Persiku Tutup Laga dengan Kemenangan Tipis Atas Persikaba

Pemain Persiku Kudus dan Persikaba Blora bersalaman usai pertandingan di Stadion Wergu Wetan Kudus, Rabu (3/5/2017). (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Persiku Kudus berhasil memenangkan pertandingan atas Persikaba Blora, di Stadion Wergu Wetan Kudus, Rabu (3/5/2017). Persiku memang tipis 1-0 lewat tendangan Irfan Fahrizal sesaat setelah babak kedua dimulai di menit ke-46.

Skor tersebut tak berubah sampai selesai pertandingan. Bahkan waktu tambahan satu menit yang diberikan wasit pertandingan Hendrika Volya, juga tak mengubah hasil pertandingan. Meski menang, pelatih Persiku Kudus Hidayat nampaknya tak puas dengan hasil pertandingan. Terlihat dari raut wajah kecewa. “Ya kurang puas melihat pertandingan tadi. Hanya satu gol saja dan itupun dari kemelut di gawang lawan,” katanya kepada wartawan usai pertandingan.

Menurutnya, para pemain kurang tampil ngotot. Dia merasa para pemain ragu-ragu dalam bertindak dan seolah khawatir melakukan kesalahan. Akibatnya, serangan yang dibangun selesai begitu saja tanpa gol lainya.

Dikatakan, sebenarnya banyak peluang yang harusnya dapat dimanfaatkan dengan apik. Namun kembali ke gaya permainan sore ini. Yakni pemain lebih banyak ragu-ragu saat membawa bola dan membangun serangan. “Secara permainan kecewa, namun hasilnya harus saya syukuri bisa menang meskipun hanya satu gol saja,” jelasnya.

Sementara, Supriyanto, pelatih Persikaba juga merasakan hal yang sama atas pertandingan tadi. Dikatakan kalau para pemain didikannya sudah bermain dengan bagus dalam menghadapi Persiku. “Untuk hasilnya kecewa, namun melihat cara bermain Persikaba sudah bagus dan terlihat lebih unggul dengan Persiku tadi. Pertandingan berikutnya akan kami upayakan lagi dengan mencuri poin,” ungkapnya.

Editor : Akrom Hazami

 

Persiku Akhirnya Menang 2-0 atas PS Belitung Timur

Pemain Persiku Kudus menyerang pertahanan lawan, dalam pertandingan Babak 32 Besar Liga Nusantara, yang berlangsung di Stadion Wergu Wetan, Selasa (22/11/2016) malam. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Pemain Persiku Kudus menyerang pertahanan lawan, dalam pertandingan Babak 32 Besar Liga Nusantara, yang berlangsung di Stadion Wergu Wetan, Selasa (22/11/2016) malam. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Persiku Kudus akhirnya memenangkan pertandingan melawan PS Belitung Timur, dengan skor akhir 2-0, pada babak 32 Besar Liga Nusantara, yang digelar di Stadion Wergu Wetan Kudus, Selasa (21/11/2016) malam.

Unggul di babak pertama dengan skor 1-0, tidak lantas membuat Persiku menurunkan tensi serangannya. Kedua tim meningkatkan serangannya, supaya bisa unggul.

Gol kedua Persiku dicetak pemain cadangan Irvan Fahrizal, yang masuk menggantikan striker Kurnia Nanda. Irvan mencetak gol di menit ke 85, setelah memanfaatkan kelemahan pertahanan lawan.

Hingga peluit panjang tanda pertandingan ditiup wasit, skor tidak berubah. Tetap 2-0 untuk keungggulan Persiku. Kemenangan ini disambut gembira suporter yang setia menyaksikan pertandingan tersebut dari awal hingga selesai.

Hidayat, pelatih Persiku Kudus mengaku puas dengan hasil pertandingan tersebut. Hanya ada bebebepa catatan dari pelatih tentang pemain Persiku. Khususnya pada lini depan.

”Mereka saya lihat terlalu terburu-buru. Masih egois dalam bertanding. Harusnya mampu melihat mana yang lebih menguntungkan. Soalnya ini kan, kerja tim,” ungkapnya usai pertandingan.

Hal itu, menurut Hidayat, juga terjadi saat babak pertama hingga kedua berakhir. Hanya pihaknya tidak merubah strategi meski tahu musuh selalu mengencarkan serangan.

Selain itu, satu pemain yakni Arif Fathul yang bernomor punggung 8, juga disorot pelatih. Pemain itu dianggap telat mengambil keputusan beberapa kali, yang berdampak pada keuntungan lawan.

”Kami akan latih lagi untuk timnya. Sehingga pada pertandingan akan siap lebih baik lagi,” jelasnya.

Editor: Merie

Persiku Tahan Imbang Persikaba di Babak Pertama

Persiku melayani tamunya Persikaba Blora di Stadion Wergu Wetan, Kudus. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Persiku melayani tamunya Persikaba Blora di Stadion Wergu Wetan, Kudus. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Laga Persiku Kudus melawan Persikaba Blora di Stadion Wergu Wetan, Kudus, Rabu (3/8/2016) sore berlangsung meriah. Hingga babak pertama usai, skor masih 0-0.

Pertandingan merupakan lanjutan Liga Nusantara Babak 6 Besar. Keduanya berharap bisa memetik kemenangan.

