Inilah Juara Perangkai Robot yang Hebat dari Kudus

Penyerahan hadiah kepada ke empat pemenang lomba adu robot oleh panitia Omah Aksi, Minggu (31/1/2016). (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Penyerahan hadiah kepada ke empat pemenang lomba adu robot oleh panitia Omah Aksi, Minggu (31/1/2016). (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Setelah berjibaku untuk merangkai dan memprogram robot yang digelar Omah aksi dan Lembaga Kursus IT Smart Kudus pada Minggu (31/01/2016), ada empat anak yang menjadi juara dari ke 18 peserta lomba.

Anggota Omah Aksi Kudus M Ichsan Nugroho mengatakan, setelah ke 18 anak ini selesai mengerjakan tugas membuat robot, maka pihaknya beserta IT Smart menggelar perlombaan kecil. ”Hasil 18 robot itu kami adu. Jika robot salah satu peserta yang diadu keluar dari lingkaran, maka dinyatakan kalah,” katanya.

Dalam perlombaan tersebut, pihak Omah Aksi dan IT Smart hanya mengambil 2 kategori juara. Yakni juara I ada dua orang dan runer up-nya dua orang.

”Untuk juara satunya ada dua anak, yakni Nauvan kelas V SD 1 Mlatinorowito dan Aldo kelas III SD 1 Mlatinorowito. Sedangkan untuk runer up-nya juga ada dua orang, yaitu Ilham kelas V SD 2 Mlatinoroiwito dan Sava kelas VI SD 2 Mlatinorowito. Untuk juara I kami beri hadiah tas dan alat sekolah, dan runer up kita beri hadiah topi,” paparnya.

Dia menambahkan, bagi yang mendapatkan juara, untuk even berikutnya, mereka dilarang untuk ikut serta lagi. Supaya bisa memberikan kesepatan bagi anak-anak yang lain untuk berkompetisi. Pihaknya juga berharap ilmu pengetahun yang diperoleh, bisa diaplikasikan terhadap perkembangan teknologi saat ini.

Editor : Titis Ayu Winarni

Anak-anak di Kudus Ini Mengisi Waktu Luangnya dengan Kegiatan yang Menakjubkan

Jpeg

Beberapa anak yang mengikuti pendidikan membuat robot di Rumah Aksi menunjukkan robot hasil buatannya. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

 

MuriaNewsCom, Kudus – 18 anak dari sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di Kudus, diajak mengisi waktu liburnya di markas komunitas Omah Aksi Jalan Ekapraya No 34, Gang 1 Rendeng, RT 1 RW 1, Kecamatan Kota. Anak-anak tersebut distimulus untuk kreatif dan berimajinasi menjadi profesor cilik dengan membuat robot, pada Minggu (31/1/2016).

Anggota komunitas Omah Aksi Kudus M Ichsan Nugroho mengatakan, Omah Aksi itu merupakan wadah bagi berbagai komunitas yang ada di Kudus yang berkeinginan dan peduli untuk meningkatkan pendidikan pada anak-anak usia sekolah. ”Khusus untuk kegiatan robotik ini, kami memilih anak seusia kelas 4 SD hingga kelas 1 SMP saja,” katanya.

Penyelenggara kegiatan robotik pun menghadirkan pengajar yang ahli di bidangnya. Yaitu dengan menggendeng lembaga kursus IT Smart Kudus. Dengan begitu, anak-anak dibimbing mulai dari merangkai, memprogram serta menjalankan robot yang sudah jadi.

Hal senada diiyakan Resinta, salah satu pembimbing kegiatan robotik dari Lembaga Kursus IT Smart, Kerjasan, Kudus. Dia mengatakan, kegiatan robotik ini sudah kali kedua diselenggarakan. Yakni dengan SD Pasuruhan, Kecamatan Jati dan yang kedua yakni dengan komunitas Omah Aksi.

Tentunya dengan pendidikan membuat robot ini menjadi tambahan pengetahuan bagi anak-anak. Khususnya peningkatan psikomotoriknya.

”Dalam perangkaian ini, kami berikan perangkat robot yang berjenis Lego Education. Yaitu perangkat robot yang bisa dibongkar pasang. Perangkat tersebut pun juga bisa diprogram dan dijalankan layaknya robot. Dengan cara menggunakan baterai dan remot control,” ujarnya.

Dari pantauan MuriaNewsCom, hasil robot buatan anak-anak diadu sesama robot yang lain. Jika robot salah satu dari anak-anak tersebut menang, maka diberi hadiah.

”Setelah jadi, nanti robot itu kita adu. Yakni dengan cara pertarungan di dalam lingkaran. Misalmya salah satu robot tersebut keluar dari lingkaran, maka dianggap kalah. Untuk hadianya, juara satu kita berikan peralatan sekolah, dan runer up-nya kita berikan topi,” papar Resinta.

Dia menambahkan, kegiatan ini bisa bermanfaat bagi anak-anak. Karena dalam membuat robot melatih kreativitas dan imajinasi anak. Sehingga membantu proses kembang berpikir anak, yang tidak hanya diperoleh dari sekolah formal saja.

Editor : Titis Ayu Winarni

Koin Pintar Ajak Murid SD di Kudus Isi Waktu Luang dengan Membuat Robot

Robot 2 (e)

Dani dan rekannya merupakan murid kelas 5 SD Said Pasuruan Lor, Jati, Kudus yang menjadi peserta membuat robot. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

KUDUS – Pembuatan robot yang dilakukan sejumlah murid kelas 5 Said Pasuruan Lor, terlihat keren. Robot rakitan tersebut mampu berjalan dengan cepat dan mampu menarik robot lainnya.

Satu dari sekian banyak murid yang mengikuti kegiatan, Dani mengungkapkan, dalam merakit robot membutuhkan kesabaran yang tinggi. Sebab detail komponen harus terpasang secara urut.

”Lumayan susah, soalnya komponen jumlahnya banyak. Sehingga membutuhkan waktu cukup lama untuk menyelesaikannya,” katanya kepada MuriaNewsCom.

Satu paket robot yang dibuat, diselesaikan dengan dua siswa. Siswa tersebut berbagi tugas dengan lainnya dalam menyelesaikan robot tersebut.

Satu jenis robot, diselesaikan kisaran dua jam. Selama waktu itu, pihak Koin Pintar melihat proses pembuatan para siswa sebelum diuji. (FAISOL HADI/TITIS W)