Mantap, PTM Sukun Juara Umum di Sukun Pemuda Klaten

Tim PTM Sukun berfoto bareng usai menyabet gelar juara umum di Kejuaraan Sukun Pemuda Klaten. (PTM Sukun)

Tim PTM Sukun berfoto bareng usai menyabet gelar juara umum di Kejuaraan Sukun Pemuda Klaten. (PTM Sukun)

MuriaNewsCom, Klaten – Persatuan Tenis Meja (PTM) Sukun berhasil meraih juara umum dai kejuaraan Sukun Pemuda Kalten yang digelar 20-24 Oktober 2016. Prestasi itu mereka raih setelah berhasil meraih 22 medali.

Ketua PTM Sukun Heni Sandra mengatakan, ke-22 medali tersebut terdiri dari tujuh emas, empat perak, dan 11 perunggu. ”Alhamdulillah dengan medali ini kami berhasil memimpin dan berhak menyandang gelar juara umum,” katanya, Senin (24/10/2016).

Khusus medali emas, lanjutnya, dipersembahkan oleh Hafid di Kadet Putra, Aminah di Kadet Putri, Hafid di Pemula Putra, Sabila di Pemula Putri, Doni di Senior Putra, Indri di Senior Putri, dan Edi M di Veteran Putra.

Sedangkan untuk medali perak dipersembahkan oleh Nia di Kadet Putri, Anggi di Junior Putri, Fredy di Senior Putra, dan Anggi di Senior Putri.

”Karena ini kejuaraan open jadi nomor yang diperlombakan ada banyak. Termasuk untuk atlet peraih perunggu juga hampir merata di semua nomor ada,” ujarnya.

Heni menegaskan, hasil yang dicapai saat ini juga berhasil menambah deretan gelar juara umum di even tenis meja tingkat nasional. Terlebih medali yang diraih berhasil melampaui target yang dipatok.

”Sebelumnya kami tak ingin membebani medali pada atlet yang diturunkan. Kami hanya meminta mereka bermain lepas. Alhamdulillah kami dapat 22 medali. Tentu ini di luar bayangan kami,” tegasnya.

Sebelumnya, PTM sukun juga berhasil memborong medali di Sukoharjo Open 2016, yang digelar 7 – 9 Oktober kemarin dengan membawa pulang 16 medali. Tak hanya itu, Sukun juga berhasil menjadi juara umum Kejuaraan Tenis Meja Open yang digelar Universitas Terbuka Tangerang Selatan, Provinsi Banten 19-24 Agustus 2016. Di even tersebut PTM Sukun berhasil membawa pulang 10 medali.

Editor : Akrom Hazami

 

PTM Sukun Kudus Berjaya di Sukoharjo Open

Atlet PTM Sukun berfoto bareng dengan menunjukkan piala yang diraih di Sukoharjo Open 2016, 7 – 9 Oktober kemarin. (PR Sukun)

Atlet PTM Sukun berfoto bareng dengan menunjukkan piala yang diraih di Sukoharjo Open 2016, 7 – 9 Oktober kemarin. (PR Sukun)

MuriaNewsCom, Kudus – PTM Sukun benar-benar memerlihatkan tajinya. Mereka berhasil memborong medali di Sukoharjo Open 2016, yang digelar 7 – 9 Oktober. Tim yang bermarkas di Desa Gondosari, Kecamatan Gebog, Kudus itu memborong 16 medali.

Ketua PTM Sukun Heni Sandra mengatakan, 16 medali tersebut di antaranya adalah lima medali emas, empat medali perak, dan tujuh medali perunggu.

”Empat emas yang didapat dipersembahkan oleh Hanif (Pemula Umum Putra), Aminah (Kadet Putri), Indri (Umum Putri), Doni (Umum Putra), dan Momon (Veteran) ,” katanya.

Sementara, untuk perak diraih dari empat kategori. Yakni dari Daka di Usia Dini, Syafira di Kadet Putri, Anggi di Umum Putri, dan Ridho di Umum Putra. Sedangkan untuk tujuh medali perunggu di antaranya dipersembahkan Hendrik (Umum Putra Bersama), Fredy (Umum Putra), Rahnia (Umum Putri), Yosia (Umum Putri), Fivy (Kadet Putri), Herlina (Kadet Putri), dan Aland (Pemula Umum).

”Hasil ini sangat membanggakan. Para pemain sudah bermain dengan penuh semangat dan semua kemampuan yang dimiliki,” ujarnya.

Heni menegaskan, hasil yang dicapai saat ini juga berhasil menambah gelar juara di even tenis meja tingkat nasional. Terlebih medali yang diraih berhasil melampaui target yang dipatok.

”Sebelumnya kami tak ingin membebani medali pada atlet yang diturunkan. Kami hanya meminta mereka bermain lepas. Alhamdulillah kami dapat 16 medali. Tentu ini di luar bayangan kami,” tegasnya.

Sebelumnya, PTM sukun juga berhasil memborong di Kejuaraan Tenis Meja yang digelar Universitas Terbuka Tangerang Selatan, Provinsi Banten 19-24 Agustus 2016. Di even tersebut PTM Sukun berhasil membawa pulang 10 medali.

Editor : Akrom Hazami

Petenis Meja Sukun Jawarai Kejuaraan Nasional di Banten

sukun turnamen

Atlet PTM Sukun meraih penghargaan dalam Kejuaraan Pelajar Nasional di Universitas Terbuka Tangerang Selatan, Provinsi Banten, 19-21 Agustus 2016.

MuriaNewsCom, Kudus – Atlet tenis meja dari PTM Sukun benar-benar menunjukkan taringnya. Mereka menjadi juara umum di Kejuaraan Pelajar Nasional di Universitas Terbuka Tangerang Selatan, Provinsi Banten, 19-21 Agustus 2016.

Para atlet PTM Sukun diketahui menjadi juara umum usai menyabet tiga emas, dua perak, dan lima perunggu. Sebuah perolehan yang mendominasi tim-tim lain di kejuaraan itu.

Menurut Ketua PTM Sukun Heni Sandra, ketiga emas tersebut didapat pemain dari tiga nomor berbeda. Adalah Hafid di tunggal pemula putra, Indah di tunggal pemula putri, dan Anggi di tunggal junior putri.

”Dua perak, semuanya dipersembahkan Aminah. Dia bermain di dua nomor berbeda (tunggal junior putri dan kadet putri),” katanya.

Adapaun lima perunggu diketahui, masing-masing diraih Neha di tunggal pemula putri, Hafid di kadet putra, Neni di kadet putri, Safira di kadet putri, dan  Anisia di tunggal junior putri.

