Persiku Kalahkan Telak Persikaba 

Pemain Persiku jr saat melayani permainan Persikaba jr di Stadion Wergu Wetan Kudus, Rabu. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus  – Persiku Jr berhasil mengalahkan lawannya Persikaba Jr di pertandingan lanjutan Piala Soeratin 2017 di Stadion Wergu, Rabu (5/4/2017). Persiku mengalahkan lawannya dengan skor 4-0. Gol pertama dicetak oleh Wahab Yusuf di menit  48, kemudian gol kedua dicetak Ahmad Ibnu Yahya dimenit 52, gol ketiga dicetak Wahab Yusuf di menit  62 lewat sebuah penalti.

Kemudian gol terkahir dicetak dalam menit tambahan babak kedua. Gol dicetak oleh pemain cadangannya Sadam lewat tendangan yang dimuntahkan oleh penjaga gawang.

Mattrkham, pelatih Persikaba Jr merasa kecewa dengan aksi pemain. Sebab, kekalahannya amat telak. Namun pihaknya juga memberi apresiasi pada pemain lantaran sudah berusaha semaksimal mungkin untuk melawan Persiku. “Dua pemain inti kami  absen. Dan kami juga dalam posisi kelelahan. Sehingga membuat pemain tak fokus dan gol demi gol berhasil dilakukan ke gawang kami,” ungkapnya usai pertandingan.

Sementara, Pelatih Persiku Jr Widoro mengatakan sangat puas dengan hasil pertandingan. Meski di babak pertama permainan nampak tak berkembang, namun selama babak kedua semuanya membaik. “Saya tekankan agar mau berubah,  mau menekan serangan dan akhirnya berhasil. Apalagi pemain lawan sudah kelelahan dan itu yang dapat dimaksimalkan,” ucapnya.

Editor : Akrom Hazami

 

Babak Pertama, Persiku vs Persikaba Jr, Skor Seri

Pemain Persiku saat melayani lawan Persikaba Blora di Stadion Wergu Wetan Kudus. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Persiku Jr kembali melakoni laga Piala Soeratin 2017. Persiku jr melawan Persikaba jr. Mereka harus berlaga tanpa adanya penonton karena hukuman kerusuhan pertandingan sebelumnya saat melawan Persijap jr.

Pertandingan dilakukan di Stadion Wergu Wetan, Rabu (5/4/2017) sekitar pukul 15.15 WIB. Dalam babak pertama, tak mampu mencetak gol sama sekali. Begitupun lawan. Skor 0-0.

Sejumlah peluang sebenarnya sudah tercipta oleh kedua tim. Namun kembali saat eksekusi akhir selalu gagal.

Selama pertandingan, suporter Persiku menumpuk di luar stadion. Meski tak masuk, namun sorakan untuk tim unggulan Kudus terus digelorakan.

Ketua KONI Kudus M Ridwan berharap Persiku dapat menang mutlak atas pertandingan ini. Pengalaman seri lawan Persijap dianggap cukup dalam laga tersebut. “Target menang, pendukung banyak dan pertandingan dilakukan di Kudus,” ungkap dia. 

Editor : Akrom Hazami

 

Persikaba Turunkan Pemain Cadangan Ladeni PSIP Pemalang

Pemain Persikaba (hijau) berusaha mempertahankan bola dari lawan. (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

Pemain Persikaba (hijau) berusaha mempertahankan bola dari lawan. (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

 

MuriaNewsCom, Blora – Pelatih Persikaba Nanang Kushardiyanto berencana menurunkan pemain cadangan pada laga tandang terakhir penyisihan melawan PSIP Pemalang pada Minggu (22/5/2016). Itu dilakukan lantaran Laskar Arya Penangsang sudah dipastikan lolos grup c setelah mengantongi 11 poin.

”Lawan PSIP, kami akan turunkan pemain yang selama ini jarang tampil. Selain memberi kesempatan, saya juga ingin melihat kemampuan mereka,” ujar Nanang, Kamis (19/5/2016).

Menurutnya, dipilihnya pemain cadangan untuk tampil pada laga melawan PSIP dikarenakan perjalanan tim kebanggaan warga Blora di Kompetisi Linus Jateng masih cukup panjang.

Pemain cadangan perlu diberikan kesempatan berlaga selain untuk menambah jam terbang, juga agar kemampuan mereka bisa lebih teruji. Sehingga jika sewaktu-waktu ada pemain inti yang cedera atau absen, pemain cadangan itu bisa ditampilkan tanpa ada keraguan dengan skill individu yang mereka miliki.

Terbukti, saat Persikaba menjamu Persak Kebumen, Rabu (18/5/2016), gol penentu kemenangan Persikaba dicetak salah satu pemain cadangan, Agil Pramono.

”Meski pemain cadangan, namun kualitas mereka tidak diragukan lagi,” kata Nanang.

Pada daftar pemain cadangan Persikaba sendiri sejatinya terdapat sejumlah nama yang tahun lalu pernah pula memperkuat Persikaba di Linus Jateng. Bahkan nama mereka kerap masuk dalam starting line up pilihan pelatih kala itu.

Para pemain tersebut di antaranya Apri Sanjaya, Dimas Roni Saputra, Dwi Susilo dan Gandi Supriyanto. Tak hanya itu, kiper kawakan Persikaba Tulus Sapmoko yang kini menjadi kiper cadangan menjadi tembok kokoh pertahanan Blora.

Selain mereka, pemain pelapis yang dimiliki Persikaba saat ini diantaranya Suranto, Zolafuddin, Ricky Fuad Insani dan M Samsudin. Mereka semua adalah pemain lokal Blora.

Editor: Supriyadi

Persikaba Siap Curi Poin Penuh Hadapi Demak

Laga pertandingan Persikaba Lawan PSD Demak pada Linus Jateng 2016 putaran pertama. (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

Laga pertandingan Persikaba Lawan PSD Demak pada Linus Jateng 2016 putaran pertama. (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

 

MuriaNewsCom, Blora – Persikaba bakal melakoni laga tandang melawan PSD Demak di Stadion Undip Tembalang Semarang, Minggu (15/5/2016). Ini lantaran, stadion Pancasila Demak yang seharusnya sebagai homebase PSD Demak dinilai tidak layak untuk menggelar pertandingan.

Agus Puryanto, Ketua Umum Persikaba mengakui, Persikaba memang mendapat keuntungan atas hal itu. Apalagi, dengan berpindahnya tempat, ia yakin suporter PSD akan jauh lebih sedikit dibanding saat bertanding di Stadion Pancasila.

”Karena itu, kami menargetkan akan meraih poin penuh. Kalau meleset, minimamal bisa mencuri poin hasil imbang lawan PSD Demak,” ujar Agus Puryanto, Jumat (13/5/2016).

Sebelumnya, kedua kesebelasan sudah pernah bertanding di laga putaran pertama Linus Jateng Grup C di Stadion Kridosono Blora, Minggu (1/5/2016). Dalam pertandingan tersebut, PSD mampu menahan imbang Persikaba, 0-0.

Pelatih kedua kesebelasan pun dipastikan sudah memahami gaya permainan tim lawan. Hanya saja usai menghadapi PSD Demak di pertandingan putaran pertama itu, Persikaba melakukan pembenahan.

