Jumlah Pemudik Sedikit, Penyeberangan ke Karimunjawa Lebih Difokuskan untuk Sambut Wisatawan

Para penumpang saat turun di Dermaga Kartini Jepara (MuriaNewsCom/Wahyu Khoiruz Zaman)

Para penumpang saat turun di Dermaga Kartini Jepara (MuriaNewsCom/Wahyu Khoiruz Zaman)

MuriaNewsCom, Jepara – Jelang lebaran ini, aktivitas penyeberangan ke Kepulauan Karimunjawa cenderung sepi. Sebab, warga yang melakukan aktivitas mudik cukup sedikit, lantaran penduduk wilayah terluar Kabupaten Jepara tersebut sedikit. Untuk itu, pemerintah dalam hal ini Syahbandar Jepara akan fokus menghadapi libur lebaran.

“Mengaca tahun-tahun sebelumnya, keramaian terjadi justru saat libur lebaran. Terutama pada H+4 sampai H+7 lebaran. Banyak wisatawan luar kota yang datang ke Karimunjawa melalui jalur laut dari Dermaga Kartini Jepara,” ujar Kepala Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Syahbandar Jepara Suripto kepada MuriaNewsCom.

Menurutnya, hal itu juga telah ia sampaikan dalam forum rapat koordinasi dengan kementerian terkait. Ia menegaskan, bahwa jalur Jepara-Karimunjawa bukan ramai pemudik, tetapi ramai wisatawan pascalebaran. Sehingga, tidak ada program khusus menyambut musim mudik saat ini.

“Seperti kemarin saja, Kapal Siginjai berangkat hanya mengangktu 250 orang, dan kapal cepat Ekspress hanya mengangkut sekitar 139 penumpang dari kapasitas 400 penumpang. Itu artinya, pemudik jauh lebih sedikit dibanding saat libur panjang yang banyak wisatawan datang,” terang Suripto.

Lebih lanjut ia mengemukakan, mengaca tahun lalu, libur lebaran juga tidak begitu banyak dan masih kalah dari libur penjang akhir pekan. Meski begitu, antisipasi membeludaknya penumpang juga dilakukan agar pelayanan terbaik tetap mampu diberikan kepada masyarakat.

“Kami sendiri tetap membuka pelayanan. Libur hanya dua hari yakni hari H dan H+1. Semua aktivitas kapal juga begitu. Tetapi diluar itu kami tetap bekerja memberikan pelayanan,” terangnya.

Ia menambahkan, meski tidak ada program khusus di musim mudik lebaran ini. Pihaknya memastikan untuk pelayanan mudik bagi masyarakat Karimunjawa tetap harus dilakukan dengan sebaik-baiknya.

Editor : Kholistiono

Ini Jadwal Penyeberangan KMP Siginjai ke Karimunjawa pada Lebaran Idul Fitri

KMP Siginjai saat melayani penyeberangan ke Karimunjawa (MuriaNewsCom/Wahyu Khoiruz Zaman)

KMP Siginjai saat melayani penyeberangan ke Karimunjawa (MuriaNewsCom/Wahyu Khoiruz Zaman)

MuriaNewsCom, Jepara – Bagi Anda masyarakat Karimunjawa yang ingin mudik ke kampung halaman, sudah seharusnya memperhatikan jadwal pelayaran moda transportasi kapal yang satu ini. Ya, KMP Siginjai, kapal penumpang yang setia melayani hilir mudik masyarakat Karimunjawa. Selama Ramadan ini, KMP Siginjai akan berhenti beroperasi pada H-1 Idul Fitri.

 Ha itu disampaikan Kepala PT Angkutan Sungai Danua dan Penyebrangan (ASDP) Cabang Jepara Yudi Zanuar. Menurutnya, tidak ada penambahan trip penyeberangan KMP Siginjai pada musim mudik Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran tahun ini.

 “Jadwal penyeberangan Jepara ke Karimunjawa atau sebaliknya tidak ada perubahan. Harga tiket kapal pun tak dinaikan, tetap Rp 59 ribu. Selain itu, mulai tanggal 6-8 Juli 2016, kapal tidak berlayar. KMP Siginjai terakhir berlayar sebelum libur lebaran pada Selasa 5 Juli 2016, atau terakhir pada Senin 4 Juli 2016,” ujar Yudi Zanuar, Senin (20/6/2016).

 Lebih lanjut ia mengemukakan, penyeberangan terakhir sebelum libur lebaran pada Senin 4 Juli 2016 pukul 07.00 WIB seperti jadwal reguler. Kemudian, kapal akan kembali berlayar pada Sabtu 9 Juli 2016. Meski begitu, pihaknya mengaku belum mensosialisasikan kebijakan tersebut kepada msyarakat.

 “Kebijkan itu belum kami sampaikan pada masyarakat. Sebab jadwal pelayaran KMP Siginjai muncul pada setiap akhir bulan. Kami akan melakukan koordinasi dengan instansi terkait yakni Dishubkominfo untuk mengkomunikasikan hal ini,” terangnya.

 Dia juga mengatakan, meski sejauh ini belum ada rencana penambahan trip, ketika nanti dikordinasikan dengan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) dinilai perlu penambahan, juga tidak menutup kemungkinan trip bakal ditambah. Apalagi kalau selama musim mudik lebaran nanti kondisi cuaca baik, tidak menutup kemungkinan masyarakat yang menyeberang membeludak.

