Tak Pandang Bulu, Pencuri Sikat Laptop Teman Akrab

Tersangka Bagus Septianto (kiri) Ipda Isnaeni (Kanan) (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

Tersangka Bagus Septianto (kiri) Ipda Isnaeni (Kanan) (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

 

MuriaNewsCom, Blora – Hati-hati, kalau berjumpa dengan teman seperti ini. Yaitu teman yang tega mencuri barang temannya. Inilah Bagus Septianto (33) warga Jalan Bima 5A RT 01, RW 02, Kelurahan Bangkle, Blora.

Dia mengkhianati kepercayaan temannya, Wahyu Satrio Pambudi (17), warga Jalan Camar IV nomor 16 RT 06 RW 05, Kelurahan Karangjati, Blora. Bagus kedapatan mencuri satu unit laptop milik Wahyu, serta uang Rp 700 ribu. Akibat perbuatannya, pelaku harus kehilangan teman akrabnya, Wahyu. Bahkan, pelaku kini harus ditahan di Mapolres Blora.

Dari keterangan pelaku kepada polisi, kejadian bermula saat pelaku bertandang ke rumah korban, Minggu (20/3/2016) sekitar pukul 21.00 WIB. Karena kedatangan teman akrab, maka korban tak merasa sedikitpun curiga. Keduanya menghabiskan malam dengan ngobrol ngalor ngidul. Sekitar pukul 04.30 WIB, korban merasa ngantuk luar biasa. Pelaku bukannya pulang, tapi malah ikut istirahat di rumah korban.

Korban pun meninggalkan temannya tidur. Rupanya, momen kelengahan korban dimanfaatkan pelaku untuk mencari benda berharga di dalam rumah itu. Sebuah laptop dan uang Rp 700 ribu milik korban dicuri.

Bagus pun meninggalkan tulisan di kertas yang berbunyi ” SORY MAS AKU GAK PAMIT, IKI MERGAWE NENG MALANG DI KENGKEN NYUPIRI NENG MALANG TOKO 41 TELUNG DINO IKI TAK TINGGALI DUWET Rp.10.000 KANGGO TUKU BANYU”.

Pada pukul 13.00 WIB, korban bangun dan membaca tulisan. Korban merasa curiga. Setelah digeledah ternyata laptop dan uangnya hilang. Korban yakin jika Bagus adalah pencurinya.

Kecurigaan itu pun berbuah pelaporan korban ke polisi. Kamis (24/3/2016) sekitar pukul 13.00 WIB korban bersamaan dengan pelaku bertemu. Mereka saling mengeyel. Bagus mengaku tak mencuri.

Akhirnya, korban ke Mapolsek Blora Kota. “Dihadapan polisi, mereka eyel-eyelan, dan Bagus tetap tidak mengakui perbuatannya. Setelah empat mata dengan saya. Ia pun mengakui bahwa ia yang melakukan pencurian di rumah korban,”kata Kanit Reskrim Polsek Blora Kota Ipda Isnaeni kepada MuriaNewsCom (28/3/2016)

Pelaku juga mengaku laptop hasil curiannya dijual di salah satu toko di Cepu. “Barusan saya mendatangi toko tersebut di Cepu, dan ternyata benar. Kami menemukan laptop tersebut. Pelaku menjual laptop dengan harga Rp 700 ribu,” ujarnya.

Atas tindakan pelaku, korban mengalami kerugian senilai Rp 5 juta. Kini, pelaku telah di tahan di Mapolres Blora.

Editor : Akrom Hazami

SDN 2 Geneng Blora Dibobol Maling

Sri Kartini menunjukkan kunci pintu sekolah yang dirusak kawanan pencuri (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

Sri Kartini menunjukkan kunci pintu sekolah yang dirusak kawanan pencuri (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

BLORA – SD Negeri 2 Geneng, Kecamatan Jepon jadi sasaran kawanan pencuri. Kejadian ini diduga terjadi tadi malam, saat kondisi sekolah sedang sepi. Pencuri berhasil menggasak CPU, printer dan TV LCD.

Kejadian pencurian ini, diketahui pertama kali oleh penjaga sekolah bernama Santoso, ketika dirinya Rabu (2/12/2015) pagi sekitar pukul 6.00 WIB datang ke sekolah. Saat itu, kondisi pintu sudah dalam keadaan terbuka dan kunci pintu juga rusak.

”Ketika saya sampai di sekolah, penjaga sekolah sudah menangis melihat kondisi pintu terbobol dan sejumlah barang di sekolah hilang. Kerugian materi ditaksir sektiar Rp 9 juta,” ujar Sri Kartini, guru SD Negeri 2 Geneng.

Sedangkan untuk pelaku pencurian, diduga dilakukan lebih dari satu orang. “Mungkin lebih satu orang, karena terlalu repot kalau hanya satu orang. Pintu terkunci dan barang yang dicuri pun tak bisa jika dibawa satu orang,” ungkapnya.

Kasus pencurian ini, saat ini sudah dilaporkan dan ditangani pihak Polsek Jepon. “Untuk kasus ini masih kami dalami dan masih menyelidiki siapa pelakunya,” ujar Kanitreskrim Polsek Jepon AIPTU Waluyo. (RIFQI GOZALI/KHOLISTIONO)