Hasil membanggakan tersebut, menurutnya, memang sesuai target PTM Sukun. Meski perasaan khawatir sempat menguasai lantaran pemain kelelahan dalam perjalanan.

Selama kejuaraan, PTM Sukun membawa pemain banyak. Tak tanggung-tanggung, ada sekitar 23 atlet yang ikut. Beberapa pemain sengaja diikutkan dalam kompetisi itu. Tujuannya untuk menambah jam terbang.

Dengan begitu, pengalaman mereka bisa lebih mumpuni dan mampu meneruskan estafet prestasi yang diukir PTM Sukun. Apalagi sejauh ini, atlet-atlet PTM Sukun berhasil menjadi wakil Jawa Tengah di PON.

”Di PON Jabar ini kami juga berhasil menjadi wakil Jateng. Karena itu, mulai pekan ini, kami akan fokus di PON,” terangnya.

 

Hasil Kejuaraan Pelajar Nasional di Universitas Terbuka Tangerang Selatan, Banten

Emas

Hafid (Tunggal Pemula Putra)

Indah (Tunggal Pemula Putri)

Anggi (Tunggal Junior Putri)

 

Perak

Aminah (Tunggal Junior Putri dan Kadet Putri)

 

Perunggu

Neha (Tunggal Pemula Putri)

Hafid (Kadet Putra)

Neni (Kadet Putri)

Safira (Kadet Putri)

Anisia (Tunggal Junior Putri)

 

Editor : Akrom Hazami

 

 

 

4 Atlet Tenis Meja Binaan PTM Sukun Wakili Indonesia Ikuti Seleksi Kualifikasi Pra Olimpiade

upload sekarang sukun (e)

Atlet tenis meja yang berhasil menjadi perwakilan Indonesia untuk mengikuti ajang seleksi kualifikasi Pra Olimpiade (Istimewa)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Empat atlet tenis meja binaan Persatuan Tenis Meja (PTM) Sukun Kudus dan dua atlet tenis meja dari Jatim dan DKI Jakarta berhasil menjadi perwakilan Indonesia untuk mengikuti ajang seleksi kualifikasi Pra Olimpiade yang berlangsung di Hongkong, tepatnya di Stadion Queen Elizabeth Hongkong pada 13 -17 April 2016.

Keenam atlet yang terdiri 3 atlet putra dan 3 atlet putri itu, yakni Donny Prasetyo (PTM Sukun), Fredy Pramono (PTM Sukun), Nilasari (PTM Sukun), Lilis Indri (PTM Sukun), Ficky Supit (Jatim) dan Novita Oktariyani‎ (DKI Jakarta).

Mereka, sebelumnya berhasil masuk dalam seleksi kejuaraan dunia di Malaysia pada Maret lalu. Persiapan mereka pun cukup panjang. Setelah sebelumnya mengikuti training center (TC) di Batam pada Januari sampai Februari, mereka kemudian mengikuti kejuaraan dunia di Malaysia dan dilanjutkan TC di Gedung Bung Karno yang berada di kawasan olahraga Manahan, Solo, selama satu bulan.

Kualifikasi Pra Olimpiade untuk cabang olahraga tenis meja, akan dibagi secara bertahap.Mulai zona Asia Tenggara, lalu zona Asia, dan selanjutnya yang lolos akan tampil di Olimpiade.

Olimpiade 2016 sendiri, rencananya akan dilangsungkan di Rio de Janeiro, Brasil pada 5 – 21 Agustus 2016. Olimpiade ini diperkirakan akan diikuti lebih dari 10.500 atlet dari 206 negara peserta/Komite Olimpiade Nasional (KON).

Editor : Kholistiono

PTM Sukun Berjaya di Klaten

Peserta yang tampil di GOR Gelarsena, Klaten. (Istimewa)

Peserta yang tampil di GOR Gelarsena, Klaten. (Istimewa)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Kompetisi tenis meja tingkat nasional Sukun Binora Cup XXII 2016 digelar Selasa (22/3/2016) hingga Jumat (25/3/2015) mendatang. Kompetisi yang digelar oleh PTM Binora Klaten dan PTM Sukun Kudus tersebut berlangsung di GOR Gelarsena, Klaten dengan diikuti 211 orang peserta.

Beberapa jenis pertandingan yang digelar meliputi beregu yunior putra dan putri, beregu kadet putra dan putri, beregu pemula putra dan putri, tunggal yunior putra dan putri (usia di bawah 17 tahun), tunggal kadet putra dan putri (usia di bawah 14 tahun), tunggal pemula putra dan putri (usia di bawah 12 tahun), tunggal usia dini putra dan putri (usia di bawah 10 tahun), tunggal veteran putra (usia di atas 65 tahun), tunggal senior putra dan putri.

Hasil sementara dalam pertandingan beregu, PTM Sukun Kudus berhasil meraih 6 emas, 4 perak, 6 perunggu.

Editor : Akrom Hazami

Saksikan Aksi March Mayhem di Liquid Cafe

f-sukun

MuriaNewsCom, Kudus – Sabtu (23/1/2016) Sukun MLD akan menampilkan aksi March Mayhem di Liquid Cafe Semarang. Aksi duo DJ Anza Mauriza dan Mischa Chandrawinata ini, dapat disaksikan besok malam mulai pukul 22.00 WIB.

Marcel Chandrawinata adalah kakak kembar dari aktor Mischa Chandrawinata sekaligus adik dari Nadine Chandrawinata (mantan Putri Indonesia 2005 dan aktris film). Marcel mulai dikenal publik sekitar tahun 2005 setelah membintangi film “Catatan Akhir Sekolah” dan juga film “Alexandria”. Hingga 2015, tercatat lebih dari 20 judul film dan sinetron yang telah dia bintangi.

Tahun 2014 lalu, bersama temannya DJ Anza Mauriza, Marcel pun membentuk Duo March Mayhem.

Marcel menuturkan, bahwa Anza yang pertama kali mengajari dirinya menjadi DJ. Setiap Anza main, Marcel selalu ikut di sampingnya. Akhirnya, mereka memutuskan untuk membuat duo. Karena dirinya dan Anza lahir di bulan Maret, maka mereka pun menamai duo mereka March Mayhem.

Satu tahun terbentuk, Duo March Mayhem akhirnya berkesempatan tampil diDjakarta Warehouse Project (DWP) pada11-12 Desember lalu, yang merupakan ajang penampilan berbagai DJternama dunia, sekaligus menjadi ajang musik elektronik tahunan terbesar di Asia Tenggara.

Editor : Kholistiono

Selamat! Tenis Meja Kudus Sabet 6 Medali di Bandung

Atlet tenis Meja Kudus berfoto bersama dalam turnamet di ITB Open, Bandung, Jabar.