Andri Mulyono Jati dan kawan-kawan diminta tidak lagi menganggap enteng tim lawan. Kepercayaan diri yang terlalu berlebihan menjadi bumerang bagi Persikaba saat menjamu Demak. ”Kala itu, pemain bermain asal-asalan karena menganggap enteng Demak,” ujar Pelatih Persikaba, Nanang Kushardiyanto.

Meski sudah memahami gaya permainan tim Demak, namun pelatih asal Sidoarjo itu tetap tidak mau jumawa. Dia menargetkan timnya bisa bermain imbang lawan Demak. ”Kita realistis sajalah. Kami bawa 18 hingga 21 pemain dan menggunakan pola permainan 4-4-2,” pungkasnya.

Editor: Supriyadi

Putaran Kedua, Persikaba Siapkan Dua Amunisi Baru

Pemain Persikaba berusaha mempertahankan bola dari pemain PSD Demak di putaran pertama Liga Nusantara lalu. (MuriaNewsCom)

Pemain Persikaba berusaha mempertahankan bola dari pemain PSD Demak di putaran pertama Liga Nusantara lalu. (MuriaNewsCom)

 

MuriaNewsCom, Blora – Laga putaran kedua Liga Nusantara (Linus) Jateng 2016 dipastikan bakal semakin panas. Pasalnya, beberapa tim sudah menambah amunisi untuk mewujudkan mimpi menjadi juara.

Salah satunya adalah Persikab. Laskar Arya Penangsang tersebut bahkan sudah merekrut dua pemain baru untuk bermain di laga perdana putaran kedua Liga Nusantara, Jumat (15/5/2016). Keduanya adalah M Arif (Bojonegoro) dan Wisnu (Garut) yang bakal mengisi pos yang ditinggalkan Jaya Hartono yang hengkang memperkuat kesebelasan Persebo Musi Raya (ISC-B).

Pelatih Persikaba Nanang Kushardiyanto mengatakan, skill individu striker Wisnu dan gelandang sayap M Arif dinilai cukup bagus. Terbukti, Wisnu menyumbang dua gol dan M Arif satu gol ketika tim berjuluk Laskar Arya Penangsang berujicoba lawan tim Banjarejo, Kamis (12/5/2016) di Stadion Kridosono. Pertandingan berakhir  6-0 untuk kemenangan Persikaba.

Dalam laga putaran kedua, Persikaba akan bertandang melawan PSD Demak, Minggu (15/5/2016), di Satdion Undip Tembalang Semarang.

”Persiapan menjelang tanding lawan PSD Demak, kami rasa sudah cukup. Dalam latihan yang kami gelar, para pemain sudah memahami strategi apa yang akan diterapkan dalam pertandingan nanti,” kata Pelatih Persikaba Nanang Kushardiyanto.

Mantan pelatih Persipur Purwodadi itu, menginginkan agar Persikaba mampu meraih prestasi di Linus Jateng. Apalagi menurutnya, seiring telah dicabutnya pembekuan kepengurusan PSSI oleh Menteri Pemuda dan Olahraga, masa depan kompetisi Linus bakal semakin jelas dari tingkat provinsi hingga nasional. Dirinya pun menghendaki Persikaba tampil fight di Linus Jateng.

”Kami menginginkan Persikaba berangkat ke Semarang hari Sabtu supaya pemain punya waktu yang cukup untuk beristirahat sebelum bertanding lawan Demak,” katanya.

Hanya saja keinginan tersebut kemungkinan besar tidak akan terealisasi. Menurut Ketua Umum Persikaba Agus Puryanto, Andri Mulyono Jati dan kawan-kawan akan berangkat ke Semarang hari Minggu (15/5) sekitar pukul enam pagi.

”Anggaran kita terbatas. Insya Allah kondisi fisik pemain tetap terjaga meski berangkat pagi dan sorenya sudah harus bertanding,” ujarnya.

Editor: Supriyadi

Hadapi PON Jateng, Persikaba Turunkan Pemain Cadangan

Persikaba Melawan PSD Demak pada laga terakhir putaran pertama Linus Jateng 2016 Group C di Satdion Kridosono. (MuraiNewsCom/Rifqi Gozali)

Persikaba Melawan PSD Demak pada laga terakhir putaran pertama Linus Jateng 2016 Group C di Satdion Kridosono. (MuraiNewsCom/Rifqi Gozali)

 

MuriaNewsComBlora – Persikaba Blora akan menurunkan pemain cadangannya pada laga persahabatan melawan kesebelasan PON Jateng di Stadion Kridosono pada Rabu (4/5/2016), hari ini.

Pelatih Persikaba Nanang Kushardiyanto mengaku, tak mau menanggung risiko cederanya pemain inti saat lawan PON Jateng. Sebab, perjalanan Persikaba di Linus Jateng masih panjang. Jika ada salah satu pemain inti yang cedera, Persikaba akan kesulitan mencari pengganti.

Apalagi tim kebanggaan warga Blora ini menghendaki meraih poin sempurna di tiga kali pertandingan berikutnya di babak penyisihan Linus Jateng. “Karena itu kami tidak akan memainkan semua pemain inti ketika lawan PON Jateng. Bisa bergantian dengan pemain cadangan,” ujarnya.

Meski telah didaftar masuk dalam skuad Laskar Arya Penangsang, namun para pemain itu belum pernah dimainkan di tiga pertandingan yang sudah dijalani Persikaba di Liga Nusantara (Linus) Jateng Grup C. Laga lawan tim PON Jateng inipun menjadi pembuktian kualitas pemain lapis kedua tersebut.

Hal senada dikemukakan pula Ketua Umum Persikaba Agus Puryanto. Dia menyatakan, meski berstatus sebagai pemain cadangan, namun sejatinya kualitas pemain pelapis itu tidak kalah dengan pemain inti.

“Hanya mereka butuh jam terbang. Bertanding lawan PON Jateng inilah bisa menjadi pengalaman berharga bagi mereka untuk menambah jam terbang,” katanya.

Terdapat sejumlah nama yang tahun lalu pernah pula memperkuat Persikaba di Linus Jateng. Bahkan nama mereka kerap masuk dalam starting line up pilihan pelatih Persikaba kala itu Edy Paryono dan M Yusuf. Para pemain itu diantaranya Agil Pramono, Apri Sanjaya, Dwi Susilo dan Gandi Supriyanto.

Tak hanya itu, kiper kawakan Persikaba Tulus Sapmoko yang kini menjadi kiper cadangan menjadi tembok kokoh pertahanan Blora. Selain mereka, pemain pelapis yang dimiliki Persikaba saat ini diantaranya Suranto, Zolafuddin dan Samsudin. Mereka semua adalah pemain lokal Blora.

“Meski hanya pertandingan ekshibisi dan tak ada penghitungan poin, namun kami menginginkan Persikaba bisa memenangkan pertandingan, apalagi ini laga di kandang sendiri,” tandas Agus Puryanto.

