Budiyono Minta Anggota Pramuka Pati Berdoa Bersama

Jenazah Sukoco (50), warga Desa Tambahmulyo, Kecamatan Jakenan yang menjadi korban kecelakaan di Jalan Ungaran-Gunungpati, Semarang akan dikebumikan di tempat pemakaman umum setempat, Jumat (31/7/2015). (MuriaNewsCom/Lismanto)

PATI – Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Pati M Budiyono yang juga Wakil Bupati Pati meminta kepada seluruh keluarga besar pramuka berdoa bersama untuk korban kecelakaan yang menimpa rombongan kontingen Jambore dari Pati yang terjadi di Tanjakan Karanggeneng Jalan Ungaran-Gunungpati, Semarang, Kamis (30/7/2015) malam.

“Kami berharap seluruh keluarga besar pramuka di Pati berkenan untuk berdoa bersama untuk korban meninggal dunia agar arwah beliau diterima di sisi Allah. Kami juga berharap, satu korban yang masih kritis diberikan kesembuhan,” ujar Budiyono kepada MuriaNewsCom, Jumat (31/7/2015) pagi.

Kendati begitu, ia berharap agar peserta kontingen kwarcab Pati yang mengikuti Jambore Daerah XIV Jawa Tengah tetap fokus untuk berlaga di Jamda yang digelar di Bumi Perkemahan Candra Birawa, Karanggeneng, Semarang.

“Kami berharap, duka bersama ini tidak berlarut yang memengaruhi kualitas pramuka di Pati. Teruskan perjuangan beliau yang meninggal dunia untuk memajukan dunia pramuka di Kabupaten Pati. Mereka sudah banyak berjasa dalam kemajuan dunia kepramukaan di Pati,” imbuhnya.

Karena itu, target Kwarcab Pati untuk masuk lima besar Jamda XIV Jawa Tengah tetap dipertahankan. “Kita doakan agar Allah memberikan kebaikan bagi korban dan keluarganya. Kita harus melanjutkan perjuangan beliau untuk memajukan pramuka di Pati,” pungkasnya. (LISMANTO/KHOLISTIONO)