Persiku yang masih diperkuat Joko sebagai striker tak mampu membobol gawang lawan meski banyak peluang tercipta. Skor

Dalam 45 menit pertama tersebut, kedua tim terus menciptakan peluang. Peluang demi peluang diciptakan oleh kedua tim. Sayangnya, meski usaha di babak awal sudah keras namun belum mampu membuahkan hasil lantaran ketatnya penjagaan lini belakang.

Pertandingan semakin meriah ketika beberapa peluang Persiku mendekati gawang. Bahkan sorakan penonton makin ramai ketika tendangan keras Persiku membentur tiang gawang.

Kepala Disdikpora Kudus Joko Susilo yang menghadiri pertandingan tersebut mengungkapkan, kalau Persiku harus menang dalam pertandingan. Apalagi, pertandingan dilakukan di kandang sendiri yang juga didukung suporter.

“Harus menang, saya yakin akan menang. Kesiapan sudah dilakukan dari awal. Sehingga Persiku nanti akan menang,” ujarnya.

Dalam pertandingan babak pertama, baik Persiku maupun Persikaba sama-sama memiliki banyak peluang tendangan sudut. Namun lagi lagi mereka gagal menciptakan gol karena kedua tim memperkokoh lini belakang.

Editor : Akrom Hazami

 

 

 

Persiku Habiskan Dana Rp 600 Juta di Babak Penyisihan Grup

Pemain Persiku (kiri) berusaha membayangi pemain Persipa dalam laga lanjuta Liga Nusantara. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Pemain Persiku (kiri) berusaha membayangi pemain Persipa dalam laga lanjuta Liga Nusantara. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

 

MuriaNewsCom, Kudus- Tim sepak bola kebanggan wong Kudus, Persiku telah menelan biaya yang tidak sedikit selama babak penyisihan Grup B Liga Nusantara Zona Jateng. Tak tanggung-tanggung dana senilai Rp 600 juta , sudah dihabiskan untuk persiapan laga hingga membayar pemain.

Ketua Pengcab PSSI Kudus Sutrisno mengatakan, dana tersebut merupakan operasional tim selama masa pembentukan hingga berakhirnya babak penyisihan grup.

”Habisnya sekitar Rp 600 juta. Itu pun hanya sampai penyisihan Grup B. Belum termasuk persiapan memasuki Babak 6 Besar Zona Jateng,” katanya

Ia mengatakan, selama babak penyisihan, Persiku melakukan pertandingan sebanyak enam  kali. Dari total pertandingan tersebut, Persiku menggelar tiga kali laga kandang dan tiga kali laga tandang.

”Untuk waktunya kurang dari dua bulan. Dalam babak penyisihan tersebut, di antaranya melawan Persipa (Pati), Persekap (Kab Pekalongan) dan Persiharjo Unsa-Asmi (Sukoharjo),” sebutnya.

Jumlah biaya yang dikeluarkan bukanlah angka yang sedikit. Hanya, Sutrisno belum menyebut secara rinci untuk pos apa saja dana tersebut dikeluarkan, meskipun dana tersebut memang berasal dari anggaran Pengcab PSSI Kudus.

Yang pasti, lanjutnya, anggaran yang harus dikeluarkan untuk Persiku, dipastikan bakal bertambah besar. Ini mengingat Macan Muria kini lolos ke babak enam besar. Untuk itu, Sutrisno mengaku berencana kembali mengajukan permohonan tambahan anggaran dari APBD Perubahan.

”Untuk putaran selanjutnya, tentu butuh dana lagi. Kami berharap bisa mendapatkan tambahan dana dari APBD Perubahan. Kalau tidak ya terpaksa kami harus nyari dana talangan dulu,” ujarnya

Sebagai tim amatir, Persiku memang berhak mendapat kucuran dana sepenuhnya dari APBD. Melalui Pengcab PSSI, seluruh operasional Persiku dibiayai APBD dengan anggaran hibah KONI.

Terlebih, pengelolaan macan muria kini langsung ditangani KONI dan Disdikpora Kudus. Termasuk dengan pembiayaan dan sebagainya.

Editor: Supriyadi

Hadapi Persekap, Persiku Jangan Sampai Telat Panas

Pemain Persiku (kiri) berusaha membayangi pemain Persipa dalam laga lanjuta Liga Nusantara. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Pemain Persiku (kiri) berusaha membayangi pemain Persipa dalam laga lanjuta Liga Nusantara. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Pelatih Persiku Kudus Hidayat meminta para penggawa Macan Muria bisa mengeluarkan semua yang dimiliki saat melawat ke kandang Pesekap Pekalongan di Stadion Widya Manggala Krida pukul 15.30 WIB, sore nanti.

Ini lantaran, dalam pertandingan-pertandingan sebelumnya, Persiku nampak terlambat panas. Akibatnya kemenangan tidak bisa diraih karena permainan kurang bergairah.

Sepertihalnya saat melawan Persipa Pati Minggu lalu di Stadion Wergu Kudus. Persiku tidak mampu mencetak angka hingga pertandingan selesai. Hal itu lebih disebabkan terlambat panasnya para pemain.

”Pengalaman lawan pati harus diambil, jadi kalau dulu lebih panas pada babak kedua, dalam pertandingan nanti harus sudah panas pada babak pertama,” katanya kepada MuriaNewsCom

Sama halnya lawan Persipa, striker andalan Persiku Joko Purnomo juga dipastikan turun. Dalam pertandingan nanti, Joko diyakini akan lebih sangar lantaran sudah beradaptasi dengan pemain lainnya.

