Banyak Perusahaan Asing di Jepara, Sebabkan Banyak WNA Bermasalah

WNA Bermasalah (e)

WNA bermasalah yang diamankan oleh petugas imigrasi kelas III Pati beberapa waktu lalu. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

JEPARA – Banyaknya industri penanaman modal asing (PMA) di Kabupaten Jepara, menjadi alasan terkuat rawan adanya warga Negara asing (WNA) yang bermasalah. Hal itu dibenarkan Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Jepara melalui Kasi Wasnaker Muryanto.

Menurutnya, banyaknya industri dan usaha milik investor asing di Jepara membuat rawan dengan adanya tenaga kerja asing (TKA) yang bermasalah. Terlebih, di sejumlah perusahaan besar tersebut, TKA memang sengaja dipekerjakan sebagai tenaga ahli. Hanya saja, sebagian diantara mereka tak memiliki kelengkapan dokumen sebagaimana yang disyaratkan.

Hal itu terbukti dari temuan Kantor Imigrasi Kelas II Pati beberapa waktu lalu di Jepara yang menciduk lima WNA yang diketahui melanggar peraturan keimigrasian. Dua di mejahijaukan, tiga lainnya dideportasi ke negara asal mereka.

Berdasarkan data yang dimiliki, tercatat terdapat 171 TKA yang berizin mempekerjakan tenaga kerja asing (IMTA) di Jepara. Mereka bekerja di sektor mebel, garmen dan usaha pariwisata. ”Potensi pelanggaran terkait TKA memang besar. Untuk itu, kami akan memperketat pengawasan,” kata Muryanto kepada MuriaNewsCom. (WAHYU KZ/TITIS W)