Ketua DPRD Diwaduli SMP Undaan Kudus Sering Banjir

Ketua DPRD Kudus Masan saat melakukan kunjungan ke SMP 1 Undaan

Ketua DPRD Kudus Masan saat melakukan kunjungan ke SMP 1 Undaan

 

MuriaNewsCom, Kudus –  Guru dan murid SMP 1 Undaan Kabupaten Kudus sambat karena tak bisa beraktivitas di luar kelas ketika hujan deras turun. Lapangan untuk olahraga maupun upacara yang berada di bagian selatan sekolah kerap banjir, terutama saat turun hujan deras.

Wakil Kepala SMP 1 Undaan Ahmad Khotib mengatakan, pihaknya telah berupaya menangani hal itu. Sekolahnya beberapa kali sudah mengusulkan bantuan pembangunan lapangan indoor.

“Keberadaan lapangan indoor sangat menunjang kegiatan siswa di luar ruang kelas. Kami berharap DPRD Kudus bisa memfasilitasinya,” kata Khotib.

SMP 1 Undaan memiliki sebanyak 714 siswa. Dia menambahkan, sekolanya beberapa tahun terakhir mendapat kucuran anggaran baik dari pemerintah pusat maupun Pemkab Kudus untuk pembangunan dan rehabilitasi ruang kelas, hingga perbaikan pagar sekolah.

Dari sekian proyek tersebut, hanya pagar sekolah di bagian belakang yang hasilnya kurang memuaskan.

Ketua DPRD Kudus Masan saat meninjau sekolah itu, mengaku sudah sering mendapat usulan untuk membangun lapangan indoor di SMP 1 Undaan. “Karena itu saya datang mengecek langsung kondisi sekolah yang dimaksud,” katanya.

“Kami berharap sekolah segera membuat perencanaan, agar usulan pembangunan lapangan indoor bisa dibahas pada APBD Perubahan 2016 akan segera dibahas dalam waktu dekat ini,” pungkasnya.

Editor : Akrom Hazami

Disiplin, SMP Ini Menerapkan Apel Pagi Setiap Hari

Apel-Pagi-Setiap-Hari

Pelaksanaan apel pagi yang diselenggarakan SMP 1 Undaan setiap hari menanamkan sikap disiplin bagi seluruh siswa, guru, dan karyawan sekolah. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

 

KUDUS – Kegiatan belajar mengajar (KBM) bisa berjalan tertib jika apel pagi selalu digelar. Sebab dalam kegiatan apel tersebut disertai dengan memberikan informasi dan arahan dari pihak sekolah.

Itulah yang dilakukan SMP 1 Undaan, yang rutin menggelar apel pagi sebelum KBM dimulai. Apel pagi tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi siswa, melainkan seluruh guru dan staf karyawan juga wajib mengikutinya.

Kepala SMP 1 Undaan Mukhif Noor menjelaskan, apel pagi diselenggarakan pukul 07.00 WIB hingga 07.15 WIB. Jika apel bisa diikuti seluruh warga sekolah, maka informasi terkait pendidikan serta arahan juga bisa terserap dengan maksimal.

”Apel tersebut juga meningkatkan KBM berjalan lancar. Sebab setelah apel usai, guru dan siswa kompak memasuki kelas masing-masing dengan semangat,” katanya.

Ia menjelaskan, dengan adanya apel pagi tersebut, tak jarang pihak guru dan siswa datang terlambat. Namun hal itu tidak mengganggu apel, karena setiap yang terlambat harus menunggu di luar gerbang.

”Dengan menggelar apel, secara tidak langsung menanamkan ketertiban jam mengajar. Sehingga baik dari pihak siswa dan guru juga selalu memasuki ruangan kelas dengan tepat waktu,” ujarnya.

Dia menambahkan, selain menyampaikan berbagai informasi, apel juga bisa dijadikan media untuk berdoa bersama supaya kondisi sekolah selalu nyaman dan suasana yang agamis. (EDY SUTRIYONO/TITIS W)

Ada Penjahat Masuk Lingkungan Sekolah?Awas, Petugas PKS Menangkapmu!

Petugas PKS tampak melakukan aktivitasnya di SMP 1 Undaan Kudus. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Petugas PKS tampak melakukan aktivitasnya di SMP 1 Undaan Kudus. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

 

KUDUS – Selain bertugas untuk membantu penyeberangan jalan oleh siswa lainya. Anggota patroli keamanan sekolah (PKS) SMP 1 Undaan Kudus juga ikut berperan serta membantu pihak sekolah untuk memberikan keamanan.

Keamanan yang dimaksud ialah di bidang ketertiban siswa saat bersekolah. Sehingga lingkungan sekolah bisa nyaman.

Salah satu anggota PKS, Susi Irmawati menjelaskan, pihaknya memang selalu berperan serta untuk membantu sekolah dalam menciptakan suasana nyaman. Seperti halnya ikut menyiapkan persiapan apel pagi, menyeberang jalan siswa, bahkan ikut operasi kelengkapan seragam atau simbol sekolah yang terpakai.

Tugas yang dipikul anggoata PKS memang bisa dinilai berat. Sebab mereka harus bisa menjadi percontohan bagi siswa lainnya. Sehingga mereka diharapkan dapat memberikan pembelajaran sikap atau moral kepada siswa lainnya.

Selain itu, lanjut Susi, pihaknya juga selalu memberikan informasi kepada temannya bahwa bila berseragam sekolah itu harus lengkap. Baik mulai dari papan nama maupun simbol sekolah.

Dengan adanya informasi semacam itu, maka secara tidak langsung anggota PKS juga bisa dinilai memberikan pendidikan moral tersendiri bagi rekan lainnya.

Dia menambahkan, anggota PKS,OSIS, Pramuka dan lainnya itu bisa bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain. (EDY SUTRIYONO/AKROM HAZAMI)

Inilah Caranya SMP 1 Undaan Menjaga Kebersiahan Siswanya

Guru SMP 1 Undaan meminta siswanya untuk gosok gigi sebelum pulang. Kegiatan tersebut diberikan untuk menjaga kesehatan gigi siswanya. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Guru SMP 1 Undaan meminta siswanya untuk gosok gigi sebelum pulang. Kegiatan tersebut diberikan untuk menjaga kesehatan gigi siswanya. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

KUDUS – Setiap sekolah pasti mempunyai cara tersendiri untuk menjaga kebersihan lingkungan maupun setiap siswanya. Sehingga dengan kebersiahan tersebut siswa dapat menuntut ilmu dengan lancar. Lanjutkan membaca