 “Kalau calo penumpang banyak, ya bisa jadi ditambah ,tergantung nanti. Kalau urusan tiket, kami tidak melayani pemesanan. Seperti biasa, tiket untuk KMP Siginjai dibeli di kawasan Dermaga, dua jam sebelum kapal berangkat,” imbuhnya.

Editor : Kholistiono

Tiket KMC Expres Bahari untuk Penyeberangan ke Karimunjawa Sudah Ludes, Diduga Diborong Oknum Calo

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

KMC Expres Bahari yang melayani rute penyeberangan ke Karimunjawa (MuriaNewsCom/Wahyu Khoiruz Zaman)

 

MuriaNewsCom, Jepara – Seiring perkembangan dunia pariwisata di Karimunjawa, banyak masyarakat atau wisatawan baik lokal maupun mancanegara yang ingin berkunjung ke Karimunjawa. Sehingga, penjualan tiket menjadi laris manis, bahkan tak jarang yang sampai kehabisan.

Menjelang libur nasional dan bertepatan dengan akhir pekan pada 5-8 Mei nanti, misalnya, saat ini tiket untuk Kapal Motor Cepat (KMC) Express Bahari sudah habis terjual. Kapal cepat satu-satunya yang melayani trip ke Karimunjawa itu laris manis, padahal liburantersebut masih cukup lama.

Sontak, hal itu memunculkan tanda tanya besar bagi sebagian calon penumpang maupun biro perjalanan yang tak kebagian tiket. Sebagian diantara mereka menuding ada permainan calo yang dilakukan oleh oknum yang ingin memanfaatkan momen jelang liburan.

“Ya gimana kami tidak curiga, tiket untuk akhir pekan sudah habis. Ketika saya tanya ke petugas, tiketnya sudah habis dan diborong oleh orang sampai 150 tiket,” ujar salah seorang calon wisatawan, Rudi, kepada MuriaNewsCom, Rabu (20/4/2016).

Salah seorang calon wisatawan lainnya, yang enggan disebut namanya mengatakan, saat melakukan pembelian tiket pada Minggu 17 April 2016, operator Kapal Express Bahari, PT Sakti Inti Makmur, tidak langsung memberi tiket sesuai identitas calon penumpang. Namun, hanya memberikan blangko daftar penumpang. Tiket baru diambil sepekan jelang pemberangkatan dengan melampirkan indentitas calon penumpang.

“Karena jatah tiket penyeberangan sudah dibeli beberapa orang, pihak kapal tidak menjual tiket lagi. Berarti kalau mau nyeberang harus membeli pada yang sudah mendapat jatah tadi,” katanya.

Tak pelak, harga tiket kapal menjadi lebih mahal. Jika harga resminya Rp 150 ribu, lantaran membeli pada pihak lain, wisatawan harus membayar Rp 200 ribu untuk sekali penyeberangan.

“Beli langsung ke loket tiket sudah habis. Tapi ini saya dapat 5 tiket dari pihak lain. Harganya Rp 200 ribu, itu saja tiket berdiri tidak mendapat nomor kursi,” imbuhnya.

Editor : Kholistiono

KMC Expres Bahari yang Melayani Penyeberangan ke Karimunjawa Kini  Gunakan Armada Baru

 

KMC Express Bahari tipe 2C "nganggur" di Dermaga Kartini setelah ada Express Bahari tipe 9C (MuriaNewsCom/Wahyu Khoiruz Zaman)

KMC Express Bahari tipe 2C “nganggur” di Dermaga Kartini setelah ada Express Bahari tipe 9C (MuriaNewsCom/Wahyu Khoiruz Zaman)

 

MuriaNewsCom, Jepara – Kapal Motor Cepat (KMC) Expres Bahari yang selama ini melayani penyeberangan Jepara-Karimunjawa akhirnya diganti dengan yang lebih muda. Jika sebelumnya yang digunakan adalah Express Bahari tipe 2C, kini diganti dengan tipe 9C.

Manajer Cabang PT Pelayaran Sakti Inti Makmur Sugeng Riyadi menjelaskan, Express Bahari yang sebelumnya merupakan kapal yang sudah lama dan sudah tidak representatif. Apalagi, tahun pembuatannya di tahun 2007. Untuk itu saat ini, kapal tersebut sudah mulai diganti dengan kapal yang usianya lebih muda.

“Kalau Express Bahari yang tipe 9C ini pembuatannya tahun 2009. Sehingga kondisinya lebih bagus dari pada tipe 2C,” ujar Sugeng kepada MuriaNewsCom, Selasa (5/4/2016).

Menurutnya, ada beberapa perbedaan spesifikasi kapal antara Express Bahari yang lama dengan yang baru ini. Salah satunya adalah kapasitas penumpang yang jelas lebih banyak, serta kecepatan yang lebih tinggi.

“Kalau Express Bahari yang lama kecepatan untuk ke Karimunjawa membutuhkan waktu sekitar 2,5 jam. Sedangkan yang baru ini bisa hanya 1,5 jam saja,” katanya.

Dia menambahkan, Express Bahari yang baru, tiba di Dermaga Kartini pada Sabtu (2/4/2016) sore dan baru melayani penyeberangan ke Karimunjawa pagi tadi, dengan memuat sekitar 177 penumpang. Sedangkan Express Bahari lama masih bersandar di kawasan Dermaga Kartini. Nantinya, Express Bahari yang lama akan ditarik dari Dermaga Kartini ke Tanjung Pinang.

Editor : Kholistiono