Korban Santet Dikerjai Pencuri Bermodus Gendam

pencuri gendam 3 FOTO (e)

Tersangka gendam mempraktikkan aksinya kepada seorang perempuan pemakai perhiasan saat gelar perkara di Mapolres Jepara. (MuriaNewCom/Wahyu KZ)

 

JEPARA – Empat kawanan pelaku penipuan dengan modus gendam di Kabupaten Jepara diamankan pihak kepolisian Polres Jepara. Para pelaku yang telah menjalankan aksinya lintas Kabupaten tersebut memiliki modus khusus. Kapolres Jepara AKBP Samsu Arifin membeberkan modus mereka dalam gelar perkara di Mapolres Jepara, Senin (7/12/2015).

”Modusnya, mereka (tersangka) berpura-pura menjadi orang pintar yang bisa menyembuhkan orang yang kena santet. Untuk menunjukkan kemampuan mereka, kemudian tersangka membawa telur yang sudah diisi dengan jarum suntik, dan membawa istambul kecil ukuran 3×4,” ungkap Samsu.

Selanjutnya, kata Samsu, korban diminta melepas semua perhiasan dengan alasan proses penyembuhan tidak boleh memakai perhiasan. Setelah korban percaya, korban pun memberikan semua perhiasannya.

”Setelah korban terkelabui, para pelaku kemudian meninggalkan korban. Mereka melarikan diri dengan cepat karena ada teman mereka yang sudah siap-siap di mobil untuk melarikan diri,” imbuhnya.

Samsu menambahkan, dengan modus tersebut banyak korban yang terkelabui dan tersangka mendapatkan keuntungan. Dari aksi yang dilakukan di Jepara saja, pelaku mengaku mendapatkan sedikitnya Rp 20 juta, dan emas sekitar 9 gram dari para korban.

Sementara itu, AKP Hadi Prastowo, Kasat Binmas Polres Jepara mengimbau agar masyarakat lebih hati-hati ketika bertemu dengan orang yang tidak dikenal. Selain modus mampu menyembuhkan juga tersangka memiliki modus mampu melipatgandakan uang atau perhiasan. “Pelaku membawa telur yang di dalamnya sudah diisi jarum untuk menunjukkan kemampuan atau kesaktiannya agar korban terkelabui,” imbuhnya.

Adapun untuk mempertanggungjawabkan aksinya, empat tersangka dikenakan pasal 378 KUHP dengan ancaman hukuman empat tahun penjara. Menurut dia, meskipun menggunakan cara gendam, para pelaku pada dasarnya melakukan penipuan. Sehingga pasal yang dikenakan adalah kasus penipuan. Selain mengancam hukuman tersebut, pihaknya juga akan terus mendalami kasus ini. (WAHYU KZ/AKROM HAZAMI)

Video – 4 Pencuri Sangar Bermodus Gendam Ini Beraninya Sama Perempuan

ngan pakai gendam ditangkap di Mapolres Jepara. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

ngan pakai gendam ditangkap di Mapolres Jepara. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

 

JEPARA – Aparat Polres Jepara berhasil mengamankan empat pelaku penipuan dengan modus gendam. Ternyata, penipuan dengan modus tersebut sudah banyak yang menjadi korban.

Para pelaku mengintai perempuan terutama yang berpenampilan mewah dengan ciri-ciri memakai sejumlah perhiasan.

Salah seorang tersangka yang berhasil diamankan Polres Jepara, Sarunting Putra alias Kevin (35), warga Kabupaten Tangerang Jabar mengaku sudah sering menjalankan aksinya di wilayah Kabupaten Jepara. Bahkan, tak hanya di Jepara tetapi juga di kota-kota lain. Bersama tiga rekan lainnya, dia sudah berhasil mengambil keuntungan puluhan juta rupiah dan sejumlah perhiasan.

“Biasanya kami menyasar perempuan di pusat perbelanjaan,” aku Sarunting saat gelar perkara di Mapolres Jepara, Senin (7/12/2015).

Dia mengaku hal itu dilakukan karena desakan ekonomi. Bersama tersangka lain, dia juga mengaku telah menjadi penipu bermodus gendam sejak setahun lalu. Namun baru kali ditangkap.

Sementara itu, Kapolres Jepara AKBP Samsu Arifin mengatakan, para tersangka memang beraksi lintas Kota di Jawa Tengah. Mereka menjalankan aksinya secara rapi, dengan modus gendam korban juga terkelabui bahkan tidak sadar jika ditipu. “Korban tersadar ketika para pelaku sudah melarikan diri,” katanya. (WAHYU KZ/AKROM HAZAMI)

 

Video – Gunakan Ilmu Gendam, 4 Pencuri di Jepara Ketahuan Polisi

ku gendam saat dimintai keterangan oleh polisi di Mapolres Jepara. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

ku gendam saat dimintai keterangan oleh polisi di Mapolres Jepara. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

 

JEPARA – Satreskrim Polres Jepara berhasil membekuk kawanan penipu yang bermodus gendam di wilayah hukum Polres Jepara.

Mereka adalah Sarunting Putra alias Kevin (35), warga Kabupaten Tangerang Jabar, Fatra alias Gahri (37), warga Kabupaten Tangerang Jabar, Frengky Lintang (34), warga Sumatera Selatan, dan Mat Asih alias Mamat (47), warga Kabupaten Kediri Jatim.

Keempat tersangka tersebut diamankan di wilayah hukum Polres Klaten pada 30 November 2015.  Penangkapan tersangka tersebut berdasarkan laporan dari salah seorang korban yang ditipu di kawasan swalayan Kecamatan Tahunan Jepara pada 29 November 2015 sekitar pukul 13.30 WIB.

Kapolres Jepara AKBP Samsu Arifin menjelaskan, keempat tersangka yang ditangkap bersama sejumlah barang bukti seperti sejumlah uang, telur, jarum, tisu, dan kendaraan mobil rental tersebut berdasarkan laporan dari salah seorang korban yang ditipu. Mereka menjalankan aksi secara bersama-sama dan berbagi tugas.

“Mereka beraksi lintas kota, tidak hanya di Jepara saja. Kebetulan di Jepara sudah beraksi beberapa kali dengan jumlah kerugian sekitar Rp 20 juta, dan sejumlah emas milik korban,” ujar Samsi saat gelar perkara di Mapolres Jepara, Senin (7/12/2015).

Lebih lanjut dia mengemukakan, modus yang digunakan memang sejenis gendam. Tersangka mencoba mengelabui korban dengan trik-trik tertentu kemudian membawa kabur sejumlah perhiasan maupun uang milik korban. Masing-masing tersangka ada yang bertugas mengelabui, ada yang memantapkan korban agar mudah dikelabui dan ada yang sebagai sopir mobil ketika melarikan diri. (WAHYU KZ/AKROM HAZAMI)