Main di Kandang, Persipur Menang Tipis atas PSIR

Pemain Persipur Purwodadi berusaha mempertahankan bola saat berhadapan dengan PSIR. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Target Persipur meraih kemenangan berhasil digapai, Minggu (30/7/2017). Bertanding di kandang sendiri, skuad Laskar Petir mampu unggul tipis 1-0 atas tamunya PSIR Rembang.Satu-satunya gol yang tercipta dalam laga ini dilesakkan striker Persipur Albebta Dewangga Santosa menit ke-32. Berawal dari umpan silang yang dikirim pemain sayap Yanto Kewer, bola lambung di depan gawang PSIR mampu disundul Dewangga hingga berbuah gol.

Ketinggalan satu gol, PSIR yang dalam laga pertama mampu main imbang dengan Persipur mencoba bangkit. Berulangkali, tim berjulu Laskar Dampo Awang itu mampu memberikan tekanan dan mendapat sejumlah peluang emas. Sayang, penyelesaian akhir yang kurang sempurna menjadikan peluang itu gagal menghasilkan gol kemenangan.

Jalannya pertandingan kedua kesebelasan yang disaksikan sekitar 5 ribu penonton berlangsung cukup keras. Indikasinya, ada 8 kartu kuning yang dilayangkan wasit I Dewa Komang Santika dalam laga itu. Sebanyak 6 kartu kuning untuk pemain Persipur dan 2 lainnya buat PSIR.

Kemenangan yang sudah dinantikan tak ayal disambut gegap gempita suporter, pemain dan ofisial Persipur. Bahkan, pelatih Persipur Wahyu Teguh tampak melakukan sujud syukur di tepi lapangan begitu wasit asal Cimahi, Jabar meniup peluit panjang.

“Alhamdulillah, akhirnya kita bisa dapat poin penuh sore ini. Pertandingan tadi cukup ketat. PSIR memberikan perlawanan sengit sampai akhir,” ungkapnya.

Dari pihak PSIR tampak kecewa dengan hasil tersebut. Kekalahan itu dinilai akibat kurang bagusnya kepemimpinan wasit. Hal itu disampaikan Asisten Manajer PSIR Bayu Indra saat jumpa pers usai pertandingan.

“Kita kalah oleh wasit. Itu saja komentarnya,” cetusnya.

Editor: Supriyadi

Jamu PSIR, Poin Penuh Wajib Diraih Persipur

Pemain Persipur melakukan latihan beberapa waktu lalu. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom,Grobogan – Persipur kembali akan menjalani laga lanjutan Liga 2, Minggu (30/7/2017) besok. Lawan yang bakal dihadapi adalah PSIR Rembang. Bentrok kedua kesebelasan dijadwalkan mulai digeber pukul 15.00 WIB di Stadion Krida Bhakti Purwodadi, Grobogan.

Menjamu PSIR, torehan tiga poin alias menang ditargetkan manajemen Persipur. Hal ini dinilai realistis demi mengamankan posisi skuad Laskar Petir di klasmen sementara.

“Kita cukup diuntungkan main di kandang pada pertandingan ini. Hal ini harus bisa dimaksimalkan untuk meraih kemenangan,” kata Manajer Persipur Budi Susilo, Sabtu (29/7/2017).

Meski demikian, Budi meminta agar para pemain tampil semangat dan jangan anggap remeh lawan kendati tampil di kandang. Sebab, dia menilai kekuatan PSIR juga cukup bagus.

Indikasinya, bisa dilihat saat pertemuan pertama lalu di Rembang. Dalam laga itu, Persipur berhasil menahan imbang PSIR dengan skor 1-1.“Kita tidak boleh anggap enteng lawan kendati main di kandang sendiri,” tegasnya.

Sementara itu, Pelatih Persipur Wahyu Teguh mengatakan, sejauh ini tidak ada masalah yang dihadapi. Semua pemain inti dalam kondisi fit dan siap diturunkan dalam laga besok.

“Kita sudah lakukan persiapan untuk pertandingan lawan PSIR. Mudah-mudahan, kita bisa meraih tiga poin besok,” cetusnya.

Editor : Kholistiono

Persipur Gagal Revans Saat Bertandang ke Kandang PSIS

Pemain PSIS merayakan pesta usai melesakkan gol ke gawang Persipur di Stadion Jatidiri Semarang. (Twitter PSIS @psisfcofficial)

MuriaNewsCom, Grobogan – Ambisi Persipur untuk melakukan revans melawan PSIS gagal terwujud. Meski sudah berjuang maksimal, skuad Laskar Petir kalah tipis 1-0 dalam pertandingan yang digelar di Stadion Jatidiri Semarang, Rabu (19/7/2017).

Satu-satunya gol yang tercipta dalam pertandingan itu dilesakkan M Ridwan dari tendangan bebas menit ke 43. Penalti tersebut diberikan setelah pemain belakang Persipur dianggap melakukan pelanggaran beberapa meter di luar kotak penalti.

Di babak kedua, Persipur yang ketinggalan mencoba melakukan tekanan. Berulang kali, serangan dari sisi kanan maupun kiri terus dilancarkan Heri Susilo dan kawan-kawan. Namun, serangan dari Jordan Foranda maupun Roberto E Sauyai tak mampu menembus kuatnya tembok pertahanan tuan rumah.

Manajer Persipur Budi Susilo mengaku kurang puas dengan hasil akhir pertandingan. Sebab, anak asuhnya gagal memaksimakan beberapa peluang yang dimiliki, khususnya pada babak kedua.

“Penampilan anak-anak sebenarnya tidak terlalu mengecewakan. Sayangnya, beberapa peluang gagal menghasilkan gol,” katanya.

Dengan hasil ini, skuad Laskar Petir gagal membalas kekalahan yang didapat pada laga pertama liga 2. Meski pertandingan pembuka digelar di Purwodadi, namun PSIS berhasil menang 1-2 waktu itu.

 

Editor : Akrom Hazami

 

Persipur Imbang Lawan Persipon di Pontianak

Pemain Persipur melawan Persipon Pontianak, Jumat. (INSTAGRAM PERSIPUR PURWODADI)

MuriaNewsCom, Grobogan – Kesempatan meraih tiga poin gagal didapat Persipur saat bertandang ke kandang Persipon Pontianak, Jumat (14/7/2017). Sempat unggul 0-1, Persipur akhirnya harus puas bermain imbang. Satu gol yang dilesakkan pemain Persipon di menit akhir menjadikan skor pertandingan berakhir imbang 1-1 sampai peluit panjang dibunyikan.

