Puluhan Kendaraan di Grobogan Terjaring Razia

Petugas dari Dishubkominfo dan Polres Grobogan tengah memeriksa kelengkapan para pengendara (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Petugas dari Dishubkominfo dan Polres Grobogan tengah memeriksa kelengkapan para pengendara (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

 

MuriaNewsCom, Grobogan – Puluhan kendaraan terjaring razia dalam operasi gabungan yang dilakukan Dishubkominfo dan Satlantas Polres Grobogan, Rabu (20/7/2016). Kendaraan yang terjaring razia kali ini tidak hanya sepeda motor saja. Tetapi banyak pula kendaraan pengangkut barang dan sejumlah bus.

Pelaksanaan razia pascalebaran itu dilangsungkan di Jalan Raya Purwodadi-Solo Km 5, tepatnya di depan Kantor Dishubkominfo Grobogan. Saat razia berlangsung, kendaraan dari kedua arah langsung diarahkan masuk ke halaman Kantor Dishubkominfo yang lokasinya memang sangat luas.

Dihalaman inilah, sudah ada banyak petugas dari dua instansi yang siaga. Setelah berada di halaman, petugas langsung melakukan pemeriksaan pada pengendara.

Para pengendara sepeda motor yang tidak melengkapi dengan kelengkapan kendaraan, seperti SIM, STNK dan helm langsung dikenakan sanksi tilang.

Demikian pula, kendaraan roda empat khususnya truk dan bus juga diberikan sanksi serupa. Kebanyakan, kendaraan angkutan barang maupun penumpang ini ditilang lantaran uji KIR sudah mati, kondisi kendaraan tidak layak jalan serta melanggar trayek.

“Saya tadi keluar sebentar mau beli bensin di SPBU Sukorejo. Makanya tidak bawa helm. Ternyata di sini ada razia,” kata Agus Triyono, salah seorang pengendara sepeda motor yang terjaring razia.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Grobogan AKP Nur Cahyo menyatakan, kegiatan razia itu dilakukan berdasarkan analisa dan evaluasi yang dilakukan pada triwulan II tahun 2016, karena masih banyak pengendara yang tidak tertib berlalulintas. Khususnya, tidak mengenakan helm bagi pengendara sepeda motor.

“Dari sini kemudian kita kerjasama dengan Dishubkominfo untuk melangsungkan kegiatan. Kita pilih lokasi di jalur Purwodadi-Solo, karena di sini merupakan salah satu daerah rawan kecelakaan,” jelasnya.

Editor : Kholistiono