Baru Dua Pekan Dibuka, Sudah Puluhan Grup Band Mendaftar WavesTones 2016

f-sukun

MuriaNewsCom, Kudus – Gelaran pencarian bakat musisi bertajuk “WavesTones 2016” yang digelar Kudus Indienesia bersama WMld, mendapatkan respon yang sangat baik. Setelah dua pekan dibuka pendaftaran ajang pencarian bakat di eks Karesidenan Pati ini, sudah ada 20 grup band yang mendaftarkan diri.

“Grup band yang sudah mendaftarkan diri didominasi dari Kudus dan Jepara. Sedangkan untuk Rembang, Pati dan Blora masih beberapa. Pastinya kami yakin, jika masih banyak peserta yang mendaftarkan diri, apalagi, waktu pendafaran masih panjang, yakni hingga 25 Agustus mendatang,” ujar Ketua Kudus Indienesia Doni PM.

Ia menyebutkan, selain waktu pendaftaran yang masih panjang, para peserta juga tak dipungut biaya sama sekali. Hal itu menjadi pertimbangan tersendiri para grup band yang ada di Kudus. Terlebih, pencarian bakat ini tak hanya sekadar pemandu bakat.

Katanya, nantinya sepuluh grup band terbaik akan diberikan fasilitas rekaman di album kompilasi secara gratis. ”Rekaman tahun ini merupakan rekaman kedua. Sebelumnya, kami sudah meluncurkan album kompilasi di tahun 2014,” terangnya.

Bagi yang berminat, lanjutnya, peluangnya masih terbuka. Caranya pun cukup mudah, yakni cukup mengirimkan lagu karya grub band sendiri ke email kudusindienesia@gmail.com, sebagai bentuk pendaftaran. Setelah itu, panitia akan mengirimkan formulir pendaftaran ke email yang bersangkutan sebagai pelengkapan berkas.

Setelah itu, para pendaftar akan dikirimi formulir pendaftaran. Formulir tersebut harus diisi selama masa pendaftaran, yakni antara 20 Juni hingga 25 Agustus 2016 dan diserahkan ke panitia melalui booth yang sudah ditentukan.”Booth tersebut sementara hanya ada di Kudus, yakni Angkringan Cekli, Kopithong, Labasa Distro, dan Smokersaid Distro,” terang Doni.

Doni menambahkan, setelah formulir dikembalikan ke panitia, para peserta harus mengikuti tahapan audisi selanjutnya, yakni live audition. ”Live audition akan dilakukan pada 4 Semptember 2016 di Hypermart Kudus. Di tahapan ini hanya ada 20 grup band yang berhak melaju ke grand final,”ujarnya.

Di grand final, 10 terbaik berhak mengikuti recording dan masuk dalam album kompilasi Wavestones 2016. Album kompilasi tersebut akan digandakan hingga dua ribu keping dan disebar di seluruh radio di Indonesia. ”Selain itu, tiga besar juga berhak mendapatkan uang pembinaan,” pungkasnya.

Editor : Kholistiono

 

Warga Pengampon Menganti Gresik Peringati Nuzulul Quran

Warga Dusun Pengampon, Desa/Kecamatan Menganti, Gresik, Jawa Timur menggelar Peringatan Nuzulul Quran bersama PR Sukun (Istimewa)

Warga Dusun Pengampon, Desa/Kecamatan Menganti, Gresik, Jawa Timur menggelar Peringatan Nuzulul Quran bersama PR Sukun (Istimewa)

MuriaNewsCom, Kudus – Warga Dusun Pengampon, Desa/Kecamatan Menganti, Gresik, Jawa Timur menggelar Peringatan Nuzulul Quran bersama PR Sukun, Rabu (29/6/2016) malam di Masjib Baitul Falah Menganti Gresik.

Tidak dihadiri ratusan warga, peringatan tersebut juga semakin khidmad dengan kepedulian antarsesama melalui santunan ke anak yatim dan fakir miskin. Selain itu juga diisi tausiyah dari KH Achmad Mujayyid dari Malang. Dalam kesempatan tersebut, kiai kharismatik itu juga sempat menyinggung amal jariyah saat malam Nuzulul Quran.