“Kesempatan meraih tiga angka sebenarnya cukup terbuka. Sayang, kita kecolongan di menit akhir,” kata Sekretaris Persipur Setiawan Djoko Purwanto.

Meski gagal dapat poin penuh namun pria yang akrab disapa Ndondot itu mengaku cukup puas. Sebab, target meraih poin, meski hanya satu angka, berhasil didapat.

“Pertandingan tandang bisa dapat angka, saya rasa sudah bagus,” jelasnya.

Dalam pertandingan tersebut, Persipur tidak bisa tampil maksimal. Kondisi fisik pemain terlihat belum begitu prima. Gol Persipur dilesakkan oleh Andi Jamal menit 76. Sedangkan gol lawan pada menit 85 oleh Hengky P.

Hal itu cukup beralasan, mengingat pada Minggu (9/7/2017) lalu, Persipur baru menjalani laga tandang melawan Sragen United. Kemudian, Kamis kemarin, pemain sudah bertolak menuju Pontianak. Kondisi ini menjadikan pemain tidak punya banyak waktu istirahat untuk memulihkan stamina.

“Anak-anak sudah berupaya tampil maksimal dalam pertandingan tadi. Dapat satu angka saya rasa sudah patut disyukuri,” imbuh pelatih Wahyu Teguh.

 

Editor : Akrom Hazami

 

Persipur Kalah dari Sragen United Akibat Gol Penalti Andrid Wibawa

Pemain Persipur (putih) membawa bola saat meladeni Sragen United. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom,Grobogan – Ambisi Persipur untuk meraih angka saat bertanding dengan Sragen United gagal terwujud. Meski tampil apik, skuad Laskar Petir kalah tipis 1-0 dalam pertandingan yang digelar di Stadion Citarum Semarang, Minggu (9/7/2017).

Satu-satunya gol yang tercipta dalam pertandingan itu dilesakkan dari titik putih, 5 menit sebelum jeda pertandingan.

Penalti tersebut diberikan setelah pemain belakang Persipur Wahyu Hendra yang dianggap handsball di kotak terlarang. Pemain Sragen United Andrid Wibawa yang dipercaya jadi alogjo pinalti sukes menjalankan tugasnya.

Di babak kedua, giliran Persipur yang melakukan tekanan. Berulang kali, serangan dari sisi kanan maupun kiri terus dilancarkan Heri Susilo dan kawan-kawan. Namun, serangan dari Jordan Foranda maupun Roberto E Sauyai tak mampu menembus kuatnya tembok pertahanan Sragen United.

Assisten Pelatih Persipur, Abdul Gani mengaku kurang puas dengan hasil akhir pertandingan. Sebab, anak asuhnya gagal memaksimaklan peluang kendati mampu mengendalikan permainan, khususnya pada babak kedua.

“Kondisi pemain memang masih maksimal. Tim Sragen United saya rasa berhak menang karena bermain lebih bagus,’’ jelasnya dalam jumpa pers usai pertandingan.

Pelatih Sragen United Jaya Hartono menegaskan, kemenangan itu dinilai sangat penting untuk mengembalikan motivasi permainan. Sebeb, sebelumnya, timnya hanya mampu menang sekali, 3 kali kalah dan sekali seri dalam lima laga sebelumnya yang sudah dijalani.

Editor : Kholistiono

Pertandingan di Pindah ke Semarang, Persipur Targetkan Poin Penuh

Pemain Persipur melakukan latihan rutin di Stadion Krida Bhakti Purwodadi, Kabupaten Grobogan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Target menang dibebankan para pemain Persipur saat berlaga dalam kompetisi Liga 2 melawan Sragen United, Minggu (9/7/2017). Meski demikian, untuk merealisasikan target itu bukan pekerjaan gampang. Soalnya, dalam laga nanti, Persipur statusnya bertindak jadi tim tamu.

“Target kita memang bisa dapat poin. Kalau bisa tiga poin alias menang, tidak sekadar seri saja. Kita butuh dapat poin terus supaya bisa naik klasemen ke papan atas,”  kata Pelatih Persipur Wahyu Teguh, di Grobogan, Sabtu (8/7/2017).

Wahyu menegaskan, upaya semaksimal mungkin akan dilakukan untuk mendapatkan angka. Guna mewujudkan ambisi, pihaknya fokus memantapkan performa tim pascalebaran. Hal itu perlu dilakukan karena pada penampilan sebelumnya masih banyak kekurangan yang terlihat. Salah satunya adalah soal kerja sama antarpemain yang belum begitu kompak. Kekurangan lainnya adalah, soal penyelesaian akhir.

Tempat pertandingan Persipur melawan Sragen United mengalami perubahan. Sedianya, pertandingan tersebut dilangsungkan di Stadion Sukowati Sragen. Namun, dari pihak PSSI memutuskan pertandingan itu lokasinya digeser di Stadion Citarum Semarang.

Dengan pindahnya tempat pertandingan, sedikit banyak akan menguntungkan Persipur. Sebab, pendukung lawan bisa dipastikan tidak banyak hadir di Semarang, dibandingkan jika laga tetap digelar di Sragen.

 

Editor : Akrom Hazami

Laga Persipur Vs Sragen United Dipindah ke Semarang

Pemain Persipur saat melakukan latihan rutin jelang laga, di Stadion Krida Bhakti Purwodadi, Grobogan, beberapa waktu lalu. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Tempat pertandingan Persipur melawan Sragen United mengalami perubahan. Sedianya, pertandingan tersebut dilangsungkan di Stadion Sukowati Sragen, Minggu (9/7/2017). Namun, dari pihak PSSI memutuskan pertandingan itu lokasinya digeser di Stadion Citarum Semarang.

“Waktu pertandingannya tidak ada perubahan. Hanya tempatnya saja yang ganti, dari Sragen pindah ke Semarang,” ungkap manajer Persipur Budi Susilo, Kamis (6/7/2017).

Dijelaskan, sebelumnya pihak Sragen United menghendaki pertandingan itu digelar di Purwodadi meski mereka harusnya jadi tuan rumah. Alasannya, Stadion di Sragen tidak bisa digunakan untuk laga karena dalam proses renovasi.

“Jadi, sebelumnya mereka sudah kirim surat supaya menjadikan Stadion Krida Bhakti untuk homebase pertandingan. Hal ini sudah kita setujui,” jelasnya.

