Libatkan Ribuan Santri Ponpes, Peringatan Hari Santri di Grobogan Diprediksi Lebih Semarak

Kabag Kesra Moh Arifin memimpin rakor persiapan peringatan HSN di ruang rapat Setda Grobogan lantai I, Kamis (31/8/2017). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) di Grobogan diperkirakan lebih semarak dibanding tahun lalu. Ribuan santri dari pondok pesantren yang tersebar di berbagai kecamatan bakal dilibatkan untuk mendukung peringatan HSN.

”Peringatan HSN akan dilangsungkan 22 Oktober nanti. Pelaksanaan HSN ini kita upayakan agar meriah dan menarik dengan melibatkan ribuan santri,” kata Kabag Kesra Moh Arifin, usai menggelar rapat persiapan HSN di ruang rapat Setda Grobogan lantai I, Kamis (31/8/2017).

Rapat koordinasi persiapan HSN dihadiri Ketua PCNU Grobogan Abu Mansyur dan jajaran pengurusnya. Hadir pula Ketua Syuriah PCNU KH Khambali serta perwakilan dari sejumlah ponpes.

Menurut Arifin, dalam rakor disepakati akan dibentuk sebuah kepanitiaan khusus HSN. Panitia ini akan melibatkan unsur Pemkab Grobogan, PCNU, Ponpes dan sejumlah pihak terkait lainnya. Pihak panitia inilah nantinya yang akan merumuskan konsep terbaik agar pelaksanaan HSN bisa sesuai rencana.

”Banyak usulan terkait peringatan HSN. Seperti diadakan pentas seni, pawai ta’aruf, dan lainnya. Nanti, untuk rangkaian acara terbaik akan diputuskan panitia. Satu kegiatan yang pasti dilakukan adalah upacara peringatan HSN di alun-alun,” jelasnya.

Editor: Supriyadi

Galang Dana untuk Korban Gempa Aceh, Santri di Grobogan Ini Gelar Tarian Sufi di Pinggir Jalan

Santri Pondok Pesantren Darul Falah Ki Ageng Mbodo membawakan Tari Sufi dengan iringan musik dari musisi jalanan Purwodadi, Jumat (9/12/2016). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Santri Pondok Pesantren Darul Falah Ki Ageng Mbodo membawakan Tari Sufi dengan iringan musik dari musisi jalanan Purwodadi, Jumat (9/12/2016). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom,Grobogan – Aksi penggalangan dana dilakukan berbagai elemen masyarakat Grobogan seiring musibah gempa yang terjadi di Pidie, Aceh, beberapa hari lalu. Salah satunya, dilakukan oleh santri Pondok Pesantren (PP) Darul Falah Ki Ageng Mbodo, Desa Tambirejo, Kecamatan Toroh, Jumat (9/12/2016).

Lokasi penggalangan dana ditempatkan di Perempatan Kantor Dinas Bina Marga di Jalan R Suprapto Purwodadi mulai sore hingga menjelang petang. Di sini, empat santri dari ponpes tersebut menampilkan pentas tari sufi diiringi alunan musik religi dari musisi jalanan Purwodadi.

Aksi penggalangan dana ini sempat menarik perhatian warga dan pengguna jalan yang melintas. Sebagian besar sempat berhenti sejenak untuk menyaksikan pertunjukkan tari Sufi sekaligus mengisi kotak amal yang diedarkan pihak panitia.

“Saya mengapresiasi upaya penggalangan dana seperti ini. Meski tidak banyak, namun saya berharap bantuan dari sini nanti bisa sedikit meringankan beban suadara kita di Aceh yang baru saja tertimpa musibah,”  ujar Sumiyati, salah satu warga Purwodadi yang melintas.

Pengurus PP Darul Falah Ahmad Nur Solihin mengatakan, penggalangan dana tersebut rencananya akan berlangsung beberapa hari. Seluruh hasilnya akan dikirim ke lokasi bencana oleh perwakilan santri dan pengurus. 

Anggota Satlantas Polres Grobogan mengumpulkan dana untuk korban gempa Aceh, usai apel pagi, Jumat (9/12/2016). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Anggota Satlantas Polres Grobogan mengumpulkan dana untuk korban gempa Aceh, usai apel pagi, Jumat (9/12/2016). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

“Kami menggelar aksi solidaritas ini untuk membantu saudara-saudara kita yang tertimpa musibah. Semoga mereka diberi kekuatan dan ketabahan,” ujarnya.

Sementara itu, pada pagi harinya, aksi penggalangan dana juga dilakukan anggota Satlantas usai apel pagi di Mapolres Grobogan. Dari aksi spontanitas ini berhasil terkumpul dana sebanyak Rp 1.375.000. 

“Harapan kami semoga bantuan kecil ini dapat meringankan beban dan memberi semangat kepada korban. Penggalangan dana ini akan dilanjutkan pada hari Minggu (11/12/2016) lusa di acara CFD di sekitar Simpang Lima Purwodadi,” kata Kasatlantas Polres Grobogan AKP Panji Gede Prabawa.

Editor : Kholistiono