Persipur Gagal Revans Saat Bertandang ke Kandang PSIS

Pemain PSIS merayakan pesta usai melesakkan gol ke gawang Persipur di Stadion Jatidiri Semarang. (Twitter PSIS @psisfcofficial)

MuriaNewsCom, Grobogan – Ambisi Persipur untuk melakukan revans melawan PSIS gagal terwujud. Meski sudah berjuang maksimal, skuad Laskar Petir kalah tipis 1-0 dalam pertandingan yang digelar di Stadion Jatidiri Semarang, Rabu (19/7/2017).

Satu-satunya gol yang tercipta dalam pertandingan itu dilesakkan M Ridwan dari tendangan bebas menit ke 43. Penalti tersebut diberikan setelah pemain belakang Persipur dianggap melakukan pelanggaran beberapa meter di luar kotak penalti.

Di babak kedua, Persipur yang ketinggalan mencoba melakukan tekanan. Berulang kali, serangan dari sisi kanan maupun kiri terus dilancarkan Heri Susilo dan kawan-kawan. Namun, serangan dari Jordan Foranda maupun Roberto E Sauyai tak mampu menembus kuatnya tembok pertahanan tuan rumah.

Manajer Persipur Budi Susilo mengaku kurang puas dengan hasil akhir pertandingan. Sebab, anak asuhnya gagal memaksimakan beberapa peluang yang dimiliki, khususnya pada babak kedua.

“Penampilan anak-anak sebenarnya tidak terlalu mengecewakan. Sayangnya, beberapa peluang gagal menghasilkan gol,” katanya.

Dengan hasil ini, skuad Laskar Petir gagal membalas kekalahan yang didapat pada laga pertama liga 2. Meski pertandingan pembuka digelar di Purwodadi, namun PSIS berhasil menang 1-2 waktu itu.

 

Editor : Akrom Hazami

 

Sundulan Erik Bawa PSIS Imbangi PSIR

PSIR (orange) saat menjamu PSIS Semarang di Stadion Krida Rembang, Kamis (11/5/2017). (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom,Rembang – Sundulan Erik Dwi Ermawansyah (9) di 86 mengubah kedudukan PSIS Semarang menjadi 1-1 atas PSIR Rembang dalam laga lanjutan Liga 1 di Stadion Krida Rembang, Kamis (11/5/2017) sore. Sebelumnya PSIS tertinggal 0-1 lewat tendangan bebas Yoni Ustaf Bukori (11) di menit 72.

Jalannya Pertandingan

Tampil dengan kekuatan penuh, skuat PSIR sejak menit awal berinisiatif tampil menekan terlebih dulu. PSIR tampak bermain dominan, bahkan beberapa kali pemain depan PSIR di menit awal mampu merepotkan pemain belakang PSIS.

Tendangan Rudy Santoso (99) bahkan nyaris merobek gawang dari PSIS yang dijaga Awang Seto. Sayang tembakan mendatar dari Rudy masih sedikit menyamping di sebelah kanan gawang.

Tak mau dipermainkan begitu saja oleh PSIR, PSIS juga memberikan perlawanan yang agresif. Asist yang disodorkan gelandang gaek M Ridwan juga nyaris membuahkan gol. Sayang, finishing dari pemain depan PSIS masih kurang bagus.

Kedua tim yang berambisi mengincar 3 poin bermain sama sama ngotot. Jual beli serangan pun terjadi hingga paruh awal babak pertama.

Untuk peluang PSIS Semarang sendiri tercatat ada sebanyak 6, namun semuanya tidak shoot on target. Sedangkan PSIR yang memiliki peluang sembilan, dengan shoot on target 3, pada babak pertama.

Pengusaan bola pada babak pertama ini, juga masih dikuasai PSIR yakni 53, sedangkan PSIS 47. Hingga jeda turun minum skor 0-0 masih belum berubah.

Usai turun minum, kedua tim mencoba bangkit dan bermain lebih agresif. Jual beli serangan antara kedua tim tak terelakkan. Hingga pada menit ke 72, PSIR mendapatkan peluang tendangan bebas dari jarak yang sangat ideal. Persis di depan garis kotak pinalti.