Namun, kemudian ada surat dari PSSI yang meminta agar pertandingan dilangsungkan di Semarang. Sebabnya, manajemen Sragen United sudah diambil alih Asprov PSSI Jateng karena mengalami masalah.

“Sebenarnya kita sudah melakukan persiapan untuk menggelar pertandingan dengan Sragen United di Purwodadi. Namun, hal ini tidak bisa terlaksana karena pertandingan dipindah ke Semarang. Hari Sabtu sore lusa, tim Persipur akan berangkat ke Semarang,” imbuhnya.

 

Editor : Akrom Hazami

Persipur Mulai Gelar Latihan Pasca Libur Panjang

Para pemain Persipur kembali menjalani latihan di Stadion Krida Bhakti. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Latihan rutin mulai digelar lagi buat pemain Persipur Purwodadi di Stadion Krida Bhakti. Ini merupakan latihan, pascaskuad Laskar Petir menjalani libur panjang selama puasa dan Lebaran.

“Anak-anak sudah mulai latihan sejak Kamis (29/6/2017) kemarin. Ini adalah latihan hari ketiga pascalebaran,” kata Pelatih Persipur Wahyu Teguh, Sabtu (1/7/2017).

Dari pantauan di lapangan, hampir semua pemain sudah mengikuti latihan. Termasuk pemain yang berasal dari luar Jawa.

Para pemain terlihat belum melakukan latihan berat. Hari ini, agenda latihan hanya berlangsung sekitar satu jam saja. Yakni, dari jam 07-08 WIB.

Menurut Wahyu, latihan kali ini masih fokus untuk mengembalikan kebugaran pemain. Hal itu perlu dilakukan karena pemain baru saja menjalani libur cukup panjang. “Masih latihan ringan saja. Biar kondisi fisik kembali fit,” jelasnya.

Dalam beberapa hari ke depan, porsi latihan akan ditingkatkan. Hal ini sebagai persiapan menjalani pertandingan lanjutan liga-2 melawan Sragen United. “Jadwal pertandingan selanjutnya lawan Sragen, tanggal 9 Juli. Kita main tandang nanti,” imbuhnya.

Editor : Ali Muntoha

Main di Kandang, Skuad Laskar Petir Gagal Raih Kemenangan

Pemain Persipur mengalami kesulitan menembus rapatnya pertahanan Persis, Minggu (14/5/2017). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom,Grobogan – Kemenangan di matchday ketiga melawan PPSM Magelang gagal terulang. Meski tampil di kandang, Persipur gagal meraih angka saat menjamu Persis Solo di Stadion Krida Bhakti, Minggu (14/5/2017).

Dalam laga yang disaksikan lebih dari 8 ribu penonton itu, tuan rumah kalah tipis 0-1. Satu-satunya gol kemenangan Persis dicetak Bayu Nugroho menit ke-65.

“Alhamdullilah kita berhasil meraih poin penuh di Purwodadi. Meski begitu, kemenangan ini tidak didapat dengan mudah. Sepanjang pertandingan, Persipur mampu memberikan tekanan pada kami,” kata pelatih Persis Widyantoro, usai pertandingan.

Jalannya pertandingan memang berlangsung dalam tempo tinggi. Beberapa kali pemain kedua kesebelasan sempat bersitegang. Akibat ketegangan ini, pertandingan bahkan sempat terhenti dua kali selama beberapa menit pada babak kedua.

Tiga kartu kuning diberikan Wasit Kuspriyanto dari Bogor dalam laga tersebut. Masing-masing buat Hasan Basro Lohy dan Jordan Foranda dari Persipur. Satu lagi diberikan untuk Widya Wahyu dari Persis.

“Kami sudah berupaya tampil all out dalam pertandingan tadi. Namun, kemenangan belum bisa kita dapatkan,” cetus Asisten Pelatih Persipur Wahyu Teguh.

Pertandingan melawan Persis juga menjadi catatan rekor penonton di Stadion Krida Bhakti sepanjang penyelenggaraan Liga 2. Saking banyaknya, puluhan penonton terpaksa menyaksikan pertandingan dari tepi lapangan.

Informasi dari panitia, khusus suporter Persis ada 5.000 orang yang hadir. Jumlah suporter lawan ini lebih banyak dari pendukung tuan rumah. Meski penonton membeludak, namun tidak sampai terjadi gesekan antar tifosi kedua kesebelasan.

Editor : Kholistiono

Grafik Permainan Meningkat, Wahyu Optimistis Persipur Siap Lawan Persis

Pemain Persipur melakukan latihan rutin jelang laga di Stadion Krida Bhakti Purwodadi, Kabupaten Grobogan, Jumat. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Asisten Pelatih Persipur Wahyu Teguh merasa optimistis menatap laga keempat Liga 2 melawan Persis Solo, Minggu (14/5/2017). Sebab, grafik permainan timnya dinilai mengalami peningkatan dari pertandingan pertama hingga ketiga.

“Bukan soal hasil akhir yang saya nilai. Tetapi saya melihat grafik permainan sudah makin bagus. Para pemain makin padu dan bisa bekerjasama dengan baik,” kata Wahyu, Jumat (12/5/2017).

Menjelang laga lawan Persis, Wahyu mengaku tidak menyiapkan strategi khusus. Latihan yang diberikan hampir sama dengan biasanya.

Namun, ada salah satu fokus yang diberikan dalam latihan beberapa hari terakhir. Yakni, masalah finishing touch atau penyelesaian akhir.

Perhatian yang lebih pada barisan penggempur pertahanan lawan ini bisa dimengerti. Mengingat ketajaman striker Persipur selama ini belum begitu teruji. Dari tiga pertandingan yang sudah dijalani skuad Laskar Petir baru berhasil menjebol gawang lawan sebanyak 4 kali. Padahal, dalam laga tersebut, banyak peluang yang berhasil didapat.

”Salah satu persiapan yang kita lakukan menjelang duel dengan Persis adalah membenahi lini depan ini. Kita harapkan dalam pertandingan nanti, semua peluang yang didapat bisa dimaksimalkan menjadi sebuah gol,” pungkasnya. 

