10 Puskesmas Ternyata Banyak Layani Pasien Diare

kudus-siaga lebaran (e)

Di pospam seperti ini, pegawai medis juga tetap berjaga selama libur Lebaran seperti ini. Ada tenaga medis dan ambulans yang disiagakan. MuriaNewsCom (Faisol Hadi)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Unit pelayanan kesehatan tetap disiagakan melayani warga saat Lebaran. Ada 10 puskesmas yang ada di Kudus, yang tetap disiagakan.

Puskesmas yang berstatus rawat inap sendiri masuk kategori siaga 24 jam. Dan puskesmas nonrawat inap masih wajib buka, meski hanya pada pagi hari saja.

Hal itu diinstruksikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus dr Maryata. Menurutnya, masing-masing puskesmas harus mengirimkan jadwal by name by contact yang jaga saat Lebaran. Sehingga mudah dilakukan pengecekan.

”Pegawai DKK juga ada yang jaga. Yakni sebagai koordinator yang memantau tenaga medis yang jaga per puskesmas. Jadi semuanya masih harus buka,” katanya, Rabu (6/7/2016).

Puskesmas jaga 24 jam terdiri dari dokter, bidan, dan perawat. Sistem kerjanya stanbay di tempat, tidak lagi on call. Adapun puskesmas yang ditunjuk berjaga 24 jam, jumlahnya 10 unit, yang tersebar di Kudus.

Selain tenaga medis yang dipersiapakan, stok obat juga dipenuhi. Terutama obat diare dan panas. ”Karena pengalaman tahun-tahun sebelumnya, pasien yang periksa ke puskesmas keluhannya adalah diare,” katanya.

Maryata mengatakan, 10 puskesmas yang buka 24 jam antara lain Puskesmas Sidorekso, Kaliwungu, Gribig, Undaan Kidul, Jepang, Dawe, Rejosari, Tanjungrejo dan Puskesmas Mejobo.

”Puskesmas memberikan pertolongan pertama. Jika pasien dinyatakan parah, bisa langsung dirujuk ke rumah sakit. Sebab pihak rumah sakit juga masih buka dengan standby 24 jam,” ujarnya.

Ditambahkannya, bagi yang ditugaskan piket wajib berada di tempat. Jika, ada laporan dari pasien yang mengeluhkan pelayanan lambat, pihaknya akan melakukan pemanggilan petugas yang berjaga pada waktu itu.

Editor: Merie