”Kalau pertandingan sebelumnya kurang, mungkin karena baru datang dan sudah dimainkan penuh. Jadi kurang paham kondisi pemain lainnya,” imbuhnya.

Dia berharap para pemain dapat menunjukkan kemampuan dengan baik. Komunikasi dan emosi pemain juga sudah diperbaiki sehingga dalam bertanding akan dalam kondisi prima.

”Kami bertanding di kandang lawan, jadi persiapan juga harus lebih banyak lagi,” imbuhnya.

Editor: Supriyadi

Terlambat Panas, Persiku Tak Mampu Menang

kudus persiku 2 (e)

Pemain Persiku Kudus mencoba menjebol gawang Persipa Pati namun selalu gagal, dalam pertandingan lanjutan di Stadion Wergu Wetan, Minggu (15/5/2016). MuriaNewsCom (Faisol Hadi)

 

 

MuriaNewsCom, Kudus – Persiku Kudus gagal membalas kekalahan dari Persipa Pati, saat pertandingan lanjutan Liga Nusantara, di Stadion Wergu Wetan Kudus, Minggu (15/5/2016). Pertandingan berakhir seri 0-0.

Lini belakang Persipa dinilai terlalu kuat bagi Persiku. Sehingga tim Macan Muria tersebut, gagal untuk menembus pertahan Persipa demi menciptakan gol kemenangan.

Hingga babak kedua berakhir, kedudukan masih sama 0-0 antara kedua tim. Hal ini membuat Persiku harus puas berbagi angka dengan Persipa Pati dalam pertandingan tersebut.

Pelatih Persiku Hidayat mengakui kokohnya lini belakang Persipa. Bahkan dengan banyak cara yang dilakukan Persiku, masih gagal mencetak angka ke gawang Persipa.

”Kita sudah banyak cara dan taktik mencetak gol. Tapi memang kiper dan pemain belakang mereka kompak dan kuat. Sehingga tidak mudah untuk mencetak gol,” katanya kepada MuriaNewsCom, usai pertandingan.

Menurutnya, pemain Persiku sudah berusaha sangat keras. Bahkan selama babak kedua, Persipa tidak dibiarkan peluang menyerang dan hampir secara keseluruhan jalannya pertandingan dikuasai Persiku.

Persipa hanya menyerang beberapa kali. Termasuk dalam babak tambahan selama tiga menit di babak kedua. Itu pun lewat serangan balasan lewat peluang yang muncul.

”Persiku terlambat panas di babak pertama. Kalau di babak kedua, pemain sangat bagus, sangat garang, meski tidak membuahkan angka,” jelasnya.

Namun di akhir pertandingan, sempat diwarnai keributan. Namun kondisi kembali stabil dan dilanjutkan kembali hingga pertandingan selesai.

Editor: Merie

 

 

Lawan Persipa Pati, Persiku Siapkan Kejutan

persiku persipaa (e)

Pemain Persipa saat bertanding melawan Persiku di putaran pertama, beberapa waktu lalu. (MuriaNewsCom)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Pelatih Persiku Kudus Hidayat menyiapkan kejutan dalam menjamu Persipa Pati pada laga yang digelar Minggu (15/5/2016) besok. Dalam kejutan tersebut, dirancang untuk memenangkan Persiku dengan telak.

“Kami ada strategi yang baru, hal itu akan kami gunakan dalam pertandingan melawan Persipa,” katanya kepada MuriaNewsCom

Menurutnya, strategi khusus itu sengaja disiapkan melawan Pati. Berbekal kekalahan dalam pertandingan sebelumnya, pelatih sudah menemukan formula dalam menyambut Pati.

“Kalau strategi sudah siap, kita lihat saja penerapan selama pertandingan. Saya yakin ini mampu membuat Persiku menang,” ujarnya

Selain taktik bermain, nampaknya angin segar juga menghampiri Persiku. Pemain baru juga akan memperkuat Macan Muria dalam pertandingan besok

Hal itu diutarakan asisten pelatih Widhodo. Menurut dia pemain yang baru bergabung dalam Persiku cukup mahir dan sudah melanglang buana dalam dunia sepak bola.

“Dia adalah Joko, pemain asli Kudus yang pernah bermain di beberapa tim lainnya. Seperti Batang pada 2014 lalu. Dan kini bergabung ke Persiku,” ungkapnya.

Joko dimungkinkan akan mengisi lini depan sebagai mesin pencetak gol. Bersama dengan Doni Dkk, Joko akan membuat Persiku lebih tajam, dimulai dengan pertandingan nanti.

“Kami harus menang, apalagi di hadapan suporter Persiku. Kami tidak ingin mengecewakannya,” jelasnya.

Editor : Akrom Hazami

 

 

 

Persiku Kudus Siap Menang dari Persipa Pati

Jpeg

Pemain Persiku Kudus menjalani latihan menjelang pertandingan melawan Persipa Pati, yang akan digelar di Stadion Wergu Wetan, Minggu (15/5/2016) besok. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

 

MuriaNewsCom, Kudus –  Persiku Kudus memastikan siap mencuri poin penuh dalam lanjutan Liga Nusantara (Linus) melawan Persipa Pati, Minggu (15/5/2016).

Tekad Persiku sendiri dilontarkan karena pada laga sebelumnya, Persiku kalah dari Persipa. Hal itu dialami Persiku saat bertanding di kandang Persipa, Stadion Joyokusumo.

Persiku optimistis mampu membalas dendam dalam pertandingan nanti. Pelatih Persiku Hidayat mengatakan, dirinya sudah membenahi lini Persiku dalam menyongsong pertandingan besok.