Editor : Akrom Hazami

 

Ada Perubahan Jadwal, Persipur Jadi Tuan Rumah Dulu saat Lawan Persis

Pelatih sedang mendampingi pemainnya saat menggelar latihan di Stadion Krida Bhakti (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Pertandingan keempat Persipur melawan Persis Solo mengalami sedikit perubahan. Yakni, pada pertandingan kedua kesebelasan yang dijadwalkan Minggu (14/5/2017) mendatang, Persipur bakal bertindak jadi tuan rumah lebih dulu.Sesuai jadwal sebelumnya, pada pertandingan itu, sedianya Persis yang jadi tuan rumah duluan.

Manajer Persipur Budi Susilo ketika dimintai komentarnya membenarkan adanya perubahan jadwal tersebut. “Waktu pertandingannya tetap. Yang berubah hanya Persipur jadi tuan rumah dulu. Seharusnya kalau sesuai jadwal awal, Persis tuan rumahnya,” katanya.

Perubahan tim yang bertindak jadi tuan rumah itu dilakukan menyusul surat yang dilayangkan Persis kepada PSSI. Pihak Persis menyatakan tidak bisa menggunakan stadion untuk laga kandang pada jadwal tersebut karena dipakai untuk acara kenegaraan. “Dari surat Persis ini akhirnya PSSI melakukan perubahan. Jadi, kronologinya seperti itu,” jelas Budi.

Terkait dengan perubahan jadwal, Budi menyatakan tidak ada masalah. Sebab, waktu pemberitahuan tidak mepet dengan jadwal pertandingan. Selain itu, pihaknya juga memiliki keuntungan nonteknis dengan main di kandang lebih dulu. Sebab, dukungan penonton akan memicu semangat untuk meraih kemenangan lagi. Seperti saat pertandingan ketiga lawan PPSM akhir pekan lalu.

Editor : Akrom Hazami

 

Ternyata Inilah yang Membuat PPSM Kalah dari Persipur

Pemain Persipur Albebta Dewangga Santosa (kiri) memastikan kemenangan Persipur setelah melesakkan bola di menit ke-74. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Kegagalan PPSM Magelang untuk memetik poin saat melakukan laga tandang di kandang Persipur Purwodadi, Minggu (7/5/2017) dengan hasil 2-0 ternyata tak lepas dari faktor alam.

Setelah kebobolan di babak pertama, PPSM tak diuntungkan dengan turunnya hujan hingga mengakibatkan lapangan tergenang air. Akibatnya mereka tak bisa mengembangkan permainan seperti biasa.

”Kondisi lapangan cukup berat setelah hujan sehingga kami tidak bisa mengembangkan permainan. Secara keseluruhan, jalannya pertandingan berlangsung ketat,” cetus Asisten pelatih PPSM Agus Tri.

Meski begitu, Agus tak ingin larut dalam kekalahan. Ia berjanji akan segera berbenah. Ia pun tak ingin, anak asuhnya kembali kalah saat melakoni laga lanjutan Liga 2. ”Kondisi seperti ini di luar dugaan,” ujarnya.

Seperti diketahui, dalam pertandingan pertandingan melawan PPSM, tim tuan rumah langsung tampil garang sejak menit awal. Sepertinya, Persipur berupaya untuk bisa mencetak gol lebih cepat demi menggapai target yang dibebankan pengurus, yakni tiga poin.

Berulang kali Persipur mampu menciptakan peluang emas. Namun, ketatnya pertahanan lawan membuat peluang yang didapat gagal menghasilkan gol.

Baru pada menit ke-22, suasana jadi bergemuruh, setelah striker Roberto E Sauyai mampu mengoyak gawang lawan. Berawal dari umpan silang yang dikirimkan Hasan Basri Lohy, pemain nomor punggung 23 itu langsung melakukan tendangan fist time keras yang gagal ditangkap M Refi Jaelani, kiper PPSM.

Beberapa saat setelah skor berubah 1-0, hujan deras mengguyur. Kondisi ini menyebabkan lapangan penuh genangan air sehingga permainan kedua tim kurang bisa berkembang.

Pada babak kedua, PPSM gantian tampil lugas. Berulang kali, serangan PPSM yang dimotori Roni Ardian Saputra sempat membikin pendukung tuan rumah deg-degan. Namun, lahirnya gol dari sundulan Albebta Dewangga Santosa di menit ke 74 mampu membuat kubu tuan rumah bersorak kegirangan. Persipur pun menang dengan skor 2-0.

Editor: Supriyadi

Persipur Tundukkan PPSM 2-0

Ekspresi Albebta Dewangga Santosa usai mencetak gol buat Persipur di menit ke-74. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Target meraih poin penuh yang dibebankan pada pemain Persipur berhasil dipenuhi, Minggu (7/5/2017). Bertanding melawan tamunya, PPSM Magelang, skuad berjuluk Laskar Petir itu mampu unggul dengan skor 2-0.

Hasil ini sontak langsung disambut histeris ribuan pendukung Persipur yang hadir di Stadion Krida Bhakti Purwodadi, Grobogan. Mereka merasa puas lantaran tim kesayangannya akhirnya berhasil meraih tiga angka untuk pertama kalinya.

“Saya lega akhirnya bisa dapat tiga poin di pertandingan ketiga. Dua pertandingan sebelumnya, kita kalah dari PSIS dan seri saat melawan PSIR. Meski begitu, kemenangan ini tidak diraih dengan mudah. PPSM memberikan perlawanan ketat,” cetus Asisten Pelatih Persipur Abdul Gani saat jumpa pers usai pertandingan.

Dalam pertandingan pertandingan melawan PPSM, tuan rumah langsung tampil garang sejak menit awal. Sepertinya, Persipur berupaya untuk bisa mencetak gol lebih cepat demi menggapai target yang dibebankan pengurus.

Berulang kali Persipur mampu menciptakan peluang emas. Namun, ketatnya pertahanan lawan membuat peluang yang didapat gagal menghasilkan gol.

Baru pada menit ke-22, suasana jadi bergemuruh, setelah striker Roberto E Sauyai mampu mengoyak gawang lawan. Berawal dari umpan silang yang dikirimkan Hasan Basri Lohy, pemain nomor punggung 23 itu langsung melakukan tendangan fist time keras yang gagal ditangkap M Refi Jaelani, kiper PPSM.

Beberapa saat setelah skor berubah 1-0, hujan deras mengguyur. Kondisi ini menyebabkan lapangan penuh genangan air sehingga permainan kedua tim kurang bisa berkembang.

