Pendaftar SMP Negeri yang Tak Diterima di Kudus Diberi Solusi

sekolah e

Pendaftar mengurusi berkas pendaftarannya di salah satu SMP negeri di Kudus. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Hari terakhir pendaftaran siswa baru untuk SMP, dipastikan banyak pendaftar mencabut berkas, Kamis (14/7/2016). Sesuai jadwal batas akhir pencabutan berkas pendaftaran berlangsung hingga pukul 13.00 WIB.

Kepala Disdikpora Kudus Joko Susilo melalui Kabid Dikmen Agus Nuratman mengatakan pendaftar yang tidak berhasil masuk SMP negeri atau sekolah pilihan, tak perlu risau.

Pihaknya memberi solusi, yaitu mendaftar di sekolah swasta. Sebab, sekolah swasta masih bisa membuka pendaftaran.

“Siswa yang tidak diterima di sekolah negeri, dapat segera melanjutkan sekolah pada jenjang swasta arah jenjang madrasah. Yang mana secara umum masih membuka pendaftaran,” katanya kepada MuriaNewsCom.

Sekretaris Disdikpora Hartono menambahkan, pendaftar yang lolos ke sekolah negeri adalah mereka yang murni berhasil dalam tes.

Menurutnya,  pada PPDB tahun ini terdapat perbedaan dari tahun sebelumnya. Yaitu, jika pada tahun lalu siswa yang lolos berdasarkan peringkat. Maka tahun ini yang lolos berdasarkan acak.

“Namun meski acak, yang tercantum hanyalah mereka yang lolos saja. Sedangkan yang tidak ada, berarti tidak lolos atau tidak masuk,” imbuhnya.

Kepala SMP 5 Kudus Abdul Rochim, mengatakan pendaftar tahun ini memiliki nilai tinggi. Kondisi tersebut tidak muncul pada tahun sebelumnya yang masih terdapat nilai rendah.

“Rata rata di atas 23,85 untuk siswanya. Jadi hampir 24. Jumlah itu merupakan jumlah yang tinggi untuk hasil US SD,” kata Rochim.

Menurutnya, untuk calon siswa SMP negeri yang diterima tahun ini, memiliki nilai minimal 23,85. Dia meyakini bukan hanya sekolahnya yang memberlakukan demikian. Tapi ada sekolah lain yang serupa.

Meski rata-rata calon siswa SMP negeri dapat nilai tinggi, namun banyak pula yang mendapatkan nilai di bawah 20. Diketahui, rata-rata siswa tersebut berasal dari luar kota seperti Jepara.

“Untuk mereka tidak diterima, dapat mengambil berkas pendaftarannya. Berkas tersebut bisa digunakan untuk mendaftar ke sekolah lainnya,” ungkapnya.

Untuk SMP 5 Kudus, jumlah calon siswa yang diterima sekitar 256 orang. Dengan jumlah kelas mencapai delapan.

Editor : Akrom Hazami

 

Ribuan Siswa Ikuti Tes Masuk SMK Negeri 2 Kudus

Beberapa calon siswa baru mengikuti tes masuk (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Beberapa calon siswa baru mengikuti tes masuk (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom – Sekitar 1.500 calon siswa mengikuti tes masuk di SMK Negeri 2 Kudus, pada Jumat (24/6/2016), yang dimulai pada pukul 08.00 WIB dan berakhir pada pukul 9.30 WIB.

Kepala SMK Negeri  2 Kudus Harto Sundoyo mengatakan, untuk pelaksanaan tes, disediakan 40 ruang bagi ribuan calon siswa baru tersebut. “Pelaksanaan tes masuk ini hanya berlangsung sehari saja, dan dari pantauan kami, pelaksanaan tes berjalan tertib dan diharapkan peserta bisa mengerjakan maksimal,” katanya.

Ia katakan, hasil tes masuk tersebut akan diumumkan pada 2 Juli 2016. Pengambilan pengumuman nantinya melampirkan bukti kartu tes masuk, sehingga dirinya menyarankan agar kartu tes untuk disimpan dengan baik, yang nantinya juga dilampirkan untuk syarat daftar ulang.

Dia menambahkan, calon siswa yang mendaftar di SMK Negeri 2, sebagian besar masih dari Kudus sendiri. Rata-rata dari daerah Gebog, Dawe, dan Bae. Untuk siswa dari luar Kudus, jumlahnya hanya sekitar 25 orang, yakni dari Semarang, Kebumen, Pati, dan Jombang, Jawa Timur.