Peluang ini tercipta, karena pemain PSIS Safrudin Tahar (27) melalukan pelanggaran terhadap salah satu pemain depan PSIR. Safrudin juga mendapatkan hadiah kartu kuning dari wasit akibat pelanggaran yang dilakukan.

Hadiah tendangan bebas yang dihadiahkan kepada PSIR tak disia-siakan begitu saja. Yoni Ustaf Bukhori (11) yang menjadi algojo, sukses merobek gawang yang dijaga Awang Seto, tepat di sudut kanan atas. Kedudukan pun, 1-0 untu PSIR.

Tertinggal dari PSIR, PSIS terus mencoba memberikan tekanan. Hingga akhirnya, pada menit 86, Erik Dwi Ermawansyah (9) mampu menyamakan kedudukan atas PSIR, berkat sundulannya.

Pelatih Fisik PSIR Devid Prisma Nugraha mengatakan, dalam posisi babak kedua menit pertama, menurutnya pemainnya masih bersemangat. “Serangan demi serangan kita lancurkan. Namun setelah itu, kita kehabisan tenaga, performa dan lainnya. Sehingga kita kebobolan di menit akhir,” katanya.

Dalam hal ini, pihaknya akan melakukan evaluasi lagi terhadap performa pemain. Supaya di saat tanding bisa selalu bugar.

Sementara itu, Pelatih PSIS Subangkit mengatakan, permainan timnya sudah apik. Namun hal itu akan menjadi bahan evaluasi ke depan. “Kalau masalah evaluasi, tentunya ada. Khususnya pada sistem pertahanan dan penyerangan,” pungkasnya.

Editor : Kholistiono

Babak Pertama, PSIR Ditahan Imbang PSIS

PSIR (orange) saat menjamu PSIS Semarang pada laga lanjutan Liga 2 di Stadion Krida Rembang, Kamis (11/5/2017). (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom,Rembang – PSIR Rembang untuk sementara ditahan PSIS Semarang di lanjutan Liga 2, yang berlangsung di Stadion Krida Rembang, Kamis (11/5/2017) sore.

Tampil dengan kekuatan penuh, skuat PSIR berinisiatif tampil menekan terlebih dulu. Hingga menit ke-11, PSIR tampak bermain dominan, bahkan beberapa kali pemain depan PSIR mampu merepotkan pemain belakang PSIS.

Tendangan Rudy Santoso (99) bahkan nyaris merobek gawang dari PSIS yang dijaga Awang Seto. Sayang tembakan mendatar dari Rudy masih sedikit menyamping di sebelah kanan gawang.

Tak mau dipermainkan begitu saja oleh PSIR, PSIS juga memberikan perlawanan yang agresif. Asist yang disodorkan gelandang gaek M Ridwan juga nyaris membuahkan gol. Sayang, finishing dari pemain depan PSIS masih kurang bagus.

Kedua tim yang berambisi mengincar 3 poin bermain sama sama ngotot. Jual beli serangan pun terjadi hingga paruh awal babak pertama.

Untuk peluang PSIS Semarang sendiri tercatat ada sebanyak 6, namun semuanya tidak shoot on target. Sedangkan PSIR yang memiliki peluang sembilan, dengan shoot on target 3.

Pengusaan bola pada babak pertama ini, juga masih dikuasai PSIR yakni 53, sedangkan PSIS 47. Hingga jeda turun minum skor 0-0 masih belum berubah.

Editor : Kholistiono

Main di Kandang, PSIR Harus Kompak

Manajer PSIR Wiwin Winarto saat memberikan arahan pada tim seusai latihan. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom,Rembang – Saat laga kandang pada Minggu (30/4/2017) melawan Persipur di Stadion Krida Rembang, PSIR ditahan imbang Persipur dengan skor 1-1. Meski PSIR mampu lebih dahulu mencuri gol, namun hal itu dapat dibalas Persipur.

Pada laga lanjutan Liga 2 yang menjamu PSIS pada Kamis (11/5/2017) besok, PSIR diminta untuk lebih kompak lagi. Apalagi, pada pertandingan ini PSIR bermain di hadapan ribuan supporter yang siap memadati Stadion Krida Rembang.

“Yang penting jaga kekompakan, saling komunikasi dan bekerja sama satu dengan yang lain. Terlebih ini nantinya akan bermain di kandang. Sehingga nantinya, diharapkan bisa tampil lebih maksimal,” ujar Manajer PSIR Wiwin Winarto.