Pada babak kedua, PPSM gantian tampil lugas. Berulang kali, serangan PPSM yang dimotori Roni Ardian Saputra sempat membikin pendukung tuan rumah deg-degan. Namun, lahirnya gol dari sundulan Albebta Dewangga Santosa di menit ke 74 mampu membuat kubu tuan rumah bersorak kegirangan. Persipur pun menang dua gol tanpa balas.

Editor: Supriyadi

Tampil di Kandang, Persipur Diminta Bisa Petik Poin Penuh

MuriaNewsCom,Grobogan – Tim Persipur kembali akan menjalani laga lanjutan Liga 2, Minggu (7/5/2017) besok. Lawan yang bakal dihadapi adalah PPSM Magelang. Bentrok kedua kesebelasan dijadwalkan mulai digeber pukul 15.30 WIB di Stadion Krida Bhakti Purwodadi, Grobogan.

“Kita cukup diuntungkan main dikandang pada pertandingan ketiga nanti. Hal ini harus bisa dimaksimalkan untuk meraih kemenangan,” kata Manajer Persipur Budi Susilo, Sabtu (6/5/2017).

Meski demikian, Budi meminta agar para pemain tampil semangat dan tidak menganggap remeh lawan kendati tampil di kandang. Sebab, dia menilai kekuatan PPSM juga cukup bagus.

Indikasinya, bisa dilihat saat Persipur mengikuti turnamen Bupati Magelang Cup, beberapa pekan sebelum kompetisi Liga 2 bergulir. Dalam turnamen itu, Persipur dua kali kalah saat tanding lawan PPSM.

“Tim PPSM sudah terbentuk lebih lama dibandingkan Persipur. Makanya, kita tidak boleh anggap enteng lawan kendati main di kandang sendiri,” tegasnya.

Budi menyatakan, target tiga angka harus didapat demi mengamankan posisi Persipur dalam klasmen sementara. Sebab, saat ini, Persipur yang baru punya poin satu masih berada di papan bawah.

“Kita sudah dua kali tanding. Hasilnya, satu kali kalah lawan PSIS dan seri saat away ke kandang PSIR. Jadi, wajar kalau poin penuh harus kita dapat,” cetus Ketua Komisi B DPRD Grobogan itu.

Sementara itu, Asisten Pelatih Persipur Wahyu Teguh mengatakan, sejauh ini tidak ada masalah yang dihadapi. Semua pemain inti dalam kondisi fit dan siap diturunkan dalam laga besok.“Kita sudah lakukan persiapan untuk pertandingan lawan PPSM. Mudah-mudahan, kita bisa meraih tiga poin besok,” cetusnya.

Editor : Kholistiono

Persipur Mulai Lakukan Persiapan Songsong Laga Lawan PPSM

Asisten Pelatih Persipur Wahyu Teguh sedang mendampingi pemainnya saat menggelar latihan di Stadion Krida Bhakti (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Pasca bentrok dengan PSIR Rembang, Minggu (30/4/2017) lalu, para pemain Persipur tidak bisa bersantai. Sebab, pertandingan ketiga sudah menanti. Yakni, melawan PPSM Magelang yang dijadwalkan pada Minggu (7/5/2017) mendatang.

“Ya, hari Minggu mendatang kita jadwalnya main lawan PPSM. Pertandingan nanti, kita jadi tuan rumah,” ungkap Asisten Pelatih Persipur Wahyu Teguh usai latihan di Stadion Krida Bhakti, Rabu (3/5/2017).

Pascatanding di Rembang, para pemain hanya diliburkan sehari. Sejak Selasa kemarin, skuad tim berjuluk Laskar Petir itu sudah mulai menjalani latihan. “Kita masih melangsungkan latihan ringan saja untuk mengembalikan kebugaran pemain.  

Disinggung soal kondisi timnya, Wahyu menyatakan, sudah cukup bagus. Pola permainan dinilai ada peningkatan. Meski demikian, masih ada beberapa celah yang mesti dibenahi.

“Penampilan anak-anak sudah sedikit beda dalam dua pertandingan lalu. Yakni, di laga perdana lawan PSIS dan PSIR. Saat lawan PSIR, permaian tim sudah lebih padu,” imbuhnya. 

Editor : Akrom Hazami

Hadapi Persipur, PSIR Bertekad Teruskan Tren Positif

Pemain PSIR saat melakukan latihan beberapa waktu lalu di Stadion Krida Rembang. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom, Rembang – Kepercayaan diri PSIR meningkat setelah mereka menang 1-0 atas Persiba Bantul dalam laga perdana pada Liga 2 di Stadion Sultan Agung Bantul, Yogyakarta, pada Sabtu (22/4/2017) lalu.

PSIR akan melakoni laga lanjutan dengan menjamu Persipur pada Minggu (30/4/2017) di Stadion Krida Rembang. PSIR bertekad akan meneruskan tren positif ketika menjamu tamunya besok sore.

Manajer PSIR Wiwin Winarto mengaku lega dengan hasil yang dicapai timnya pada laga perdana. Meski demikian, timnya tidak mau menganggap remeh Persipur, meski pada laga awal, Persipur kandas ketika menjamu PSIS.

“Tekad kita tentunya bisa memetik poin penuh, ketika menjamu Persipur besok. Apalagi, sebelumnya kita juga mampu meraih poin penuh ketika bertamu di markas Persiba Bantul. Kita harap, tren positif ini berlanjut,” ujarnya.

Apalagi menurutnya, PSIR bermain di kandang esok hari. Sehingga, dukungan dari supporter diharapkan mampu memompa semangat tim untuk bermain lebih apik lagi dan mampu menambahkan poin sempurna.

Sementara itu, Pelatih PSIR Hadi Surento menegaskan, kunci kemenangan timnya adalah kekompakan dan disiplin. “Yang penting disiplin dan kompak. Mengutamakan penyerangan dan bertahan dengan baik,” pungkasnya.

Editor : Kholistiono

Persipur Mulai Fokus Tatap Pertandingan Kedua Lawan PSIR

Para pemain Persipur kembali menjalani latihan di Stadion Krida Bhakti (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Para pemain Persipur mulai melakukan persiapan untuk menyongsong pertandingan kedua kompetisi Liga-2. Rencananya, skuad Laskar Petir bakal menjalani laga selanjutnya melawan PSIR Rembang.

“Jadwal pertandingan lawan Rembang, hari Minggu 30 April. Kita main tandang nanti,” ungkap Asisten Pelatih Wahyu Teguh.