“Kalau SMK, setahu saya tidak ada batasan siswa dari luar daerah untuk masuk. Hanya, sekolah-sekolah tertentu saja yang dibatasi. Mudah-mudahan, setelah pengumuman nanti daya tampung yang sudah kami tentukan terisi yakni 384 dan ada tiga jurusan. Masing-masing kuotanya 128 siswa,” jelasnya.

Sementara itu, pelaksanaan SMK N 1 Kudus juga berlangusng hari ini, dengan  berjalan lancar. Imam Santoso, Pengawas PPDB online mengatakan, peserta tertib dalam mengikuti tes masuk. “Rata-rata yang datang tidak ada yang terlambat, namun, kendala paling juga hanya kesulitan  mencari ruangan, sehingga dibantu petugas,” ujarnya.

Penerimaan siswa baru, tahun ini hampir sama seperti tahun sebelumnya. Ada tes masuk juga, karena untuk menentukan diterima dan tidaknya. Imam menambahkan, beban nilai imbang antara Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional (SKHUN) dan bobot nilai hasil tes.

Editor : Kholistiono

Jika “Main Belakang” Sekolah Dinilai Bukan Lagi Lembaga yang Mengajarkan Kejujuran

Suasana penerimaan peserta didik baru di salah satu sekolah menengah atas negeri di Pati beberapa waktu lalu. (MuriaNewsCom/LISMANTO)

Suasana penerimaan peserta didik baru di salah satu sekolah menengah atas negeri di Pati beberapa waktu lalu. (MuriaNewsCom/LISMANTO)

PATI – Penerimaan peserta didik baru (PPDB) di sejumlah sekolah di Kabupaten Pati dinilai rawan suap. Modusnya, banyak sekolah memanfaatkan istilah program kemitraan untuk mendapatkan uang. Lanjutkan membaca

Sstt….Penerimaan Siswa Baru di Pati Rawan Suap

 Suasana penerimaan peserta didik baru di salah satu sekolah menengah atas negeri di Pati beberapa waktu lalu. (MuriaNewsCom/LISMANTO)


Suasana penerimaan peserta didik baru di salah satu sekolah menengah atas negeri di Pati beberapa waktu lalu. (MuriaNewsCom/LISMANTO)

PATI – Penerimaan peserta didik baru (PPDB) di sejumlah sekolah di Kabupaten Pati dinilai rawan suap. Modusnya, banyak sekolah memanfaatkan istilah program kemitraan untuk mendapatkan uang dari orangtua peserta didik melalui jalur belakang. Lanjutkan membaca

Sekolah Favorit Masih Diburu Pelamar

 

Jpeg

Ketua DPRD Kudus Masan saat melakukan inspeksi mendadak ke beberapa sekolah terkait dengan PPDB online belum lama ini. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

KUDUS – Meski terdapat kendala dalam pendaftaran siswa baru secara online, namun tidak menghalangi proses pendaftaran peserta didik baru (PPDB) yang sudah berjalan. Umumnya, sekolah favorit di Kabupaten Kudus, masih menjadi buruan calon siswa baru, utuk menempuh jenjang pendidikan selanjutnya. Lanjutkan membaca

Waktu Pendaftaran Jurusan Ukir di SMK 2 Jepara Diperpanjang

f-Ukir (e)

Sarasehan alumni jurusan ukir SMK 2 Jepara. Kali ini, jurusan ukir yang kembali dibuka setahun lalu minim peminat, sehingga pendaftaran diperpanjang (MuriaNewsCom/WAHYU KZ)

JEPARA – Jurusan Ukir di SMK 2 Jepara minim peminat. Bahkan, sampai pada batas waktu normal pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sampai 27 Juni lalu hanya mendapatkan 13 siswa. Lanjutkan membaca

Sekolah Negeri Saja Kekurangan Murid, Apalagi Swasta

Sejumlah calon siswa mendaftar di salah satu sekolah swasta. Selain sekolah negeri, sekolah swasta di Grobogan juga kekurangan murid. (MuriaNewsCom/DANI AGUS)

Sejumlah calon siswa mendaftar di salah satu sekolah swasta. Selain sekolah negeri, sekolah swasta di Grobogan juga kekurangan murid. (MuriaNewsCom/DANI AGUS)