Sementara itu, Pelatih PSIR Hadi Surento mengutarakan, bahwa laga kandang ini akan dimanfaatkan untuk bisa bermain apik dan memukau.

“Pada saat menghadapi Persipur pekan lalu, pemain kita agak sedikit miskomunikasi. Namun untuk besok, kita akan fokus pada satu titik yang harus diwaspadai. Baik itu pola penyerangan lawan yang kita pantau maupun lainnya,” bebernya.

Ia juga berharap kepada seluruh penonton atau suporter supaya bisa memberikan dukungan moril dan doa. Sehingga nantinya dapat memberikan hasil yang maksimal dan memetik kemenangan.

Editor : Kholistiono

Jamu PSIS, PSIR Bakal Tampil All Out

Tim PSIR saat menggelar latihan di Stadion Krida Rembang jelang menghadapi PSIS pada Kamis mendatang.(MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom,Rembang – PSIR bakal melakoni laga lanjutan Liga 2 pada Kamis (11/5/2017). Dalam laga nanti, PSIR bakal menjamu tim PSIS Semarang di Stadion Krida Rembang.

Bermain di hadapan ribuan supporter, PSIR akan bermain secara all out. PSIR bertekad bisa memetik poin penuh untuk bisa memudahkan langkah selanjutnya.

Pelatih PSIR Hadi Surento mengatakan, transisi menyerang ke bertahan terus dimatangkan, agar anak asuhnya bisa tampil sesuai yang diharapkan. “Kami akan berupaya tampil dominan dan bisa petik poin penuh di kandang. Apalagi, bermain di hadapan ribuan supporter PSIR,” katanya, Selasa (9/5/2017).

Dirinya juga mengintruksikan, agar anak asuknya tidak lengah dan mewaspadai permainan lawan. Apalagi, PSIS memiliki komposisi pemain yang cukup bagus, dan sejauh ini mampu tampil apik.

Editor : Kholistiono

Persijap Pecundangi PSIS

Pemain Persijap merayakan kemenangannya atas PSIS di SGBK Jepara, Sabtu. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

Pemain Persijap merayakan kemenangannya atas PSIS di SGBK Jepara, Sabtu. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

MuriaNewsCom, Jepara – Akhirnya tim kebanggaan warga Jepara, Persijap mampu mengalahkan PSIS Semarang dengan skor 2-0 dalam lanjutan Babak Penyisihan grup IV Indonesia Soccer Championship (ISC) B. Laga penuh gengsi yang digelar di Stadion Gelora Bumi Kartini (SGBK) Jepara, Sabtu (3/9/2016) ini berjalan dengan tensi tinggi.

Persijap unggul sejak babak pertama dengan skor 1-0. Gol pertama itu dicetak oleh pemain dengan nomor punggung 10, Gibsi Salat Taalaita pada menit ke-11. Gol dicetak melalui tembakan kaki yang terarah ke sisi kanan gawang PSIS yang dijaga oleh Syaiful Amar.

Sejak menit awal, bermain di hadapan ribuan pendukung. Anak asuh Bagong Harmadi melakukan inisiatif menyerang. Sejumlah peluang tak semuanya mampu dijadikan gol, hingga peluit tanda babak pertama usai skor tetap 1-0.

Memasuki babak kedua, justru pertahanan tim tuan rumah kerap dikurung oleh PSIS. Sejumlah peluang didapatkan oleh tim tamu. Namun justru Persijap mampu menambah keunggulan pada menit ke-69 menjadi 2-0 melalui pemain muda Rendi Reovaldo. Gol dicetak usai membawa bola dan melewati pemain belakang lawan.

Skor 2-0 ini bertahan hingga peluit panjang dibunyikan wasit, tanda permainan usai. Hasil ini mendapatkan apresiasi dari pelatih dan manajemen.

“Meski peluang untuk lolos ke babak berikutnya sangat kecil. Tapi hasil ini sangat memuaskan. Saya bersyukur dan berterima kasih kepada para pemain,” ujar pelatih Persijap Bagong Harmadi usai laga.