Pascakalah 1-2 dari PSIS Semarang pada pertandingan perdana akhir pekan lalu, Persipur sudah mulai menjalani latihan lagi Selasa (25/4/2017). Latihan ini sebagai persiapan menghadapi laga kedua yang dinilai tidak kalah beratnya.

“PSIR saya rasa cukup bagus kualitasnya. Ditambah lagi mereka nanti main di kandang sendiri,” jelasnya.

Menyambut pertandingan lawan PSIR, Wahyu menegaskan tidak ada persiapan khusus. Para pemain tetap menjalani latihan seperti yang sudah dijalani selama ini.

Satu hal yang jadi perhatian lebih adalah pemantapan tim.“Seperti kita tahu, tim Persipur ini baru terbentuk sekitar satu minggu sebelum kompetisi. Jadi, kerja sama antar pemain belum begitu padu. Makanya, kita fokus pembenahan masalah ini,” katanya. 

Editor : Kholistiono

Ladeni PSMP di Magelang Cup, Skuad Laskar Petir Gagal Petik Kemenangan

MuriaNewsCom, Grobogan – Persipur kembali gagal mendulang angka dalam pertandingan lanjutan di turnamen Magelang Cup 2017. Meladeni PSMP Mojokerto Putra, tim Persipur yang sementara dibesut Wahyu Teguh mengalami kekalahan dengan skor 3-0, Senin (3/4/2017). Dengan hasil ini, Persipur belum sekalipun meraih angka dalam turnamen yang dilangsungkan di Stadion Moch Soebroto, Kota Magelang itu.

Dalam laga pertama yang digelar Rabu 29 Maret, Persipur menelan kekalahan 4-2 dari tuan rumah PPSM Magelang. Selang dua hari kemudian, kekalahan dengan skor 2-0 didapat saat meladeni Madura United. “Kita masih punya satu pertandingan lagi untuk perebutan juara III dan IV. Lawannya kemungkinan tuan rumah PPSM Magelang. Pertandingan terakhir dilangsungkan Rabu sore tanggal 5 April,” kata Wahyu Teguh yang dikonfirmasi lewat ponselnya, usai pertandingan.

Dalam turnamen ini, para pemain tidak dibebani target juara. Keikutsertaan dalam turnamen ini lebih bertujuan untuk memantapkan performa tim dan menambah jam terbang pemain. Sebab, pemain yang tergabung dalam tim ini baru saja didapat dari hasil seleksi yang dilangsungkan sejak dua pekan lalu.

“Meski dua kali kalah, namun penampilan Persipur sudah lumayan bagus. Dalam pertandingan tadi, kita juga menurunkan empat pemain baru yang ikut seleksi,” cetusnya.

Ditambahkan, dalam turnamen ini ada empat peserta yang ambil bagian. Yakni, Persipur, Madura United, PSMP Mojokerto Putra, dan tuan rumah PPSM Magelang.

Editor : Akrom Hazami 
 

2 Kali Tanding, Persipur Gagal Menang di Magelang Cup

Pemain Persipur saat melayani permainan PPSM Magelang di turnamen Magelang Cup 2017 (ISTIMEWA

MuriaNewsCom, Grobogan – Hasil kurang menggembirakan didapat Persipur saat mengikuti turnamen Magelang Cup 2017. Pasalnya, dalam dua pertandingan yang sudah dilakoni, skuad berjuluk Laskar Petir itu belum berhasil meraih poin.

Dalam laga pertama yang digelar Rabu 29 Maret, Persipur menelan kekalahan 4-2 dari tuan rumah PPSM Magelang. Selang dua hari kemudian, kekalahan dengan skor 2-0 didapat saat meladeni Madura United.

“Kita masih punya satu pertandingan lagi lawan PSMP Mojokerto Putra. Pertandingan terakhir dilangsungkan Senin sore tanggal 5 April,” kata Manajer Persipur Budi Susilo, Sabtu (1/4/2017).

Dalam turnamen ini, para pemain tidak dibebani target juara. Keikutsertaan dalam turnamen ini lebih bertujuan untuk memantapkan performa tim dan menambah jam terbang pemain. Sebab, pemain yang tergabung dalam tim ini baru saja didapat dari hasil seleksi yang dilangsungkan sejak dua pekan lalu.

“Meski dua kali kalah, namun penampilan Persipur sudah lumayan bagus,” cetusnya.

Pada turnamen Magelang Cup ini, tim Persipur belum didampingi seorang pelatih kepala. Untuk sementara, pelatih musim lalu Wahyu Teguh dipercaya menukangi Skuad Laskar Petir dalam turnamen tersebut.

“Wahyu Teguh tidak bisa ditetapkan jadi pelatih kepala karena terganjal lisensi kepelatihan. Untuk jadi pelatih kepala harus punya lisensi A nasional dan Wahyu baru punya lisensi B. Soal pelatih kepala ini masih kita cari figur yang cocok,” imbuhnya. 

Editor : Akrom Hazami

 

Mantapkan Performa, Pemain Persipur Diterjunkan di Turnamen Magelang Cup

Setelah menjalani proses seleksi, pemain Persipur akan diterjunkan dalam turnamen Magelang Cup (MuriaNewsCom / Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Setelah mulai melangsungkan seleksi, tim Persipur Purwodadi dijadwalkan akan mengikuti turnamen Magelang Cup 2017. Turnamen yang digelar di Stadion Moch Soebroto Kota Magelang itu dijadwalkan berlangsung mulai hari ini, Rabu 29 Maret hingga 5 April mendatang.

Manajer Persipur Budi Susilo menyatakan, dalam turnamen ini ada empat peserta yang ambil bagian. Yakni, Persipur, Madura United, PSMP Mojokerto Putra, dan tuan rumah PPSM Magelang.

“Hari ini kita akan tanding perdana melawan PPSM. Pertandingan lawan tuan rumah dilangsungkan malam, mulai jam 18.30 WIB,” kata Budi, Rabu (29/3/2017).

Dalam turnamen ini, para pemain tidak dibebani target juara. Keikutsertaan dalam turnamen ini lebih bertujuan untuk memantapkan performa tim dan menambah jam terbang pemain. Sebab, pemain yang tergabung dalam tim ini baru saja didapat dari hasil seleksi yang dilangsungkan sejak dua pekan lalu.

Pada turnamen Magelang Cup ini, tim Persipur belum didampingi seorang pelatih kepala. Untuk sementara, pelatih musim lalu Wahyu Teguh yang dipercaya menukangi

Skuad Laskar Petir dalam turnamen tersebut.

