Petugas Kesehatan Terbantu Aplikasi WhatsApp

kudus-wasap dkk (e)

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus dr Maryata. MuriaNewsCom (Faisol Hadi)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Kondisi yang serba cepat membutuhkan koordinasi dan tindakan yang cepat pula. Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus menyadari benar akan pentingnya tindakan cepat terhadap suatu keadaan.

Untuk itu, DKK memberlakukan koordinasi melalui grup WhatsApp, untuk memantau kinerja di masing-masing puskesmas dan pos Lebaran, saat momen Lebaran kali ini.

Kepala DKK Kudus dr Maryata mengatakan, pihaknya membuat grup wasap untuk memantau perkembangan setiap hari. Grup itu pula yang dijadikan sebagai laporan harian, oleh dan dari petugas jaga, baik puskesmas maupun pos.

”Dengan cara itu lebih cepat. Jadi setiap hari akan ada laporan dari masing-masing tempat. Mulai puskemas dan pos. Serta apa saja yang terjadi pada hari itu, harus ada laporan,” katanya kepada MuriaNewsCom, Rabu (6/7/2016).

Maryata melarang petugas dilarang meninggalkan tempat, meski sudah tidak jam jaga. Kecuali piket selanjutnya sudah datang. ”Hal itu untuk menjaga jikalau ada hal-hal yang tidak diinginkan, dan petugas belum siap. Makanya harus standby,” terangnya.

Untuk pos Lebaran, semua pos terdapat petugas yang siaga 24 jam dengan berlaku shift. Tiap kelompok terdiri dari dokter, perawat dan tenaga paramedis. Termasuk ada persediaan obat, ambulanns, dan lain sebagainya

Sedangkan khusus pos Terminal Induk Jati dan SPBU Klaling, disiapkan rest area, yang dapat digunakan pengguna jalan untuk istirahat. Kedua lokasi dipilih karena tempat yang rawan serta banyak pengguna jalan

”Intinya kami siap. Sehingga kapanpun dibutuhkan bisa datang ke lokasi-lokasi tersebut ,” imbuhnya.

Editor: Merie