Panwaskab Jepara Buka Perekrutan Panwascam

Ketua Panwaskab Jepara Arifin (tengah) didampingi komisioner Panwaskab divisi organisasi dan SDM Abdul Kalim (kanan) dan Muntoko Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga (kiri), saat memberikan keterangan kepada pewarta, Selasa (29/8/2017). (MuriaNewsCom/Padhang Pranoto)

MuriaNewsCom, Jepara – Panwaskab Jepara memulai tahapan persiapan Pilgub Jateng 2018. Agenda terdekat yang akan dilaksanakan adalah membentuk Panwascam di 16 kecamatan. 

“Kami komisioner dari Panwaskab Jepara terdiri dari tiga orang baru dilantik pada Jumat (25/8/2017). Namun setelah pelantikan tersebut nyaris tidak ada waktu untuk terlena, agenda terdekat adalah perekrutan Panwascam,” kata Ketua Panwaskab Jepara Arifin, di kantornya, Selasa (29/8/2017).

Ia mengatakan, pendaftaran anggota panwascam akan dimulai pada Rabu-Selasa (6-12/9/2017). Rangkaian perekrutan panitia pengawas kecamatan akan bergulir hingga 21 September 2017. 

“Pengumuman panwascam terpilih akan dilakukan pada tanggal 25 September 2017. Untuk mengetahui terkait informasi tersebut bisa melihat media massa, facebook resmi panwaskab dan langsung menuju kantor kami di Jaln KH Ahmad Fauzan, Saripan-Jepara,” ungkap Arifin. 

Komisioner Panwaskab Divisi Organisasi dan SDM Abdul Kalim mengatakan, pihaknya ingin agar warga Jepara dapat memenuhi persyaratan untuk mengikuti seleksi Panwascam. Ia mengatakan akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Jepara agar calon panwascam dapat difasilitasi surat keterangan sehat dari Puskesmas. 

Sementara itu, Komisioner Panwaskab Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Muntoko menyebutkan, dalam pemilihan anggota panwascam, memperhatikan pada kualitas calon. Hal itu mengingat, rangkaian pesta demokrasi yang sebelumnya diadakan di Jepara menuai beberapa masalah seperti perhitungan daftar pemilih tetap.

Editor : Akrom Hazami

 

Kenaikan Partisipasi Pemilih pada Pilgub 2018 jadi Perhatian KPU Grobogan

Komisioner KPU Grobogan menggelar rapat internal dengan staf sekretariat membahas persiapan pelaksaan Pilgub 2018. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Selain lancar dan aman, salah satu barometer suksesnya pelaksanaan pemilu termasuk pilkada adalah besarnya warga yang menggunakan hak pilih. Hal itu disampaikan Ketua KPU Grobogan Afrosin Arif usai menggelar rapat internal persiapan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah di kantornya, Jumat (14/7/2017).“Setelah pelaksanaan pemilihan, selalu muncul pertanyaan utama dari banyak pihak. Yakni, berapa besar angka partisipasi pemilih yang menggunakan hak suaranya,” katanya.

Terkait dengan pelaksanaan Pilgub tahun 2018, kenaikan partisipasi pemilih memang jadi salah satu perhatian. Sebab, pada pelaksanaan Pilgub edisi sebelumnya terjadi angka penurunan partisipasi pemilih.

Menurut Afrosin, partisipasi pemilih Pilgub 2008 sebesar  50,74 persen. Kemudian, pada Pilgub terakhir tahun 2013 angka partisipasi pemilih turun jadi 45,73 persen.

“Kalau untuk pelaksanaan pilbup, pileg atau pilpres, tingkat pastisipasi pemilih bisa sampai 60 persen. Kita akan berupaya agar dalam pilgub tahun depan partisipasi pemilih bisa meningkat,” jelasnya.

Afrosin menambahkan, terkait pelaksanaan pilgub tahun depan, pihaknya masih melakukan persiapan secara internal pada staf sekretariat KPU. Yakni, penyampaian materi Peratuan KPU RI Nomor 1 tahun 2017 tentang tahapan, program dan jadwal penyelenggaraan pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati dan atau walikota dan wakil walikota.

Selain itu ada pula penyampaikan materi Peratuan KPU RI Nomor 2 tahun 2017 tentang pemutakhiran data dan penyusunan daftar pemilih dalam pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati dan atau wali kota dan wakil wali kota. “Pelaksanaan pilgub masih cukup lama. Jadwal penyelenggaraannya tanggal 27 Juni 2018 mendatang,” imbuhnya.

Editor : Akrom Hazami