Ratusan Pohon Ditanam di Pancur Mayong Jepara

Kegiatan peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) dan Bulan Menanam Nasional (BMN)  tingkat Kabupaten Jepara. (Tribratanewsjepara)

Kegiatan peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) dan Bulan Menanam Nasional (BMN) tingkat Kabupaten Jepara. (Tribratanewsjepara)

MuriaNewsCom, Jepara – Kepala Kepolisian Sektor Mayong Resor Jepara, Ajun Komisaris Polisi Sutono menghadiri puncak peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) dan Bulan Menanam Nasional (BMN) tingkat Kabupaten Jepara di sekitar Lapangan Desa Pancur, Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara.

Kegiatan yang bertemakan “Pohon dan Hutan Rakyat, untuk Kehidupan, Kesejahteraan dan Devisa Negara” dipimpin langsung oleh Kepala BP2SDM Kementrian LHK RI. Dalam kesempatan tersebut, Kepala BP2SDM Kementerian LHK RI Bambang Sukiyanto menyampaikan mohon maaf karena menteri tidak hadir. Sebab itu bersamaan dengan acara bapak Presiden.

“HMPI merupakan kegiatan yang dimaksudkan agar kita terus mengingat bila pohon ini perlu uluran tangan kita, langkah mitigasi dengan penanaman pohon merupakan salah satu upaya  mengurangi emisi karbon serta menanam dan memelihara sudah menjadi budaya kita,” katanya.

Selanjutnya, rombongan dari Kemetrian LHK RI dan Forkopinda beserta masyarakat melaksanakan  penanaman ratusan pohon yang telah disediakan di sekitar lapangan serta penyerahan bantuan bibit pohon kayu dan pohon buah sebanyak 15.000 pohon.

Selain itu juga, penyerahan bantuan sumur resapan sebanyak 20 unit kepada Petinggi Desa Plajan, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Jepara, dan penyerahan hadiah juara 1-3 Lomba
Germasdal OPT Perkebunan (Komoditas Kopi).

Editor : Akrom Hazami

Penyeberang Jalan Tak Perlu Takut Tertabrak Kendaraan di Mayong Jepara  

Personel Polsek Mayong Polres Jepara melakukan pengaturan arus lalu lintas, Rabu. (Tribratanewsjepara)

Personel Polsek Mayong Polres Jepara melakukan pengaturan arus lalu lintas, Rabu. (Tribratanewsjepara)

MuriaNewsCom, Jepara – Para penyeberang jalan yang melintas di Mayong, kini tak perlu khawatir tertabrak kendaraan. Karena mereka mendapat perlindungan dari polisi dengan memberikan mereka ruang penyeberangan.

Inilah yang dilakukan personel Polsek Mayong Polres Jepara saat diterjunkan ke jalan untuk melakukan pengatuan arus lalu lintas pagi di ruas dan penggal jalan raya utama seperti di depan SDN Pelang, PT Yazaki, Perempatan Mayong dan lokasi lain yang membutuhkan kehadiran Polisi, Rabu (23/11/2016) pagi.

Kapolres Jepara AKBP M Samsu Arifin melalui Kapolsek Mayong AKP Sutono mengatakan, tujuan dilakukan pengaturan lalu lintas untuk mengantisipasi kepadatan dan kemacetan lalu lintas serta kecelakaan lalu lintas.

Pengaturan lalu lintas di wilayah hukum Polsek Mayong Resor Jepara dipimpin oleh Kapolsek Mayong dengan menempatkan personelnya di beberapa titik rawan macet dan kecelakaan lalu lintas, untuk melaksanakan program tetap pagi yakni penjagaan dan pengaturan lalu lintas.

Kapolsek Mayong memantau langsung pelaksanaan tugas anggota di lapangan. Sutono menambahkan, selama pengaturan tersebut, situasi lalu lintas di dua jalur tersebut didominasi kendaraan roda dua dan roda empat. “Walaupun kepadatan arus terjadi di jalur jalan yang menuju arah Kota Jepara namun arus lalu lintas tetap lancar,” ujarnya dikutip Tribratanewsjepara.

Pihaknya juga melakukan tindakan tegas kepada pengendara yang tidak tertib dan melanggar peraturan berlalu lintas. Hal ini untuk memberikan efek jera dan menjaga keamanan dan ketertiban pengemudi itu sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Editor : Akrom Hazami

Jelang Pilihan Petinggi, Polsek Mayong Jepara Intensifkan Patroli

Mobil patroli Polsek Mayong terparkir di area kecamatan, Rabu dini hari. (Tribratanewsjepara)

Mobil patroli Polsek Mayong terparkir di area kecamatan, Rabu dini hari. (Tribratanewsjepara)

MuriaNewsCom, Jepara – Personel Polsek Mayong Resor Jepara Polda Jateng menyisir tempat yang dianggap rawan kriminalitas dan penyakit masyarakat (Pekat) melalui Blue Light Patrol, Rabu (09/11/2016) dini hari.

Kegiatan patroli ditandai dengan menyalanya lampu rotator biru. Mobil patroli berjalan dengan kecepatan kurang lebih 20 km/jam menyusuri rute patroli yang telah ditentukan.

Kapolres Jepara AKBP M Samsu Arifin melalui Kapolsek Mayong AKP Sutono menerangkan, Blue Light Patrol adalah suatu bentuk kegiatan preventif kepolisian dengan menempatkan polisi di tengah masyarakat.

Tujuannya untuk menekan dan mencegah terjadinya gangguan Kamtibmas. Di antaranya dengan melaksanakan patroli di tempat rawan kriminalitas, terutama di objek vital dan di pusat keramaian.

“Kegiatan yang dimulai pukul 23.00 WIB, dilaksanakan wilayah Kecamatan Mayong dengan pola patroli dialogis. Pola ini dimaksudkan agar kehadiran polisi lebih dirasakan masyarakat, dengan cara menyalakan lampu rotator pada saat melaksanakan patroli (Blue Light Patrol), berhenti atau parkir dan berkomunikasi atau dialogis dengan masyarakat,” kata Sutono dikutip Tribratanewsjepara.

Pihaknya juga meningkatkan patroli di balai desa dan rumah bakal calon petinggi di dua desa yang melaksanakan tahun ini. Yaitu Desa Pelemkerep dan Mayong Lor. Selain itu juga memberikan pembinaan dan penyuluhan kepada warga yang sedang ronda agar meningkatkan patroli dan kewaspadaan.

Editor : Akrom Hazami