Nembang di Pesta Rakyat Jateng, Siswi SMK NU Banat Kudus dapat Laptop dari Gubernur

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (kanan) saat mendengarkan tembang dari salah satu peserta Pesta Rakyat Jateng 2017 di Alun-alun Jepara, Jumat (25/8/2017). (MuriaNewsCom/Padhang Pranoto)

MuriaNewsCom, Jepara – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bagi-bagi hadiah berupa sepeda dan laptop, disela pembukaan Pesta Rakyat Jateng 2017 di Alun-alun Jepara, Jumat (25/8/2017). 

“Ayo siapa siswa atau siswi di sini yang bisa nembang  macapat maju saya kasih hadiah, ayo cepat. Hadiahnya sepeda dan laptop. Satu orang saja, ayo cepat naik panggung,” kata Ganjar melalui pelantang suara.

Tawaran itu mulanya disambut dingin, namun setelah mendengar hadiah disebutkan setidaknya ada tiga orang yang merangsek menuju panggung utama. Peserta pertama kuis tersebut adalah Iko Abdullah, siswa dari SMK Islam Jepara. Namun sayang, rupanya ia tak mendengar tantangan Ganjar secara utuh. 

“Enggak saya gak bisa nyanyi macapat pak,” jawabnya menjawab pertanyaan Ganjar. 

Peserta kedua adalah siswi SMK NU Bannat Kudus Annisa Intan Barokah. Disaksikan Ganjar dan ratusan pengunjung Pesta Jateng 2017 ia menyanyikan sebuah tembang pocung. Namun hal itu tak membuat Gubernur puas. 

“Saya kok belum pernah mendengar pocung yang seperti itu ya, coba nyanyi yang lain,” ujar Ganjar. 

Annisa pun diminta untuk menyanyikan lagu lain. Kemudian siswi kelas XII jurusan fashion itu menyanyikan lagu khas Kudus yang menceritakan tentang perjuangan Sunan Muria dan lagu mars sekolahnya. Setelahnya ia pun disuruh memilih hadiah. 

“Saya mau laptop pak,” kata dia sambil tersenyum. 

Ganjar kemudian meloloskan permintaan siswi berumur 17 tahun itu.  

Editor: Supriyadi

Kejuaraan BMX MTB 4X Open Jepara Dipastikan Diserbu Calon Peserta

bmx

MuriaNewsCom, Jepara – Kejuaraan BMX MTB 4X Open Jepara 2016 yang didukung WMld, akan segera berlangsung, 17 – 18 Desember mendatang. Akan ada ratusan pebalap dari berbagai daerah di Indonesia.

Untung Prasetyo mengatakan,  sudah lebih dari 250 calon peserta yang sudah mendaftarkan diri. Tak hanya dari Jepara dan sekitarnya saja, pebalap dari luar provinsi hingga luar pulau dipastikan hadir mengikuti turnamen ini.

”Ada dari Banyuwangi, dan kota besar lain di Indonesia. Bahkan ada juga peserta yang datang dari Papua,” kata pria yang akrab dipanggil Untung MC saat dihubungi.

Pihaknya menargetkan peserta bisa tembus hingga 400 peserta. Meski baru separuh, ia yakin jumlah tersebut bisa terealisasi dalam waktu tersisa.

Selain itu, even BMX sudah dilaksanakan tiap tahun dengan skala nasional. Bahkan tiap kali pertandingan, peserta luar kota dan luar provinsi selalu hadir.

”Even kali ini, ada dua kelas yang digelar, yakni elite dan challenge. Kegiatan ini juga kami laksanakan selama dua kali dalam setahun,” ujarnya.

Selain itu, para pebalap bakal menempuh rute di Sirkuit Mbakalan Mewah, Desa Sukodono, Kecamatan Tahunan, Jepara. Dalam dua hari itu, lokasi akan dibanjiri dengan Pebalap sepeda BMX dari sejumlah tempat.