Atlet tenis Meja Kudus berfoto bersama dalam turnamet di ITB Open, Bandung, Jabar.

 

KUDUS – Kejuaraan Tenis Meja ITB Open 2015 di Bandung, Jabar telah berakhir. 29 atlet tenis meja Kudus yang mengikuti kejuaraan tersebut berhasil membawa pulang 3 perak dan 3 perunggu.

Heni Sandra Nurwati, Ketua Pengkab PTMSI Kudus mengatakan dengan susah payah dan kelelahan atlet Sukun akhirnya membuahkan hasil. Serta mampu membawa nama tenis meja Kudus dari Sukun di kejuaran besar tersebut.

“Meski belum berhasil menyumbang emas namun kami bisa mengumpulkan 6 medali di ITB Open dari berbagai kategori permainan, ” ujarnya pada MuriaNewsCom.

Heni melanjutkan, ada kejutan di kelas Veteran atas nama Bambang Sutidjo yang sangat luar biasa bisa mengalahkan banyak jagoan veteran. Terutama dari Bandung, Jakarta dan Jawa Timur.

Melihat prestasi tersebut, dirinya merasa bangga karena atlet di usia 50 tahun keatas dengan semangat yang luar biasa masih bisa mengukir prestasi. “Semoga kami bisa mencontoh beliau agar bisa terus mengasah dan mengukir prestasi, ” imbuhnya.

Berikut hasil pertandingan dan rincian medali yang diperoleh atlet tenis meja Kudus.

Indri peringkat 2 Kelas Mahasiswi, Noni peringkat 3 kelas Mahasiswi, Doni peringkat 3 kelas Mahasiswa dan peringkat 2 kelas umum. Kadet putri juara 3, dan Bambang Sutidjo peringkat 2 kelas Veteran. (AYU KHAZMI/AKROM HAZAMI)

Bangga, 2 Atlet Tenis Meja Binaan Sukun Borong Juara

Tenis Meja (e)

Foto bersama ketua Pengkab PTMSI Kudus bersama atletnya Doni Prasetyo dan Lilis. (ISTIMEWA)

 

KUDUS – Kejuaraan terbuka IPB Open telah berakhir. Dihelat pada 4 November 2015 lalu di Gor Gymnasium kampus IPB Bogor, Kudus berhasil menjuarai dibeberapa kategori. Nama Doni Prasetyo dan Lilis mendominasi Kejuaraan tersebut.

”Sebenarnya ada beberapa atlet yang diterjunkan, namun karena kejuaraan terbuka untuk umum jadi banyak sekali pesaingnya. Dan untuk atlet binaan Sukun Kudus berhasil meraih juara dibeberapa kategori,” ujar Heni Sandra Nurwati ketua Pengkab PTMSI Kudus.

Berikut hasil perolehan peringkat di IPB Open. Doni Prasetyo, juara kelas mahasiswa dan 3 bersama kelas senior putra. Nurul masuk 8 besar kelas non pon, serta Nilasari 8 besar senior putri. Dan Lilis Mahasiswa yang berhasil memborong juara di kelas mahasiswi, 3 bersama dikelas senior putri dan 3 bersama dikelas U21 putri. (AYU KHAZMI/TITIS AYU W)

Atlet Tenis Meja Kudus Berburu Juara lagi di Kejurprov di Karanganyar

Bersama atlet tenis meja Jateng di Kerjurnas. Selanjutnya atlet Kudus akan berlaga di Kejurprov Karanganyar. (MuriaNewCom/Ayu Khazmi)

Bersama atlet tenis meja Jateng di Kerjurnas. Selanjutnya atlet Kudus akan berlaga di Kejurprov Karanganyar. (MuriaNewCom/Ayu Khazmi)

 

KUDUS – Pengkab Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI ) Kudus baru saja menyelesaikan Kejuaraan Nasional (kejurnas) dengan raihan berupa juara umum.Kini, para atletnya kembali menggeber kemampuan di kompetis lain.

Ya, mereka aan langsung bertolak ke Kejuaraan Provinsi. Hari ini, Rabu (28/10/2015) Kejurprov mulai berlangsung di Karanganyar.

Heni Sandra Nurwati ketua Pengkab PTMSI Kudus mengatakan setelah dari Kejurnas pihaknya langsung berkonsentrasi ke kejuaraan selanjutnya. “Mulai hari ini hingga 1 November 2015 mendatang akan mulai pertandingan di Karanganyar,” ujarnya pada MuriaNewsCom.

Dirinya juga menambahkan alan membawa 40 atlet untuk berjuang membela mewakili Kabupaten Kudus di beberapa kategori. “Mohon doanya agar kami tetap bisa mempersembahkan yang terbaik untuk Kudus,” ungkapnya. (AYU KHAZMI/AKROM HAZAMI)

PTMSI Kudus, Fix Kirimkan Atlet ke Kejuaraan Dunia

Tim Pelatih PTM Sukun tengah memberi arahan kepada atlet sebelum sesi latihan di GOR Sukun, Gondosari Kudus. (MuriaNewsCom)

Tim Pelatih PTM Sukun tengah memberi arahan kepada atlet sebelum sesi latihan di GOR Sukun, Gondosari Kudus. (MuriaNewsCom)

 

KUDUS – Pasca latihan keras beberapa waktu terakhir dengan segudang aktivitas, akhirnya Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kudus berhasil melaksanakan tugas di Thailand. Dalam kesempatan tersebut, diwakili oleh tiga petenis meja PTM Sukun bersama tujuh atlet tenis meja lain.

Sepulang dari Thailand kemarin, Heni Sandra Nurwati ketua Pengkab PTMSI Kudus mengatakan tugas sudah terlaksana dengan cukup baik. ”Kita dapat sedikit naik peringkat dan yang terpenting fix masuk qualifikasi untuk bisa ikut ikut di Kejuaraan Dunia,” ujarnya.

Kejuaraan tingkat Dunia tersebut akan dihelat di Kuala Lumpur, Malaysia pada Februari 2016 mendatang.

Heni menjelaskan, untuk hasil pertandingan tim putra dikelompok 1 urutan 10, sementara tim putri berada pada urutan ke 14 dari 38 negara yang bertanding.