Hal senada juga disampaikan pucuk pimpinan manajemen Persijap Esti Puji Lestari. Menurut Esti, penampilan Fauzan Jamal dkk ini merupakan penampilan terbaik Persijap yang pernah ia lihat. “Kami sangat puas dan semoga saja hasil ini mampu meloloskan Persijap ke babak berikutnya,” kata Esti.

Dalam laga ini, Persijap menurunkan skuad terbaiknya. Ada beberapa nama pemain senior yakni Gibsi Salat Taalaita, Fauzan Jamal, dan Agung Supriyanto. Pemain muda potensial juga diturunkan seperti Rendi Reovaldo dan Rafi Maulana.

Sementara di tim PSIS, sejumlah nama pemain unggulan juga diturunkan pada laga ini. Meski sudah memastikan lolos ke babak selanjutnya, tim dari Semarang ini juga bermain ngotot. Sejumlah peluang didapatkan namun tak membuahkan gol.

Editor : Akrom Hazami

Babak Pertama, Persijap Sikat PSIS

Usai mencetak gol, Gibsi melakukan selebrasi dan mendapatkan sambutan dari rekan-rekannya saat Persijap menjamu PSIS di SGBK Jepara, Sabtu.  (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

Usai mencetak gol, Gibsi melakukan selebrasi dan mendapatkan sambutan dari rekan-rekannya saat Persijap menjamu PSIS di SGBK Jepara, Sabtu.  (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

MuriaNewsCom, Jepara – Laga penuh gengsi antara Persijap melawan PSIS Semarang di Stadion Gelora Bumi Kartini (SGBK) Jepara sudah dimulai, Sabtu (3/9/2016). Babak pertama usai dan Persijap unggul sementara dengan skor 1-0.

Gol dicetak oleh pemain dengan nomor punggung 10, Gibsi Salat Taalaita pada menit ke-11. Gol dicetak melalui tembakan kaki yang terarah ke sisi kanan gawang PSIS yang dijaga oleh Syaiful Amar.

Gol itu menjadikan suara gemuruh di dalam stadion dari para suporter Laskar Kalinyamat. Disisi lain membungkam suara nyaring suporter Mahesa Jenar yang maksa datang ke SGBK pada laga ini.

Sejak menit awal, bermain di hadapan ribuan pendukung. Anak asuh Bagong Harmadi melakukan inisiatif menyerang. Sejumlah peluang tak semuanya mampu dijadikan gol, hingga peluit tanda babak pertama usai skor tetap 1-0.

Dalam laga ini, Persijap menurunkan skuat terbaiknya. Ada beberapa nama pemain senior yakni Gibsi Salat Taalaita, Fauzan Jamal, dan Agung Supriyanto. Pemain muda potensial juga diturunkan seperti Rendi Reovaldo dan Rafi Maulana.

Sementara di tim PSIS, sejumlah nama pemain unggulan juga diturunkan pada laga ini. Meski sudah memastikan lolos ke babak selanjutnya, tim dari Semarang ini juga bermain ngotot. Sejumlah peluang didapatkan namun tak membuahkan gol.

Editor : Akrom Hazami

 

Persijap vs PSIS jadi Laga Pertaruhan Gengsi

Pemain Persijap saat melakoni pertandingan di Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara, beberapa waktu lalu. Nanti sore, Persijap akan melayani tamunya PSIS. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

Pemain Persijap saat melakoni pertandingan di Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara, beberapa waktu lalu. Nanti sore, Persijap akan melayani tamunya PSIS. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

MuriaNewsCom, Jepara – Menjelang laga penuh gengsi antara Persijap melawan PSIS Semarang di Stadion Gelora Bumi Kartini (SGBK), Sabtu (3/9/2016) sore nanti. Tim Persijap menyatakan siap bertarung dan memenangkan pertandingan tersebut.

Pertemuan dua kesebelasan ini memang menjadi laga yang ditunggu-tunggu oleh kedua pendukung. Karena, kedua tim ini memiliki catatan dan pengalaman pertemuan yang seru di kancah persepakbolaan nasional.

Dua tim ini pernah menjadi tim papan atas dan menjadi wakil tim dari Jawa Tengah di kompetisi nasional. Selain itu, kedua tim ini juga memiliki catatan buruk akibat kerusuhan sehingga semakin menambah nuansa gengsi kedua tim menjadi besar.