Keinginan meraih kemenangan, bisa jadi bakal mampu direalisasikan para pemain Blora. Karena, grafis penampilan tim tamu tengah menurun. Usai berlaga di kualifikasi PON bulan Maret di Stadion Arcamanik Bandung dan dinyatakan lolos PON, kesebelasan asuhan Pelatih Anjar Jambore Widodo itu ditinggalkan sejumlah pemain intinya yang memperkuat sejumlah kesebelasan ISC.

Di dua kali laga ekshibisi melawan tim Linus Jateng, Soni Setiawan dkk selalu kalah. Bertanding lawan tuan rumah Persik Kendal, Rabu (27/4/2016), kesebelasan PON Jateng takluk 2-0. Adapun ketika tampil di Stadion Wergu Wetan menghadapi tuan rumah Persiku Kudus, Minggu (1/5/2016), tim PON kalah 1-0.

Pertandingan lawan Persikaba merupakan laga ketiga dari enam partai yang akan dijalani PON Jateng menghadapi kesebelasan peserta Linus asal Jateng.

Editor: Supriyadi

 

Laskar Arya Penangsang Gagal Curi Poin di Kandang

persikaba (e)

Pertandingan laga terakhir putaran pertama Liga Nusantara 2016 Jateng Group C Persikaba lawan PSD Demak. (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

 

MuriaNewsCom, Blora – Di hadapan pendukungnya, Persikaba Blora ditahan imbang PSD Demak pada laga terakhir putaran pertama Liga Nusantara (Linus)  Jateng 2016 Grup C. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Kridosono Blora pada Minggu (1/5/2016), kedua tim sama kuat.

Pertandingan yang dipimpin wasit Siswandi (Surakarta) ini, Persikaba berulang kali memperoleh peluang mencetak gol.  Rapatnya barisan pertahanan tim kesayangan Bodemania, turut memberi andil lemahnya penyelesaian akhir kesebelasan berjuluk Laskar Arya Penangsang.

Peluang mencetak gol bagi Blora lebih banyak diperoleh melalui tendangan keras dari luar kotak penalti. Di menit ke-20, striker Sukirno Bagong memaksakan diri menendang dengan kaki kiri meski posisinya kurang menguntungkan. Bola itupun melambung di atas mistar gawang PSD yang dijaga  Ahmad Faiz.

Dari luar kotak penalti, Persikaba kembali mendapat peluang emas. Hanya bola yang ditendang La Umbu itu membentur mistar gawang di menit ke-30. Tak hanya barisan striker, peluang emas mencetak gol diperoleh pula pemain belakang Persikaba melalui sundulan kepala memanfaatkan tendangan bebas maupun sepak pojok. Sundulan Lucky Nur Hakim berhasil diselamatkan tiang gawang PSD di menit ke-79.
Adapun sundulan Kapten Andri Mulyono Jati memanfaatkan tendangan pojok Sukirno Bagong dengan mudah ditangkap kiper PSD Demak. Striker Blora M Harun Nur Rosyid yang lepas dari jebakan offside juga tak mampu mencetak gol di menit ke-85. Penyerang yang telah mengoleksi empat gol bagi Blora itu lebih memilih mengontrol bola lebih dulu. Akibatnya dia kalah cepat dengan kiper Demak.
“Ada kesan pemain kami meremehkan lawan. Bermain asal-asalan, asal tendang saja. Sehingga tak satupun peluang bisa dimaksimalkan dengan baik,’’ ujar Pelatih Persikaba Nanang Kushardiyanto dengan nada kesal.

Persikaba telah tiga kali bertanding di Grup C Linus Jateng. Di laga perdana menjamu PSIP Pemalang, Minggu (24/4), Persikaba menang 3-0. Dan di pertandingan kedua yang berlangsung di Stadion Candradimuka Kebumen, Rabu (27/4), Persikaba menundukan tuan rumah Persak Kebumen 2-1.
Sedangkan bagi PSD Demak, hasil imbang di kandang Blora ini seakan menasbihkan tim berjuluk Laskar Kaligojo itu sebagai kesebelasan spesialisasi seri. Bagaimana tidak. Tiga kali pertandingan yang dijalani PSD, semuanya berakhir imbang. Saat menjamu Persak di Stadion Undip Tembalang, skor 0-0. Adapun ketika ke kandang PSIP Pemalang, hasilnya juga seri dengan skor akhir 1-1.

“Sebenarnya kami tidak berfpikir seperti itu (selalu imbang, red). Justru kami ingin PSD bisa meraih poin penuh di setiap pertandingan terutama di kandang sendiri,’’ kata Pelatih PSD Demak Sudirman.

Di laga lawan Blora, pemain Demak merapatkan barisan pertahanan di 15 menit awal babak pertama. Setelah itu M Taufik dan kawan-kawan berani tampil head to head. Beberapa kali pemain PSD sempat menusuk jantung pertahanan Blora. Namun beberapa kali pula bola hasil tendangan itu melambung di atas mistar gawang.
Dengan hasil imbang 0-0 ini Persikaba masih kokoh berada di puncak klasemen sementara Grup C dengan nilai 7. Sedangkan PSIP Pemalang berada di peringkat kedua dengan nilai empat setelah di pertandingan kemarin mampu mengalahkan tim tamu Persak Kebumen 4-1. Adapun PSD Demak di posisi ketiga dengan poin tiga dan Persak di rangking bawah dengan nilai satu.

Editor : Akrom Hazami

Persikaba Siap Tampil All Out Hadapi Demak

Logo Persikaba Blora

Logo Persikaba Blora

 

MuriaNewsCom, Blora – Penghujung laga putaran pertama Liga Nusantara (Linus) 2016 Group C, di mana Persikaba Blora akan berhadapan dengan PSD Demak pada 1 Mei 2016, di Stadion Kridosono Blora.

”Dalam laga putaran terakhir nanti akan menghadapai Demak. Kami siap tampil all out agar mendapatkan poin sempurna di laga terakhir putaran pertama,” ujar Abdul Muiz, humas Persikaba kepada MuriaNewsCom, Jumat (29/4/2016).

Setelah dua pertandingan Persikaba berhasil memetik poin penuh, untuk pertandingan putaran terakhir ini, Persikaba akan menghadapi Demak dengan segala kekuatannya akan dikerahkan. Tim ingin kembali memetik kemenangan penuh.

”Kami akan menggunakan skema permainan menyerang sejak awal. Tapi untuk teknisnya di lapangan nanti, bisa berubah melihat kondisi pertandingan,” katanya.

Untuk starting line up Persikaba yang akan diturunkan pada awal pertandingan, tidak akan berubah banyak. Untuk pemain depan Harun Nur Rosid beserta Sukirno Bagong akan menjadi tumpuan daya serang Persikaba.

”Kami harapkan dua pemain depan bisa membuat kalang kabut barisan pertahanan Demak,” jelasnya.
Jika pada pertandingan melawan PSD Demak nanti Prsikaba berhasil memetik poin penuh, itu artinya Persikaba kokoh menduduki puncak klasemen Group C Linus 2016.

Persikaba akan mendapatkan poin sempurna selama tiga pertandingan, yakni sembilan poin. ”Kita tak sesumbar, yang pasti pemain diharapkan bisa tampil maksimal,” pungkasnya.

