Mau Cepat Kerja, Sekolahnya di SMK Kudus Saja

smk weekend maneh (e)

Siswa SMK di Kudus yang turut serta dalam SMK Weekend memberikan hormat kepada Bupati Kudus H Musthofa yang melakukan peninjauan ke stand mereka, di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus, Sabtu (30/4/2016). MuriaNewsCom, (Faisol Hadi)

 

 

MuriaNewsCom, Kudus – Ini bukti bahwa sekolah di sekolah menengah kejuruan (SMK) di Kudus tidak ada ruginya. Karena lulusannya selalu saja ditunggu perusahaan.

Bahkan, sebelum mereka lulus, para siswanya juga sudah ditunggu untuk bisa bekerja di berbagai bidang usaha. Mereka ditawari pekerjaan bahwa sejak masih duduk di kelas pertengahan SMK.

Bupati Kudus H Musthofa mengungkapkan, secara keseluruhan, atau sekitar 80 persen para siswa SMK di Kudus, sudah di-booking perusahaan. Bukan hanya yang sudah lulus saja, bahkan yang baru masuk yakni kelas X hingga XII juga sudah banyak yang diantre.

”Ini merupakan kualitas pendidikan di Kudus yang baik. Sehingga para siswa SMK mampu bersaing dengan lainnya,” katanya kepada MuriaNewsCom, usai pembukaan SMK Weekend, di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus, Sabtu (30/4/2016).

Bupati merasa bangga lantaran SMK di Kudus sangatlah banyak dan bervariatif. Tidak hanya itu, prestasi tingkat Indonesia hingga tingkat dunia juga mampu diraih para siswa SMK.

Seperti halnya SMK 1 dan 2 Kudus. Sekolahan itu sangat unggul dengan ikon 30 masakan Nusantara. Semua siswa di sana, sudah banyak dipesan untuk bekerja.

Selain SMK 1 dan 2, sekolah lain yang juga bagus adalah SMK Raden Umar Said (RUS). Sekolah tersebut merupakan sekolah animasi tingkat internasional. Hal itu menjadi kebanggaan bagi Kudus, yang mampu mewujudkan sekolah tersebut.

”Saya sudah membuktikan, kalau dulu SMK dimaknai sebagai sekolah yang tidak mampu, namun tidak sekarang. Bahkan, harapan saya bukan hanya melamar kerja atau ditawari kerja saja, tapi kualitasnya juga sangat mumpuni,” ungkapnya

Editor: Merie