Untung menambahkan, dalam perlombaan kali ini dibagi dalam 12 kategori. Pertama adalah boys KU 5-6, 7-8, 9-10, 11-12, 13-14 dan15-16. Selain itu, panitia juga menyiapkan girls under 12, women Open, Men junior, Men Elite, BMX Begle 28 Up serta MTB 4X Open.

”Mudah-mudahan cuacanya mendukung, sehingga kegiatan berjalan dengan aman dan lancar,” harapnya.

Editor:  Akrom Hazami

Gowes Bareng, Cara Sederhana SMP 2 Jepon Blora Kembalikan Semangat Siswa Usai Ujian

Sejumlah siswa sedang mengendarai sepeda berkeliling desa. (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

Sejumlah siswa sedang mengendarai sepeda berkeliling desa. (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

 

MuriaNewsCom, Blora – Ujian sekolah memang cukup menguras konsentrasi dan pikiran bagi siswa, tak terkecuali peserta didik di SMP 2 Jepon, Blora. Namun, ada cara yang sederhana dilakukan pihak sekolah, untuk mengembalikan semangat siswa-siswi usai menempuh ujian.

Yap, sangat sederhana dan murah. Seperti yang dilakukan Sabtu (23/4/2016) pagi tadi. Ratusan siswa SMP 2 Jepon diajak berkeliling desa sekitar sekolah, dengan menggunakan sepeda. Udara pagi yang segar dan pemandangan khas desa menambah, suasana kebersamaan semakin terasa.

Terlihat, keceriaan terpancar dari wajah ratusan murid juga terpancar. Mereka seoalah sejenak melupakan kejenuhan pikiran mereka setelah berkutat dengan mata pelajaran.

“Anak-anak baru saja ikut tes dan ujian sekolah, jadi biar ada penyegaran, kami ajak refresing naik sepeda bersama. Ini semuanya, kelas satu sampai kelas tiga. Untuk kelas tiga, agar tidak tegang dan siap menghadapi ujian nasional,” ujar Wahyu, salah seorang Guru SMPN 2 Jepon yang ikut mengawal gowes bersama.

Rute yang ditempuh, dari halaman sekolah, kemudian melintas Jalan Bangsri ke arah barat, Perempatan Desa Andongrejo ke selatan dilanjutkan melintasi Jalan Desa Purworejo hingga kembali ke sekolah.
Gowes bersama juga menarik perhatian para warga sekitar.

Hal ini juga dinilai dapat mengajarkan kesederhanaan bagi siswa. Karena saat ini sudah banyak dikalangan pelajar yang pergi ke sekolah dengan mengendarai sepeda motor . “Itu sangat baik dan patut ditiru, daripada anak-anak ke sekolah pada iring-iringan naik sepeda motor,” ujar Kasiyanto, warga Bangsri.

Editor : Kholistiono

Menjelang Lebaran Penjualan Sepeda di Grobogan Naik

Penjual sepeda digrobogan melayani pembeli yang datang. Menjelang Lebaran ini penjualan sepeda mengalami kenaikan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Penjual sepeda digrobogan melayani pembeli yang datang. Menjelang Lebaran ini penjualan sepeda mengalami kenaikan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

GROBOGAN – Menjelang masuknya tahun ajaran baru tampaknya membawa berkas bagi sejumlah pedagang sepeda. Dimana, momen tahunan ini menyebabkan penjualan sepeda sedikit naik dibandingkan beberapa waktu sebelumnya.  Lanjutkan membaca

Pedagang Sepeda Wagenan Grobogan Ditertibkan

Kasat Lantas Polres Grobogan AKP Parno berdialog dengan pedagang sepeda Pasar Wagenan agar tertib dan tidak memakan badan jalan saat menggelar dagangannya. (MURIA NEWS / DANI AGUS)

GROBOGAN – Untuk mengurangi kemacetan lalu lintas, Satlantas Polres Grobogan menertibkan para pedagang sepeda di depan Pasar Hewan Danyang, Purwodadi yang berjualan setiap hari pasaran Wage. Langkah itu dilakukan lantaran para penjual sepeda dan asesoris itu sudah memakan bahu jalan kala menggelar dagangan.

Lanjutkan membaca