiatan olahraga dan seni. Terakhir, kegiatan dilakukan besok, Kamis (23/3/2017) berupa kegiatan aerobik.

Sementara untuk tingkat prestasi, juga diharapkan dapat semakin meningkat. Sebagaimana kini, 10 siswa di MTs N 1 Kudus tengah selesai mengerjakan tes masuk MAN Insan Cendekia, yang terdapat di Serpong dan Pekalongan.

Para siswa diharapkan masuk karena MAN tersebut merupakan MAN terbaik se-Indonesia. Saingannya adalah SMA terbaik di Indonesia, sehingga tidak mudah untuk lolos menjadi murid di sana. “Ada yang sudah masuk tes saja sudah bagus, karena pastinya banyak sekali yang antre untuk menjadi siswa di sana,” ungkapnya.

Editor : Akrom Hazami

Street Soccer Bersama Sukun di CFD Kudus Berlangsung Seru

Dua tim bertanding dalam street soccer yang digelar SMPN 3 Kudus bersama Sukun Spirit of Sport, Minggu (26/2/2017). (istimewa)

MuriaNewsCom, Kudus – Even Street Soccer bertajuk “I Love Street Soccer Spegaku Competition” yang digelar SMPN 3 Kudus bersama Sukun Spirit of Sport di arena car free day (CFD) Kudus, Minggu (26/2/2017) pagi tadi berlangsung seru. Empat tim bertanding dengan suka cita di hadapan ratusan warga yang memadati Alun-alun Simpang Tujuh Kudus.

Empat tim yang bertanding yakni SMP 1 Kudus, SMP 2 Kudus, SMP 1 Gebog, dan SMP 2 Jati. Antusias warga menyaksikan even yang sangat jarang digelar itu juga cukup tinggi.

Sejak dimulai pertandingan hingga akhir, ratusan warga tak beranjak. Apalagi tiap tim juga membawa supporer mereka, sehingga suasana semakin semarak.

Panitia kegiatan, Cucun Sulistya mengatakan, even street soccer pagi tadi berlangsung sangat sukses. Animo masyarakat sangat tinggi, bahkan penonton mendesak agar kegiatan seperti ini sering digelar.

“Tadi banyak yang meminta agar even seperti ini juga digelar untuk tingkat lebih tinggi. Misal untuk tingkat SMA dan masyarakat umum. Animo masyarakat tadi cukup besar,” katanya.

Ia mengatakan, digelarnya even ini memang ditujukan untuk memasyarakatkan street soccer ke masyarakat Kudus, selain untuk mengenalkan kelas olahraga SMPN 3 Kudus. Beberapa waktu lalu even yang sama juga digelar bahkan menghadirkan bintang sepak bola nasional Cristian Gonzale, Ferry A Saragih, dan Esteban Viscarra.

Sementara itu dalam turnamen perdana street soccer di arena CFD pagi tadi, tim SMP 1 Gebog keluar sebagai juara. Sementara peringkat kedua diraih SMP 2 Jati, dan peringkat ketiga SMP 2 Kudus. Dalam even ini juga dipilih best suporter yang diraih SMP 1 Gebog.

“Pemenang mendapat trophy dan uang pembinaan. Juara mendapat pembinaan Rp 300 ribu, peringkat 2 Rp 200 ribu, peringkat 3 Rp 100 ribu, dan best supporter mendapat uang pembinaan Rp 200 ribu,” ujarnya.

Cucun meyebut, melihat antusias dan animo masyarakat yang sangat tinggi teradap street soccer, ke depan pihaknya juga berkeinginan untuk menyelenggarakan even seperti ini lagi.

Editor : Ali Muntoha

8 Tim Akan Beradu Gengsi di Perempat Final Siang Ini

Tim Wiskar B saat bermain dalam babak penyisihan futsal Sukun Youth Cup, pekan lalu. (MuriaNewsCom/Supriyadi)

Tim Wiskar B saat bermain dalam babak penyisihan futsal Sukun Youth Cup, pekan lalu. (MuriaNewsCom/Supriyadi)

MuriaNewsCom, Kudus –  Sebanyak delapan tim akan beradu gengsi di perempat final ajang bergengsi futsal, Sukun Youth Cup II 2017 , yang digelar MuriaNewsCom dan didukung Sukun Spirit of Sport, BNI 46, Aice dan PDAM, di United Futsal Stadium, Senin (30/1/2017).

Laga panas itu akan berlangsung di Lapangan 2 United Futsal Stadium, mulai pukul 14.00-17.00 WIB.

Berikut jadwal lengkapnya:

  • SMKN 2 Kudus A vs SMK Wisudha Karya B pukul 14.00 WIB
  • SMA Muhammadiyah vs SMK Wisudha Karya A pukul 15.00 WIB
  • SMA 1 Bae vs SMA NU Al Maruf pukul 16.00 WIB
  • SMKN 2 Kudus B vs SMK Nusantara pukul 17.00 WIB

Masing-masing tim akan berupaya maksimal untuk tidak menyerah begitu saja. Mereka akan menghabisi lawan demi meraih yang terbaik. Yakni lolos ke babak semifinal. Babak semifinal akan berlangsung pada Selasa (31/1/2017). Kemudian final akan digelar pada Rabu (1/2/2017).

Ketua Panitia Sukun Youth Cup, Siti Merie,mengatakan, para tim yang berhasil lolos ke babak perempat final akan bermain hari ini. “Setiap tim akan bertarung habis-habisan menjadi yang terbaik. Silakan dukung tim kesayangan kalian,” kata Merie kepada MuriaNewsCom, Senin.

Panitia telah mengadakan persiapan total untuk perhelatan babak semifinal. Seperti halnya pembersihan tribun penonton, lapangan yang siap, serta sejumlah penataan lainnya. Silakan saksikan ajang duel tim futsal sekolah terbaik, awal tahun ini.

Editor : Akrom Hazami

 

SMA NU Al Maruf jadi Jawara Pertama

sma gebog-almaruf

SMA NU Al Maruf menjadi jawara pertama di Sukun Youth Cup II 2017 di United Futsal Stadium Kudus, Senin. (MuriaNewsCom/Akrom Hazami)

MuriaNewsCom, Kudus – SMA NU Al Maruf Kudus jadi jawara perdana. Setelah mereka mengalahkan SMA 1 Gebog di ajang bergengsi futsal, Sukun Youth Cup II 2017, yang digelar MuriaNewsCom dan didukung Sukun Spirit of Sport, BNI 46, Aice dan PDAM, di United Futsal Stadium, Senin (23/1/2017).

SMA NU Al Maruf mengalahkan SMA 1 Gebog dengan skor 2-0. Gol dilesakkan oleh pemain bernomor punggung 11 Yusuf Bahtiar di menit 12, dan pemain nomor punggung 10 H Salahudin di menit 19.

Jalannya laga cukup panas. Sebab kedua tim ngotot tampil menang. Namun, pemain SMA NU Al Maruf mampu mendominasi laga.

