Diare Itu Selalu Datang Usai Lebaran pada Anak-anak

kudus-penyakit lebara (e)

Kabid Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) pada Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus dokter F Hikari Widodo. MuriaNewsCom (Faisol Hadi)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Usai datangnya Lebaran, beberapa penyakit biasanya banyak diderita masyarakat. Penyakit tersebut, di antaranya adalah diare.

Banyaknya jenis maknanya yang bebas masuk ke tubuh, membuat metabolisme tubuh terusik. Sehingga menyebabkan saluran pencernaan yang terganggu.

Kabid Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) pada Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus dokter F Hikari Widodo mengatakan, usai Lebaran ada penyakit yang biasanya memang selalu datang.

”Selain penyakit degeneratif seperti tekanan darah tinggi, kolesterol, diabetes, satu lagi penyakit yang juga sering muncul. Yakni penyakit diare,” jelasnya kepada MuriaNewsCom.

Pasien diare cenderung dialami anak-anak. Orang tua harus bisa mengawasi makanan anak saat Lebaran. Makanya disarankan lebih banyak konsumsi sayur mayur, dan hindari minum es yang berlebihan.

”Kalau tidak diare ya, radang tenggorokan. Sudah menjadi siklus rutin tahunan saat Lebaran, penyakit yang disebabkan makanan yang mengandung gula dan santan seperti ini. Meski kesehariannya ada pasien tersebut, tapi jumlahnya yang meningkat,” paparnya.

Hikari mengatakan, tidak bisa mengontrol diri terhadap makanan yang tersedia dan mengandung lemak, bisa menyebabkan jadi rentan terkena penyakit metabolik. Untuk jangka panjang bisa berupa DM, tekanan darah tinggi, peningkatan kolesterol, serangan jantung mendadak, dan gangguan ginjal.

”Diare juga merupakan ancaman penyakit yang biasa diderita orang saat Lebaran. Untuk itu, bisa mengontrol makanan, dan hindari makanan manis dan bersantan. Yang penting ada proteksi diri sendiri kalau ingin sehat,” jelasnya.

Editor: Merie