Editor: Merie

Main dengan 11 Pemain, Persikaba Libas Persak 2-1

Ilustrasi

Ilustrasi

 

MuriaNewsCom, Blora – Persikaba Blora menang atas lawannya Persak Kebumen, dalam laga Liga Nusantara (Linus), yang di Stadion Chandradimuko Kebumen, Rabu (27/4/2016).

Bermain tandang, Persikaba unggul 2-1 atas lawannya Persak. Dua gol Persikaba dicetak oleh Harun Nur Rosid pada menit ke 67 dan menit ke 75. Sedangkan, satu gol balasan Persak dicetak melalui tendangan penalti pada menit ke 81. Penalti tersebut akibat handsball Lucky Nur Hakim di dalam kotak penalti.

Sebenarnya Persikaba bisa menambah keunggulan. Karena pada menit ke 71, tim kebanggaan warga Blora ini berhasil meyarangkan gol yang dicetak Harun Nur Rosid. Namun, gol itu dianulir wasit dikarenakan offside.

Di menit 79, satu pemain Persikaba juga harus meninggalkan lapangan pertandingan, karena kena kartu merah. Pemain itu adalah Nana Pemana karena pelanggaran keras yang dilakukan.

Persikaba dalam laga ini, memang memperkuat barisan pertahanan. Lima pemain bertahan diturunkan sekaligus semenjak babak bertama. Lucky Nur Hakim yang di pertandingan pertama di Blora duduk di bangku cadangkan, kali ini diturunkan.

Pemain nomor punggung 99 itu menggalang pertahanan Blora bersama para pemain belakang lainnya. Yakni kapten Andri Mulyono Jati, Nana Permana, Fadly Tanjung, dan Hersan Masihor.

Pelatih Nanang Kushardiyanto lebih memilih menempatkan M Harun Nur Rosyid sebagai penyerang tunggal. Sedang Abdul Latif diplot sebagai second striker. Adapun barisan tengah ditempati Eko Nur Adriyanto, Jaya Hartono, dan La Umbu. Tak ada satupun gol tercipta di babak pertama.

Memasuki babak kedua, Nanang Kushardiyanto mengubah pola permainan dengan meningkatkan serangan. Penyerang Sukirno Bagong dimasukkan menggantikan Abdul Latif. Jadilah M Harun Nur Rosyid pun tak lagi sendirian di barisan depan.

Strategi itupun terbukti efektif. Di menit ke 67, Persikaba memecah kebuntuan. Satu peluang emas yang diperoleh Harun Nur Rosid memanfaatkan umpan silang rekannya, berhasil dikonversi menjadi gol. Pada menit ke 75 gol kembali dicetak oleh Harun Nur Rosid.

Dengan kemenangan tersebut, Persikaba kokoh di puncak klasemen grup C dengan nilai sempurna, enam. ’Awalnya kami menargetkan hasil imbang. Alhamdulillah ternyata Persikaba bisa meraih kemenangan di Kebumen,” ujar Humas Persikaba Abdul Muiz.

Editor: Merie

Persikaba Blora Gagal Melaju ke Semifinal Sukowati Cup

Ilustrasi

Ilustrasi

 

MuriaNewsCom, Blora – Dalam laga kedua Sukowati Cup di Sragen Rabu (20/4/2016), Persikaba Blora bertemu dengan Purwodadi FC. Dalam laga ini, Persikaba kalah dramatis dengan Purwodadi FC, 2-3 lewat adu pinalti.

Sebelumnya, pada laga pertama berhadapan dengan Zetle Meyer, Persikaba memetik kemenangan manis dengan skor 3-0. Dengan kekalahan dari Purwodadi FC ini, menguburkan impian Persikaba untuk melaju ke semifinal.

Agus Puryanto, Ketua Umum Persikaba mengungkapkan, bahwa Piala Sukowati merupakan laga pemanasan bagi tim kebanggaan Saminista dalam persiapan mengahadapi Liga Nusantara (Linus) 2016.

Kekalahan bagi tim berjuluk Laskar Arya Penangsang ini, tidak lantas membuat kesebelasan itu kecewa. “Kita ambil hikmahnya dari kekalahan kali ini.Kekalahan tersebut, membuat kita menjadi lebih fokus mempersiapkan diri dalam Linus 2016,” kata Agus.

Pasalnya, Persikaba akan lebih fokus dalam menghadapi Linus. Pada laga pertama, Persikaba akan menghadapi PSIP Pemalang, di stadion Kridosonopada Minggu (24/4/2016).

Dalam Linus 2016 kali ini, Persikaba masuk dalam group C. Dalam grup tersebut dihuni oleh empat tim, yakni PSD Demak, Persikaba Blora, Persak Kebumen dan PSIP Pemalang.

Editor : Kholistiono

Persikaba Masuk Grup C Linus 2016

Ilustrasi

Ilustrasi

 

MuriaNewsCom, Blora – Dari hasil manager meeting yang dilakukan, Persikaba masuk dalam grup C dalam Liga Nusantara (Linus) 2016, yang akan digelar mulai tanggal 19 April mendatang.
Dalam group tersebut dihuni empat tim, yakni PSD Demak, Persak Kebumen, Persikaba Blora, serta PSIP Pemalang.

Agus Puryanto, ketua umum Persikaba mengungkapkan, bahwa di dalam Grup C tersebut, masing-masing tim memiliki kemampuan yang hampir merata. ”Kemampuan masing-masing tim hampir merata. Jadi tidak ada kesenjangan kekuatan di grup C,” ungkap Agus.
Laga pertama, Persikaba akan melawan PSIP Pemalang di Stadion Kridosono pada 24 April.

Setelah itu, Persikaba harus melayani laga tandang melawan Persak Kebumen pada 27 April. ”Pada tanggal 1 Mei, kita tandang lawan PSD Demak di Demak,” ujarnya.

Selain rentetan jadwal Linus, Persikaba juga akan menghadapi pemain PON Jateng pada 3 Mei, di Stadion Kridosono Blora. ”Ini sebagai persiapan atlet PON Jateng, sebelum laga di PON Jabar September depan,” jelasnya.

Agus menambahkan, formula pemain yang bakal memperkuat skuad Persikaba sendiri sudah dipastikan. Bahkan, pemain sendiri sampai saat ini sudah ada 25 pemain. Yang mana kesemuanya sudah siap tanding.

”Kita lihat dulu performa dari masing-masing pemain melalui uji coba. Setelah itu kita tentukan mana pemain utama mana pemain cadangan,” pungkasnya.

Editor: Merie

Persipa Pati Bakal jadi Lawan Persikaba Dalam Laga Uji Coba

Pemain Persikaba sedang menggelar latihan rutin di Stadion Kridosono. (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

Pemain Persikaba sedang menggelar latihan rutin di Stadion Kridosono. (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

 

MuriaNewsCom, Blora – Persikaba Blora akan melawan dua kesebelasan sebelum berlagadi Liga Nusantara (Linus) Jateng 2016. Kedua tim yaitu Cepu Putra yang akan digelar pada 10 April mendatang di lapangan Migas Cepu, dan melawan PersipaPati di Pati pada 13 April.