 Ketua panitia Sukun Youth Cup II 2017 Siti Merie mengatakan, laga hari ini berlangsung meriah. Setiap tim mampu menunjukkan kemampuan menawannya.

“Hari ini ada sembilan pertandingan yang akan dimainkan hari ini,” kata Merie di United Futsal Stadium Kudus, Senin (23/1/2017).

Dia merincikan, Grup A diisi SMA 1 Gebog, SMA NU Al Ma’ruf, SMA 1 Kudus (B), SMK PGRI Mejobo, dan SMK N 2 Kudus. Grup B diisi SMA 1 Bae, SMK Le Muria, SMK Wisudha Karya (B), dan SMK Maarif.

Sedangkan Grup C diisi MA TBS, SMK Nusantar, SMK Taman Siswa, dan SMA Muhammadiyah. Di Grup D akan diisi SMK Wisudha Karya (A), SMA 1 Kudus (A), SMK R Umar Said, dan SMK 2 Kudus.

Editor : Akrom Hazami

Turnamen Futsal Sukun Youth Cup II 2017 Dibuka

 Dua laga mengawali jalannya pembukaan Sukun Youth Cup II 2017 di United Futsal Stadium Kudus, Senin. (MuriaNewsCom/Akrom Hazami)


Dua laga mengawali jalannya pembukaan Sukun Youth Cup II 2017 di United Futsal Stadium Kudus, Senin. (MuriaNewsCom/Akrom Hazami)

MuriaNewsCom, Kudus – Ajang bergengsi futsal tahun ini, Sukun Youth Cup II 2017 yang digelar MuriaNewsCom dan didukung Sukun Spirit of Sport dibuka di United Futsal Stadium Kudus, 23 Januari 2017. Ada 17 tim sekolah yang siap berlaga.

Ketua panitia Sukun Youth Cup II 2017 Siti Merie mengatakan, penyelenggaraan dibuka hari ini. Ada empat grup dalam kompetisi. Terdiri dari Grup A, B, C, dan D.

“Hari ini ada sembilan pertandingan yang akan dimainkan hari ini,” kata Merie di United Futsal Stadium Kudus, Senin (23/1/2017).

Dia merincikan, Grup A akan diisi SMA 1 Gebog, SMA NU Al Ma’ruf, SMA 1 Kudus (B), SMK PGRI Mejobo, dan SMK N 2 Kudus. Grup B diisi SMA 1 Bae, SMK Le Muria, SMK Wisudha
Karya (B), dan SMK Maarif.

Sedangkan Grup C diisi MA TBS, SMK Nusantar, SMK Taman Siswa, dan SMA Muhammadiyah. Di Grup D akan diisi SMK Wisudha Karya (A), SMA 1 Kudus (A), SMK R Umar Said, dan
SMK 2 Kudus.

Editor : Akrom Hazami

Ikuti Lomba Mancing di Jepat Lor Pati dengan Hadiah Utama Honda Vario

Ilustrasi

Ilustrasi

MuriaNewsCom, Pati – Lomba mancing yang akan digelar di Sungai Pento, Jalan Tayu-Juwana Km 1, Desa Jepat Lor, Kecamatan Tayu, Pati, Minggu (8/1/2017) besok, dipastikan bakal meriah. Lomba mancing yang disponsori Sukun Executive tersebut berhadiah utama satu unit sepeda motor Honda Vario, satu unit kulkas dua pintu, dan satu unit televisi 21 inch. Adapun peserta bebas, boleh datang dari daerah manapun.

“Pesertanya bebas, kami menyediakan 4.000 lembar tiket. Pemancingannya berada di sungai sepanjang 700 meter. Kami akan menyediakan ikan lele untuk konsumsi sebanyak 600 kilogram dengan masternya sebanyak 50 hingga 60 ekor yang besar,” ujar Ketua Panitia, Sumijan, Sabtu (7/1/2017).

Dia mengatakan, pemenang adalah mereka yang berhasil memancing ikan paling berat per ekor. Mereka yang mendapatkan ikan lele master paling berat berhak memperoleh hadiah utama berupa satu unit sepeda motor Honda Vario.

“Tujuan lomba mancing ini untuk memeriahkan gebyar tahun baru di Desa Jepat Lor. Selain itu, lomba mancing diharapkan bisa mengakomodasi dan memberikan wadah kepada orang-orang yang memiliki hobi memancing di Pati dan sekitarnya. Guyub rukun juga menjadi tujuan utama kami,” tutur Sumijan.

Anda yang ingin mendaftar lomba mancing di Desa Jepat Lor yang disponsori Sukun Executive ini dapat menghubungi nomor di 082133120916. Dengan biaya pendaftaran hanya Rp 25.000, Anda mendapatkan ikan lele yang dipancing plus kesempatan meraih hadiah utama berupa Honda Vario, kulkas dua pintu, dan televisi 21 inch.

Editor : Kholistiono

Ini Kata Ketua PKL Kudus Terkait PKL di Kudus 

Suasana diskusi forum PKL se-Jawa Tengah di aula kantor DPRD Kabupaten Kudus,Kamis. (MuriaNewsCom/ Faisol Hadi)

Suasana diskusi forum PKL se-Jawa Tengah di aula kantor DPRD Kabupaten Kudus,Kamis. (MuriaNewsCom/ Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Perayaan hari jadi PKL di Kudus yang didukun Sukun semakin meriah tiap tahunnya. Kegiatan yang ditunggu-tunggu oleh pedagang.

Muntoha, Ketua PKL Kudus menyebutkan kalau pihaknya sangatlah senang dengan adanya perayaan Gebyar PKL. Sebab dalam berjualan tidak dikejar petugas. PKL juga memiliki tempat yang khusus di sejumlah titik di Kudus.

“PKL di Kudus pokonya aman, tidak ada yang namanya kejar-kejaran dengan Satpol-PP karena melanggar aturan. Sebab kami sudah dibagi di berbagai wilayah yang dapat kami gunakan untuk jualan,” katanya dalam acara dikusi forum PKL Jateng di aula DPRD Kudus, Kamis (5/1/2017).

Menurutnya, kenyamanan para PKL disebabkan karena para pedagang juga mematuhi aturan yang ada. Untuk itu, ke depan nanti diminta kepada para PKL supaya lebih tertib pada aturan, agar kerjasama antara pedagang dengan pemerintah semakin baik.

Sementara, Kepala Dinas Perdagangan Kudus Sudiharti mengatakan, awalnya para PKL adalah kelompok yang menjengkelkan. Keberadaan PKL membuat sakit hati dan hanya memancing emosi saja. “Namun setelah berjalan, kami malah bermitra dengan PKL. PKL yang dulunya menjengkelkan berubah menjadi teman, saudara yang mendukung kami,” ungkapnya.