”Ada 14 negara Asia yang tidak “qualified” untuk ikut Kejuaraan Dunia. Jadi dengan hasil yang didapat saat ini kami sudah cukup berbangga hati,” imbuhnya. Untuk selanjutnya, dirinya bersama atlet akan terus bergerak dan kerja keras untuk persiapkan diri dan menoreh prestasi lebih membanggakan lagi. (AYU KHAZMI/TITIS W)

Inilah Kandidat Penerus Donny di Timnas dari PTM Sukun

Tim Pelatih PTM Sukun tengah memberi arahan kepada atlet sebelum sesi latihan di GOR Sukun, Gondosari Kudus. (MuriaNewsCom/Iqbal Na’imy)

Tim Pelatih PTM Sukun tengah memberi arahan kepada atlet sebelum sesi latihan di GOR Sukun, Gondosari Kudus. (MuriaNewsCom/Iqbal Na’imy)

 

KUDUS – Kesuksesan Donny masuk ke dalam skuat timnas tenis meja dan membela Indonesia di sejumlah ajang internasional menjadi buah bibir dan motivasi bagi juniornya, khususnya yang masih menimba ilmu di PTM Sukun. Hampir seluruh atlet ingin mewujudkan mimpinya untuk berlaga di level tertinggi.

Ketua Pengkab PTMSI Kudus Heni Sandra menyebut ada beberapa nama yang berpotensi besar untuk menyusul kegemilangan senior mereka dan dipanggil ke timnas.

”Nama-nama yang beberapa tahun belakangan malang melintang di kejuaraan, mereka cukup bagus dan berada pada jalur yang tepat untuk menuju pintu timnas,” ujar Heni kepada MuriaNewsCom.

Diantaranya Anggi, Rahma, Yovia, Anisia, Dinda. Sedangkan di kategori putra, ada Yazid, Nurul, Chafid dan Danang, jawara Kejurnas tahun lalu. Di PTM Sukun, Heni beserta jajaran pelatih dan pengurus bersatu padu membuat sistem yang seideal mungkin, agar selain berprestasi di lapangan para atlet juga pintar dalam bidang akademik.

Langkahnya, Heni bekerja sama dengan dinas pendidikan dan sekolah berbagai jenjang yang bersedia memfasilitasi atlet berprestasi untuk menimba ilmu di sana. Belakangan, perempuan serba bisa yang tinggal di Kawasan Menara Kudus ini juga merambah perguruan tinggi dengan menggandeng USM Semarang untuk bekerja sama.

”Kebetulan beberapa pengurus di sana pernah berlatih di PTM Sukun, yaitu Pak Muhaimin dan Pak Satria. Anak saya, Arina jadi yang pertama diterima di USM tanpa sepeserpun dipungut biaya,” tandas Heni panjang lebar.

Beberapa atlet PTM Sukun pun mengekor keberhasilan Arina. Ada Danang, Nurul, Yazid, Dinda, Indri, Pungkas, Donny, dan Frey yang kini sudah bekerja di Kementerian Olahraga.
Dengan demikian, Heni berharap nantinya ada jebolan dari Gondosari yang masuk timnas dan membela Merah Putih di kejuaraan internasional. (IQBAL NA’IMY/TITIS W)

Hebat, Atlet PTM Sukun Ini Wakili Indonesia di Thailand

Atlet PTM Sukun bergabung dengan kontingen Indonesia untuk bertanding di Kejuaan Tenis Meja Asia 2015. (PTM SUKUN)

Atlet PTM Sukun bergabung dengan kontingen Indonesia untuk bertanding di Kejuaan Tenis Meja Asia 2015. (PTM SUKUN)

 

KUDUS – Setelah menyelesaikan sesi latihan terakhir di area TC timnas di Pecatu, Bali (22/9/2015) tiga petenis meja PTM Sukun bersama tujuh atlet tenis meja lainnya akan bersiap menuju Thailand. Mereka akan mengikuti Kejuaan Tenis Meja Asia 2015.

Tiga atlet tersebut adalah Donny, Indri dan Nilasari. Ketua Pengkab PTMSI Kudus Heni Sandara mengatakan sebenarnya ada empat atlet PTM Sukun yang dipanggil, namun satu nama terakhir berhalangan tampil.

“Ya, sebenarnya Ayuka juga dipanggil untuk bela Indonesia di Thailand nanti. Tapi urung berangkat karena dia tidak dapat izin dari tempatnya bekerja. Padahal ia bisa diandalkan,” ujar Heni.

Selain ketiga nama tersebut, ada tujuh nama lain yang dipersiapkan sejak 17 September lalu di Bali. Mereka adalah Risa (DIY), Oni (DKI), Gustin, Viki, Gilang Romadhon (Jawa Timur), Gilang dan Jack Donald (Kalimantan Selatan). Mereka dibesut oleh duet pelatih Haryono dan Sugeng Utomo.

”Kejuaraan nanti sifatnya umum, jadi nanti kami kirim atlet yang cukup bervariatif dalam hal umur,” kata Heni.

Heni menambahkan, dalam even ini, pihaknya juga akan menurunkan Oni, atlet andalan Indonesia. Selain jadi andalan ia juga masih berusia 17 tahun dan masih duduk di bangku SMA Ragunan. ”Oni adalah atlet yang paling muda dalam kontingen Indonesia. Sedangkan yang paling senior adalah Nilasari (25 tahun) yang menyabet juara Kejurnas 2014. Saya rasa skuad kali ini cukup kompetitif,” ujar Heni.

Indri sudah masuk timnas pada Sea Games 2013 silam. Sedangkan Donny adalah jawara pada Kejuaraan Tenis Meja Antarmahasiswa Asia pada 2015. Meski demikian, Heni berpendapat even di Negeri Gajah nanti tidak bisa dipandang sebelah mata. Karena, kategori umum di level Asia dinilai memiliki persaingan yang berat.

“Untuk tembus 4 besar saja sangat sulit. Semoga kali ini anak-anak bisa tampil maksimal dan menunjukkan hasil yang lebih baik,” tutup Heni. (IQBAL NA’IMY/AKROM HAZAMI)

Penghujung Tahun, PTM Sukun Padat dengan Agenda Pertandingan

Atlet PTM Sukun saat foto bersama (MuriaNewsCom)

Atlet PTM Sukun saat foto bersama (MuriaNewsCom)

 

KUDUS – PTM Sukun harus melewati penghujung 2015 dengan sejumlah agenda. Beberapa even bergengsi seperti tri lombajuang, kejurda, Pomnas, hingga persiapan PON sudah mengantre.

Meski begitu, ketua PTMSI Kudus Heni Sandra tak menciutkan nyali. Ia justru semakin percaya diri bisa melalui agenda padat dengan kemampuan maksimal akan mendatangkan hasil yang baik.

“Memang beginilah menjalani hidup sebagai atlet yang berkutat pada ketatnya jadwal dan agenda. Atlet harus selalu siap merasakan capai dan segera bertanding kembali,” tukas Heni.

Selepas mendampingi tim Jawa Tengah meraih posisi empat di Popnas 2015 Bandung, Heni sudah mewanti-wanti jadwal padat selepas September.