GROBOGAN – Kekurangan murid baru tidak hanya dialami sekolah negeri saja. Namun, sekolah-sekolah swasta hampir semuanya mengalami masalah serupa.
Hal ini setidaknya bisa terlihat saat pengumuman PPDB di SMPN 1 Purwodadi, siang tadi. Dimana, ada beberapa sekolah swasta yang membuka stand pendaftaran murid baru disitu. Diantaranya, SMP Muhammadiyah, dan SMP Integral Purwodadi. Lanjutkan membaca

Kuota Siswa Baru SMA 1 Tahun Ini 224 Siswa

SMA 1 Kudus 2 (e)

Petugas input data siap melayani calon siswa baru di SMA 1 Kudus, Minggu (28/6/2015). (MuriaNewsCom/HanaRatri)

KUDUS – Kuota pendaftaran siswa reguler SMA 1 Kudus TA 2015/2016 sebanyak 224 siswa. Kuota tersebut terbagi dalam 7 kelas, yang masing-masing kelas berisi 32 siswa. Imam Santoso, ketua PPDB SMA 1 Kudus, mengatakan kuota itu mencakup pendaftar yang lolos baik melalui jalur piagam maupun jalur umum. Lanjutkan membaca

SMA 1 PGRI Kudus Buka Pendaftaran Jalur Prestasi

Bambang Sugiarto (e)

Bambang Sugiarto, kepala SMA PGRI 01 Kudus. (MuriaNewsCom/Hana Ratri)

KUDUS – Pendaftaran siswa baru mulai tanggal 27 Juni 2015 telah dilaksanakan SMA 1 PGRI Kudus. Pada tahap ini, sekolah swasta yang berlokasi di Jalan Mejobo ini membuka kelas untuk jalur prestasi bagi calon siswa baru. Namun, Bambang Sugiarto, kepala sekolah tersebut mengatakan belum ada peminat yang mendaftar melalui jalur tersebut. Lanjutkan membaca

Pendaftaran Jalur Reguler SMA 1 Kudus Dibuka Hingga 1 Juli

SMA 1 Kudus (e)

Imam Santoso, ketua PPADB SMA 1 Kudus. (MuriaNewsCom/Hana Ratri)

KUDUS – Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) jalur reguler telah dibuka di seluruh sekolah di wilayah Kabupaten Kudus mulai tanggal 27 Juni 2015, tak terkecuali SMA 1 Kudus. Imam Santoso, ketua panitia PPDB TA 2015/2016, mengatakan per 28 Juni 2015 ini, terhitung sudah 60 siswa yang mendaftar melalui jalur reguler dengan piagam/sertifikat. Lanjutkan membaca

Daya Tampung SMA/SMK Negeri di Blora Hanya 3.860 untuk Siswa Baru

ppdb (e)

Sejumlah siswa saat melakukan pendaftarandi sekretariat pendaftaran SMA Negeri 1Blora. (MURIANEWS/PRIYO)

BLORA- Seleksi penerimaan peserta didik baru (PPDB) untuk jenjang SMA/SMK Negeri di Blora di mulai secara serentak pada hari ini. Jumlah kursi yang disediakan bagi siswa baru sebanyak 3.860 yang tersebar di 8 SMA dan 6 SMK. Lanjutkan membaca

Pengurus OSIS Dites Mental Sebelum MOS

kegiatan (e)

MA NU Tamrinut Thullab, Undaan Lor, Kecamatan Undaan, mengikuti kegiatan di sekolah. Kegiatan tersebut akan diperbanyak untuk menggaet calon siswa. (MURIA NEWS/EDY SUTRIYONO)

KUDUS – Tes mental tidak hanya harus dilakukan oleh peserta didik baru, namun juga harus diterapkan ke pengurus OSIS. Sehingga saat melaksanakan masa orientasi siswa (MOS) berjalan, pengurus OSIS tersebut mempunyai mental serta kecerdasan untuk membimbing adik kelasnya. Lanjutkan membaca

Ini cara MA NU Tamrinut Thullab Gaet Calon Siswa

kegiatan (e)

MA NU Tamrinut Thullab, Undaan Lor, Kecamatan Undaan, mengikuti kegiatan di sekolah. Kegiatan tersebut akan diperbanyak untuk menggaet calon siswa. (MURIA NEWS/EDY SUTRIYONO)

KUDUS – Untu menarik perhatian terhadap peserta didik baru, MA NU Tamrinut Thullab, Undaan Lor, Kecamatan Undaan, akan memperbanyak berbagai kegiatan. Hal itu dilakukan agar madrasah yang berdidi pada tahun 2011 tesebut dilirik oleh pendaftar. Lanjutkan membaca