Ditambahkan, para PKL di Kudus harus memberikan contoh yang bagus untuk para tamu luar Kudus. Khususnya bagi para PKL se-Jateng, yang datang ke Kudus dalam kegiatan ini. Sebagai tuan rumah harus selalu menghargai dan ramah kepada tamu yang hadir.

Editor : Akrom Hazami

 

Pengajian Gebyar Sholawat Maulud di Ngembalrejo Gandeng Grup Rebana TBS

unnamed

MuriaNewsCom, Kudus – Kegiatan pengajian dalam Gebyar Sholawat Maulud Nabi Muhammad SAW yang didukung Sukun King Size di Desa Ngembalrejo, Bae, Kudus, siap digelar, Sabtu (7/1/2017). Pengajian tersebut juga menggandeng grup rebana dari madrasah TBS sebagai pengiring pengajian.

Soni Pinda Nugroho, pembina panitia mengungkapkan, kegiatan pengajian juga bakal dimeriahkan oleh grup rebana. Dan yang dipilih oleh panitia adalah berasal dari grup rebana dari TBS. “Rebana diambilkan dari TBS. Rebananya bernama Assalafi. TBS diambil lantaran karena memang termasuk rebana yang bagus,” katanya kepada MuriaNewsCom, Kamis (5/1/2017).

Pengajian dengan iringan rebana memang sudah lazim digunakan. Apalagi, tema pengajian kali ini adalah gebyar sholawat. Jadi diambilkan grup rebana yang dapat mengiring pembacaan sholawat yang ada. Selain itu rebana juga dapat membuat suasana pengajian semakin meriah. Dengan iringan rebana juga dianggap menarik minat masyarakat, terlebih juga tamu yang diundang.

Pembicara pengajian nantinya, adalah KH Abdul Basyir, yang berasal dari Desa Honggosoco, Jekulo. Selain itu,  habib juga bakal semakin memeriahkan pengajian. Seperti halnya Habib Hilmy, yang sudah dikenal oleh sejumlah masyarakat, khususnya para pegiat pengajian dan sholawat di Kudus dan sekitarnya. 

“Sebenarnya di daerah kami juga ada grup rebana. Namun kan semua pemuda sudah ikut dalam panitia. Jadi untuk rebana diambilkan dari luar desa, dan panitia memilih TBS,” ujarnya.

Editor : Akrom Hazami

Pengajian Umum Ahad PON di Kudus Siap Digelar

medsos-ahad-pon_januari-2017-02

MuriaNewsCom, Kudus – Pengajian Umum Ahad Pon, akan kembali digelar di Gedung JHK Kabupaten Kudus, Minggu (8/1/2017) sekitar pukul 08.00 WIB. Kegiatan yang didukung Sukun King Size itu akan merupakan pengajian tiap selapan sekali itu.

Pengajian tersebut, juga menjadi pengajian Umum Ahad Pon perdana di 2017. Pengajian tersebut diyakini bakal ramai pengunjung lantaran sudah cukup lama tak dilaksanakan.

Umar Sidik, ketua panitia penyelenggara mengatakan, pengajian tersebut sudah rutin digelar. Dan Minggu nanti pengajian bakal diselenggarakan kembali sebagai lanjutan dari pengajian sebelumnya. “Saya yakin pengajian nantinya sangat ramai seperti biasanya. Ini sudah menjadi agenda rutin, jadi tetap diadakan,” katanya kepada MuriaNewsCom.

Menurutnya, kegiatan yang diselenggarakan Majlis Tablig Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kudus itu selalu meriah. Bahkan, biasanya pengunjung sampai sesak di lokasi. Dalam pengajian rutin Ahad Pon pagi, jemaah biasanya mengenakan pakaian serba putih.”Kalau 1000 pengunjung bisalah, dan biasanya dapat bertambah lagi. Sebab kami menggunakan umum. Jadi, masyarakat dapat bergabung dalam pengajian ini,” ujarnya

Dalam pengajian nanti, bakal dimulai sekitar pukul 06.00 WIB hingga selesai sekitar pukul 09.00 WIB. Waktu yang disediakan itu masih dapat bertambah melihat situasi pembicara yang memberikan materi ceramah. “Ini masih di-deal-kan pembicara atau ustaz pengajian, dan kami pastikan pembicara pengajian selalu hadir dan ada saat pengajian berlangsung nanti,” tegasnya.

Editor : Akrom Hazami

Pengajian Gebyar Sholawat Ngembalrejo Dipimpin Para Pemuda

unnamed

MuriaNewsCom, Kudus – Pengajian Gebyar Sholawat Maulud Nabi Muhammad SAW yang didukung Sukun King Size di Ngembalrejo, Bae, ternyata diselenggarakan para pemuda setempat. Sesuai rencana, pengajian akan digelar di jalan desa, Sabtu (7/1/2017).

Soni Pinda Nugroho, pembina kegiatan menyebutkan, pihaknya hanya bertugas sebagai membantu dan membina kegiatan saja. Selebihnya, dipercayakan kepada sejumlah pemuda yang berada di kampungnya.

“Kami sebagai orang dewasa hanya mengarahkan. Hanya memberi masukan serta membimbing, namun secara keseluruhan, yang menjalankan tugas adalah Kelompok pemuda di sini,” katanya kepada MuriaNewsCom.

Meski dilakukan oleh para pemuda, kata dia, tidak ada masalah. Sebab para pemuda juga memiliki kemampuan menyelenggarakan sebuah kegiatan. Apalagi, pihak sesepuh juga senantiasa membantu mereka.

Kegiatan yang dipanitiai pemuda merupakan kali pertama dilaksanakan. Karena sebelumnya, panitia tidak melibatkan pemuda. Dan kalaupun melibatkan pemuda, itupun hanya sebatas membantu pada saat kegiatan saja. “Ini juga sebagai bentuk pengkaderan yang kami lakukan. Jadi sebagai generasi penerus harus dibuatkan wadah dan diajari cara bertanggungjawab,” katanya

Cara semacam itu juga efektif agar pemuda tidak terjerumus kelompok yang merugikan. Jadi sebelum salah jalur atau salah ambil kelompok, pembimbing mengajarkan hal yang positif kepada para pemuda. “Ini awal dari kegiatan kepemudaan di sini. Lewat pengajian yang dipanitiai pemuda, maka ke depan nanti pengajian yang dilakukan secara rutin dapat dipanitiai oleh para pemuda lagi. Dan dengan hal itu diyakini bakal lebih semarak dan memunculkan ide-ide kreatif lainnya,” jelasnya.

Editor : Akrom Hazami

Gebyar Sholawat Maulid Nabi di Ngembalrejo Bae Akan Dilaksanakan di Jalan Desa

 

unnamedMuriaNewsCom, Kudus – Kegiatan pengajian Gebyar Sholawat Maulud Nabi Muhammad SAW yang didukung Sukun King Size, Desa Ngembalrejo, RT 06 RW 06 tidak dilaksanakan di dalam masjid desa setempat. Kegiatan pengajian bakal berlangsung di jalan kampung daerah tersebut.