Ia menyebutkan, yang sudah pasti, pada 24 Oktober nanti dirinya akan mengawal jalannya Pra PON dan Tri Lomba Juang. Setelah itu, 28-30 Oktober akan mendampingi tim Kudus yang mengikuti Kejurda 2015 di Karanganyar.

“Untuk Kejurda sendiri, PTMSI Kudus akan mengadakan seleksi umum, jadi kami tidak otomatis mencomot atlet PTM Sukun untuk mewakili Kudus. Silahkan jika ada yang berminat mewakili Kudus di Kejurda untuk ikut seleksi ini,” ajak Heni.

Masuk ke bulan November ada kejuaraan di IPB Bogor pada tanggal 5-8. Setelah itu berturut-turut mengikuti Pomnas 2015 Aceh (16 November) dan kejuaraan di ITB Bandung yang akan menggunakan sistem divisi untuk membedakan atlet unggulan dan non-unggulan (25-29 November).

Menurut hemat Heni, untuk mengantisipasi padatnya agenda yang akan dihadapi atlet perlu pintar-pintar dalam mengelola kelelahan fisik dan mental. “Intinya, jaga pola makan, minum vitamin dan tidur teratur,” tutup Heni. (IQBAL NA’IMY/KHOLISTIONO)

PTM Sukun Berharap Kesuksesan di Kejurnas Terulang di Popnas 2015

Ketua PTM Sukun Heni Sandra (tengah) saat berfoto bareng dengan Anggi (kiri) dan Yovia usai mengikuti Kejurnas KU 2015. (MuriaNewsCom/M IQBAL NA’IMY)

Ketua PTM Sukun Heni Sandra (tengah) saat berfoto bareng dengan Anggi (kiri) dan Yovia usai mengikuti Kejurnas KU 2015. (MuriaNewsCom/M IQBAL NA’IMY)

 

KUDUS – Tim tenis meja Jawa Tengah sudah siap bertanding di Popnas 2015 yang akan dihelat di Bandung, Kamis (11/9/2015). Delapan putra-putri terbaik Jawa Tengah akan beradu tangguh dengan petenis meja dari seluruh penjuru Indonesia di Hall Telkom Geger Kalong, Bandung 13-18 September mendatang.

Ketua PTM Sukun Heni Sandra yang termasuk dalam jajaran tim pelatih mengaku telah mematangkan persiapan menuju Popnas 2015 sejak cukup lama. Terakhir, Kejurnas Tenis Meja Kelompok Usia (KU) 2015 di Klaten menjadi ajang eksperimen untuk memainkan pasangan yang akan diturunkan di Popnas 2015.

Hasilnya, pasangan wakil PTM Sukun Yovia dan Anisia sukses merebut medali emas di kategori ganda putri. Sedangkan Anggi dan Rahma serta Ridho-Hendri dan Widodo-Cahyo kurang beruntung dalam menembus podium.

Menanggani hal itu, Heni mencoba optimistis. ”Setidaknya hasil yang didapat Anggi dan Yovia menunjukkan bahwa eksperimen tersebut berhasil. Tinggal yang lain semoga bisa main maksimal di Bandung,” ujar Heni, Jumat (11/9/2015).

Pada Kamis, panitia telah melakukan technical meeting dan pengundian pool. Siapapun lawan yang dihadapi, Heni beranggapan bahwa atlet Jawa Tengah harus ekstra waspada.”Lawan kali ini lebih berat. Nanti akan banyak pemain nasional juga. Seperti Rina dan Oni (DKI) dan juga Sarah dari Jawa Barat,” tambah Heni.

Hasil undian menempatkan tim putra Jawa Tengah di Pool A dengan DKI, Jawa Barat, Gorontalo dan Kalimantan Barat di kategori beregu putra. Sedangkan di kategori beregu putri, Yovia dan kawan-kawan akan bersua Jawa Timur, Bali, Riau dan Lampung.

Di kategori ganda putra, Jawa Tengah 1 akan berhadapan dengan Papua 2, sedangkan Jawa Tengah 2 akan melawan Lampung 2. Dan di kategori ganda campuran, Jawa Tengah 2 akan menantang Jawa Timur 1, lalu Gorontalo 2 akan menjadi lawan Jawa Tengah 1. (MIQBAL NA’IMY/KHOLISTIONO)

Atlet PTM Sukun Hadapi Popnas dengan ‘Tapa’ di Semarang

Heni beserta tim pelatih PTM Sukun memberi masukan kepada atlet. (MuriaNewsCom/M Iqbal Na’imy)

Heni beserta tim pelatih PTM Sukun memberi masukan kepada atlet. (MuriaNewsCom/M Iqbal Na’imy)

 

KUDUS – Sebentar lagi, sejumlah atlet PTM Sukun akan mengikuti kejuaraan tingkat nasional, Popnas yang akan diadakan di Bandung, 13 September nanti. Ketua PTMSI Kudus Heni Sandra pun mengakui lawan yang akan dihadapi anak didiknya kali ini akan jauh lebih berat dari yang mereka hadapi di sejumlah kejuaraan sebelumnya.

Belum lama, Anggi, Yovia, Rahma, Anisia (putri) dan Hendrik, Bowo, Ridho (putra) tergabung dalam tim dibawah asuhan Heni. Mereka mengkuti Sukun Cup 2015, Tugu Muda Cup 2015 dan terakhir Kejurnas Tenis Meja Kelumpuk Usia 2015.

“Selain pikiran dan tenaga mereka terkuras, karena lawan kali ini akan lebih berat maka mereka berlatih di PPLP Semarang,” beber Heni.
Ketujuh atlet tersebut, ditambah Widodo yang berasal dari luar klub sudah berlatih di Semarang selama sebulan terakhir.”Tepatnya setelah Sukun Cup 2015 kemarin mereka langsung ikut TC di sana,” terang Heni.

Di sana, mereka ditangani oleh trio pelatih PPLP Semarang. Mereka adalah Irvan, Purwo dan Fredi.

“Mereka juga yang akan mendampingi di Bandung nanti. Saya juag termasuk tim pelatih, hanya saja mungkin menyusul karena ada keperluan di Kudus,” sambung Heni.

Selama di PPL Semarang, tim Popnas Jawa Tengah mempersiapkan diri sebaik mungkin agar menorehkan hasil maksimal di Bandung. Terang saja, karena Heni sendiri pun mengakui bahwa lawan kali ini lebih berat.