Evaluasi segala lini itu sudah dilakukan, menurut Hidayat untuk membawa tim dalam posisi optimal. ”Persiku sudah siap bertanding melawan Pati besok sore. Bahkan pemain tidak sabar untuk bisa membalas kekalahan dari Persipa,” katanya kepada MuriaNewsCom, Sabtu (14/5/2016).

Lini yang dianggap kurang adalah di lini depan dan belakang. Itu pun juga sudah diperbaiki. Kini dia menjamin para pemain akan kompak, termasuk komunikasi dan permainan.

Dalam menyiapkan pemain, dia menuturkan tidak ada latihan khusus. Melainkan pelatih hanya meningkatkan kekompakan pemain, dan memberikan pengarahan supaya tidak terpancing emosi.

Ia menambahkan, pemain juga dalam keadaan prima. Hal itu menguntungkan Persiku, lantaran tidak ada yang cidera sehingga siap bermain dalam kekuatan penuh.

”Kalau kemarin kami kalah dari Persipa, maka untuk pertandingan besok kami akan mencetak gol lebih tanpa balas,” tegasnya.

Editor: Merie

 

 

Persipa Bekuk Persiku

Pemain Persiku Kudus mencoba membobol gawang Persipa melalui tendangan sudut. Dalam pertandingan ini, Persipa berhasil mengalahkan Persiku dengan skor 1-0, dalam laga yang berlangsung di Stadion Joyokusumo Pati, Rabu (4/5/2016). (MuriaNewsCom/Lismanto)

Pemain Persiku Kudus mencoba membobol gawang Persipa melalui tendangan sudut. Dalam pertandingan ini, Persipa berhasil mengalahkan Persiku dengan skor 1-0, dalam laga yang berlangsung di Stadion Joyokusumo Pati, Rabu (4/5/2016). (MuriaNewsCom/Lismanto)

 

MuriaNewsCom, Pati – Persipa Pati berhasil memimpin puncak klasemen sementara Grup B Liga Nusantara (Linus) Zona Jawa Tengah, setelah berhasil membekuk Persiku Kudus dengan skor 1-0, di Stadion Joyokusumo Pati, Rabu (4/5/2016).

Dengan keberhasilan tersebut, Persipa berhasil mencuri sembilan poin dari Persiku, yang awalnya memimpin puncak klasemen sementara Grup B. Sementara itu, Persiku masih mengantongi enam poin sehingga posisinya bergeser ke peringkat dua.

Kemenangan Persipa sendiri berasal dari gol tunggal Aan Apriliawan sebagai pemain bek kanan pada menit ke-76. Padahal, permainan babak kedua didominasi Macan Muria, yang beberapa kali berusaha menggempur pertahanan Laskar Saridin dengan beringasnya.

Namun, serangan balik yang tidak diduga pemain Persiku melalui umpan Ade ”Aldo” Kurniawan, berhasil dimanfaatkan Aan dengan manis. Melalui serangan tajam pada bagian kanan, tendangan Aan berhasil menjebol gawang Persiku.

”Seperti yang kami katakan pada awal, kami optimistis bisa mengalahkan Persiku Kudus. Meski permainan pemain Persipa tidak optimal saat melawan Persiharjo Unsa-Asmi Sukoharjo, tetapi evaluasi yang kami lakukan ternyata berhasil menjadi bekal untuk mengalahkan Persiku, yang sedari awal memang lawan terberat,” ujar Manajer Persipa Awi, kepada MuriaNewsCom.

Awi menambahkan, pihak manajemen merasa bangga dengan permainan Persipa yang bisa tampil optimal. Pihaknya sendiri sempat tidak percaya dengan kemenangan itu. Pasalnya, permainan Persiku diakui berhasil menguasai bola 60 persen lebih unggul ketimbang Persipa.

Editor: Merie

Tampil di Kandang, Persipa Pati Super Pede

Pemain Persipa dihadang tiga pemain belakang dari Persiharjo saat mencoba mencetak gol. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Pemain Persipa dihadang tiga pemain belakang dari Persiharjo saat mencoba mencetak gol. (MuriaNewsCom/Lismanto)

 

MuriaNewsCom, Pati – Persipa Pati optimistis bisa menang menghadapi derby Muria melawan Persiku Kudus pada babak penyisihan Grup B Liga Nusantara (Linus) Zona Jawa Tengah di Stadion Joyokusumo Pati, Rabu (4/5/2016) besok.

Kendati Persiku diakui sebagai lawan paling berat, tetapi Persipa memanfaatkan momentum bermain di kandang sendiri untuk mencuri poin penuh. “Persiku memang lawan terberat di Grup B. Tapi, kita optimistis bisa menang. Ini kesempatan kita bermain di kandang sendiri,” ungkap Manajer Persipa, Awi kepada MuriaNewsCom, Selasa (3/5/2016).

Untuk menghadapi pertandingan itu, kata dia, para pemain Persipa saat ini tengah berlatih secara ekstra. Kurang optimalnya para pemain saat bertanding melawan Persiharjo Unsa-Asmi Sukoharjo sudah menjadi catatan dan evaluasi tersendiri untuk menghadapi Persiku.

“Kami akui saat melawan Persiharjo, para pemain kurang begitu optimal mengingat kita kehilangan tiga pemain inti yang menjadi ruh saat menaklukkan Persekap Pekalongan. Kondisi itu sempat menjadi momok bagi kita,” imbuhnya.