“Wahyu Teguh tidak bisa ditetapkan jadi pelatih kepala karena terganjal lisensi kepelatihan. Untuk jadi pelatih kepala harus punya lisensi A nasional dan Wahyu baru punya lisensi B. Soal pelatih kepala ini masih kita cari figur yang cocok,” imbuhnya. 

Editor : Akrom Hazami

Tampil All Out, Persipur Muda Raih Kemenangan di Laga Peghabisan

Manajer Persipur U-17 Budi Susilo menyalami Khafid Febriyanto yang berhasil mencetak lima gol selama putaran 12 besar. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Manajer Persipur U-17 Budi Susilo menyalami Khafid Febriyanto yang berhasil mencetak lima gol selama putaran 12 besar. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Tim Persipur U-17 berhasil mengakhiri keikutsertaannya dalam kompetisi Liga Suratin Jawa Tengah 2016 dengan manis. Pasukan Persipur muda akhirnya berhasil memetik kemenangan tipis 1-0 pada perandingan terakhir saat bertandang ke markas Persiharjo Sukoharjo, Rabu (07/09/2016).

Sayangnya, kemenangan ini gagal mengantarkan Persipur lolos ke babak 8 besar. Pasalnya, perolehan nilainya kalah dari Persis Solo yang beberapa hari sebelumnya menang telak 5-1 atas Persipur di Purwodadi.

“Kekalahan dari Persis di kandang memang memupus peluang kita untuk lolos. Meski demikian, dalam laga terakhir, anak-anak tetap saya minta tampil serius,” kata pelatih Persipur U-17 Bambang Hartoyo.

Dalam pertandingan tersebut, Alvin Adam dkk memang tampil beda dibandingkan saat menjamu Persis. Pasalnya, dalam laga ini, beberapa pemain inti yang sempat absen saat lawan Persis sudah bisa dimainkan.

Komposisi pemain full team inilah yang menjadikan permainan Persipur langsung hidup sejak pertandingan dimulai. Berulang kali, serangan yang diciptakan mampu menghasilkan peluang. Sayang, penyelesaian akhir yang terburu-buru menjadikan peluang yang didapat gagal menghasilkan gol.

Kebuntuan itu akhirnya pecah tiga menit sebelum pertandingan berakhir. Melalui aksi individu yang menawan, striker Persipur Khafid Febriyanto akhirnya berhasil menjebol gawang lawan.

Meski tidak berhasil mengantarkan lolos ke babak 8 besar, namun torehan satu gol ini jadi prestasi tersendiri buat pemain bernomor punggung 16 tersebut. Sebab, sepanjang babak 12 besar, Khafid secara keseluruhan sudah berhasil mengemas lima gol.

“Penampilan Khafid selama Piala Suratin ini memang mengesankan. Dia nantinya bisa jadi salah satu andalan Persipur di masa depan,” ungkap Manajer Persipur U-17 Budi Susilo.

 Editor : Kholistiono

Main di Kandang, Persipur Muda Gagal Raih Angka

Persipur Muda saat berlaga menghadapi Persis Solo di Stadion Kridha Bhakti pada laga lanjutan Liga Suratin, Senin (05/09/2016). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Persipur Muda saat berlaga menghadapi Persis Solo di Stadion Kridha Bhakti pada laga lanjutan Liga Suratin, Senin (05/09/2016). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Kesempatan mendulang angka kala bertanding di kandang gagal dimanfaatkan skuad Persipur Muda. Pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Krida Bhakti, Senin (05/09/2016), Persipur U-17 malah mengalami kekalahan telak 1-5 dari tamunya Persis Solo.

Hasil akhir yang didapat Alvin Adam dkk di kandang sendiri itu memang di luar dugaan. Pasalnya, dalam pertemuan pertama di Solo, Persipur Muda mampu mengimbangi lawan. Meski akhirnya kalah 4-3, namun, saat berlaga di Solo, Persipur sempat memberikan perlawanan ketat.

“Ada tiga pemain inti dan kiper utama Geri yang tidak bisa tampil sore ini. Kondisi ini sangat memengaruhi kekuatan tim karena kita tidak bisa tampil lengkap seperti biasanya. Sebenarnya, kita sudah berupaya maksimal untuk mengantisipasi hal ini,” kata pelatih Persipur U-17 Bambang Hartoyo.

Jalannya pertandingan lanjutan Piala Suratin Jawa Tengah yang disaksikan sekitar 800 penonton itu memang terlihat tak seimbang. Pada menit ke-15, tim tamu sudah berhasil unggul 1-0 melalui gol Abi Defa. Kemudian, satu gol lagi diciptakan Persis lewat tendangan Adha Nur menit ke-31.

Pada babak kedua, Persis berhasil menciptakan tiga gol tambahan. Masing-masing oleh Adha Nur (48), Didik Dwi (59), dan Shahru Neza (87). Satu gol hiburan Persipur Muda diciptakan menit ke-77 melalui tendangan Ahmad Dwi.

Dengan hasil ini, kesempatan Persipur muda untuk bisa lolos ke babak selanjutnya makin tipis. Sebab, mereka hanya menyisakan satu laga terakhir melawan tuan rumah Persiharjo Sukoharjo pada Rabu (07/09/2016) lusa.

“Kesempatan lolos babak selanjutnya memang bisa dipastikan makin kecil. Meski demikian, pada sisa pertandingan nanti, anak-anak tetap kita main serius,” imbuh Hartoyo.

Editor : Kholistiono

Persipur Muda Raih Kemenangan Perdana di Babak 12 Besar Piala Suratin

 Persipur Muda saat menjamu tim tamu Persiharjo pada laga perdana di babak 12 besar Piala Suratin (MuriaNewsCom/Dani Agus)


Persipur Muda saat menjamu tim tamu Persiharjo pada laga perdana di babak 12 besar Piala Suratin (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Start yang bagus dilakukan pemain Persipur U-17 dalam babak 12 besar Piala Suratin Jawa Tengah 2016. Dalam laga perdana, skuad Laskar Petir Muda mampu menggapai kemenangan, Rabu (24/8/2016).

Bertanding di kandang sendiri, Stadion Krida Bhakti Purwodadi, tim besutan Bambang Hartoyo berhasil mengalahkan tamunya Persiharjo Sukoharjo dengan skor tipis 1-0 . Satu-satunya gol kemenangan diciptakan Khafid Febriyanto menit ke 38.