“Nanti akan banyak pemain nasional juga. Seperti Rina dan Oni (DKI) dan juga Sarah dari Jawa Barat,” tutup Heni. (IQBAL NA’IMY/AKROM HAZAMI)

PTM Sukun Cari Suasana Baru jelang Popnas

Atlet PTM Sukun mendengarkan masukan dari pelatih pasca sesi latihan di GOR Gondosari. (MuriaNewsCom/Iqbal Na'imy)

Atlet PTM Sukun mendengarkan masukan dari pelatih pasca sesi latihan di GOR Gondosari. (MuriaNewsCom/Iqbal Na’imy)

 

KUDUS – Menjalani kehidupan sebagai atlet harus siap dengan jadwal yang padat, baik sesi latihan maupun kompetisi yang membutuhkan tenaga ekstra. Seperti halnya yang dirasakan sejumlah atlet PTM Sukun belakangan ini.

Mereka adalah Anggi, Yovia, Rahma, Anisia (putri) dan Hendrik, Bowo, Ridho (putra) dan tambahan satu atlet yang berasal dari luar PTM Sukun, Widodo. Mereka akan terjun di Popnas 2015 yang akan jatuh pada 13 September, di Bandung.

Sebelumnya, mereka juga termasuk dalam tim yang mengikuti sederetan even dalam waktu yang relatif berdekatan, yaitu Sukun Cup 2015, Tugu Muda Cup 2015 dan terakhir Kejurnas Tenis Meja Kelumpuk Usia 2015.

Heni Sandra, Ketua PTMSI Kudus mengakui biasanya ada rasa jenuh dalam diri atlet ketika menghadapi jadwal yang padat. Oleh karena itu, tim pelatih berusaha mengarahkan atlet kepada kegiatan refreshing untuk mengusir kejenuhan.
“Di tengah kesibukan berlatih, kami ajak para atlet untuk refreshing. Bisa dengan menyanyi bareng-bareng, kebetulan ada satu atlet yang jago memetik gitar,” ujar Heni kepada MuriaNewsCom.

Selain itu, para atlet biasanya memilih kegiatan yang mereka sukai. Ada yang berenang dan ada yang memilih jalan-jalan.

Meski demikian, Heni tetap memusatkan konsentrasi anak didiknya kepada even yang semakin hari semakin dekat. ” TiM Popnas akan digelar pada 11 September, selang sehari tes lapangan diadakan. Dan pada tanggal 13 genderang perang pun ditabuh dimana atlet akan diadu dengan bakat-bakat terbaik dari seluruh penjuru Indonesia.
(IQBAL NA’IMY/AKROM HAZAMI)

Gagal Tambah Emas, Jateng Harus Puas Jadi Runner Up

Suasana pertandingan di Kejurnas Tenis Meja Kelompok Usia (KU) Klaten 2015. (ISTIMEWA)

Suasana pertandingan di Kejurnas Tenis Meja Kelompok Usia (KU) Klaten 2015. (ISTIMEWA)

 

KUDUS – Tim tenis meja Jawa Tengah harus puas keluar sebagai runner up di Kejurnas Tenis Meja Kelompok Usia (KU) Klaten 2015. Hal itu terjadi setelah Fivy dan kawan-kawan gagal menambah pundi medali di hari terakhir even, Jumat (28/8/2015) malam.

Ketua PTMSI Kudus Heni Sandra yang bertindak sebagai pelatih mengabarkan kepada MuriaNewsCom. ”Kami punya kesempatan tambah medali setelah Anggi masuk final di kategori junior putri. Namun sayang, di partai puncak dia harus mengakui keunggulan Oni dari DKI dengan skor 0-3,” ujar Heni.

Jawa Tengah berada di peringkat kedua dibawah Jawa Timur yang sukses merengkuh 3 emas, 1 perak, dan 4 perunggu. Rendy dan kawan-kawan hanya mampu mengumpulkan 1 emas, 1 perak, dan 4 perunggu.

Berkaca dari hasil ini, Heni menekankan atlet Jawa Tengah, khususnya yang berasal PTM Sukun agar berlatih lebih giat lagi untuk mengejar ketertinggalan dari Jawa Timur. ”Sekaligus memperbaiki teknik bertanding, ya,” sambung Heni.

Dia tak menampik, Jawa Tengah yang diisi oleh sekitar 20 atlet PTM Sukun mengalami kelelahan fisik yang luar biasa. Beberapa waktu lalu mereka baru saja tampil di dua even, Sukun Cup 2015 di Yogyakarta dan Tugu Muda Cup 2015 di Semarang.

”Oleh karena itu, disamping kembali mengikuti latihan rutin saya berencana mengajak mereka untuk refreshing sekaligus mengalihkan pikiran yang penat, akibat keseringan bertanding,” tutup Heni. (IQBAL NA’IMY/TITIS W)

4 Atlet PTM Sukun Melenggang di Kejurnas Tenis Meja KU Klaten 2015

Suasana di Kejuaraan Tenis Meja KU Klaten 2015 (MuriaNewsCom/Iqbal Na’imy)

Suasana di Kejuaraan Tenis Meja KU Klaten 2015 (MuriaNewsCom/Iqbal Na’imy)

 

KUDUS – PTM Sukun kembali meneruskan tren positif mereka. Dalam lanjutan Kejurnas Tenis Meja Kelompok Umur (KU) Klaten 2015, sebanyak empat dari lima atlet yang berasal dari klub yang bermarkas di Gondosari itu melaju ke babak selanjutnya, Kamis (27/8/2015).

Di Klaten, mereka mengusung panji kebesaran Jawa Tengah. Kemampuan olah bola pingpong mereka tak terbantahkan.

Fivy menang telak atas Adel (Sulawesi Tenggara) dengan skor 3-0 dan berhasil menembus babak 8 besar. Sedangkan Putri mengangkangi Tiara asal DKI dengan skor 3-1. Dia menyusul jejak Fivy di kategori kadet putri.

“Di kategori itu juga ada Shafira yang sukses mengalahkan I Putu (Bali) dengan skor 3-1. Dengan demikian, Jawa Tengah punya tiga atlet di 8 besar kadet,” beber Heni Sandra, Ketua PTMSI yang mendampingi atlet sebagai pelatih.

Sementara itu, di kategori kadet putra, Rendy menang 3-1 atas Johan (Sulawesi Utara). Nasib berbeda dialami Chafid yang harus mengakui keunggulang Iman asal Kalimantan Selatan.
Besok, Jum’at (28/8/2015) adalah hari terakhir. PTM Sukun berambisi menambah pundi medali emas yang telah disumbangkan oleh duet Yovia dan Anisia di kategori ganda putri. (IQBAL NA’IMY/KHOLISTIONO)

Top, Duet Atlet Tenis Meja Asal Kudus Sumbang Emas Bagi Jateng

Yovia dan Anisa (MuriaNewsCom/Iqbal Na’imy)

Yovia dan Anisa (MuriaNewsCom/Iqbal Na’imy)

 

KUDUS – Jawa Tengah berhasil mendapatkan medali emas pertamanya di Kejurnas Tenis Meja KUyang digelar di Klaten, 25-28 Agustus. Keberhasilan itu berasal dari duet atlet asal PTM Sukun, Yovia dan Anisia.

