Puluhan Batang Kayu Jati Ilegal Diamankan di Grobogan

Polisi Grobogan menunjukkan truk bermuatan puluhan kayu jati yang berhasil diamankan di mapolres setempat. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Polisi Grobogan menunjukkan truk bermuatan puluhan kayu jati yang berhasil diamankan di mapolres setempat. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Anggota Satreskrim Polres Grobogan berhasil mengamankan satu unit truk yang mengangkut puluhan batang kayu jati, di wilayah setempat, Kamis (26/1/2017) dini hari. Bersama kendaraan, diamankan pula sopir truk bernama Sudarto alias Darto Mentol (36), warga Desa Pelem, Kecamatan Gabus.

Informasi yang didapat menyebutkan, sopir beserta truk K 1403 KP diamankan saat melintas di jalan raya Purwodadi-Pati di wilayah Desa Temon, Kecamatan Brati, sekitar pukul 01.30 WIB. Dihentikannya kendaraan itu berawal dari kecurigaan petugas saat bersimpangan dengan truk tersebut ketika melangsungkan patroli rutin.

“Saat diperiksa, dalam truk tersebut terdapat 37 batang kayu jati yang dipotong dalam beberapa ukuran. Ketika diminta dokumen, sopir hanya bisa menunjukan surat keterangan dari Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH),” jelas Kasat Reskrim Polres Grobogan AKP Eko Adi Pramono.

Untuk memastikan keabsahan kayu tersebut, pihak kepolisian kemudian meminta bantuan ahli dari Perhutani KPH Purwodadi untuk melakukan pemeriksaan fisik kayu dan dokumen. Dari keterangan saksi ahli disebutkan jika surat keterangan yang dibawa sopir truk bukan dokumen yang sah sesuai ketentuan perundang-undangan. Kemudian, barang bukti kayu diduga kuat berasal dari wilayah hutan Perhutani.

Dengan adanya keterangan dari saksi ahli tersebut, pihak kepolisian akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut pada sopir truk yang mengangkut puluhan kayu tersebut. Pelaku akan dijerat dengan UU RI Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan atau Nomor 18 Tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan.

“Kasus ini masih kita kembangkan. Untuk barang bukti kendaraan dan sopir truk kita amankan di mapolres guna pemeriksaan lebih lanjut,” imbuh Eko.

Editor : Akrom Hazami

 

Pencuri Kayu Jati di Hutan Blora Kabur saat Terdengar Suara Ini

Petugas mengamankan barang bukti pencurian kayu jati di wilayah Blora, Senin. (Polres Blora)

Petugas mengamankan barang bukti pencurian kayu jati di wilayah Blora, Senin. (Polres Blora)

MuriaNewsCom, Blora – Upaya pencurian kayu jati di wilayah Blora, gagal, Senin (31/10/2016). Tepatnya di petak 78 , RPH Japah, Kph Blora, Desa Sumberejo.

Kronologi penangkapan, sekitar pukul 08.00  WIB, petugas jaga hutan Sat Shabara Polres Blora Brigadir Ariyadi dan Bripda Adrian turun dari hutan untuk melaksanakan serah terima dengan petugas jaga baru, di kantor Kemantren Perhutani Blora di Desa Sumberejo.

Saat mereka melewati petak 78 itu, keduanya melihat kejanggalan. Mereka melihat dari jauh aksi pencuri yang sedang mengangkut hasil tebangannya. Mereka segera berkordinasi. Tak lama, para petugas perhutani dan personel Sat Shabara Polres Blora melakukan pengejaran dan meletuskan tembakan peringatan kepada pencuri.

Dengan tingkah gugup dan takut ditangkap, pencuri kayu pun jatuh dari motornya dan kemudian lari terbirit –birit meninggalkan hasil potongan kayu jati dan sepeda motor, beserta gegraji dan kampak. Para petugas tidak berhasil menangkapnya.

Kemudian petugas perhutani memanggil bantuan untuk mengevakuasi barang bukti hasil pencurian kayu jati. Dan barang bukti yang berhasil diamankan adalah sepotong kayu jati ukuran diameter 30 cm diamankan ke kantor kemantren Desa Sumberejo, sedangkan untuk barang bukti sepeda motor dan alat pemotong diamankan ke Mapolsek Japah sebagai bahan penyelidikan lebih lanjut.

Editor : Akrom Hazami