10 Hari Diburu, Akhirnya Polisi Berhasil Ringkus 1 Maling Gabah di Grobogan

Ilustrasi

Ilustrasi

 

MuriaNewsCom, Grobogan – Setelah kabur selama 10 hari, salah satu buron kasus pencurian gabah awal Februari lalu akhirnya berhasil diringkus polisi. Pelaku yang tertangkap ini adalah Maskun (44), warga Mranggen, Kabupaten Demak.

“Salah satu DPO kasus pencurian gabah itu berhasil ditangkap saat berada di rumah istrinya di Desa Kuwaron, Kecamatan Gubug, Kamis (11/2/2016) sekitar pukul 14.30 WIB. Satu DPO lainnya masih kita kejar dan mudah-mudahan segera tertangkap,” kata Kasat Reskrim Polres Grobogan AKP Agung Ariyanto.

Dalam aksi pencurian gabah di beberapa lokasi, Maskun disebut-sebut sebagai aktornya. Bahkan, dia juga menjadi penyedia sarana untuk melancarkan aksi kejahatan.

“Namun saat kami mintai keterangan, Maskun menyangkal kalau dia otak pencurian. Dia justru menyebut kalau otak pencurian adalah satu pelaku lain yang saat ini masih DPO,” jelas Agung.

Seperti diberitakan, aparat Polres Grobogan, Selasa (2/2/2016) dinihari berhasil meringkus dua pencuri gabah milik petani. Kedua pelaku masing-masing, Rendra Pertama (29), warga Dalingan, Tawangharjo dan M Agus Salim (22) warga Desa Karanganyar, Kecamatan Guntur, Demak.

Pelaku pencurian gabah sebanyak 30 sak milik Purwati, warga Desa Sambirejo, Kecamatan Wirosari itu sebenarnya ada empat orang. Tetapi dua lainnya berhasil lari, salah satunya Maskun.

Editor : Kholistiono

2 Pencuri Gabah Grobogan Diringkus, 2 Lainnya Kabur

Kasat Reskrim  Polres Grobogan AKP Agung Ariyanto (kanan) memperlihatkan tersangka dan barang bukti pada wartawan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Kasat Reskrim  Polres Grobogan AKP Agung Ariyanto (kanan) memperlihatkan tersangka dan barang bukti pada wartawan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

MuriaNewsCom, Grobogan  – Aparat Polres Grobogan, Selasa (2/2/2016) dini hari tadi meringkus dua pencuri gabah milik petani. Kedua pelaku masing-masing, Rendra Pertama, 29, warga Dalingan, Tawangharjo dan M Agus Salim, 22, warga Desa Karanganyar, Kecamatan Guntur, Demak.

“Pelaku pencurian ada empat orang tetapi yang dua berhasil kabur dan masih kita kejar. Pelaku kita tangkap jam 02.30 WIB saat melaju di daerah Ngeluk, Kecamatan Penawangan,” ungkap Kasat Rekrim Polres Grobogan AKP Agung Ariyanto.

Selain dua pelaku, petugas juga mengamankan barang bukti. Yakni, satu unit kendaraan pikap warna hitam nopol H 1692 QZ dan 30 sak gabah hasil kejahatan. Selain itu, beberapa peralatan yang biasa dipakai melakukan aksi kejahatan juga ditemukan dalam mobil tersebut.

Agung mengungkapkan, penangkapan itu bermula dari adanya berita kehilangan gabah milik Purwati, warga Desa Sambirejo, Kecamatan Wirosari yang ditaruh di halaman selep. Dari 75 karung yang ada, hilang sekitar 30.

Gabah yang hilang ini banyaknya sekitar 2,5 ton. Jika diuangkan, nilainya berkisar Rp 10 juta.

“Dari laporan kehilangan ini, anggota kemudian menyebar ke lapangan dan akhirnya berpapasan dengan kendaraan pelaku. Setelah itu, anggota membuntuti kendaraan tersebut dan akhirnya menghadang di Penawangan,” jelas Agung.

Ditambahkan, sebelumnya juga ada laporan kasus kehilangan di beberapa lokasi. Yakni, di Kecamatan Godong, Purwodadi dan Penawangan.
Kemungkinan pencurian lain juga dilakukan para pelaku yang tertangkap ini. “Penyelidikan masih kita lakukan. Selain gabah, komplotan ini juga menggasak kambing dan beras,” imbuhnya.

Editor : Akrom Hazami