”Pertandingan itu merupakan laga uji coba. Selain dua pertandingan uji coba, Persikaba juga akan mengikuti Piala Sukowati di Sragen,” kata Ketua Umum Persikaba, Agus Puryanto, Kamis (7/4/2016).

Pada turnamen yang digelar pada 9 April – 24 April di Stadion taruna Sragen, Persikaba akan menjalani laga perdana menghadapi Zettle Meyer dari Kabupaten Karanganyar pada 16 April. Jika Persikaba menang di pertandingan pertama, Persikaba pun akan melaju ke pertandingan selanjutnya menghadapi pemenang laga antara Purwodadi FC versus PS Andanu Wonogiri.

”Turnamen yang diikuti 16 kesebelasan ini menggunakan sistem gugur. Ke-16 kesebelasan peserta turnamen di antaranya adalah Persiku Kudus, Persisko Klaten, Blitar Selection, dan Persikas Kabupaten Semarang,” ujarnya.

Selain itu ada juga PS Krida Rembang, AT Farmasi Solo, PS AD Jateng dan Persiharjo Sukoharjo yang berada di dalam satu skema hingga pertandingan semifinal.

Sedangkan delapan kesebelasan lainnya yang berada di skema berikutnya adalah PS DPU Sragen, Safin FC Pati, LDII Selection, Persipon Ponorogo, Purwodadi FC, PS Andanu Wonogiri, Persikaba Blora dan Zettle Meyer dari Kabupaten Karanganyar. Pertandingan pembuka babak penyisihan 9 April mempertemukan Persiku Kudus versus Persisko Klaten.

”Untuk menghadapi laga itu, pekan ini Persikaba fokus latihan setiap pagi dan sore di Stadion Kridosono. Dalam latihan yang dipimpin langsung oleh Nanang Kushardiyanto,” sebutnya.

Sementara untuk pemain diikutioleh 10 pemain dari luar Blora. Mereka masih menjalani seleksi. Ke-10 permain tersebut Johan Ibo, mantan pemain Persebaya dan Arema, M Harun Nur Rosyid mantan striker Borneo FC dan mantan pemain Persipa Pati, La Umbu.

”Ada juga Hersan Masihor Lestusen, kakak dari Manahati Lestusen pemain nasional U-23, juga masuk dalam bursa pemain luar Blora yang akan memperkuat Laskar Arya Penangsang, julukan Persikaba,” tambahnya.

Pemain luar daerah lainnya yang mengadu peruntungan di Blora adalah Nana Permana, Ahmad Junaidi, Teguh Widodo, Fadli Tanjung, Jaharudin Al Mubaroq serta Fikri Maulana. Para pemain luar daerah tersebut menginap di mess Persikaba di rumah dinas wakil ketua DPRD Blora di Kelurahan Tempelan. Mereka ditemani sejumlah pemain Blora yang memilih berada di mess karena rumahnya jauh.

“Selain 10 pemain itu, masih ada tiga lagi pemain luar daerah yang bakal datang ke Blora. Mereka sebelumnya pernah memeprkuat PS TNI di posisi kiper, bek dan gelandang,” pungkas Agus Puryanto.

Editor: Kholistiono

Persikaba Siapkan Pemain di Piala Sukowati

 

Skuad Persikaba saat menggelar latihan rutin setiap Senin dan Rabu sore. (Muria Newa/Rifqi Gozali)

Skuad Persikaba saat menggelar latihan rutin setiap Senin dan Rabu sore. (Muria News/Rifqi Gozali)

 

MuriaNewsCom, Blora – Persiapan demi persiapan untuk tampil di Piala Sukowati terus dilakukan Persikaba. Salah satunya dengan mempersiapkan pemain yang akan turun. Apalagi dalam Piala Sukowati di Sragen akan digelar selama tiga pekan, 9 – 26 April 2016 mendatang.

Agus Puryanto, Ketua Persikaba mengungkapkan, bahwa sampai saat ini sudah ada 14 pemain lokal yang bakal memperkuat skuad kebanggaan Saminista. Sedangkan, untuk pemain dari luar Blora ada 10 yang bakal memperkuat Laskar Arya Penangsang.

Untuk pemain lokal, ada empat pemaian baru yang semula merupakan pemain Persikaba Junior yang kini ditarik untuk memperkuat Persikaba. Di antaranya, Syamsuddin, Dandi, Suranto dan Fuad Kembel. ”Mereka kita ambil karena bakat serta mereka sudah mumpuni untuk dipasang di skuad Persikaba senior,” ujarnya.

Untuk pemain lokal lainnya diperkuat oleh pemain lokal yang semula telah memperkuat skuad Persikaba. Mereka di antaranya stopper Andri Mulyono Jati, Striker Sukirno Bagong, gelandang Eko Nur Andriyanto, Dimas Roni, Deka Israj dan Dwi Susilo.

Dalam memeprsiapkan diri, Laskar Arya Penangsang rutin melakukan latihan setiap seminggu dua kali, yakni setiap Senin dan Rabu. ”Semakin kita genjot pemain untuk menghadapi dua kejuaraan, Piala Sukowati dan Liga Nusantara,” jelas Agus Puryanto.

Sedangkan, untuk pemain dari luar Blora masih menunggu kepastian. Hal itu merupakan keputusan penuh pelatih. ”Sampai saat ini 10 pemain dari luar Blora masih ada yang harus dipertimbangkan,” pungkas Agus.

Editor: Supriyadi

Mulai Pekan Depan, Nanang Kushardiyanto Jadi Juru Racik Persikaba

Skuad Persikaba saat menggelar laga uji coba dengan Persela Lamongan beberapa waktu silam. (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

Skuad Persikaba saat menggelar laga uji coba dengan Persela Lamongan beberapa waktu silam. (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

 

MuriaNewsCom, Blora – Terjawab sudah selama beberapa pekan terakhir siapa yang menjadi juru racik bagi tim Persikaba. Nanang Kushardiyanto, mantan pelatih Persipur itu resmi mulai pekan depan menjadi arsitek bagi kesebelasan berjuluk Laskar Arya Penangsang.

Mengapa manajemen Persikaba memilih Nanang Kushardiyanto untuk menjadi juru racik? Salah satu yang menjadi pertimbangan adalah masalah honor. Agus Puryanto, ketua Persikaba mengungkapkan, untuk nama yang lain yang sebelumnya masuk menjadi bursa calon pelatih Persikaba menginginkan honor yang nominalnya cukup tinggi, tanpa menyebutkan kejelasan berapa pastinya.

Agus Puryanto menjelaskan, beberapa pelatih menyatakan diri untuk menjadi pelatih kesebalan kesayangan Saminista itu. Di antaranya adalah, Feri Sandria mantan striker timnas era 90-an, Agus Riyanto mantan pelatih Persik Kendal, Khusnul Yakin dari Jawa Timur yang juga mantan Pelatih Persibo Bojonegoro dan terakhir Robby Darwis mantan asisten pelatih Persib Bandung.

”Dari sisi pengalaman, Nanang Kushardiyanto tak kalah dengan pelatih-pelatih lainnya. Beberapa tim dari Jawa Timur dan Jawa Tengah pernah dilatihnya,” ujar Agus Puryanto.

