UNBK di Kudus, Sekolah Akan Pinjam Siswa

ILUSTRASI

MuriaNewsCom, Kudus – Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kudus Joko Susilo mengimbau sekolah yang melaksanakan UNBK pada tahun ini tidak harus memiliki alat baru. Namun dapat memanfaatkan yang ada, termasuk meminjam milik siswa.

“Jadi tak harus baru. Apa yang ada dapat dimaksimalkan. Seperti halnya milik siswa juga bisa dipakai. Yang penting lancar,” kata Joko di Kudus, Jumat (17/2/2017).

Sekolah tak harus memaksakan dapat alat anyar. Selain terkendala anggaran, spesifikasi alat juga sangat berpengaruh. Ditambah lagi, pengadaan alat tidak bisa cepat karena butuh dana dan proses panjang. Jika siswa tak memiliki alat, bisa meminjam pihak lain.

Bisa dengan meminjam ke guru atau meminjam ke instansi lainnya, guna mendukung kesuksesan UNBK. “Pihak sekolah bisa membantu dalam menyukseskan. Seperti menjaga jaringan internet secara stabil, memilih komputer atau laptop yang speknya sesuai dan tak ngadat,” pungkas Joko. 

Bidang Humas dan Sarana Prasarana SMAN 1 Gebog Yudi Susiyanto mengatakan, persiapan UNBK tahun ini cukup mendadak. Padahal ketersediaan perangkat komputer di sekolahnya masih kurang. Kalau pengadaan komputer baru, waktunya tidak mencukupi sehingga harus meminjam.

“Awalnya sekolah masih mempertimbangkan untuk ujian tertulis. Namun, pemerintah tahun ini mengoptimalkan UNBK. Sehingga sekolah harus tetap mempersiapkan UNBK,” ungkap dia.

Yudi menambahkan, peserta ujian di SMAN 1 Gebog ada 287 siswa. Sehingga membutuhkan 104 komputer untuk tiga sesi. Dengan jumlah itu, juga harus tersedia empat server. Sementara komputer yang saat ini sudah tersedia masih kurang 50 persen. “Kami masih mengupayakan, bisa pinjam ke sejumlah pihak termasuk dengan meminjam ke semua guru dan kalau perlu siswa yang memiliki laptop,” ucap dia.

Editor : Akrom Hazami