Ia berharap agar pembenahan yang dilakukan pada tubuh pemain Persipa bisa lebih baik. Pembenahan dan evaluasi itulah yang menjadi modal bagi Laskar Saridin agar bisa bermain optimal saat menghadapi derby besok.

“Kami optimistis bisa mencuri poin dari Persiku. Kami berharap para pemain bisa bermain dengan optimal, sehingga membawa kemenangan bagi Persipa untuk naik di puncak klasemen Grup B Linus Zona Jateng,” harapnya.

Sementara itu, pihak kepolisian sudah menyiapkan sejumlah personel untuk mengamankan jalannya pertandingan besok. “Kami sudah berkoordinasi dengan manajer Persipa dan Persiku, serta koordinator suporter Pati dan Kudus. Kami minta agar mereka bisa menjaga diri supaya pertandingan bisa berjalan aman, tertib, dan lancar,” kata kabag Ops Polres Pati Kompol Sundoyo.

Editor : Akrom Hazami

Baca juga :

Persipa Targetkan Curi Poin Penuh Lawan Persiku

Laga Persipa Vs Persiku Dikawal Ketat Polisi

persipa persiku polisi (e)

Polisi dan sejumlah pihak tengah menggelar rapat pertemuan, sebelum pertandingan Persipa kontra Persiku pada Rabu (3/5/2016) besok. (MuriaNewsCom/Lismanto)

 

MuriaNewsCom, Pati – Pertandingan Persipa Pati kontra Persiku Kudus pada babak penyisihan Grup B Liga Nusantara (Linus) Zona Jawa Tengah yang akan digelar di Stadion Joyokusumo Pati, Rabu (4/5/2016) besok akan dikawal ketat polisi.

Hal itu untuk mengantisipasi kemungkinan adanya tawuran antarsuporter Pati dan Kudus seperti pertandingan pada musim lalu. Karena itu, sedikitnya 175 personel dari Polres Pati akan disiagakan untuk mengamankan jalannya pertandingan.

“Ada sekitar 175 personel yang akan kita terjunkan. Hal itu untuk mengantisipasi adanya tawuran suporter Pati dan Kudus seperti pertandingan tahun lalu. Jangan sampai insiden itu terulang kembali,” ujar Kabag Ops Polres Pati Kompol Sundoyo, Selasa (3/5/2016).

Selain itu, pihaknya sudah menggelar rapat pertemuan dengan sejumlah pihak, seperti manajemen dan koordinator masing-masing suporter. Dalam pertemuan itu, ia meminta agar semua pihak bisa menjaga diri dan kelompoknya untuk tidak anarkis dalam pertandingan.

“Kami berharap agar dunia sepak bola di Pati bisa berkembang dan maju. Jangan sampai olahraga sepak bola di Pati dinodai dengan segelintir oknum suporter sehingga masyarakat tidak simpatik. Majukan sepak bola dengan pertandingan yang fair dan sehat,” pesannya.

Editor : Akrom Hazami

Persipa Targetkan Curi Poin Penuh Lawan Persiku

Pemain Persipa tampak berusaha membobol gawang saat melawan Persiharjo Unsa-Asmi Sukoharjo beberapa waktu lalu. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Pemain Persipa tampak berusaha membobol gawang saat melawan Persiharjo Unsa-Asmi Sukoharjo beberapa waktu lalu. (MuriaNewsCom/Lismanto)

 

MuriaNewsCom, Pati – Persipa Pati “Laskar saridin” menargetkan bisa mencuri poin penuh pada laga melawan Persiku Kudus “Macan Muria” di Stadion Joyokusumo, Rabu (4/5/2016). Pertandingan keduanya diprediksi bakal paling seru pada babak penyisihan Grup B Liga Nusantara Zona Jawa Tengah.

Manajer Persipa, Awi mengaku sudah mempersiapkan para pemain untuk melawan Persiku Kudus. Pasalnya, laga melawan Persiku dianggap paling berat di babak penyisihan Grup B.

Terlebih, Persiku saat ini berada di puncak klasemen Grup B Liga Nusantara Zona Jateng yang berhasil mengantongi enam poin dengan enam gol. Sementara itu, Persipa berhasil meraih enam poin dengan dua gol.

“Kita akui, Persiku menjadi lawan terberat di Grup B. Karena itu, kita sudah mempersiapkan secara penuh kekuatan para pemain. Kami optimistis bisa meraih poin penuh dan menduduki puncak klasemen di Grup B Linus Zona Jateng,” ujar Awi kepada MuriaNewsCom, Selasa (3/5/2016).

Tercatat, Persipa berhasil mengumpulkan enam poin setelah menumbangkan dua lawannya, Persekap Pekalongan dan Persiharjo Unsa-Asmi Sukoharjo. Keberhasilannya itu mengantarkan Persipa menduduki peringkat kedua.

Laskar Saridin saat ini hanya kalah selisih dengan Macan Muria. Laskar Saridin berhasil mencetak dua gol, sedangkan Macan Muria memasukkan enam gol ke gawang lawan. Bila berhasil menumbangkan Macan Muria, Laskar Saridin bakal berada di puncak klasemen Grup B Linus Zona Jateng.

