Ada Tragedi Penyanderaan Polisi, Ini Kenapa Personel yang Diturunkan untuk Merazia Motor Bodong di Desa Grogolan Dukuhseti Capai Ratusan

Razia sepeda motor bodong yang dilakukan jajaran Polres Pati di Dukuh Sekerik, Desa Grogolan, Dukuhseti, Pati. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Razia sepeda motor bodong yang dilakukan jajaran Polres Pati di Dukuh Sekerik, Desa Grogolan, Dukuhseti, Pati. (MuriaNewsCom/Lismanto)

 

MuriaNewsCom, Pati – Ada kisah lain di balik 135 polisi yang diterjunkan ke Dukuh Sekerik, Desa Grogolan, Kecamatan Dukuhseti, Pati dalam rangka merazia sepeda motor diduga hasil pencurian.

Dari informasi yang dihimpun MuriaNewsCom, dulu sempat ada sejumlah polisi yang mencoba merazia sepeda motor bodong di sana. Bukannya berhasil, polisi justru disandera segerombol orang di sana.

Alhasil, mereka pulang dengan tangan kosong usai dikepung dan disandera sejumlah warga setempat. Pengalaman pahit itulah yang membuat jajaran Polres Pati menerjunkan 135 polisi dengan beberapa anggota yang dilengkapi senjata laras panjang.

“Operasi berjalan lancar tanpa kendala. Kami diminta pihak Polri untuk tidak menggunakan cara kekerasan, karena kami sedang bertugas. Sebelumnya, kami juga melakukan sosialisasi di sana,” ujar Kabag Ops Polres Pati Kompol Sundoyo kepada MuriaNewsCom, Kamis (3/2/2016).

Ia mengatakan, Dukuh Sekerik memang menjadi target operasi karena hasil penyelidikan yang dilakukan Satuan Reserse dan Kriminal Polres Pati menunjukkan adanya kendaraan bodong di sana.

“Di sini, kami menemukan banyak sepeda motor yang dicuri dari luar daerah dan dilarikan ke daerah ini. Saat ini, kami masih mendalami kasus itu bila ada kemungkinan pemetik dan penadah sepeda motor,” pungkasnya.

Editor : Kholistiono

Baca juga : Ratusan Polisi ’Ngamuk’ di Desa Grogolan Dukuhseti Pati, 18 Sepeda Motor Bodong Diamankan

Ratusan Polisi ’Ngamuk’ di Desa Grogolan Dukuhseti Pati, 18 Sepeda Motor Bodong Diamankan

Kasat Reskrim Polres Pati AKP Agung Setyo dan Kabag Ops Kompol Sundoyo tengah memeriksa 18 sepeda motor yang diduga hasil curian di Dukuh Sikerik. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Kasat Reskrim Polres Pati AKP Agung Setyo dan Kabag Ops Kompol Sundoyo tengah memeriksa 18 sepeda motor yang diduga hasil curian di Dukuh Sikerik. (MuriaNewsCom/Lismanto)

 

MuriaNewsCom, Pati – Jajaran Polres Pati ’ngamuk’ yakni melakukan razia dua jam dan menyita 18 sepeda motor di Dukuh Sikerik, Desa Grogolan, Kecamatan Dukuhseti, Pati, Rabu (3/2/2016).

Razia kendaraan yang dipimpin Wakapolres Pati Kompol Sigit Bambang Hartono didampingi Kabag Ops Kompol Sundoyo dan Kasat Reskrim AKP Agung Setyo Budi Utomo itu melibatkan 135 personel.

“Ada 16 personel perwira, 32 personel sat lantas, 13 personel sat intelkam, 20 personel sat reskrim, 40 personel sat shabara, 7 personel sat binmas, 2 personel sat narkoba dan 5 personel propam. Razia kendaraan hasil curian itu menjadi bagian dari Operasi Simpatik Candi,” ujar Kabag Ops Polres Pati Kompol Sundoyo kepada MuriaNewsCom, Kamis (3/2/2016).

Ia mengatakan, operasi kendaraan bodong yang diduga hasil curian tersebut berjalan aman dan kondusif dengan melakukan pemeriksaan dari rumah ke rumah warga. “Sebanyak 18 kendaraan sepeda motor dari berbagai merek yang tidak dilengkapi dokumen sah kami amankan,” imbuhnya.

Sebelumnya, anggota Sat Reskrim Polres Pati sudah melakukan pengembangan terkait dengan adanya dugaan kendaraan hasil curian di kawasan tersebut. Dari hasil pengembangan tersebut, polisi mencurigai adanya keterlibatan baik pencuri, penadah maupun barang hasil curian di Dukuh Cikerik.

“Setelah ada pengembangan, kami diperintahkan kapolres untuk melaksanakan operasi. Kami juga sudah mengamankan sejumlah orang yang diduga terlibat. Tapi, kami tidak bisa sebutkan karena untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut,” tambah Agung.

Editor : Akrom Hazami

Baca juga :

Pelaku Curanmor Pati Hobi Curi Motor Matik di Masjid