Sumringah, Warga Miskin yang Bantuannya Cair

bantuan miskin (e)

Para peserta Program Keluarga Harapan sedang antri mengambil uang di Kantor Pos Purwodadi

 

MuriaNewsCom, Grobogan – Rona ceria terlihat dari wajah para peserta Program Keluarga Harapan (PKH). Ini menyusul cairnya dana PKH dari pemerintah pusat mulai hari ini, Kamis (14/4/2016).

”Alhamdulillah, saya senang sekali bantuannya bisa cair. Uang ini akan saya pakai buat membeli seragam sekolah anak,” kata Siti Aminah, warga Purwodadi, usai mengambil dana PKH di Kantor Pos Purwodadi.

Kepala Dinsosnakertrans Andung Sutiyoso menyatakan, pembayaran PKH buat Keluarga Sangat Miskin (KSM) dijadwalkan mulai 14-23 April nanti. Pencairan PKH 2016 ini merupakan tahap I pada gelombang keenam. Tahapan pembayaran PKH ini dipercayakan pada PT Pos.

”Jumlah penerima dana seluruhnya ada 25.315 KSM yang tersebar di 19 kecamatan. Adapun dana yang disiapkan untuk membayarkan PKH ini sebanyak Rp 20,3 miliar lebih,” kata Andung melalui Kabid Sosial Kurniawan.

Dikatakannya, mulai tahun 2014 lalu ada PKH dari Kementerian Sosial. Program nasional ini berupa pemberian bantuan tunai langsung bersyarat untuk KSM, dengan tujuan untuk membantu menghindari kemiskinan dan memastikan generasi berikutnya dapat menyelesaikan pendidikan dasar.

Sementara itu, Kepala Kantor Pos Purwodadi Sugiastono menyatakan, pengambilan dana PKH dilakukan di Kantor Pos Purwodadi dan 12 kantor cabangnya di kecamatan.

Untuk wilayah kecamatan yang belum ada kantor PT Pos, pembayarannya akan dilakukan di salah satu balai desa atau lokasi yang sudah ditentukan. Karena memang ada beberapa kecamatan yang memang tidak ada kantor pos pembantu.

Kecamatan yang belum punya kantor pos itu adalah Kecamatan Penawangan, Tanggungharjo, Brati, Klambu, Tawangharjo dan Pulokulon. ”Hal ini sudah kita siapkan upaya pembayaran PKH biar lebih dekat dengan penerima. Yakni, di salah satu balai desa yang sudah kita tentukan,” katanya.

Editor: Merie