Sekretaris Panitia Nuzulul Quran Supriyadi mengatakan, peringatan Nuzulul Quran bersama anak yatim dan fakir miskin memang sudah menjadi agenda rutinan sejak tahun 1992. Mulanya, peringatan hanya dilakukan seadanya. Tapi setelah berjalan, banyak warga yang antusias dan berkembang hingga pemberian santunan anak yatim.

Alhamdulillah tahun ini banyak dermawan yang berpartisipasi. Baik dari masyarakat Pengampon ataupun dari luar. Karena itu, tahun ini ada sekitar 12 anak yatim yang mendapat santunan dan bingkisan,” katanya.

Hanya, ia tidak mengetahui berapa jumlah uang yang ada di amplop tersebut. Ini lantaran pihak panitia hanya dititipi amplop berisi uang dari sejumlah warga untuk dibagikan ke anak yatim dan fakir miskin.

”Kalau untuk jumlah uang di amplop, kami tidak tahu. Sebagian warga yang menyisihkan hartanya sudah menyiapkan shodaqohnya di beberapa amplop. Karena itu kami hanya memberikan ke anak yatim dan fakir miskin,” terangnya.

Editor : Kholistiono

 

Kolaborasi Musisi Papan Atas Meriahkan Gelaran ‘Pesta Selalu’

f-sukun

 

MuriaNewsCom, Kudus – Sabtu (27/2/2016) kemarin, Sukun MLD menggelar acara “PestaSelalu” yang menampilkan Psyco Disco sebagai band kolaborasi musisi-musisi papan atas. Antara lain, DJ Jacquelline, Dikta (Yovie&Nuno), Ifan (Govinda) dan  Eno (Netral). Mereka tampil di Liquid Cafe Semarang mulai pukul 22.00 WIB.

Ratusan pengunjung hadir dalam acara tersebut. Tabuhan drum dari Eno Netral, permainan gitar dari Dikta (Yovie&Nuno) dan Ifan (Govinda) dipadu dengan beat memukau dari Female DJ (FDJ) Jacqueline yang merupakan lulusan Spinach DJ School 2009 membuat pengunjung pun semakin bersorak.

Dengan kolaborasi yang enak didengar, grup musik ini membawa sesuatu yang baru di dunia musik tanah air.

Editor : Kholistiono

Duo March Mayhem Bikin Sabtu Malam Seru

Marcel Chandrawinata yang tergabung dalam Duo March Mayhem tampil memukau di Liquid Cafe, Sabtu (23/1/2016). (Istimewa)

Marcel Chandrawinata yang tergabung dalam Duo March Mayhem tampil memukau di Liquid Cafe, Sabtu (23/1/2016). (Istimewa)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Penampilan DJ Anza Mauriza dan DJ Marcel Chandrawinata atau yang dikenal dengan duo March Mayhem beraksi di Liquid Cafe, Sabtu (23/1/2016). Penampilan mereka benar-benar ciamik.

Keduanya mampu memukau penonton yang memenuhi lokasi di even Sabtu Seru yang didukung Sukun MLD tersebut.

Sepanjang acara, keduanya mampu menjaga ritme asyik penampilan mereka tersebut. Performa ciamik itu yang membuat keduanya mendapat sambutan hangat dari pengunjung. Tidak heran jika pengunjung tetap bertahan di lantai dansa hingga kelar acaranya itu sendiri.

Dalam even yang digelar mulai pukul 22.00 WIB tersebut, duo March Mayhem yang tampil di DWP (Djakarta Warehouse Project) tanggal 11-12 Desember 2015 lalu itu, menyuguhkan beberapa lagu.

Lagu-lagu yang disuguhkan keduanya, membuat ratusan pengunjung tak henti berjingkrakan mengikuti irama lagu. Acara tersebut sukses membius para pengunjung untuk tetap berdansa hingga pagi menjelang.
Editor : Akrom Hazami