Meski menang, namun penampilan Persipur muda ini sebenarnya jauh di bawah form. Sepanjang pertandingan, justru tim tamu lebih mendominasi jalannya pertandingan.

Terlebih pada babak kedua. Di mana, tuan rumah dipaksa untuk main lebih bertahan, lantaran Persiharjo lebih tampil lugas guna menyamakan kedudukan.

Beberapa kali peluang berhasil didapat Persiharjo pada babak kedua. Sayangnya, penyelesaian yang terburu-buru menyebabkan peluang itu gagal menghasilkan gol.

“Soal hasil akhir memang memuaskan, karena kita berhasil menang. Namun, secara pemainan, anak-anak tampil tidak seperti biasanya. Beruntung, keunggulan pada babak pertama tadi bisa dipertahankan hingga akhir pertandingan,” ungkap Bambang Hartoyo, usai pertandingan.

Setelah menjalani pertandingan melawan Persiharjo, Alvin Adam dkk bakal melakoni laga berat. Persipur akan melakoni laga tandang melawan Persis Solo, Minggu (28/8/2016).

Selanjutnya, pada Minggu (4/9/2016) gantian Persipur jadi tuan rumah menjamu Persis Solo. Sementara, pada Rabu (7/9/2016) giliran Persipur melawat ke Kandang Persiharjo Sukoharjo.

“Pada babak 12 besar ini menggunakan format pertandingan home and away. Kalau putaran pertama lalu memakai format setengah kompetisi. Soal perubahan format pertandingan ini tidak ada masalah,” kata Manajer Persipur U-17 Budi Susilo.

Editor : Kholistiono

Ini Jadwal Pertandingan Persipur Muda di Babak 12 Besar Piala Suratin

Tim Persipur Muda saat melakukan latihan di Stadion Krida Bhakti Purwodadi beberapa waktu lalu (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Tim Persipur Muda saat melakukan latihan di Stadion Krida Bhakti Purwodadi beberapa waktu lalu (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

 

MuriaNewsCom, Grobogan  – Perjuangan Persipur U-17 pada babak 12 besar atau putaran kedua Piala Suratin 2016 akan dimulai pekan depan. Hal ini berdasarkan dari jadwal pertandingan yang sudah didapat manajemen Persipur.

Dalam jadwal tersebut, pasukan Laskar Petir muda akan bertindak jadi tuan rumah pada laga perdana. Yakni, menjamu Persiharjo Sukoharjo, Rabu (24/8/2016) di Stadion Krida Bhakti. Setelah itu, Persipur akan melakoni laga tandang melawan Persis Solo, Minggu (28/8/2016).

Selanjutnya, pada Minggu (4/9/2016) gantian Persipur jadi tuan rumah menjamu Persis Solo. Sementara, pada Rabu (7/9/2016) giliran Persipur melawat ke Kandang Persiharjo Sukoharjo.

“Pada babak 12 besar ini menggunakan format pertandingan home and away. Kalau putaran pertama lalu memakai format setengah kompetisi,” kata Manajer Persipur U-17 Budi Susilo.

Terkait sudah adanya jadwal tersebut, Budi meminta agar pelatih melakukan persiapan serius. Sebab, waktu yang tersisa untuk menyongsong laga perdana tinggal beberapa hari saja.“Tim pelatih sudah kita kasih jadwal pertandingan. Dengan demikian, mereka bisa menyesuaikan program latihannya,” katanya.

f-persipur 1

Disinggung peluang lolos, Budi mengaku cukup berat. Meski demikian, kesempatan lolos bukan tidak mungkin didapat. Hanya saja, perlu perjuangan serius dan kerja keras dari para pemain agar bisa mengatasi dua lawan berat di grup I. Yakni, Persis Solo dan Persiharjo Sukoharjo.

Sementara itu, Pelatih Persipur U-17 Bambang Hartoyo menyatakan, kondisi timnya sudah cukup siap menyambut babak 12 besar. Hanya saja, dia melihat masih ada beberapa celah yang mesti dibenahi dalam waktu dekat.

“Penampilan anak-anak sudah makin padu selama mengikuti putaran pertama lalu. Sisa waktu yang ada akan kita maksimalkan untuk membenahi kekurangan,” katanya.

Editor : Kholistiono

 

Laskar Petir Muda Lolos ke Babak 12 Besar

Tim Persipur muda saat menjalani latihan di Stadion Krida Bhakti Purwodadi  beberapa waktu lalu (MuriaNewsCom)

Tim Persipur muda saat menjalani latihan di Stadion Krida Bhakti Purwodadi beberapa waktu lalu (MuriaNewsCom)

 

MuriaNewsCom,Grobogan – Prestasi membanggakan diraih skuad Persipur U-17 dalam ajang Piala Suratin. Pasukan Persipur muda ini berhasil lolos ke babak 12 besar. Dalam laga terakhirnya, tim asuhan Bambang Hartoyo ini mengalami kekalahan 1-0 dari tuan rumah PSCS Cilacap. Namun, hasil ini tetap memastikan Persipur lolos ke babak selanjutnya mendampingi PSCS yang keluar sebagai juara grup.

Dalam grup A, Persipur berhasil menempati posisi runner up kendati poin yang didapat sama dengan ISP Purworejo, yakni 4 poin. Hanya saja, selisih gol Persipur lebih baik dari ISP.”Selisih gol kita nilainya 0, memasukkan 2 dan kemasukan 2 gol. Sedangkan, ISP selisihnya minus satu karena memasukkan 5 dan kemasukan 6. Jadi, kita lolos karena perhitungan selisih gol ini,” ungkap Manajer Persipur U-17 Budi Susilo.

Menurut Budi, dalam babak 12 besar nanti, Persipur bakal tergabung di grup I. Selain Persipur, grup ini juga dihuni Persis Solo dan Persiharjo Sukoharjo.Pertandingan babak 12 besar nanti akan memakai format home and away. Rencananya, babak 12 besar akan digeber mulai 21 Agustus nanti.

Sementara itu, Pelatih Persipur U-17  Bambang Hartoyo mengaku cukup lega dengan keberhasilan lolos babak 12 besar. Pasalnya, sudah cukup lama, Persipur junior tidak berhasil lolos ke babak ini. “Saya ucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan berbagai pihak sehingga anak-anak berhasil lolos dari fase grup. Semoga, kita bisa berbuat lebih jauh dalam babak 12 besar nanti,” katanya.

Editor : Kholistiono