Editor : Akrom Hazami

Jadwal Laga Laskar Saridin Vs Macan Muria Terancam Molor

Suporter Persipa bersemangat mendukung tim kesayangannya dalam laga melawan Persekap Pekalongan. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Suporter Persipa bersemangat mendukung tim kesayangannya dalam laga melawan Persekap Pekalongan. (MuriaNewsCom/Lismanto)


MuriaNewsCom, Pati –
Jadwal pertandingan antara Persipa Pati “Laskar Saridin” dan Persiku Kudus “Macan Muria” dalam putaran pertama Grup B Liga Nusantara (Linus) Zona Jawa Tengah yang dijadwalkan di Stadion Joyokusumo, Rabu (4/5/2016) terancam molor.

Pasalnya, jadwal tersebut dianggap terlalu mepet dengan hari besar keagamaan, yakni Kenaikan Isa Almasih. “Polres belum mengeluarkan rekomendasi izin untuk diteruskan kepada Polda Jateng. Alasannya, jadwal terlalu mepet dengan hari besar keagamaan,” ujar Manajer Persipa, Awi, Kamis (28/4/2016).

Sebelumnya, jadwal pertandingan Persipa dengan Persiharjo yang dijadwalkan pada Rabu (4/5/2016) juga molor dan dijadwalkan ulang pada Sabtu (30/4/2016). Hal itu disebabkan pengajuan izin yang dianggap terlalu mepet.

“Kami masih melakukan komunikasi dengan pihak kepolisian. Mundurnya jadwal pertandingan Persipa dengan Persiku disebabkan pengajuan izin keamanan terlalu mepet,” kata Awi.

Ia berharap agar pihak kepolisian bisa diajak berkomunikasi lebih intens terkait dengan izin pertandingan. Dengan begitu, para pemain Persipa yang sempat mencuri kemenangan dari Persekap Pekalongan bisa bergairah untuk bermain sesuai dengan jadwal yang ditentukan panitia.

Editor : Akrom Hazami

Persiku Pesta Gol Menghadapi Persekap Pekalongan

Persiku menghadapi Persekap pekalongan (MuriaNewsCom)

Persiku menghadapi Persekap Pekalongan (MuriaNewsCom)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Target Persiku Kudus meraih poin penuh  saat menghadapi Persekap Pekalongan pada laga lanjutan kompetisi Liga Nusantara (Linus), Rabu (27/4/2016) terbukti. Hingga pertandingan masih berlangsung kini, Persiku sudah unggul 5-0.

Bermain menekan sejak awal permainan, Persiku sudah mampu mengkoleksi 4 gol di babak pertama. Untuk gol pertama dicetak Ilyas, melalui sundulan cantiknya. Kemudian, gol kedua dicetak Ribut, dan gol ketika oleh Dhoni serta gol keempat Sholichul.

Tak berhenti di situ, usai turun minum anak asuh Hidayat kembali menekan Persekap, dan hasilnya, Sholichul berhasil mencetak gol kembali. Untuk sementara skor 5-0.

Pelatih Kepala Persiku Hidayat sejak awal menyatakan, semua pemain dapat diturunkan pada laga ini. Raihan poih penuh pada laga perdana ini diharapkan dapat mendongkrak motivasi timnya.

Editor : Kholistiono

 

Persiku Kudus Masih Berburu 3 Striker

Ilustrasi

Ilustrasi

 

MuriaNewsCom, Kudus – Persiku Kudus masih berburu tiga pemain untuk mengisi posisi penyerang, sebelum tampil di Liga Nusantara (Linus), pada April ini.

Pelatih Persiku Hidayat mengungkapkan, pihaknya membutuhkan sedikitnya tambahan tiga pemain depan untuk Persiku. Untuk itu, hingga kini tim masih membuka peluang bagi warga Kudus untuk bergabung.

“Lini depan masih kurang ganas, khususnya untuk eksekusi tendangan ke gawang lawan. Untuk itulah, kami masih membutuhkan sedikitnya tiga pemain lagi untuk melengkapi di lini depan,” katanya.

Menurutnya, tiga pemain depan yang kini sudah dimiliki yakni Sholikul, Irfan Farizal dan Doni. Jika hanya dengan tiga pemain depan saja, dianggapnya sangat kurang. Terlebih kompetisi nanti diprediksikan bakal berjalan keras, apalagi hal tersebut merupakan kompetisi perdana di level nasional.

Meski membutuhkan pemain untuk lini depan, kata dia, waktu yang tersisa tidaklah lama. Sebab, 17 April mendatang, tim harus sudah didaftarkan ke Asprov. Jika pada waktu itu tidak dapat pemain baru, maka pelatih akan memaksimalkan pemain yang ada.

“Bagaimana lagi, waktunya sudah mepet. Jadi kita maksimalkan pemain yang ada untuk pertandingan Persiku nanti,” katanya

Laga Awal Persiku nanti, akan dihadang Persipa Pati. Hingga kini, pihaknya belum berkomentar tentang tim lawan utamanya, karena belum tahumateri pemainnya. “Berdasarkan hasil pertemuan pada Sabtu lalu, kick off akan dilakukan pada 24 April nanti. Kami akan bertanding di Kudus menghadapi Persipa Pati pada pukul 15.30 WIB,” ungkapnya.

Dia menambahkan, meski Persiku mencari pemain baru, namun tidak semua pemain dapat bergabung di Persiku. Sebab pelatih memiliki kriteria tersendiri untuk mengisi kekurangan komposisi pemain tersebut.

Pelatih beserta asisten terlebih dahulu bakal melihat kemampuan pemain. Jika dianggap layak, maka pada 17 April mendatang akan langsung didaftarkan.”Hingga kini, pemain yang sudah bergabung ada 23 orang. Jumlah tersebut kami harapkan bertambah sebelum 17 April mendatang,” ungkapnya.

