Masan: Soal Wabup, Kami Tunggu Petunjuk Mendagri

spektrummaluku.com

spektrummaluku.com

KUDUS – Ketua DPRD Kudus Masan menyatakan, pihaknya belum berani melangkah terlalu jauh terkait pengisian kekosongan jabatan wabup. Dia beralasan, hingga kini belum adanya penjelasan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Kami dan pemkab sudah mengirim surat ke Kemendagri. Kami menanyakan mekanisme pemilihan wabup. Tapi hingga kini belum ada penjelasan,” katanya.

Menurutnya, penjelasan Kemendagri diperlukan karena hingga saat ini belum ada Peraturan Pemerintah (PP) yang diterbitkan, sebagai penjelasan UU Pilkada.

Pihaknya meminta agar semua pihak bersabar. Pihaknya berharap mekanisme pengisan wabup nantinya memiliki pedoman hukum yang jelas. Hal itu untuk menghindari kesalahan mekanisme yang mungkin bisa terjadi. (SUWOKO)

 

Jabatan Wabup Lama Kosong, Tiga Fraksi Surati Pimpinan DPRD Kudus

spektrummaluku.com

spektrummaluku.com

KUDUS – Sebanyak tiga fraksi di DPRD Kudus mendesak pimpinan dewan agar menindaklanjuti kekosongan jabatan wakil bupati yang telah lama kosong. Secara resmi tiga fraksi itu mengirimkan surat desakan kepada pimpinan dewan.

Tiga fraksi yang mengirimkan surat ke pimpinan DPRD Kudus di antaranya Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Fraksi Persatuan Bintang Pembangunan (PBP), dan Fraksi Nasdem.

Superiyanto, Ketua Fraksi Nasdem, menjelaskan, surat yang dikirim berisi desakan tiga fraksi agar pimpinan dewan segera memproses mekanisme pemilihan wakil bupati.

Super mengakui, partainya tidak termasuk partai pengusung pasangan Bupati dan Wakil Bupati Musthofa dan Abdul Hamid. Namun usulan tersebut sebagai tindak lanjut kuatnya desakan masyarakat di Kudus agar kursi wabup yang telah kosong segera diisi.

“Ini aspirasi masyarakat. Mereka menghendaki agar kekosongan kursi wakil bupati segera diisi,” katanya, Kamis (30/7/2014).

Menurutnya, dalam surat tidak ada nama yang diusulkan untuk menduduki kursi wakil bupati. Dia mengatakan, nama yang diusulkan menjadi kewenangan partai pengusung. (SUWOKO)