Soni Pinda Nugroho, pembina panitia mengungkapkan, pengajian direncanakan pada Sabtu (07/01/2017). Nantinya dikonsep untuk Kegiatan outdoor. Untuk itu, lokasi jalan perkampungan yang dipilih sebagai tempat pengajian.

“Kami memilih jalan sebagai tempat supaya mampu menampung lebih banyak pengunjung. Jadi, jika di masjid terbatas, maka kali ini bisa dalam jumlah banyak,” katanya kepada MuriaNewsCom.

Menurutnya, jalan dipilih juga karena melihat minat masyarakat. Masyarakat biasanya sangat antusias saat ada kegiatan di kampung, terlebih lagi adalah kegiatan pengajian. Melihat hal itu, dimungkinkan pengunjung juga bakalan meluber.

Jika ditempatkan dalam masjid, lanjutnya, maka dikhawatirkan lokasinya tak akan muat untuk pengunjung pengajian. Sebab tak hanya warga asli sana saja yang datang, namun warga sekitar juga dimungkinkan memadati pengajian.

Kegiatan pengajian yang dilangsungkan di jalan, kata dia, merupakan momen yang jarang dilaksanakan. Sebab biasanya pengajian di daerah tersebut kerap kali dilakukan di masjid. “Meski pelaksanaan dilakukan di jalan, kami yakin tak bakal mengganggu lalu lintas. Sebab, jalan yang dipakai adalah jalan kampung, yang mana hanya dilalui oleh warga setempat saja,” ujarnya.

Pembicara pengajian nantinya, adalah KH Abdul Basyid yang berasal dari Desa Honggosoco, Jekulo. Selain itu,  habaib juga bakal semakin memeriahkan pengajian. Seperti halnya Habib Hilmy, yang sudah dikenal masyarakat, khususnya para pegiat pengajian dan Sholawat di Kudus dan sekitarnya.

Editor : Akrom Hazami

 

Pengajian Gebyar Sholawat Maulud Nabi Muhammad di Ngembalrejo Siap Digelar

unnamed

MuriaNewsCom, Kudus – Kegiatan pengajian Gebyar Sholawat Maulud Nabi Muhammad SAW yang didukung Sukun King Size di Desa Ngembalrejo RT 06 RW 06, Bae, Kudus siap digelar, Sabtu (7/12/2016). Panitia saat ini tengah mempersiapkan pengajian.

Soni Pinda Nugroho, panitia mengungkapkan, kegiatan pengajian saat ini sedang dalam persiapan.”Malam Minggu rencana kegiatan pengajian. Jadi malam minggu yang biasanya keluyuran, maka kita isi dengan sebuah pengajian,” katanya kepada MuriaNewsCom.

Menurutnya, pembicara pengajian nantinya, adalah KH Abdul Basyir, yang berasal dari Desa Honggosoco, Jekulo. Kehadiran Kiai tersebut sudah tak sabar dinanti guna membagi ilmunya.

Tak hanya itu,  sejumlah habib juga bakal semakin memeriahkan kegiatan pengajian. Seperti halnya Habib Hilmy bin Hasan AL Aydrus, yang sudah dikenal masyarakat, khususnya para pegiat pengajian dan sholawat di Kudus dan sekitarnya.

Selain itu juga akan didatangkan grup rebana As Salafy TBS Kudus. Hal itu bakal sangat pas, jika melihat tema yang diusung adalah Gebyar sholawat. Sehingga selain pengajian, juga dilantunkan alunan sholawat. “Karena ini pengajian dan sholawat, maka Kami yakin pengunjung banyak. Selain itu, pengajian yang diselenggarakan tahun ini bakal berbeda dari biasanya lantaran lebih besar,” ungkapnya.

Dalam pengajian yang dilakukan, kata dia, sudah sepatutnya umat memeriahkan kegiatan maulidan dengan sebaik mungkin.

Editor : Akrom Hazami

Biduan Cantik Panaskan Suasana Pergantian Tahun di Parade Musik Dangdut di Grobogan

 Seorang biduan tampil dalam Parade Musik Dangdut yang digelar di Stadion Kuripan, Purwodadi, Grobogan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)


Seorang biduan tampil dalam Parade Musik Dangdut yang digelar di Stadion Kuripan, Purwodadi, Grobogan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Meski pergantian tahun baru masih tengah malam nanti, namun sejak Sabtu (31/12/2016) sore tadi, suasana semarak mulai terlihat di Kota Purwodadi. Ini seiring digelarnya Parade Musik dangdut yang didukung Sukun Premiere untuk meramaikan momen spesial yang dinantikan banyak orang tersebut.

Dari pantauan di lapangan, selepas asar tadi, pertunjukkan parade dangdut yang digelar oleh Sukun Premiere bekerjasama dengan Persatuan Artis Musik Melayu Indonesia (PAMMI) Grobogan itu sudah dimulai.

Sejumlah biduan cantik sudah mulai menggoyang puluhan orang yang sudah berdatangan di Stadion Kuripan, Purwodadi. Meski cuaca masih cukup menyengat, namun para dangdut mania terlihat tetap bersemangat dan ikut berjoget dari depan panggung hiburan utama.

Ketua DPC PAMMI Grobogan HM Misbah menyatakan, parade dangdut itu sesuai jadwal memang dimulai sekitar pukul 15.00 WIB atau selepas asar hingga datangnya tahun baru 2017. Untuk kegiatan ini sedikitnya ada lima grup dangdut yang akan tampil.

Yakni, Patimura, Cobolo, Mahkota, dan Nuansa 97. Kemudian, ada sekitar 12 penyanyi yang ambil bagian. Total musisnya sekitar 40 orang yang terlibat. Baik penyanyi dan pemain musik.

“Grup dangdut ini tampil bergantian. Untuk pembukaan tadi, grup Patimura yang tampil duluan. Untuk grup dangdut yang tampil dalam parade tersebut semuanya adalah musisi lokal. Demikian pula dengan penyanyinya,” kata Misbah yang sempat ikut bernyanyi duet diatas panggung sore tadi.

Sementara itu, di halaman Setda Grobogan dilangsungkan apel gelar pasukan pengamanan tahun baru. Bupati Grobogan Sri Sumarni bertindak sebagai inspektur upacara dalam kesempatan itu. Acara gelar pasukan juga dihadiri Dandim 0717 Letkol Jan Piter Gurning, Kapolres Grobogan AKBP Agusman Gurning beserta para perwira. Hadir pula, Asisten II Dasuki dan sejumlah pejabat terkait lainnya.

Editor : Akrom Hazami

Satpam Sukun Grup Rayakan HUT

satpam

Seorang satpam Sukun Grup tampak mengikuti kegiatan lari estafet di Kudus. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Ratusan satpam yang bekerja dalam perusahaan Sukun Grup, menggelar kegiatan dalam memperingati HUT Satpam ke-36. Kegiatan dilaksanakan selama beberapa hari dengan rangkaian kegiatan yang meriah.