Duet Yovia dan Anisia berhasil mengalahkan tim Jawa TImur di final kategori ganda putri dengan skor 3-1 (11-8, 6-11, 11-9, 12-10). Pada Rabu (25/8/2015) malam, sejumlah kategori lain masih memainkan pertandingannya setelah melalui babak penyisihan pool.

Ketua PTMSI Kudus Heni Sandra yang ikut dalam kontingen Tim Jawa Tengah sebagai pelatih berharap anak didiknya mampu tampil maksimal dalam kejuaraan ini.

“Soal peluang, saya rasa masih cukup besar. Saya hanya berharap anak-anak bisa tampil sebaik mungkin,” kata Heni.

Dia mewaspadai kiprah sejumlah lawan yang dikategorikan berat. “Di tim putra, ada Kalimantan Tengah. Sedangkan putri,ada DKI dan Maluku. Semua tim bagus-bagus mainnya,” tutup Heni. (IQBAL NA’IMY/KHOLISTIONO)

PTM Sukun Kirim 6 Atlet di Kejurnas Tenis Meja KU Klaten 2015

 

Atlet PTM Sukun ketika menjuarai even beberapa waktu lalu. (MuriaNewsCom/Iqbal Na'imy)

Atlet PTM Sukun ketika menjuarai even beberapa waktu lalu. (MuriaNewsCom/Iqbal Na’imy)

 

KUDUS – Usai menambah pundi medali juara di Semarang, PTM Sukun kembali disibukkan dengan agenda lainnya. Kini, Rabu (25/8/2015) sejumlah 6 atlet yang bermarkas di Gondosari, Gebog, akan bertanding mewakili Jawa Tengah di Kejurnas Tenis Meja KU Klaten 2015, 25-28 Agustus.

Disana, Jawa Tengah membawa 32 petenis meja terbaik mereka untuk beradu jago melawan atlet dari seluruh penjuru Indonesia. 6 dari 32 atlet diantaranya berasal dari PTM Sukun, yaitu Rahma, Anisia, Fivy, Rendy, Chafid dan Putri.

Ketu PTM Sukun Heni Sandra menyatakan nada optimistis terkait keikutsertaan wakil dari Gondosari di even kali ini. ”Jangan lekas berpuas dengan yang sudah diraih kemarin, ya. Tampilkan performa terbaik dari yang sebelumnya,” ujar Heni membakar semangat atlet.

Selain 6 atlet, PTM Sukun juga menyumbang tiga pelatih. Mereka adalah Fredy, Heni Sandra, dan Edy Pramuji.

Pada even yang sama di 2014, Heni urung ikut dalam tim pelatih. Pada edisi 2012 yang digelar di Bandung, Heni ikut serta dalam jajaran tim dan membantu Indri dari PTM Sukun meraih medali emas di kategori beregu. (IQBAL NA’IMY/TITIS W)

Wow, Petenis Meja Sukun Kudus Rajai Kompetisi di Semarang

Atlet PTM Sukun berposes dengan trofi yang mereka dapat di Tugu Muda Cup 2015

Atlet PTM Sukun berposes dengan trofi yang mereka dapat di Tugu Muda Cup 2015

 

KUDUS – Tim tenis meja asal Kudus, PTM Sukun kembali menunjukkan kedigdayaannya dengan menjuarai kompetisi tenis meja. Kali ini, Tugu Muda Cup 2015 yang jadi panggung yang mempertontonkan aksi kehebatan Donny dan kawan-kawan.

Ketua PTMSI Kudus Heni Sandra menyempatkan diri untuk menceritakan keberhasilan anak asuhnya pada even yang dihelat 21-23 Agustus lalu di GOR USM, Semarang itu kepada MuriaNewsCom.

“Alhamdulillah, PTM Sukun sekali lagi berhasil keluar sebagai juara umum berkat penampilan cemerlang dan konsistensi yang ditunjukkan para atlet,” tandas Heni.

Secara keseluruhan, PTM Sukun sukses mengumpulkan 8 emas, 13 perak dan 18 perunggu. Cukup jauh meninggalkan pesaing terdekatnya HCIYS dari Surabaya dan tim dari Kalimantan.

Bahkan di kategori pemula putri, tim asal Gondosari, Gebog, Kudus ini seakan tak punya lawan. Dan berhasil menempatkan empat wakilnya di daftar empat besar, yang diisi oleh Aminah (juara 1), Zidna, Nindi dan Zafira.

Heni menyambut pencapaian ini dengan apresiasi yang patut disematkan kepada para atlet yang sudah bekerja keras. “Pencapaian mereka melebihi target ya, tapi saya harap mereka tidak pernah cepat puas. Untuk asah kemampuan, mereka harus asah terus kemampuan, salah satunya dengan mengikuti even-even yang ada,” kata Heni.

Terakhir, mantan atlet tenis meja ini berharap PTM Sukun tetap berjaya dan selalu eksis dengan adanya dukungan finansial yang selalu digelontorkan. (M IQBAL NA’IMY/AKROM HAZAMI)

Inilah 30 Nama Atlet PTM Sukun untuk Tugu Muda Cup 2015

Tim pelatih PTM Sukun tengah berikan instruksi kepada atlet. (MuriaNewsCom/Iqbal Na’imy)

Tim pelatih PTM Sukun tengah berikan instruksi kepada atlet. (MuriaNewsCom/Iqbal Na’imy)

 

KUDUS – Setelah meluangkan waktu sejenak dan berunding, tim pelatih PTM Sukun akhirnya merilis daftar nama atlet yang akan turun di Tugu Muda Cup 2015, 21-23 Agustus mendatang. Hal ini terpaksa dilakukan karena peraturan membatasi setiap tim yang bertanding diperbolehkan membawa maksimal 30 pemain saja.
Ketua PTMSI Kudus, Heni Sandra mengkonfirmasi nama-nama atlet tersebut kepada MuriaNewsCom.

”Kami bawa sejumlah andalan PTM Sukun yang konsisten dalam berprestasi selama ini. Ada Fredy, Donny, Jelly dan duo veteran Pak Momon dan Pak Edy Mahmud,” beber Heni.

Di Semarang nanti menggelar kategori tunggal maupun beregu. Jadi bisa dipastikan akan ada lebih banyak medali yang bisa diperebutkan dibanding di Sukun Cup 2015, Yogyakarta beberapa waktu lalu.