Kemungkinan Nanang mulai menggawangi Persikaba sebagai juru racik mulai pekan depan. Agus menambahkan, dalam penentuan formula pemain sepenuhnya diberikan kepada Nanang sebagai pelatih asal Sidoarjo itu. ”Seleksi pemain lokal maupun dari luar Blora sepenuhnya dari tangan pelatih,” ujar Agus.

Publik sepak bola di Blora berharap pemain-pemain lokal Blora mendapat prioritas dalam memperkuat tim kebanggaan Saminista itu. Pemain-pemain lokal itu selama ini aktif berlatih setiap Senin dan Rabu di Stadion Kridosono. Kemampuan mereka juga tidak kalah berkualitas dibanding pemain dari luar daerah. Mereka di antaranya Stopper Andri Mulyono Jati, Striker Sukirno Bagong, gelandang Eko Nur Andriyanto, Dimas Roni serta Deka Israj.

Tersiar kabar, salah satu pemain luar daerah yang berminat memperkuat Persikaba di Liga Nusantara Jateng yang mulai bergulir 19 April adalah La Umbu. Tahun lalu La Umbu pernah membela Persipa Pati ketika dilatih Nanang Kushardiyanto. Hanya saja mantan pemain Persebaya Surabaya itu mengalami cedera serius ketika Persipa berujicoba melawan Persibangga Purbalingga. Pemain asal Sulawesi Tenggara itu pun harus istirahat cukup lama untuk menyembuhkan cedera rahang kirinya.

Agus juga mengungkapkan, pengurus maupun manajemen Persikaba cenderung untuk mengontrak 25 orang pemain saja. Para pemain tersebut nantinya bakal memperkuat Persikaba yang berkompetisi di Liga Nusantara (Linus) Jateng 2016. ”Siapa pemain-pemain itu nanti yang menentukan adalah pelatih,” pungkasnya.

Editor : Titis Ayu Winarni

Persikaba Blora Matangkan Materi Pemain untuk Hadapi Liga Nusantara

Skuad Persikaba sedang menggelar latihan di Stadion Kridososo (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

Skuad Persikaba sedang menggelar latihan di Stadion Kridososo (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

 

MuriaNewsCom, Blora-Tim Persikaba dipastikan mengikuti Liga Nusantara yang akan dihelat mulai 19 April mendatang.

Agus Puryanto, Ketua Persikaba mengungkapkan, bahwa sampai saat ini pihaknya masih mematangkan pemain lokal sebelum mengambil pemain sebagai penambah daya gedor bagi tim berjuluk Laskar Arya Penangsang itu.

Seperti kali ini Senin (4/3/106), para pemain lokal melakukan latihan di Stadion Kridosono guna verifikasi kelayakan untuk diikutsertakan dalam formula di Liga Nusantara mendatang.

Sedangkan, untuk pelatih, sampai saat ini pihaknya masih belum bisa memastikan. Di antara nama-nama yang masuk radar untuk menjadi juru racik tim kesayangan Saminista, kali ini yakni Nanang Kushardiyanto, mantan pelatih Persipur, Feri Sandria mantan striker Timnas era 90-an, ada juga Agus Riyanto mantan pelatih Persik Kendal dan terakhir Khusnul Yakin dari Jawa Timur yang juga mantan Pelatih Persibo Bojonegoro.

“Kami sudah menentukan nama, namun, belum akan kami sampaikan. Yang pasti, pelatih sudah mengerucut ke siapa,” ujar Agus Puryanto kepada MuriaNewsCom (4/3/2016).

Untuk pendaftaran sebagai peserta Liga Nusantara, Agus memastikan pihaknya telah mendaftar, meski secara lisan. Ia memastikan, sebelum batas akhir pendaftaran, yakni tanggal 28 Maret, pihaknya telah melengkapi administrasi ke Assosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jawa Tengah.”Yang pasti, sebelum tanggal 28, kami sudah kirim berkas administrasi ke Asprov,” jelasnya.

Untuk verifikasi stadion sendiri, imbuh Agus, pada tanggal 29 sampai 31 maret. Selanjutnya, pada tanggal 2 April 2016 akan digelar manajer meeting, dimana dalam manajermeeting nanti, akan dijelaskan aturan serta pengaturan jadwal.

Editor : Kholistiono

Punya Manajer Baru, Persikaba Siap Tentukan Pelatih

Pemain Persikaba saat menggelar latihan di stadion Kridosono. (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

Pemain Persikaba saat menggelar latihan di stadion Kridosono. (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

 

MuriaNewsCom, Blora – Persikaba bersiap hadapi Liga Nusantara yang digelar 19 April mendatang, salah satunya melengkapi kepengurusan internal tim. Dan kini Persikaba memiliki manajer baru, yakni Iffah Hermawati, yang juga sebagai ketua komisi C DPRD Blora.

Agus Puryanto, Ketua Persikaba mengungkapkan, Laskar Arya penangsang kini memiliki manajer baru. Menurutnya, masih ada beberapa yang masih dilengkapi, di antaranya pelatih. Pasalnya, sampai saat ini skuad Persikaba masih belum memiliki pelatih.

”Para pemain sampai saat ini dalam berlatih masih dipandu oleh senior dari Persikaba sendiri, yakni Tulus Sapmoko. Latihan masih rutin sepekan dua kali setiap Senin dan Rabu,” tutur Agus kepada MuriaNewsCom (9/3/2016).

Dari beberapa nama yang masuk untuk menjadi pelatih. Di antaranya, Nanang Kushardiyanto mantan pelatih Persipur, Feri Sandria mantan striker Timnas era 90-an, ada juga Agus Riyanto mantan pelatih Persik Kendal terakhir Khusnul yakin dari jawa Timur.

”Dari beberapa nama, kami belum mengerucutkan mana yang harus didapuk sebagai pelatih. Minggu depan kami akan putuskan siapa yang menjadi pelatih,” tutur Agus.

Selain juru racik, Persikaba juga masih belum melengkapi pemain. Pasalnya, sampai saat ini Laskar arya Penangsang masih dipenuhi personel dari pemain lokal. Menurut Agus, Persikaba nantinya juga mendatangkan pemain dari luar Blora.

”Untuk mendatangkan pemain dari luar Blora, kami harus menentukan pelatih dulu. Setelah ditentukan, maka ia yang meramu skuad Persikaba sejauh mana formula yang dibutuhkan untuk mendatangkan pemain dari luar Blora,” pungkasnya.

Editor : Titis Ayu Winarni

Laskar Arya Penangsang Jadi Rebutan Tiga Pelatih

Skuad Persikaba saat menggelar latihan rutin di Stadion Kridosono Blora. (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

Skuad Persikaba saat menggelar latihan rutin di Stadion Kridosono Blora. (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

 

MuriaNewsCom, Blora – Persikaba Blora, sampai saat ini belum digawangi oleh pelatih. Hal ini menjadikan beberapa pelatih ingin menjadi peracik strategi di klub kesayangan Saminista itu. Agus Puryanto, Ketua Persikaba mengungkapkan, sampai saat ini ada tiga nama yang masuk dalam bursa calon pelatih Persikaba.