Editor : Kholistiono

Dihuni Pemain Muda, Pemain Persiku Diharapkan Bisa Kontrol Emosi Ketika Bertanding

Dihuni Pemain Muda, Pemain Persiku Diharapkan Bisa Kontrol Emosi Ketika Bertanding

 

MuriaNewsCom, Kudus–Tidak maksimalnya penampilan Persiku Kudus ketika berhadapan dengan tim lokal dari Grobogan, Boexa Purwodadi beberapa waktu lau menjadi pelajaran penting bagi para pemain . Terlebih, dalam waktu dekat, Liga Nusantara direncanakan akan digulirkan kembali pada April mendatang.

Pelatih Persiku Hidayat mengatakan, banyak pemain Persiku yang terpancing emosi dengan permaianan kasar lawan. Bahkan, salah satu pemain Persiku, Adek Ragil harus diganjar kartu merah oleh wasit, karena melakukan pelanggaran.

”Meski sudah unggul 1-0, anak-anak tidak bisa bermain tenang dan cantik. Bahkan, setelah lawan mampu menyamakan kedudukan, anak-anak tidak bisa bermain sebaik saat melawan Pra PON Jateng. Anak-anak mudah terpancing emosi dengan tindakan lawan. Hal itulah yang akan dibenahi dalam latihan,” katanya.

Ia katakan, perlawanan yang ditunjukkan oleh pemain-pemain muda dari tim di Grobogan menjadi pelajaran penting, agar nantinya Persiku bisa tampil lebih baik lagi. Terlebih, Liga Nusantara akan kembali sebentar lagi.

”Ini juga sebagai persiapan ke Liga Nusantara. Namun, keikutsertaan Persiku dalam Liga Nusantara masih belum dipastikan. Yang pasti, secara tim, kami sudah siap untuk berlaga pada ajang tersebut,” pungkasnya.

Sementara itu, Asisten Pelatih Persiku Widhoro mengatakan, saat ini pemainnya sedang disibutkkan dengan latihan rutin. Hal itu dilakukan untuk mewujudkan persiapan yang lebih baik sebelum mengikuti pertandingan di Liga Nusantara.

“Pada Kamis (3/3) lalu, semua tim peserta Liga Nusantara diundang oleh Asprov PSSI Jateng untuk membahas keberlanjutan digelarnya Liga Nusantara April mendatang. Dari hasil rapat tersebut, nanti pada 2 April akan ada meeting yang diikuti semua anggota Tim Liga Nusantara Jateng,” ungkapnya.

Ketua KONI Kudus M Rinduwan mengatakan, para pemain Persiku merupakan pemain lokal semuanya.  “Meski dengan pemain lokal, bukan berarti kualitasnya tidak baik. Sebab, sebelumnya juga sudah diseleksi oleh tim. Sehingga, pemain yang tergabung sudah mumpuni dan siap dalam segala bentuk pertandingan,” ungkapnya.

Editor : Kholistiono

Tim Persiku Resmi Diluncurkan

persiku vs wartawan (e)1

Pertandingan Persiku melawan tim Wartawan Kudus di Stadion Wergu Kudus, Jumat. (MuriaNewsCom/ Faisol Hadi)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Persiku Kudus tahun ini resmi diluncurkan bersama pemain yang bakal mengisi ‘”line up”. Peresmian Persiku dilakukan dengan melakukan sederet acara. Di antaranya dengan pertandingan Persiku melawan tim Wartawan Kudus, di Stadion Wergu, Jumat (5/2/2016) pagi. Pertandingan dimenangkan Persiku, 4-3.

Bupati Kudus Musthofa mengatakan pembinaan Persiku Kudus kali ini dipastikan tidak akan putus. Hal itu dilakukan sebagai bentuk pembinaan pemain Persiku secara terus-menerus. “Kami peduli dengan Persiku Kudus, jadi tidak menghentikan pembinaan dalam Persiku ini,” katanya saat perluncuran Persiku.

Dengan adanya pembinaan yang tidak putus, maka kemungkinan besar akan membuat Persiku menjadi lebih baik. Termasuk juga akan berimbas positif pada pemain di setiap pertandingannya.  Terlebih hal itu ditopang pula dengan kesiapan sarana dan prasarana yang baik.

Persiku juga tidak menutup kemungkinan akan diagendakan melakukab beberapa pertandingan ke depan. Bahkan agenda Persiku melawan tim dari kabupaten lain juga bisa dilaksanakan.

Hal itu juga diungkapkan Ketua KONI Kudus M Rinduwan. Menurutnya pembinaan Persiku tidak akan putus. Sebab Persiku kini di bawah binaan KONI melalui Disdikpora Kudus. “Sementara kita ajukan Rp 800 juta dengan Rp 500 juta lebih dulu. Sumber dana diambil dari APBD melalui Disdikpora Kudus,” ujarnya

Soal jumlah pemain,kata dia, Persiku memiliki 22 pemain. Jumlah tersebut dipastikan siap dalam mengikuti semua pertandingan ke depan.

Editor : Akrom Hazami

Baca juga : Suporter Kecewa, Persiku Gagal Tanding

Alhamdulilah, Persiku Kudus Nasibnya Kian Jelas

persiku kudus

KUDUS – Nasib Persiku Kudus akhirnya mulai ada kejelasan. Setelah sebelumnya para pemain nganggur, kini para pemain Persiku kembali ke tim asli Kudus seperti semula.

