Waspadai Penipuan, SMPN 6 Blora Surati Orang Tua Siswa

Ilustrasi

Ilustrasi

 

MuriaNewsCom, Blora – Aksi penipuan melalui telepon kepada orang tua siswa rupanya sangat merisaukan orang tua maupun pihak sekolah. Sehingga pihak SMPN 6 Blora memberikan surat edaran kepada seluruh orang tua siswa.

Sudiyono kepala SMPN 6 Blora, mengungkapkan surat edaran tersebut sebagai konfirmasi kepada seluruh orang tua siswa, agar mengkonfirmasi ke sekolah jika mendapatkan kabar melalui telepon atau sms jika mendapat kabar anaknya kecelakaan di sekolah.

Baca juga : Hati-hati! Penipuan Kedok Anak Kecelakaan Marak di Blora

”Jangan langsung percaya saat dapat kabar tersebut. Cek ke sekolah dulu untuk memastikan kebenarannya,” kata Sudiyono.

Sementara, pihak sekolah mempertimbangkan untuk segera melaporkan aksi penipuan tersebut ke pihak kepolisian. Menurut Sudiyono, dalam melakukan aksinya, penipu selalu berganti-ganti nomor handphone.

Diketahui sbelumnya, bahwa penipu menelpon wali murid dan mengabarkan anaknya jatuh di toilet sekolah. Lantaran terluka parah, bahkan sampai gagar otak, siswa harus menjalani perawatan inensif di rumah sakit. Sementara, penipu mengungkapkan rumah sakit harus membeli alat dengan harga puluhan juta guna mengoperasi siswa itu.

Untuk pembelian alat tersebut, sang penipu pun mencantumkan rekening bank yang mana orang tua siswa itu diminta untuk mentransfer uang guna pembelian alat tersebut. Namun itu hanyalah akal-akalan penipu untuk mendapatkan uang dari orang tua siswa.

Editor : Titis Ayu Winarni

Hati-hati! Penipuan Kedok Anak Kecelakaan Marak di Blora

Salah satu siswa SMPN 6 Blora menunjukkan surat edaran yang dikeluarkan sekolah (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

Salah satu siswa SMPN 6 Blora menunjukkan surat edaran yang dikeluarkan sekolah (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

 

MuriaNewsCom, Blora – Orang tua siswa SMPN 6 Blora resah atas aksi penipuan yang terjadi selama satu pekan terakhir. Terhitung sudah delapan wali murid dihubungi penipu.

Dalam aksinya, penipu menelepon wali murid dan mengabarkan anaknya jatuh di toilet sekolah. Lantaran terluka parah, bahkan sampai gagar otak, siswa harus menjalani perawatan inensif di rumah sakit. Sementara, penipu mengungkapkan rumah sakit harus membeli alat dengan harga puluhan juta guna mengoperasi siswa itu.

Untuk pembelian alat tersebut, sang penipu pun mencantumkan rekening bank. Untuk kemudian orang tua siswa itu diminta mentransfer sejumlah uang guna pembelian alat tersebut.

Sudiyono, Kepala SMPN 6 Blora menegaskan itu merupakan aksi penipuan. Pasalnya, terhitung sejak 1 Februari setiap hari dapat dipastikan ada kedok penipuan itu. ”Itu penipuan, tidak ada siswa kami yang jatuh di kamar mandi,” jelas Sudiyono.

Sudiyono mengaku heran, darimana penipu mendapatkan nomor wali murid tersebut. Bahkan, penipu tak segan mencatut nama guru SMPN 6 Blora untuk dalam melancarkan aksinya.

Dari informasi yang didapat Sudiyono, sampai saat ini sudah ada beberapa wali murid yang mentransfer uang ke rekening yang disebutkan penipu. ”Ada yang mentransfer Rp 2 juta sampai Rp 4 juta dari uang yang diminta sekitar Rp 19 jutaan,” jelas Sudiyono.

Baca juga :

Waspada! Marak Modus Penipuan Penerimaan Pegawai PT Semen Indonesia di Rembang

Waspada! Penipuan Minta Pulsa Lewat Hack BBM Mulai Beredar di Kudus

Pelamar Calon Siswa Polisi Diminta Waspadai Penipuan

Editor : Titis Ayu Winarni