Kuswant, panitia kegiatan menyebutkan, jumlah total satpam di Sukun Grup mencapai 200 lebih. Semuanya mengikuti kegiatan HUT kali ini dengan berbagai kegiatan yang dilaksanakan oleh panitia. “Acara sudah dimulai sejak Jumat (30/12/2016) kemarin. Kemudian, dilanjutkan hari ini mulai dari pagi tadi. Lokasinya di kantor pusat Sukun dan sekitarnya,” katanya saat dihubungi MuriaNewsCom. 

Menurutnya, berbagai kegiatan sudah dilaksanakan. Mulai dari upacara dan juga perlombaan. Perlombaan yang meriah adalah lari estafet, yang juga diikuti ratusan satpam dari Sukun tersebut.  “Estafet dibagi dalam bebebepa kelompok. Di antaranya tadi, kemudian pada 6,7,14 Januari estafet dan final dilaksanakan pada 21 Januari mendatang,” ujarnya.

Satpam yang mengikuti estafet, tak hanya berasal dari satpam laki-laki saja tapi juga satpam perempuan juga. Untuk perempuan, panjang lintasan yang dilakukan adalah sejauh 1,5 kilometer. Sementara, untuk laki-laki, panjang lintasan dua kali lipat yakni sejauh tiga kilometer, yang ditempuh dengan kelompok. “Kami start mulai kantor pusat Sukun, kemudian berlari ke utara menuju kawasan Gondosari bagian utara dan mengitari kompleks perusahaan,” jelasnya.

Selain lomba, pada HUT kali ini juga dilakukan pemberian penghargaan. Seperti penghargaan satpam terbaik, tergiat dan sebagainya.

Editor : Akrom Hazami

Panggung Acara Parade Musik Dangdut di Grobogan Sudah Didirikan

Kru tampak mendirikan panggung Parade Musik Dangdut yang akan berlangsung di Grobogan, Jumat. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Kru tampak mendirikan panggung Parade Musik Dangdut yang akan berlangsung di Grobogan, Jumat. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Persiapan Parade Musik Dangdut yang didukung Sukun Premiere pada malam tahun baru terus dilakukan di Grobogan. Persiapan terkini adalah mendirikan panggung yang akan dipakai untuk melangsungkan acara.

Dari pantauan di lokasi, persiapan mendirikan panggung sudah dilangsungkan sejak Jumat (30/12/2016) pagi. Pendirian panggung dilakukan dalam suasana hujan yang mengguyur sejak malam harinya.

Panggung utama untuk pentas dangdut ditempatkan di bagian selatan Stadion Kuripan, Kelurahan Purwodadi. Dari pinggir jalan A Yani, panggung utama itu bisa terlihat jelas. Jarak panggung dari jalan raya sekitar 300 meter.

Di sebelah baratnya, ada satu panggung lagi yang disiapkan. Rencananya, tempat ini akan digunakan untuk Bupati Grobogan Sri Sumarni berserta jajaran FKPD dan pejabat yang dijadwalkan akan menghadiri puncak acara pergantian tahun baru.

“Acara parade dangdut juga akan dihadiri Bupati Grobogan Sri Sumarni, jajaran FKPD dan para pejabat. Rombongan pejabat akan tiba disini sekitar pukul 23.30 WIB,” kata Ketua Panitia Parade Dangdut Prasetyo petang tadi.

Dijelaskan, awalnya, lokasi parade akan dilangsungkan di halaman Stadion Krida Bhakti. Namun, dengan berbagai pertimbangan pihak keamanan, lokasinya dialihkan ke Stadion Kuripan. Acara ini diselenggarakan Sukun Premiere bekerjasama dengan, PAMMI, pemkab, kepolisian dan instansi terkait lainnya.

Menurutnya, dalam parade nanti akan menampilkan empat grup dangdut lokal. Yakni, Patimura, Cobolo, Mahkota, dan Nuansa 97. Kemudian, ada sekitar 12 penyanyi yang ambil bagian.
“Total musisnya sekitar 40 orang yang terlibat. Baik penyanyi dan pemain music,” ujar Sekretaris PAMMI Grobogan itu.

Pelaksanaan even Parade Musik Dangdut 2017 di Stadion Kuripan, Purwodadi juga mendapat perhatian serius dari aparat keamanan. Indikasinya, even yang digelar untuk memeriahkan malam tahun baru itu akan dijaga banyak personel kemanan.

“Pengamanan malam tahun baru lebih dikonsentrasikan di wilayah Kota Purwodadi. Soalnya, di sini ada kegiatan cukup besar yakni, even Parade Musik Dangdut. Untuk pengamanan, kita siapkan 300 personel. Personel ini di luar yang bertugas di gereja, objek vital dan pos pelayanan,” kata Kapolres Grobogan AKBP Agusman Gurning melalui Kabag Ops AKP Parno.

Menurutnya, untuk perayaan Tahun Baru 2017, pihaknya sudah siap melakukan tugas pengamanan. Sejauh ini, berbagai persiapan pengamanan sudah dilakukan. Baik secara internal maupun melibatkan instansi terkait lainnya.

“Jajaran Polres Grobogan siap mengamankan momen pergantian tahun 2017. Kita harapkan, suasana tetap kondusif,” jelas mantan Kapolsek Kota Purwodadi itu.

Editor : Akrom Hazami

 

Inilah Juara Kompetisi Panjat Tebing Kelompok Umur Se-Jawa Bali di SMA 1 Kudus

Panitia memberi penghargaan kepada para juara di kompetisi Panjat Tebing Kelompok Umur Se-Jawa Bali. (MuriaNewsCom/ Faisol Hadi)

Panitia memberi penghargaan kepada para juara di kompetisi Panjat Tebing Kelompok Umur Se-Jawa Bali. (MuriaNewsCom/ Faisol Hadi)#s

MuriaNewsCom, Kudus – Kompetisi Panjat Tebing Kelompok Umur se-Jawa Bali yang didukung Sukun for Education, akhirnya usai. Even yang diadakan di SMA 1 Kudus, berhasil memunculkan para juara.

Pada pertandingan U-19 Putri, dimenangkan oleh Ndona Nasugian dari Kudus. Disusul oleh Chairul Umi C.A sebagai runner up utusan Gresik Jatim dan peringkat tiga oleh Gressia Widyartini dari utusan climber.

KU 19 Putra, pemenang diraih oleh Yohannes Angel R.Q utusan FTPI Kediri Jatim, runner up Jasmico J asal Cactoos dan peringatan ketiga oleh Alfian Muhammad Fajri asal FTPI Surakarta. Sementara,  U 13 Putra, pemenang diraih oleh Aditya Tri S utusan Purbalingga, posisi dua diraih Dualsef Alga asal utusan Cactoos dan peringkat tiga Antassyafi Robi utusan dari Gresik.