Namun Donny dan kawan-kawan tidak bisa santai-santai. Karena, lawan yang dihadapi kali ini justru lebih berat ketimbang kejuaraan di Yogya.
”Levelnya justru lebih tinggi di Semarang ini. Walaupun baru kali pertama digelar, tapi cukup menarik minat petenis meja yang sudah biasa mengikuti kejuaraan,” imbuh Heni.

Di even yang mengambil tempat di GOR USM, Semarang itu, akan turun nama-nama yang tak asing di telinga pecinta tenis meja, macam pemain nasional Gilang Maulana.

Oleh karena itu, Heni sadar PTM Sukun mendapatkan perlawanan yang cukup sengit dan tidak mudah untuk menjadi kampiun seperti biasanya. Namun, pemilik RM Bariklana ini optimistis para atlet kebanggaan publik Gondosari mampu menunjukkan performa optimal dan meraih hasil tertinggi di Kota Atlas. (IQBAL NA’IMY/TITIS W)

Daftar atlet PTM Sukun untuk Tugu Muda Cup 2015:
Daka, Hafid, Gesang, Alfin, Aminah Eca, Nindi, Ola, Andine, Heiro, Zidna, Safira, Neni, Rendy, Chafid, Egar, Mubin, Fivy, Iqbal, Rahma, Anisia, Anggi, Yovia, Bowo, Ridho, Salas, Khusnul, Hendrik, Indri, Nurul, Arina, Yazid, Ragil, Doni, Jelly, Ayuka, Fredy, Momon, Edy M.

Wow, PTM Sukun Berambisi Berjaya di Semarang

Atlet PTM Sukun saat mengikuti kompetisi Sukun Cup 2015. (FOTO PTM SUKUN)

Atlet PTM Sukun saat mengikuti kompetisi Sukun Cup 2015. (FOTO PTM SUKUN)

 

KUDUS – Jajaran atlet maupun tim pelatih PTM Sukun tak bisa bersantai terlalu lama. Setelah keluar sebagai juara umum pada Sukun Cup 2015 beberapa waktu lalu, kini Arina dan kawan-kawan akan kembali beraksi.

Kali ini venue di Kota Atlas, Semarang. Ketua PTMSI Kudus, Heni Sandra mengungkap persiapan awal PTM Sukun jelang even.
“Hari ini Rabu (12/8/2015) seluruh tim mulai berlatih kembali. Setelah sempat libur latihan selama dua hari pasca kembali dari Yogya,” ujar Heni kepada MuriaNewsCom.

Tugu Muda Cup 2015 adalah kali pertamanya diselenggarakan tahun ini. Bertempat di GOR USM, kejuaraan tenis meja ini akan mempertemukan sejumlah klub tenis mwja dalam kategori tunggal maupun beregu, 21-23 Agustus nanti.

Heni mengaku belum tahu persis, apakah even ini akan dimasukkan ke dalam agenda tahunan atau tidak. Yang pasti, pihaknya akan mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk menunjukkan hasil latihan intens yang dilakukan selama ini. (IQBAL NA’IMY/AKROM HAZAMI)

PTM Sukun Juga Ukir Prestasinya di Kategori Kadet

PTM sukun 1 (e)

Pemain PTM Sukun saat menyelesaikan pertandingannya di Sukun Cup 2015 di Yogyakarta. (PTM Sukun)

KUDUS – Tim tenis meja asal Kudus PTM Sukun masih menunjukkan tajinya sebagai salah satu tim yang terbaik dengan menyapu bersih juara dan runner up di dua di kejuaraan tenis meja Sukun Cup 2015 katefori Kadet. Di even yang diadakan di Yogya City Mall, 7-9 Agustus ini, dua tim yang diturunkan PTM Sukun berhasil bercokol di puncak dan mengungguli lawan-lawannya.

Yang mengejutkan, bukan Sukun A yang keluar sebagai juara satu di kategori ini, tapi Sukun B. Mereka berhasil menjadi yang nomor satu di kategori yang diisi oleh enam tim.

Ada Sukun A dan Sukun B (Kudus), TT 27 (Yogya), Dwi Bengawan (Solo), Punglor (Sleman), Binora (Klaten).

Sukun A memulai perjalanan mereka dengan bagus. Rendy, Chafid, Zidna dan lainnya berhasil mengungguli TT 27, Dwi Bengawan, Punglor dan Binora dengan skor impresif 5-0 di setiap laga.

Namun mereka justru takluk di tangan rekan mereka sendiri, Sukun B dengan skor tipis 2-3. Sukun B yang diperkuat nama-nama seperti Egar, Aji, Nenny dan lainnya pun akhirnya keluar sebagai juara di kategori ini dengan nilai sempurna 10.

Menguntit di belakangnya Sukun B sebagai runner up (nilai 9) dan Dwi Bengawan di peringkat ketiga (nilai 8). (M IQBAL NA’IMY/AKROM HAZAMI)

Selain di Kategori Usia Dini, PTM Sukun Juga Berjaya di Kategori Ini!

PTM sukun 1 (e)

Pemain PTM Sukun saat menyelesaikan pertandingannya di Sukun Cup 2015 di Yogyakarta. (PTM Sukun)

KUDUS – Kedigdayaan PTM Sukun di perhelatan Sukun Cup 2015 yang dipertandingkan di Yogya City Mall, 7-9 Agustus 2015 semakin terekam jelas. Yakni berkat tambahan perolehan medali yang mereka dapatkan di kategori remaja.

Di kategori ini, terjadi persaingan yang cukup ketat. Terdapat lima tim yang bertanding, PTM Sukun sendiri menurunkan dua tim yang terdiri dari Sukun A dan Sukun B.

Selain ini di kategori ini juga bercokol tim-tim kuat seperti David Yakob (Jakarta), PTMSI Kota Yogyakarta (Yogya) dan PTM Klungkung (Bali). David Yakob sendiri sudah menunjukkan tajinya dengan menggagalkan ambisi PTM Sukun menjadi kampiun di kategori junior.

Tim asal Jakarta itu mencoba mengulangi pencapaian tersebut di kategori junior. Mereka sempat unggul tipis 3-2 atas Sukun B, namun Sukun A menunjukkan bahwa tim asal Kota Kretek ini tak mudah untuk dikalahkan dengan membekuk David Yakob 3-2.

Hingga akhir, Sukun A bercokol di puncak dan keluar sebagai jawara dengan nilai sempurna 8 yang diperoleh dari empat kemenangan. David Yakob menguntit dengan predikat runner up, nilai 7. Sedangkan posisi ketiga diisi oleh Sukun B dengan nilai 6.

Dengan hasil ini, Sukun A yang diperkuat oleh Danang, Noni dan sejumlah atlet lainnya berhasil menambah koleksi medali PTM Sukun di Sukun Cup 2015. (M IQBAL NA’IMY/AKROM HAZAMI)