Video – Pemuda Tewas di Lapangan Getassrabi Kudus, Ini Firasat Aneh Keluarga

 

MuriaNewsCom, Kudus – Pemuda tewas Muhamad Fathul Umam (17), warga Dukuh Kauman, Desa Getassrabi Rt 1 RW 7,   yang diduga dibunuh dan mayatnya dibuang di Lapangan Sipengkol desa setempat, tenyata sebelumnya menonton Dandangan.

Dia sangat suka dengan acara tradisi jelang Ramadan itu. Hal ini disampaikan pamannya,  Edwin Prasetyo (20).

Menurut warga Dukuh Kauman Desa Getassrabi mengatakan kedatangan keponakannya kemarin sore adalah pamitan. Keponakan lulusan SMP itu pamit lantaran mau menonton Dandangan saat malam harinya.

“Katanya mau nonton Dandangan, jadi dia terlihat senang sekali saat bilang mau nonton itu Dandangan,” kata Edwin kepada MuriaNewsCom.

Kepada Edwin, Umam juga tidak memberitahu lebih lanjut soal ke Dandangan bersama siapa saja. Sepegetahuannya, Umam mempunyai pribadi pendiam. Termasuk di lingkungan keluarga sendiri.

Di tubuh korban ditemukan banyak tusukan benda tajam di sekujur tubuhnya. Selain itu, sepeda motor dan hp yang kerap dipakai juga raib tanpa jejak.

Norma Yunita (25) kakak korban menjelaskan, adik itu pergi keluar rumah sekitar pukul 22.00 WIB. Adiknya pergi dengan mengenakan kaos dan menggenggam HP kesayangannya.

“Dia pergi pakai motor Mio Soul warna hijau. Saat itu dia terlihat mencurigakan tapi saya tanya diam saja,” kata Norma.

Sebelum adiknya pergi, dia sempat memiliki firasat yang tidak enak tentang adiknya. Akhirnya dia melarang pergi lantaran khawatir terjadi hal yang tidak diinginkan.

Namun peringatan kakaknya tidak digubris,dan Umam malah memutar kendaraan matik miliknya dan meninggalkan rumah.

“Setelah pergi, sampai pagi tidak pulang. Ayah saya gelisah dan meminta untuk mencari. Terlebih pagi tadi terdengar kalau ada penemuan mayat,” ujarnya sambil menangis.

Benar saja, ketika dia datang dengan saudaranya ke lokasi. Dia melihat adiknya sudah menjadi mayat. Tak tampak sepeda motor dan HP di sekitar lokasi penemuan mayatnya.

Editor : Akrom Hazami

Baca juga :