Tiga pelatih tersebut yakni, Juhimin dari Medan, Kushardiyanto mantan pelatih Persipati Pati Jawa Tengah. Ada juga Feri mantan pemain Persioasi Bandung Raya.

Sampai saat ini Agus masih belum bisa memutuskan tiga nama tersebut untuk dijadikan pelatih Persikaba. Pasalnya, ia fokus pada pelantikan terlebih dahulu. Sementara, sampai saat ini, Agus masih menunggu koordinasi dari Asprov PSSI Jawa Tengah untuk melaksanakan pelantikan. ”Kita pelantikan dulu, baru manjemen internal,” kata Agus.

Mantan Manajer Teknik Persikaba tahun lalu itu menuturkan, setelah manajemen terbentuk selanjutkan akan memikirkan pelatih. Sebab, setelah pelatih ada pihaknya baru bisa membentuk kerangka tim. Sebab, yang menentukan tim nantinya tetap melalui pertimbangan pelatih. ”Jadi kita tunggu dulu,” terang dia.

Apalagi, kata Agus, saat ini kepastian kompetisi Liga Nusantara juga masih belum ada kabar. Sehingga, saat ini para pemain lokal masih terus latihan rutin.

Editor : Titis Ayu Winarni

Persikaba Blora Menanti Liga Nusantara

Skuad Persikaba sedang menggelar latihan di stadion Kridosono Blora (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

Skuad Persikaba sedang menggelar latihan di stadion Kridosono Blora (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

 

MuriaNewsCom, Blora – Skuad Persikaba Blora sampai saat ini masih menunggu kejelasan dari Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jawa Tengah terkait kejelasan Liga Nusantara. Dalam penantian kejelasan tersebut, bukan berarti para pemain vakum dalam menempa kemampuan merumput di lapangan. Tapi mereka tetap berlatih.

Agus Puryanto, Ketua Persikaba mengungkapkan kepada MuriaNewsCom pada Senin (15/02/2016), bahwa setiap Senin dan Rabu sore, para pemain rutin menggelar latihan di Stadion Kridosono Blora. “Meski tak ada even, tetap latihan,” jelasnya.

Untuk kelengkapan internal klub seperti pelatih, lanjut Agus, sampai saat ini belum dilengkapi. Karena, pihaknya masih menunggu kejelasan dari Asprov PSSI Jawa Tengah dalam gelaran laga Liga Nusantara.

Pihaknya akan membereskan segala kebutuhan internal  klub setelah ada kejelasan dari Asprov. “Kami akan lakukan pemberesan segera,” jelas Agus.

Menurut Agus, sampai saat ini belum ada pelatih yang menggawangi klub dengan julukan Laskar Arya Penangsang itu. Jadi, para pemain klub kebanggaan Saminista itu sampai saat ini berlatih secara mandiri.  Agus menambahkan, Liga Nusantara nanti, pihaknya akan memfokuskan pemain lokal Blora. “Kami fokus dengan menyiapkan pemain lokal,” tambahnya.

Editor : Akrom Hazami

Persikaba Blora Siapkan Pemain Lokal di Piala Gubernur

Logo Persikaba Blora

Logo Persikaba Blora

 

BLORA – Dalam waktu dekat jajaran pengurus Persikaba akan mengumpulkan pemain lokal Blora untuk memperkuat tim berjuluk Arya Penangsang. Meski susunan pengurus belum resmi dilantik, namun Manajemen Persikaba telah menyiapkan formula pemain yang akan menjadi lini penguat bagi tim kesayangan Saminista itu.

“Minggu ini kami akan kumpulkan pemain lokal,” ujar Agus Puryanto selaku Ketua Persikaba kepada MuriaNewsCom (15/01/2016).

Agus menambahkan, meski belum resmi dilantik, namun respons pemain sudah mulai berdatangan dengan pergantian pengurus baru. Sudah beberapa pemain yang menghubunginya, seperti Wahyu, pemain dari Semarang. Meski sudah banyak animo pemain yang siap memperkuat Persikaba, namun pihaknya belum bisa memastikan kapan akan memanggil dan mengumpulkan para pemain. “Yang pasti lokal terlebih dahulu,” katanya.

Sebelumnya ia telah mengungkapkan bahwa pihaknya akan fokus kepada pemain lokal Blora terlebih dahulu, setelah itu baru pemain dari luar Blora. Meski belum mendapatkan kejelasan mengenai digelarnya Piala Gubernur, manajemen sudah mulai mempersiapkan diri.

Untuk pengurus Persikab sudah terbentuk namun belum resmi dilantik. Agus menambahkan, bahwa pihaknya akan menggelar pelantikan bersamaan dengan Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Blora.

“Untuk persiapan Piala Gubernur, kita menunggu jadwal dari asprov,”pungkasnya. (RIFQI GOZALI/AKROM HAZAMI)

Persikaba Blora Siap Berkompetisi di  Piala Gubernur Jateng 2016

persikaba blora

 

BLORA – Agus Puryanto, Ketua Persikaba Blora menegaskan jika timnya sudah mulai melakukan persiapan untuk menghadapi Piala Gubernur Jateng 2016.

Meski sampai sejauh ini pihaknya belum melakukan pendataan seluruh pemain, namun, dirinya memastikan jika Persikaba Blora bakal ikut andil dalam kompetisi Piala Gubernur Jateng 2016.

Menurutnya, untuk sementara dirinya masih menyusun kepengurusan, dan dipastikan pekan depan pengurus Persikaba Blora yang baru sudah terbentuk. “Setelah pengurus sudah tersusun, kami akan lakukan seleksi pemain yang kami prioritaskan dari Blora sendiri,” katanya kepada MuriaNewsCom (06/01/2016)

Ia juga memantapkan diri, bahwa perhelatan Piala Gubernur Jateng yang rencananya berlangsung Maret mendatang, Persikaba bakal tampil maksimal. “Yang pasti ketika Piala Gubernur Jateng nanti kami sudah siap,” tegasnya.

Usai dirinya terpilih sebagai Ketua Persikaba, Agus langsung tancap gas menyusun segala aspek yang dibutuhkan, salah satunya penyusunan pengurus yang dilanjut dengan penyusunan formula pemain. Klub yang menjadi kebanggaan bagi Saminista ini, katanya, akan ia usahakan semaksimal mungkin untuk menjadi klub yangbisa lebih maju dan lebih bisa menjadi kebanggan bagi warga Blora. (RIFQI GOZALI/KHOLISTIONO)

Kandaskan Impian Al Hikmah, Al Anwar Melaju ke Babak Final

Pertandingan yang mempertemukan Al Anwar dengan Al Hikmah pada laga semifinal di Liga Santri Nusantara (MuriaNewsCom/Priyo)

Pertandingan yang mempertemukan Al Anwar dengan Al Hikmah pada laga semifinal di Liga Santri Nusantara (MuriaNewsCom/Priyo)

 

BLORA – Tren positif terus di lihatkan oleh tim sepak bola dari Pondok Pesantren Al Anwar Ngawen, Blora. Pada babak semifinal Liga Santri Nusantara, Al Anwar yang bertemu Al Hikmah Ngadipuro mampu menunjukkan kelasnya. Al Hikmah dipecundangi dengan dua gol tanpa balas.