Untuk KU 13 Putri, diraih oleh Syae Luhur B utusan Claw Cumber, posisi dua Nafatika Astuti utusan Claw Cumber dan Jennifer Andalica utusan FTPI Kediri di peringkat tiga. Para pemenang selain mendapatkan penghargaan, juga uang pembinaan dari panitia. Harapannya, hal itu akan memacu para atlet terus mencatat prestasi.

Muhammad Reyhan Hanif, panitia kegiatan mengaku cukup puas dengan hasil pertandingan. Dia berharap tahun depan dapat diselenggarakan even serupa dengan tingkatnya menjadi level nasional. “Terimakasih kepada panitia, sponsor dan para peserta yang telah mengikuti pertandingan ini. Semoga pada kesempatan lain waktu dapat lebih bagus lagi dan lebih meriah,” jelasnya. 

Editor : Akrom Hazami

Pengisi Acara Parade Musik Dangdut di Grobogan Siap Suguhkan Penampilan Jos

Pertunjukkan parade musik dangdut tahun lalu di alun-alun Purwodadi berlangsung meriah. (ISTIMEWA)

Pertunjukkan parade musik dangdut tahun lalu di alun-alun Purwodadi berlangsung meriah. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Perhelatan Parade Musik Dangdut pada malam tahun baru nanti dipastikan akan berlangsung semarak. Sebab di even yang didukung Sukun Premiere itu, grup dangdut yang bakal tampil siap total menghibur warga Grobogan.

Jadi rugi besar jika tidak hadir dalam momen istimewa yang akan digelar di Stadion Kuripan, Purwodadi, Sabtu (31/12/2016).

“Malam tahun baru merupakan momen istimewa karena datangnya setahun sekali. Oleh sebab itu, kami akan menyuguhkan penampilan terbaik buat masyarakat Grobogan. Saat ini, kami sudah melakukan persiapan untuk mengisi acara malam tahun baru nanti,” ungkap Jack Parlan, pimpinan grup dangdut Cobolo yang jadi salah satu pengisi acara Parade Musik Dangdut tersebut, di Grobogan, Kamis (29/12/2016).

Sementara itu, situasi Stadion Kuripan di jalan A Yani Purwodadi, sampai sore tadi belum terlihat ada persiapan yang dilakukan pihak panitia. Di tempat itu, masih dipakai puluhan orang untuk bermain bola.

“Malam ini, kita akan mulai persiapan menata panggungnya. Ini, perlengkapan panggung masih dalam perjalanan dari Solo. Kemungkinan, nanti jam 19.00 WIB sudah sampai Purwodadi. Untuk perlengkapan panggung dan sound system kita datangkan dari Solo,” kata Ketua Panitia Parade Dangdut Prasetyo petang tadi.

Dijelaskan, awalnya, lokasi parade akan dilangsungkan di halaman Stadion Krida Bhakti. Namun, dengan berbagai pertimbangan pihak keamanan, lokasinya dialihkan ke Stadion Kuripan. Acara ini juga bekerjasama dengan, PAMMI, pemkab, kepolisian dan instansi terkait lainnya.

Menurutnya, dalam parade nanti akan menampilkan empat grup dangdut lokal. Yakni, Patimura, Cobolo, Mahkota, dan Nuansa 97. Kemudian, ada sekitar 12 penyanyi yang ambil bagian.
“Total musisnya sekitar 40 orang yang terlibat. Baik penyanyi dan pemain music. Acara parade dangdut juga akan dihadiri Bupati Grobogan Sri Sumarni, jajaran FKPD dan para pejabat,” jelas Sekretaris PAMMI Grobogan itu.

Ditambahkan, pada pergantian tahun baru 2016 lalu, juga digelar acara serupa di alun-alun Purwodadi. Tahun lalu ada tujuh grup dangdut yang ambil bagian.

“Parade dangdut tahun lalu diselenggarakan oleh PAMMI Grobogan bekerjasama dengan pemkab dan isntansi terkait lainnya. Acara tahun lalu tidak ada sponsornya karena rencana untuk mengadakan kegiatan agak mendadak,” imbuhnya.

Editor : Akrom Hazami

Hasil Sementara, Kudus Raih 4 Emas di Kejurprov Tenis Meja

Atlet menyelesaikan laganya di Kejurprov Tenis Meja yang diselenggarakan di Kabupaten Kudus, Kamis. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Atlet menyelesaikan laganya di Kejurprov Tenis Meja yang diselenggarakan di Kabupaten Kudus, Kamis. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Kudus berhasil meraih empat emas dan satu perunggu di Kejurprov Tenis Meja yang didukung Sukun Spirit of Sport di kota setempat, Kamis (29/12/2016).

Panitia pertandingan, Heni Sandra mengatakan sampai hari ini sudah ada lima kategori yang selesai dilombakan. Dari lima, keempat medali emas diraih oleh atlet Kudus. “Kudus dapat empat emas, yaitu Juara Putra Junior, Juara Putri Yunior, Kelompok Kadet Putri di bawah 14 tahun dan juga untuk kategori Pemula Putra di bawah 12 tahun,” katanya kepada MuriaNewsCom, di Kudus. 

Namun, prestasi kurang puas diraih oleh atlet Kudus dalam kelompok Pemula Putri. Kudus hanya mampu meraih perunggu, lantaran berada di posisi ketiga. Pada kelompok ini, Purworejo menggondol medali emas.

Menurutnya, laga pada hari pertama, Rabu (28/12/2016) berlangsung cukup lama. Dimulai dari pukul 10.00 WIB, dan berakhir Kamis pukul 01.30 WIB dini hari. Hal itu karena pelaksanaan even molor cukup lama.

Pada Kejurprov tahun ini, Kudus menerjunkan 47 atlet pilihannya. “Kudus mengincar banyak kategori. Dan meski sudah ada lima yang selesai, namun masih 12 kategori pertandingan yang dilaksanakan. Rencananya  pertandiangan kembali dilanjutkan sisa hari ini dan juga besok, yang dilanjutkan dengan penutupan,” ujarnya.

Beberapa kategori yang tersisa, seperti Tunggal Usia Dini Putra dan Putri, Tunggal Pemula Putra dan Putri, Tunggal Remaja Putra dan Putri serta berbagai kategori pertandingan lainnya. Melihat kemampuan, pihaknya juga yakin kalau Kudus bakal lebih banyak membawa medali emas. “Pembibitan pemain Kudus dibilang bagus, antara satu generasi dan generasi lainnya tak putus dan selalu ada pemain yang menonjol,” ungkap dia.

Editor : Akrom Hazami

 

Ratusan Peserta Pastikan Akan Ikuti Kejurprov Tenis Meja di Kudus

sukun-kejurprov

MuriaNewsCom, Kudus – Ratusan peserta dipastikan mengikuti pertandingan Kejurprov Tenis Meja yang didukung Sukun Spirit of Sport di Kudus. Pertandingan akan diselenggarakan di GOR Bung Karno Kudus itu, 28 – 30 Desember 2016.

