Awas! Dinding Basah Dapat Mempercepat Pelapukan

Salah satu perumahan. Waspada dengan dinding basah, karena dapat mempercepat pelapukan (MuriaNewsCom/Ayu Khazmi)

KUDUS – Rumah yang kuat dan tahan lama bergantung dipengaruhi banyak hal. Dimulai dari proses pengerjaan, ketepatan pemilihan material dan profesional pekerja. Ketiganya dapat direncanakan dengan baik sebelum pembangunan rumah agar dapat menikmati hunian dengan nyaman bersama keluarga dalam jangka waktu lama.

Namun, terkadang masih banyak ditemukan kendala lain meski sudah mempersiapkan ketiga hal tersebut, seperti masalah perawatan rumah. Pada rumah yang telah lama dihuni akan mulai muncul jamur pada dinding bagian luar.

“Penyebabnya adalah kelembaban udara dan perubahan cuaca yang membuatnya basah pada musim penghujan. Sehingga dinding menjadi basah ,” ujar Noor Chaeron Pemilik Perumahan Candi Cluster.

Dinding yang basah merupakan penyebab utama timbulnya berbagai macam jenis jamur. Jika dibiarkan, maka jamur akan berkembang semakin banyak hingga menutupi dinding.

Pada dasarnya, jamur yang menempel akan merusak struktur bata dan semen. “Sebab akar jamur akan menembus pondasi dinding sehingga membuat dinding menjadi rapuh,” jelasnya.

Hal tersebut masuk dalam peristiwa ilmiah, yaitu pelapukan yang disebabkan karena makhluk hidup. Sehingga, untuk mengurangi resiko pelapukan, pemilik rumah harus selalu melakukan perawatan.

Dalam jangka waktu lama, lanjutnya, dinding akan mengalami keropos dan rentan ambruk. Jika hanya salah satu sisi dinding yang ambruk, maka bagian lain seperti atap juga akan runtuh.

“Dan itu bisa membahayakan seluruh orang didalam rumah. Untuk itu perawatan juga sangat penting agar rumah tetap nyaman dihuni, “pungkasnya. (AYU KHAZMI/KHOLISTIONO)