Polisi Bongkar Jaringan Narkoba Lapas Ambarawa di Grobogan

narkoba

Kapolres Grobogan AKBP Agusman Gurning menunjukan delapan paket sabu yang disita dari pelaku. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

MuriaNewsCom, Grobogan – Seorang warga Desa Taruman, Kecamatan Klambu bernama Riski Budiyanto alias Wowok diringkus polisi. Penyebabnya, pemuda 26 tahun itu ditengarai jadi pengedar narkoba jenis sabu.

”Penangkapan ini berkat informasi dari warga yang selama ini merasa curiga. Setelah kita selidiki, petugas kemudian melakukan penangkapan di desa tersebut. Kami berhasil menemukan sabu dengan berat total sekitar 2,4 gram yang telah dibungkus menjadi delapan paket dan satu alat hisapnya,” kata Kapolres Grobogan AKBP Agusman Gurning saat memimpin gelar perkara, Selasa (26/7/2016).

Menurut kapolres, pelaku mengaku mendapatkan barang dari luar Grobogan Tepatnya dari sesorang yang ada di Lapas Ambarawa.

Pelaku ditengarai menjadi kaki tangannya dan dipercaya untuk menjadi penjual sekaligus perantara penjualan barang haram tersebut. Narkoba jenis sabu tersebut kemudian diedarkan di sekitar wilayah Grobogan.

Untuk mendapatkan barang, pelaku memesan dulu pada penyedianya di Lapas Ambarawa itu. Kemudian, dari penyedia dari Lapas Ambarawa itu menghubungi Mr. X yang tinggal di Semarang. Setelah itu, pelaku diminta menemui Mr. X yang diduga sebagai pemasok.

Pelaku selanjutnya mengambil sabu pesanannya di suatu tempat yang ditentukan. Setelah mendapatkan pesanan barang, pelaku kemudian menghubungi Mr. X dan mentransfer biayanya.

”Dari hasil lidik, pelaku merupakan kaki tangan yang ada di dalam Lapas Ambarawa. Identitas sudah kami kantongi, tapi masih perlu kami selidiki lagi,” ujarnya didampingi Kasat Res Narkoba AKP Abdul Fatah.

Editor : Akrom Hazami