16 Nasabah Swissindo yang Datangi Bank Mandiri Kudus Ternyata Warga Purwodadi

Deputi Jenderal UN-Swissiindo Kabupaten Kudus saat menjelaskan hasil pertemuan Swissindo dengan Bank Mandiri Kudus. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Enam belas dari ratusan nasabah United Nation (UN) Swissindo yang datang ke Bank Mandiri Kudus, Jumat (18/8/2017) ternyata bukan berasal dari Kabupaten kudus. Belasan nasabah tersebut berasal dari Purwodadi yang ikut mengadu nasib untuk bisa membuka rekening.

Yatim (57) Kelurahan Pagas, RT 2/RW 2 Kecamatan Kedungjati, Grobogan mengaku, baru bergabung dengan kelompok tersebut sekitar lima hari yang lalu. Dia bergabung bersama dengan sejumlah tetangganya.

“Kami diminta mengumpulkan fotocopy KTP dan photo 3×4 dua lembar. Setelah itu dapat sertifikat dari Swissindo,” jelasnya

Dia menyebutkan, saat ini ada 16 warga Purwodadi yang datang ke Mandiri Kudus. Mereka datang dengan menyewa sebuah mobil dengan tujuan membuat rekening guna registrasi Swissindo.

Registrasi tersebut dilakukan dengan membuka rekening baru. Rekening itu, nantinya dimanfaatkan untuk bertransaksi dengan UN-Swissindo.

Baca Juga : Ratusan Nasabah Swissindo Kudus Ditolak Bank Mandiri

Di sisi lain, Deputi Jenderal UN-Swissiindo Kabupaten Kudus Mughtanim menjelaskan, nasabah Swissindo saat ini memang tersebar di banyak kota. Termasuk wilayah di sekitar Kudus, seperti Pati, Demak, dan Purwodadi.

“Karena itu, ada belasan warga luar Kudus yang ikut datang. Seperti dari Purwodadi, Pati dan Demak misalnya. Tapi yang datang ke Kudus hanya nasabah yang dekat dengan Kudus,” kata Deputi Jenderal UN-Swissiindo Kabupaten Kudus.

Terpisah KBO Polres Kudus Kompol Tugiyanta menambahkan, hingga saat ini masih belum ada laporan terkait kerugian atas Swissindo. Termasuk juga dengan laporan dengan dugaan penipuan juga belum ada yang masuk ke Polres Kudus.

“Laporan belum ada sampai dengan sekarang. Namun bukan berarti kami tidak melakukan penyelidikan lebih lanjut,” jelasnya.

Editor: Supriyadi

Ratusan Nasabah Swissindo Kudus Ditolak Bank Mandiri

Koordinator atau Deputi Jenderal UN-Swissiindo Kabupaten Kudus, Mughtanim menunjukkan berkas UN- Swissindo VM1. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Ratusan warga  berbondong-bondong mendatangi Kantor Cabang Bank Mandiri Kudus, Jumat (18/8/2017) pagi.

Kedatangan warga, untuk melakukan registrasi kepada Bank Mandiri Kudus, dengan membawa surat biaya peningkatan kesejahteraan hidup (VM1), dengan mengatasnamakan UN-Swissiindo.

Hanya, pihak bank Mandiri tak memberikan izin masuk untuk melakukan pengurusan. Itu lantaran, pihak Mandiri menolak ada kerjasama dengan UN Swissindo. Meski begitu, warga memilih bertahan di depan kantor sambil berharap dapat terlayani.

Baca Juga : Nah lho…Bupati Pati Juga Diduga Kena Tipu Swissindo

Kordinator atau Deputi Jenderal UN-Swissiindo Kabupaten Kudus, Mughtanim mengatakan, pihaknya datang bersama ratusan warga melakukan registrasi membuka rekening. Rekening tersebut, nantinya dapat dimanfaatkan warga untuk kebutuhan dengan kiriman dari UN-Swissindo.

“Kalau saya datang dari sekitar jam 09.00 WIB kurang, namun ada yang dari jam 07.30 WIB yang datang. Tujuannya untuk membuat rekening guna registrasi VM1,” katanya kepada media di depan kantor cabang Bank Mandiri Kudus.

Dia menjelaskan, kegiatan ini  merupakan  kegiatan awal  dari registrasi  VM1 dari  UN-Swissindo. Sedang Bank Mandiri merupakan bank yang dianggap kerjasama dengan UN-Swissindo.

Disanggung mengenai jumlah warga yang ikut organisasi tersebut, jumlahnya mencapai belasan ribu. Karena, dari dia sudah mencetak sekitar 10 ribu lembar sertifikasi atas nama Swissindo dan VM1.

Editor: Supriyadi