Meski Jumlah Personel Terbatas, Anggota Satlantas Polres Rembang Tetap Lakukan Patroli Hingga Pelosok

Kasat Lantas Polres Rembang AKP Rikha Zulkarnaen. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom, Rembang – Meski jumlah personel di Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Rembang cukup terbatas, namun hal itu tak membuat jangkauan patrol yang dilakukan terbatas hanya di kawasan perkotaan saja. Anggota Satlantas juga melakukan patrol hingga ke pelosok.

Kasat Lantas Polres Rembang AKP Rikha Zulkarnaen mengatakan, saat ini, anggota yang dimiliki berjumlah 90 personel. Jumlah tersebut mengkover 14 kecamatan yang ada di Kabupaten Rembang.  “Kalau dikalkulasi, jumlah tersebut memang tidak ideal untuk mengkover luasan dan jumlah kecamatan yang ada di Rembang,” ungkapnya.

Namun, hal itu menurutnya tak lantas menjadikan halangan untuk menjalankan tugas. Apalagi, jalur pantura cukup panjang. Sehingga untuk menyiasatinya, petugas terus mobile untuk menembus pelosok, seperti halnya di Kecamatan Sale, Sedan dan Pamotan.

Sementara itu, ia juga berharap supaya warga Rembang, khususnya yang ada di pedalaman tidak khawatir saat melihat polisi berpatroli sampai desa.

“Jika melihat ada polisi lalu lintas yang berkeliling di wilayah pedalaman, tidak usah takut, tidak usah khawatir. Sebab kami bukan hanya melakukan penindakan, tapi mereka bertujuan untuk melakukan kontrol untuk membuat wilayah aman dan nyaman,” katanya.

Editor : Kholistiono

Ratusan Tukang Becak di Rembang Pamerkan Skill di Hadapan Polisi

 Beberapa tukang becak saat menunjukkan skillnya membawa becak dalam perlombaan yang diselenggarakan di halaman Satlantas Polres Rembang (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)


Beberapa tukang becak saat menunjukkan skillnya membawa becak dalam perlombaan yang diselenggarakan di halaman Satlantas Polres Rembang (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

 

 

MuriaNewsCom, Rembang – Sedikitnya ada 100 tukang becak di Rembang mengikuti lomba ketangkasan becak di halaman Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Rembang, di Jalan Diponegoro Rembang, Selasa (23/8/2016).

Lomba ketangkasan becak ini, digelar dalam rangka memeriahkan Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-71 Kemerdekaan Republik Indonesia dan HUT Satlantas ke-70.Selain itu, kegiatan tersebut juga bertujuan untuk memberikan edukasi kepada tukang becak mengenai aturan berlalu lintas.

“Selain ikut memeriahkan HUT Kemerdekaan RI, kita juga ingin memberikan edukasi kepada masyarakat tentang lalu lintas, khususnya untuk pembecak. Diharapkan, pengetahuan tentang lalu lintas ini, nantinya juga bisa disebarkan kepada rekan-rekannya, yang kebetulan, mungkin hari ini tidak ikut dalam perlombaan ini,” ujar Kasat Lantas Polres Rembang AKP Ahmad Ghifar Al Ahfaqsia mengatakan,

Ia katakan, dalam perlombaan ini, ada beberapa hal yang menjadi penilaian. Di antaranya, kecepatan mengemudi becak, melakukan zig zag, melintasi garis berbentuk angka delapan dan ketangkasan membawa becak.

Dari pantauan MuriaNewsCom, ratusan peserta lomba ketangkasan becak tersebut juga menggunakan helm. Hal ini, untuk mengantisipasi jika jatuh, sehingga tidak cidera.”Kita sudah siapkan helm kepada peserta lomba becak. Sehingga ketika jatuh dalam lomba bisa menghindari cidera,” ujarnya.

Kemudian, untuk hadiahnya sendiri, pihaknya telah mempersiapkan hadiah untuk juara I hingga peringkat III. Kemudian, ada juga beragam hadiah hiburan untuk peserta lomba lainnya.

Editor : Kholistiono

 

Puluhan Personel Kepolisian Disiagakan untuk Pantau Arus Balik di Jalur Pantura Rembang

Beberapa petugas Satlantas Polres Rembang sedang mengatus arus lalu lintas (Dok.Humas Polres Rembang)

Beberapa petugas Satlantas Polres Rembang sedang mengatus arus lalu lintas (Dok.Humas Polres Rembang)

 

MuriaNewsCom, Rembang – Puluhan personel kepolisian dari Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Rembang disiagakan untuk memantau arus balik di Jalur Pantura Rembang. Kasat Lantas Polres Rembang AKP Ahmad Ghifar Al Ahfaqsyi terlihat memantau langsung arus lalu lintas di Jalur Pantura Rembang dan mengecek pelaksanaan tugas anggotanya yang bertugas pengaturan arus lalu lintas.

“Situasi arus lalu lintas pada arus balik Lebaran ini ramai lancar. Peningkatan volume kendaraan dari arah timur ( Surabaya ), walaupun padat namun tidak terjadi kemacetan.  Jumlah kendaraan kan selalu bertambah tiap tahun. Namun demikian, Jalur Pantura Rembang ramai lancar, sehingga para pemudik yang hendak kembali lagi ke tempat asalnya tidak perlu khawatir sepanjang mengikuti aturan berlalulintas ,” katanya,

Dia mengaku hingga saat ini pihaknya belum ada menerima laporan atau kendala selama Pelaksanaan Operasi Ramadniya Candi 2016, khususnya di wilayah hukum Polres Rembang. “Kita juga sudah menyiapkan jalur alternatif dan rekayasa lalu lintas, jika pada jalur utama mengalami kemacetan karena ada tradisi Syawalan di Taman Kartini,” pungkasnya.

Editor : Kholistiono