Bahkan, Persiku kini mulai lebih baik lagi, lantaran semua pembinaan dan pembiayaan dijamin oleh Pemkab Kudus melalui Disdikpora. Pembiayaan Persiku sendiri dialokasikan dari APBD.

Hal itu diungkapkan Kepala Disdikpora Kudus Joko Susilo. Menurutnya, Persiku kini sudah diambil alih Pemkab Kudus. Dalam hal ini yang menangani adalah langsung Disdikpora beserta KONI.

“Iya kalau masih statusnya Persiku yang sekarang masih boleh. Sehingga pengelolaan diambil langsung Dinas beserta KONI,” katanya kepada MuriaNewsCom.

Dengan demikian,,tentunya ada beberapa perbedaan dengan sebelumnya. Sebab pemain Persiku kini harus asli dari Kudus, yang berarti pemain luar Kudus dikembalikan atau dipulangkan.

Bukan hanya para pemain, pelatih juga harus asli Kudus. Disdikpora menunjuk dan mempercayakan Persiku kepada orang yang dikenal dengan nama Mas Yayat.

Begitu pula dengan gaji. Para pemain persiku kini tidak mendapatkan gaji. Melainkan mendapatkan intensif yang diberikan kepada para pemain beserta pelatih.

“Itu merupakan upaya dalam menjaga perilaku. Jadi kita inginkan mereka mencintai Persiku, tidak memandang gaji melainkan rasa sukanya dulu. Jadi dapat dilihat mana yang bergabung,” jelasnya. (FAISOL HADI/AKROM HAZAMI)

Bersinar di Mitra Kukar U-21, Kurang Dipercaya di Persiku

Sholikul saat bermain bersama Persiku (MuriaNewsCom/M IQBAL NA’IMY)

Sholikul saat bermain bersama Persiku (MuriaNewsCom/M IQBAL NA’IMY)

KUDUS – Sinar keberuntungan Sholikul ternyata jauh lebih benderang ketika dia bermain diluar Jawa. Bersama Mitra Kukar U-21, musim lalu Sholikul tampil cukup cemerlang.

Pemain asal Kedungdowo, Kaliwungu ini mampu tampil trengginas. Beberapa gol dan asis sempat dia persembahkan selama perjalanan satu musim.

“Musim lalu saya cukup mendapat kepercayaan oleh pelatih. Sebuah pengalaman yang cukup menyenangkan bermain untuk Mitra Kukar U-21,” kata Sholikul.

Berbanding terbalik dengan kisah indahnya di perantauan, ketika Sholikul kembali ke Kota Kretek dan membela Persiku, dia hanya mendapat jatah bermain sekali ketika partai terakhir putaran pertama versus Persikama. Itupun sebagai pemain pengganti. (M IQBAL NA’IMY/KHOLISTIONO)

Lebih Memilih Sepak bola, Pemain Persiku Ini Betah Menganggur Setelah Tim Diliburkan

Sholikul saat bermain bersama Persiku (MuriaNewsCom/M IQBAL NA’IMY)

Sholikul saat bermain bersama Persiku (MuriaNewsCom/M IQBAL NA’IMY)

KUDUS – Jalan berbeda diambil penggawa Persiku, Sholikul dalam menyikapi berhentinya kompetisi sepak bola tanah air. Tak seperti Murwanto yang mencoba berkarir sebagai marketing, atau Idris dan kiper muda Nur Ahmad yang mencoba peruntungan melalui berjualan.

“Setelah tim diliburkan sampai sekarang, saya masih menganggur tanpa bekerja. Jadi ya, saya tidak ada penghasilan sama sekali,” ungkap Sholikul kepada MuriaNewsCom.

Keadaan seperti demikian dibetah-betahkan oleh Sholikul, yang merupakan anak kedua dari empat bersaudara. “Keluarga memang maklum, tapi saya sendiri yang merasa malu,” keluh pria kelahiran Kudus, 25 Mei 1994.

Selama ini, pemain yang seangkatan dengan Ilyas dan Adit Wafa ini lebih banyak menghabiskan waktu di rumah. Baru di sore hari dia menekuni hobi dan juga panggilan jiwa sebagai pemain bola agar bakatnya tak luntur tergerus waktu. (M IQBAL NA’IMY/KHOLISTIONO)

Kompetisi Tak Jelas, Pemain Persiku Ini Mencoba Enjoy Jadi Marketing Koperasi

Bek Kanan Persiku, Murwanto menyiram tanaman di rumahnya, Selasa (2/6/2015). (IQBAL NA’IMY/SUPRIYADI)

KUDUS – Bek kanan Persiku Kudus, Murwanto termasuk salah satu pihak yang nasibnya terombang-ambing kerana kompetisi sepak bola Indonesia berhenti. Kini ia tengah menjalani pekerjaan barunya sebagai marketing sebuah koperasi di Kudua.

Lanjutkan membaca

Teguh Ngahwo: Suporter Harus Bisa Memahami Kondisi Persiku

Pengamat sepak bola Kudus sekaligus salah satu tetua barisan Suporter Macan Muria (SMM), Teguh Ngahwo. (MURIANEWS / IQBAL NA’IMY)

KUDUS – Terpuruknya kondisi Persiku memang cukup parah. Berbagai macam persoalan silih berganti mengakibatkan manajemen tak berkutik. Kompetisi yang diikuti tim daerah lain pun urung diikuti Agus Santiko dkk.

Lanjutkan membaca