Panitia pertandingan, Heni Sandra mengatakan, jumlah peserta per Selasa (27/12/2016) sejumlah 520 atlet. Jumlah tersebut meliputi 315 atlet putra sedangkan sisanya sejumlah 205 atlet putri. Jumlah peserta juga dimungkinkan masih bisa bertambah.”Pada Kejurprov Tenis Meja tahun ini, yang mengikuti sejumlah 30 kabupaten kota di Jateng. Jumlahnya 520 atlet tenis meja,” katanya kepada MuriaNewsCom.

Menurutnya, dari jumlah peserta yang daftar, peserta paling banyak berasal dari Kudus. Sebagai tuan rumah, Kudus menerjunkan 57  atlet. Targetnya sudah jelas, yakni menyabet semua gelar yang dilaksanakan. Untuk daerah lain yang mengikuti kejuaraan, rata-rata jumlah pesertanya hanya belasan. Meskipun sejumlah daerah ada yang menurunkan puluhan atlet, namun tidak sebanyak peserta dari Kudus.

“Kudus mengincar kemenangan pada semua kategori. Semuanya sudah dipersiapkan dan sudah siap untuk mengincar kemenangan secara utuh. Apalagi kali ini pertandingan dilaksanakan di Kudus,” ujarnya.

Dikatakan Heni, pada Kejurprov tahun ini terdapat perbedaan dari tahun sebelumnya. Sebelumnya hanya meliputi  usia dini di bawah 10 tahun, di bawah 12 tahun, di bawah 14 tahun  dan junior bawah 17 tahun. Pada tahun ini akan ditambah ganda campuran putra dan putri.

Pertandingan tersebut dipastikan berjalan lancar sesuai dengan jadwal. Semua persiapan sudah dilaksanakan termasuk dengan rencana penyerahan piala dan upacara penutupan, yang direncanakan akan selesai malam hari di 30 Desember nanti. “Kami yakin peserta akan berusaha keras. Ini adalah pertandingan tingkat provinsi, sehingga yang diperebutkan adalah piala gubernur,” ungkapnya.

Editor : Akrom Hazami

Sukun Bakal Gelar Parade Musik Dangdut Tahun Baru di Grobogan

Di Stadion Kuripan inilah yang akan dipakai untuk menggelar acara parade musik dangdut pada malam Tahun Baru 2017. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Di Stadion Kuripan inilah yang akan dipakai untuk menggelar acara parade musik dangdut pada malam Tahun Baru 2017. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Malam pergantian Tahun Baru mendatang di Kota Purwodadi bisa dipastikan bakal berlangsung semarak. Menjelang momen istimewa itu bakal digelar Parade Musik Dangdut yang didukung Sukun Premiere.

Rencananya, hiburan ini bakal dilangsungkan di Stadion Kuripan, Kelurahan Purwodadi. Parade akan digeber Sabtu (31/12/2016) mulai sore sampai mendekati pergantian tahun baru. “Awalnya, lokasi parade akan dilangsungkan di halaman Stadion Krida Bhakti. Namun, dengan berbagai pertimbangan pihak keamanan, lokasinya dialihkan ke Stadion Kuripan. Acara ini diselenggarakan Sukun Premiere bekerjasama dengan, PAMMI, pemkab dan kepolisian dan instansi terkait lainnya,” kata Ketua Panitia Parade Dangdut Prasetyo.

Menurutnya, dalam parade nanti akan menampilkan empat grup dangdut lokal. Yakni, Patimura, Cobolo, Mahkota, dan Nuansa 97. Kemudian, ada sekitar 12 penyanyi yang ambil bagian. “Total musiknya sekitar 40 orang yang terlibat. Baik penyanyi dan pemain musik,” jelasnya.

Acara parade dangdut juga akan dihadiri Bupati Grobogan Sri Sumarni, jajaran FKPD dan para pejabat. “Saat ini kami masih memantapkan persiapan. Kamis lusa, rencananya kita mulai dirikan panggungnya,” imbuhnya.

Editor : Akrom Hazami

Besok, Pengajian Selapanan Ahbabul Musthofa Kudus Digelar

selapanan

MuriaNewsCom, Kudus – Kegiatan pengajian Selapanan Jam’iyyah Maulid Simthudduror Ahbabul Musthofa Kudus kembali digelar. Pelaksanaan pengajian yang didukung Sukun King Size ini akan diihelat pada 27 Desember 2016. Pengajian tersebut merupakan pengajian terakhir yang diselenggarakan pada tahun ini.

Panitia kegiatan, Habib Muh Al Kaf, mengatkan pengajian tersebut selalu berlangsung khidmat. Pengajian tersebut juga dilangsungkan untuk melantunkan selawat dan mauidoh hasanah yang dibawakan oleh para habib.

 “Ini terakhir di 2016 lantaran sudah akhir tahun. Namun rencana, pengajian selapanan ini masih terus dilaksanakan hingga tahun-tahun ke depan. Termasuk di 2017 mendatang juga bakalan rutin dilaksanakan,” katanya kepada MuriaNewsCom, Senin (26/12/2016).

Menurutnya tiap kali pengajian selalu banyak pengunjung. Mereka tidak hanya berasal dari Kudus, melainkan juga hadir dari luar kota. Seperti halnya dari Jepara, Demak dan daerah sekitar Kudus. Bahkan, meski hujan mengguyur tak menghalangi keramaian dan kekhusukan jamaah Ahbabul Musthofa. Hal itu karena pengajian di bawah bimbingan Habib Syeh itu memiliki anggota yang banyak.

 “Ini sudah berlangsung sangat lama, dan selama ini pengunjung pengajian selalu banyak, yang tergabung dalam jam’iyah Ahbabul Musthofa. Sehingga cuaca seperti apapun juga masih ramai. Bahkan pengajian itu dinanti-nanti,” ujarnya

Dalam pengajian tersebut, juga dihadiri oleh para habib dari Kudus dan juga luar Kudus. Di antaranya hadir Habib Hilmy, Habib Abu Bakar Baagil, Habib Umar asal Purwokerto dan KH Achmad Asnawi asal Kudus. 

Selain membaca selawat, pengunjung juga dimanjakan dengan alunan rebana dari Ahbabul Musthofa. Rebana tersebut mengiringi bacaan selawat sehingga membuat pengajian menjadi lebih meriah.