Tim asuhan Pemain Persikaba Andri Mulyono ini, tampil agresif sejak menit-menit pertama. Bermain di lapangan Yonif 410 Alugoro Blora, permainan berjalan dengan tempo yang yang tinggi. Kedua tim saling jual beli serangan.

Tensi permainan yang cukup tinggi, justru membuat petaka bagi tim Al Hikmah. Salah satu pemainnya Agung Santoso harus menerima kartu merah dari wasit, karena melakukan pelanggaran keras terhadap pemain Al Anwar.

Memanfaatkan kekurangan pemain Al Hikmah, kemudian Al Anwar mencoba menaikkan agresifitas. Hasilnya, melalui kapten tim Sakti Arif, mampu membawa keunggulan 1-0 atas Al Hikmah, berkat sepakan dari 12 pas. Kondisi ini, berlangsung hingga babak pertama berkahir.

Di babak kedua, serangan demi serangan terus berlangsung meski bermain dengan 10 orangAl Hikmah sesekali tetap melakukan serangan balik melalu pemain tengah Ade yang membahayakan gawang dari Al Anwar yang di jaga oleh Adi Erviyanto.

Tak puas dengan satu gol, pemain Al Anwar menaikan tempo permainan. Usaha Al Anwar untuk memperbesar keunggulan akhirnya tercapai pada menit 40, memanfaatkan kelengahan lini pertahanan Al Hikmah.

Pemain nomor punggung 10 Rafiq tidak menyiayiakan kesempatan itu. Melalui serangan balik cepat umpan dari pemain tengah Tatang Adi berhasil di konversi menjadi gol oleh Rafiq dan membawa keunggulan 0-2.

Frustasi dengan gagalnya serangan yang dibangun, membuat pemain Al Hikmah menjurus kepermainan kasar. Pada menit 46 wasit terpaksa harus mengeluarkan kartu merah dari sakunya lantaran pemain belakang Kukuh S melanggar pemain depan AL Anwar.

Pelatih tim Al Hikmah mengungkapkan kekalahan tak lepas dari faktor skildan mental yang dimiliki oleh para pemain yang memang diatas angin.

“Kami akui kekalahan ini pantas kami terima,tim kuat Al Anwar lebih solid dan matang dalam pertandingan ini. Pertandingan pun juga berlangsung keras, kami tak bisa mengontrol emosi sehingga dua kartu merah untuk dua pemain kami,” jelas Pelatih Tim Al Hikmah Ginajar Sakti, Rabu (23/9/2015).

Sementara itu Pelatih Tim AL Anwar Ngawen Andri Mulyono Jati mengungkapkan kemenangan tersebut merupakan poin penting untuk Al Anwar untuk lolos partai final. ”Syukur Alhamdulillah kami bisa menang dan bermain dengan skema yang kami inginkan,” katanya. (PRIYO/KHOLISTIONO)

Liga Santri Nusantara Zona III Segera Bergulir

Pengurus klub sepak bola santri dan panitia LSN zona III saat foto bersama (MuriaNewsCom/Priyo)

Pengurus klub sepak bola santri dan panitia LSN zona III saat foto bersama (MuriaNewsCom/Priyo)

 

BLORA – Kompetisi sepak bola Liga Santri Nusantara (LSN) yang memperebutkan Piala Menpora I bakal digelar di Kabupaten Blora. Kompetisi ini, merupakan kerjasama antara Pengurus Besar Nahdhlatul Ulama dengan Menpora.

”Blora masuk zona III di Jawa Tengah dengan beberapa kabupaten lainya. Rencananya,  LSN untuk zona III bakal digelar mulai tanggal 19-24 Desember dengan diikuti sebanyak 12 tim sepak bola dari perwakilan santri di beberapa daerah yang masuk wilayah zona III,” ujar Ketua Pelaksana LSN Zona III Jawa tengah Ahmad yusuf, Rabu (16/9/2015)

Menurutnya, dalam LSN zona III ini diikuti dari Kabupaten Rembang, Pati,Grobogan dan Blora Sendiri. Dari 12 tim yang ikut itu dengan rincian tim LSN dari Rembang 1 tim, Pati 1 tim, Grobogan 2 tim dan 8 tim dari Blora.

“DiJawa Tengah dibagi menjadi tiga zona, untuk zona I diwilayah Sukoharjo, zona II di wilayah Temanggung dan zona III diwilayah Blora. Masing-masing zona nantinya akan diambil satu tim terbaik untuk maju ke babak selanjutnya,” imbuhnya.

Dengan diadakannya LSN ini bertujuan untuk pengembangan potensi para santri dalam bidang olahraga, khususnya sepak bola U-17. Selain itu, kegiatan ini juga untuk  menjalin silahturahmi antarpara santri yang ada di indonesia.

“LSN ini nantinya bisa menjadikan silahturami para santri dan bisa mencari bibit-bibit atlet untuk menunjukakan kemampuannya di dalam olahraga sepak bola,” katanya. (PRIYO/KHOLISTIONO)

Tak Ada Anggaran, Persikaba Mandek Latihan Jelang Piala Gubernur

Pemain Persikaba Sukirno Bagong (tiga dari kanan) saat bermain melawan PSIsra di Liga Nusantara kemarin. (MURIANEWS/PRIYO)

Pemain Persikaba Sukirno Bagong (tiga dari kanan) saat bermain melawan PSIsra di Liga Nusantara kemarin. (MURIANEWS/PRIYO)

BLORA – Persikaba Blora mendapat undangan untuk tampil di turnamen sepak bola Piala Gubernur Jawa Tengah. Even tersebut akan diikuti tim-tim sepak bola di Jawa Tengah, baik yang berlaga di Divisi Utama maupun di Liga Nusantara. Hanya saja pagelaran tersebut baru akan diadakan setelah Hari Raya Idul Fitri.  Lanjutkan membaca

Anggaran Askab PSSI-Persikaba Tak Kunjung Cair, Latihan Persikaba Mendek

Anggaran Askab PSSI (E)

Sejumlah pemain saat masih latihan. Saat ini mereka libur latihan selama bulan puasa. (MURIANEWS/PRIYO)

BLORA – Pengurus Askab PSSI Blora dan Persikaba harus bersabar. Sebab, hingga kemarin anggaran yang telah dialokasikan pada APBD tak kunjung cair. Terpaksa, cabang olahraga (cabor) ini harus patungan saat menggelar kegiatan. Lanjutkan membaca

Persikaba Jr Janji Redam Kehebatan Persijap Jr

Tim Persikaba Jr saat menjamu Persiku Jr beberapa waktu lalu. Mereka diharuskan menang lawan Persijap Jr jika ingin lolos babak selanjutnya dalam Turnamen Sepakbola U-18 PSSI Jawa Tengah. (MURIANEWS/PRIYO)  

BLORA – Persikaba Yunior akan menentukan nasibnya di Turnamen Sepak Bola U-18 Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jateng melawan Persijap Jr.

Lanjutkan membaca