Stok Darah di Kota Magelang Saat Ini Tersisa Segini

Foto Ilustrasi. Petugas menunjukkan stok darah di kantor PMI. (MuriaNewsCom)

MuriaNewsCom, Magelang – PMI Kota Magelang menyatakan saat ini stok darah di tempatnya tersisa 104 kantong. PMI terus melakukan pelayanan kegiatan donor darah di sejumlah tempat di Kota Magelang.

Staf Pencari dan Pelestari Donor Darah Sukarela PMI Kota Magelang Akadika Agus Kuncoro mengatakan stok darah di PMI Kota Magelang 104 kantong. “Dengan kegiatan sosial donor darah ini, tentu menambah stok darah di PMI Kota Magelang,” ujarnya di kesempatan donor darah di Komando Distrik Militer 0705/Magelang, Kamis (24/8/2017) dikutip dari Antara.

Komando Distrik Militer 0705/Magelang saat ini menyelenggarakan kegiatan sosial berupa donor darah melibatkan personel dari berbagai satuan di Kota Magelang. Hal itu dilakukan guna mendukung PMI setempat dalam pelayanan kebutuhan darah kepada masyarakat.

Komandan Kodim 0705/Magelang Letkol Inf Hendra Purwanasari setelah mengikuti donor darah mengatakan kegiatan dengan melibatkan ratusan personel TNI dan PNS tersebut dalam rangkaian HUT Ke-72 TNI di daerah setempat.

Ia mengemukakan tentang manfaat donor darah untuk membantu orang lain. Setelah diperiksa dan diuji keamanan dan kelayakannya oleh petugas PMI, katanya, kemudian darah tersebut digunakan untuk pasien yang membutuhkan. “Dengan donor seperti ini, kita membantu orang lain, menyelamatkan nyawa mereka,” ujarnya.

Selain membantu sesama yang membutuhkan darah, donor darah juga bermanfaat bagi kesehatan pendonornya. Bagi pendonor, ujarnya, aliran darah dalam tubuhnya menjadi lebih lancar. Donor darah juga mencegah penyumbatan arteri dan meningkatkan produksi sel darah merah si pendonor.

 

Editor : Akrom Hazami

Stok Darah di PMI Jepara Mulai Meningkat

Salah satu pegawai memperliatkan stok darah di PMI Kabupaten Jepara. (MuriaNewsCom/Padhang Pranoto)

MuriaNewsCom, Jepara – Stok darah di Palang Merah Indonesia (PMI) Jepara mulai meningkat, setelah sebelumnya sempat hanya menyisakan hanya 29 kantong. Kini, ketersediaan darah di Blood Bank mencapai 66 kantong untuk seluruh golongan, Rabu (2/8/2017).

Petugas Seksi Pelayanan Darah dan Rujukan PMI Jepara Syahrul menyampaikan, peningkatan stok ini seiring dengan jumlah pendonor yang bertambah. Hal itu dikarenakan, banyak even seperti HUT RI dan meningkatnya permintaan untuk donor darah massal.

“Kita optimis persediaan kantong darah bisa normal kembali pada bulan Agustus,” kata Syahrul. 

Adapun, stok kantong darah pada hari kedua Bulan Agustus terdiri atas golongan A 19 kantong, B 16 kantong, O 27 kantong dan AB empat kantong. Ia mengatakan, sediaan kantong darah selalu dinamis tiap hari, karena jumlah pendonor ataupun permintaan yang selalu bertambah ataupun berkurang. 

Dirinya menyatakan, pihaknya sudah menerima permintaan untuk melayani donor darah massal. Mulai dari awal bulan ini hingga pertengahan. Syahrul berujar, untuk setiap kegiatan donor darah setidaknya bisa mengumpulkan 25 kantong darah. 

Menjawab soal stok darah yang sempat kritis setelah Lebaran tahun ini, hal itu sudah terjadi tak hanya di Jepara. “Kondisi yang sama terjadi di hampir semua daerah di Jawa Tengah. PMI Magelang dan Pati pun sempat meminta bantuan stok darah ke PMI Jepara, namun tak dikabulkan, karen kondisinya pun serupa, sedang kritis,” urainya. 

Untuk mengatasi hal tersebut, ia mengatakan melayani warga. Hal itu dengan menghubungi pendonor yang pernah berderma darah di PMI, untuk membantu orang yang sedang membutuhkan transfusi darah.

Editor : Akrom Hazami

Polres Blora Cek Stok Opnam Barang Semester II

Polres Blora melakukan pengecekan stok opnam barang persediaan semester II. (Polres Blora)

Polres Blora melakukan pengecekan stok opnam barang persediaan semester II. (Polres Blora)

MuriaNewsCom, Blora – Kepala Sumber Daya Manusia Polres Blora Kompol Andy Wahyono, Kasiwas Iptu Sumali, Kasie Propam Iptu Sunarto beserta beberapa anggota Sarpras Polres Blora melaksanakan pengecekan stok opnam barang persediaan semester II di kantor Samsat, Satlantas, dan ruangan pelayanan SKCK Polres Blora, Jumat (06/01/17) pagi.

Kegiatan ini dilaksanakan menindaklanjuti perintah Karo Sarpras Polda Jateng untuk melakukan pengecekan stok opnam barang dalam rangka rekonsiliasi Simak Barang Milik Negara (BMN) yang diperuntukkan sebagai sarana pelayanan Polri kepada masyarakat.

Pelaksanaan pengecekan persedian barang ini meliputi SIM, STNK, BPKB dan SKCK karena barang tersebut dikeluarkan kepolisian sebagai bentuk pelayanan dan merupakan barang yang dibutuhkan masyarakat.

Kabag Sumda Polres Blora Kompol Andy Wahyono mengatakan bahwa kegiatan ini selain menindaklanjuti perintah atasan juga sebagai sarana pengawasan internal Polri kepada anggota yang melakukan tugas pelayanan kepada masyarakat. “Hal ini juga untuk mencegah penyimpangan yang dilakukakn oleh anggota Polri khususnya Polres Blora sebagai upaya untuk memperbaiki citra Polri di mata masyarakat yang bersih, akuntabel dan anti pungli,” kata Andy dikutip Polres Blora.

Kasie Propam Polres Blora Iptu Sunarto menuturkan dalam hasil pemeriksaan stok opnam barang Polres Blora ini tidak diketemukan penyimpangan baik dari bentuk riil maupun dari laporan secara administrasi. Secara akuntabilitas semua material antara yang masuk dan keluar, serta barang yang dalam kondisi rusak, semua cocok baik secara bentuk fisik, maupun catatan atau laporan dalam jumlah angka.

“Inilah hal yang diharapkan oleh pimpinan Polri, supaya baik ada pengecekan maupun tidak diharapkan para anggota Polri di lapangan harus profesiaonal dan akuntabel dalam melaksanakan tugasnya terutama dalam bentuk pelayanan kepada masyarakat supaya masyarakat tidak merasa kesulitan dan senang karena pelayanan yang di berikan Polri berjalan mudah dan cepat,”tandasnya.

Editor : Akrom Hazami