Editor : Akrom Hazami

Peringatan Maulud Nabi di Desa Tanjungrejo Pati Dihadiri Ribuan Jemaah

Suasana rutinan rotib dan selawat memperingati Maulud Nabi Muhammad di Desa Tanjungrejo, Kecamatan Margoyoso, Pati, Jumat (23/12/2016) malam. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Suasana rutinan rotib dan selawat memperingati Maulud Nabi Muhammad di Desa Tanjungrejo, Kecamatan Margoyoso, Pati, Jumat (23/12/2016) malam. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Agenda selawat akbar dalam rangka Maulud Nabi Muhammad yang digelar Jam’iyah Rotib dan Sholawat (Rosho) dan didukung Sukun King Size di Desa Tanjungrejo, Kecamatan Margoyoso, Pati, Jumat (23/12/2016) malam, berlangsung sukses.Ribuan pasukan selawat tumpah ruah menggelorakan kecintaannya pada Nabi Muhammad.

“Kita punya rutinan agenda selawat tiga bulan sekali. Biasanya, kita tempatkan di hari-hari besar seperti maulud, rajab, dan sebagainya. Tujuannya untuk nguri-uri kegiatan syiar Islam, nguri-uri peninggalan ulama-ulama terdahulu,” ujar Ketua Jam’iyah Rosho, Hisyam Ali.

Selawatan yang dipimpin Habib Ali Zainal Abidin Assegaf dari Jepara tersebut, sedikitnya 5.000 jemaah larut dalam lantunan selawat yang menggema, diiringi rebana Khoirul ‘Amilin Pati Utara. Selawat sendiri diakui menjadi upaya Jam’iyah Rosho untuk mendekatkan anak-anak muda supaya mencintai kegiatan-kegiatan positif, seperti selawat.

“Fenomena zaman sekarang, banyak anak-anak muda yang salah dalam memilih pergaulan. Berawal dari itu, harapan kita bisa merangkul anak-anak muda untuk generasi berikutnya, lebih terarah menuju kebaikan. Terlebih, mereka terinspirasi untuk meneladani Nabi Muhammad,” tuturnya.

Tak lupa, Ali mengucapkan terima kasih kepada Sukun King Size yang sudah mendukung acara tersebut dengan baik. Ali berdoa supaya perusahaan rokok di Kudus ini tetap jaya dan bisa bekerja sama secara keberlanjutan. “Harapan kami, Sukun bisa terus bekerja sama secara berkelanjutan. Menurut kami, kerja sama ini saling menguntungkan, baik di dunia maupun akhirat,” ucapnya.

Dalam ceramahnya, Habib Ali Zainal Abidin memberikan pesan kepada jemaah untuk menambah kecintaan dan keteladanan kepada Nabi. Sebab, kecintaan tanpa disertai dengan langkah untuk mencontoh dan meneladani dianggap belum sempurna.

“Kalau hanya cinta itu mudah diucapkan. Namun, kita sebagai generasi penerus bangsa harus bisa meneladani Nabi Muhammad untuk memberikan yang terbaik kepada bangsa, negara, dan agama. Selawat menjadi momentum untuk mencintai, sekaligus meneladani Nabi,” pesan Habib Ali.

Editor : Kholistiono

Sukun Special Bicycle Community Kudus Nikmati Gowes di Bali

Anggota Sukun Special Bicycle Community (SSBC) Kudus foto bersama di salah satu rute di Bali. (ISTIMEWA)

Anggota Sukun Special Bicycle Community (SSBC) Kudus foto bersama di salah satu rute di Bali. (ISTIMEWA)

MuriaNewsCom, Kudus – Hobi bersepeda memang tidak kenal jarak dan waktu. Seperti halnya yang dilakukan Sukun Special Bicycle Community (SSBC) Kudus. Mereka menggelar gowes, 10-12 Desember 2016. Kali ini, SSBC mengambil jalur Bali dengan rute yang mencapai puluhan kilometer.

Anggota sangat menikmati aksi gowes itu. Dengan mengambil start dari Tabanan menuju Tanah Lot. Mereka disuguhkan dengan jalan naik turun. Setelah itu, gowes dilanjutkan ke Denpasar hingga ke Pantai Kuta.

”Finishnya memang di Pantai Kuta. Kami ambil tempat itu sebagai penawar lelah setelah menempuh jarak puluhan kilometer,” kata Wachid Sudjono, salah satu pengurus SSBC Kudus.

Ia menyebutkan, selain untuk mengakrabkan para anggota, even kali ini juga ditujukan untuk menjajal trek baru. Apalagi, sejauh ini, trek di luar pulau sejauh ini masih sangat jarang.

”Kalau yang sudah-sudah, gowes paling banyak di luar kota. Karena itu, kali ini kami pilih di Bali yang di luar pulau. Untuk peserta, total ada 53 orang,” ujarnya.

Sebelum ke Bali, SSBC Kudus juga melakukan gowes ke Yogyakarta. Kala itu rute yang dipilih pun terbilang cukup ekstrem. Mereka harus naik gunung dan melaju di atas jalan terjal yang penuh bebatuan.

Lintasan tersebut adalah Bungker Kaliadem Gunung Merapai yang memiliki ketinggian di atas rata-rata. Tempat tersebut juga sangat menantang. Para anggota SSBC harus diuji ketangkasannya untuk mencapai garis finish. 

Editor : Akrom Hazami

Khusyuknya Pengajian Ahbabul Musthofa di Kudus

Jemaah mengikuti pengajian Ahbabul Musthofa berlangsung khusyuk di Masjid Agung Kudus, Rabu (22/11/2016). (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Jemaah mengikuti pengajian Ahbabul Musthofa berlangsung khusyuk di Masjid Agung Kudus, Rabu (22/11/2016). (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Pengajian Ahbabul Musthofa berlangsung khusyuk di Masjid Agung Kudus, Rabu (22/11/2016). Pengajian rutin yang didukung Sukun King Size itu diikuti oleh ratusan orang jemaah yang tergabung di Jam’iyyah Maulid Simthudduror.

Jumanto, panitia kegiatan mengatakan kalau pengajian berlangsung dengan aman dan lancar. Bahkan seperti biasanya, warga masih berdatangan terus meski acara sudah berlangsung.

Termasuk area parkir juga penuh sesak sejak selepas Isya sampai acara berjalan. Hingga area parkir tumpah ke tepian jalan raya.”Pengajian selalu meriah dan berlangsung dengan khusyuk.  Bahkan, KH Ahmad Asnawi juga rawuh dalam pengajian. Hal itu istimewa lantaran beliau terkadang juga absen karena suatu hal,” katanya kepada MuriaNewsCom.

Dalam ceramah, KH Asnawi mengajak warga untuk mencintai Rasullullah SAW. Sebab pada diri Rasulullah SAW terdapat ketauladanan yang sesungguhnya. Kiai asal Padurenan Gebog tersebut memang kerap memberikan tausyiah. Bahkan bukan hanya di Kudus, namun juga pada tingkat luar Kudus juga demikian. Dia juga aktif dalam Ahbabul Musthofa.

Dalam pengajian semalam, turut hadir Habis Hulmy, Habib Abu Bakar Baagil, Habib Umar asal Purwokerto dan KH Achmad Asnawi asal Kudus.

Editor : Akrom Hazami