Panen Raya  di Undaan, Alat Perontok Padi Dikerahkan

Bupati Kudus Musthofa naik mobil alat perontok padi di Desa Undaan Lor, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, Selasa. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Bupati Kudus Musthofa naik mobil alat perontok padi di Desa Undaan Lor, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, Selasa. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Para petani di Desa Undaan Lor,  Kecamatan Undaan. Kabupaten Kudus, melakukan panen raya sekarang. Pada panen raya kali ini ada perbedaan dari sebelumnya, yaitu adanya alat canggih yang digunakan.

Suharto, anggota Kelompok Tani Mudi Waluyo Desa Undaan Lor mengatakan, alat tersebut merupakan Combi, yang biasa dikenal dengan nama alat perontok padi di persawahan. Dengan adanya alat tersebut, maka hasil panen bisa lebih maksimal. “Ini dalam satu jam mampu memanen sampai dengan 0,8 hektare. Jadi lebih cepat untuk panennya ketimbang panen manual,” kata Suharto kepada MuriaNewsCom di lokasi panen, Selasa (31/1/2017).

Keuntungan lain selain lebih cepat, alat tersebut juga mampu membuat hasil panen lebih bersih. Dengan alat itu, juga mampu mengurangi angka kehilangan padi saat panen hingga lima persen. Sementara jika panen biasanya, hasil panen yang hilang hingga 10 persen.

Alat tersebut biasanya disewa petani dengan harga Rp 45 ribu per kuintal padi. Alat disewa oleh gapoktan, kemudian dimanfaatkan anggotanya secara maksimal. Untuk kali ini, alat tersebut dipinjam dari PT Pura dengan tanpa biaya alias gratis. “Harapannya paguyuban atau kelompok tani mampu memiliki alat tersebut. Soalnya sangat membantu dan selama ini yang punya penebas besar. Kalaupun beli, juga biayanya besar mencapai Rp 390an juta,” ungkapnya.

Dalam panen raya, juga hadir Bupati Kudus Musthofa beserta SKPD, Ketua DPRD Kudus Mas’an, Kajari Kudus dan Dandim Kudus.

Editor : Akrom Hazami