Posisi Persijap di kompetisi Indonesian Soccer Championship (ISC) B ini memang di bawah PSIS Semarang. Tim berjuluk Mahesa Jenar sudah memastikan lolos ke babak selanjutnya, sementara Persijap hanya memiliki peluang sangat kecil untuk lolos.

CEO Persijap M Said Basalamah mengatakan, Persijap siap memang melawan PSIS Semarang. Pihaknya sadar jika posisi Persijap saat ini berada di bawah PSIS namun laga ini menjadi laga yang paling ditunggu karena penuh gengsi.

“Kami tahu walaupun PSIS sudah lolos, tapi Persijap lawan PSIS adalah pertandingan yang selalu menjadi perhatian kedua pihak, terutama pendukung masing-masing. Kami sudah siap menang,” ujar Basalamah kepada MuriaNewsCom, Sabtu (3/9/2016).

Menurutnya, Persijap akan menunjukkan permainan terbaiknya dan juga berharap hasil yang terbaik. Apalagi sejumlah pemain inti juga bisa tampil dalam laga nanti, seperti pemain senior Fauzan Jamal. “Kami sangat berharap pertandingan ini Persijap bisa menang atas PSIS. Apalagi ini laga terakhir di babak penyisihan grup IV,” ungkap Basalamah.

Sementara itu, Pelatih Persijap Bagong Harmadi mengatakan, anak asuhnya akan bermain semaksimal mungkin melawan tim kuat PSIS Semarang. Beberapa pemain telah dilatih dan disiapkan untuk memenangkan pertandingan penting ini. “Semoga saja bisa mendapatkan hasil yang terbaik. Pemain saya beri arahan untuk tampil lebih ngotot,” imbuhnya.
Editor : Akrom Hazami

Jelang Laga Persipur vs PSIS, Polisi Siaga

Ratusan aparat Polres Grobogan mengikuti apel gladi bersih pengamanan jelang pertandingan Persipur lawan PSIS. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Ratusan aparat Polres Grobogan mengikuti apel gladi bersih pengamanan jelang pertandingan Persipur lawan PSIS. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

MuriaNewsCom, Grobogan – Laga antara Persipur melawan PSIS Semarang yang akan digelar Minggu (1/5/2016) sore di Stadion Krida Bhakti Purwodadi mendapat perhatian serius dari pihak kepolisian setempat. Laga nanti, ada ratusan personel yang disiapkan untuk pengamanan. Hal itu terlihat dalam pelaksanaan apel gladi bersih pengamanan pertandingan yang dilangsungkan di halaman Stadion Krida Bhakti, Sabtu (30/4/2016).

“Hari ini, kami melaksanakan apel gladi bersih pengamanan pertandingan kompetisi Indonesia Soccer Championship (ISC) B. Apel ini untuk memastikan kesiapan seluruh personel keamanan dan pemahaman pada tugas pokok masing-masing,” ungkap Kabag Ops Polres Grobogan Kompol Jenda Pulung.

Menurutnya, selain pengamanan di kawasan stadion, ada pula personel yang ditugaskan untuk pengawalan suporter, tim dan official, pengalihan arus, pengamanan jalan alternatif, dan lainnya.

“Semua unsur pengamanan akan dicek dan langsung dipimpin Kapolres Grobogan. Untuk pengamanan pertandingan ISC kita lakukan semaksimal mungkin,” tegasnya.

Selain menyiapkan pengamanan, pihak kepolisian sebelumnya juga sudah mempertemukan perwakilan suporter PSIS dan Persipur di Mapolres Grobogan. Kedua belah pihak juga diminta untuk saling menjaga keamanan dan ketertiban selama pertandingan nanti.

“Kedua belah pihak telah sepakat untuk menjaga situasi kamtibas bersama dengan aparat kepolisian. Kita harapkan, pertandingan besok berjalan lancar dan damai,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panpel Persipur Setyawan Djoko Purwanto menyatakan, dari kesepakatan bersama, pihaknya siap menerima kedatangan suporter PSIS. Hanya saja, jumlahnya dibatasi 2.000 orang saja.

“Jumlah suporter sudah dipastikan hanya 2.000 orang saja. Mereka nanti akan ditempatkan di tribun barat semuanya,” katanya.

Editor : Akrom Hazami