Haryanto-Arifin Fokus pada Pemberantasan Kemiskinan di Pati

Bupati Pati Haryanto seusai dilantik Gubernur Jateng, Selasa (22/8/2017). (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Bupati Pati Haryanto selama kepemimpinannya selama lima tahun ke depan akan fokus pada agenda pemberantasan kemiskinan. Selain itu, upaya pengentasan pengangguran juga akan digencarkan.

“Saat ini sampai akhir 2017, kami akan melanjutkan periode kemarin sesuai dengan pembahasan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD), nanti akan nyambung,” ujarnya, Rabu (23/8/2017).

Berbagai pelayanan dasar masyarakat seperti kesehatan, pendidikan dan kemiskinan akan menjadi prioritas utama. Hal itu sesuai dengan instruksi dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk mencari formula baru dalam program pengentasan kemiskinan.

“Formula itu tidak hanya pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH), tapi formula lain yang bisa mengangkat kemiskinan di Pati. Karena itu, butuh masukan dari berbagai pihak agar program ini sukses menyejahterakan masyarakat,” tuturnya.

Pati sebelumnya memiliki progres yang baik di bidang pengentasan kemiskinan. Jika angka kemiskinan di Jawa Tengah mencapai 13 persen, angka kemiskinan di Pati hanya 10 persen.

Kendati begitu, Haryanto mengaku kemiskinan menjadi pekerjaan rumah (PR) yang harus dikerjakan. Hanya saja, langkah itu tidak bisa dilakukan secara spontan dalam waktu dekat, tetapi butuh waktu dalam jangka panjang.

“Kita bersama-sama selesaikan berbagai masalah yang ada di Pati. Kami tidak bisa seperti lampu Aladin, tinggal ngomong bim salabim jadi. Mungkin ada yang bilang, baru dilantik kok tidak bisa. Semuanya butuh proses, seperti melalui APBD dan RPMJ,” tandasnya.

Editor: Supriyadi

Bupati Grobogan Ambil Sumpah 21 Pejabat Baru

Pengambilan sumpah jabatan pejabat baru yang dilakukan Bupati Grobogan Sri Sumarni. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Pergeseran pejabat di lingkup Pemkab Grobogan kembali dilakukan. Hal ini menyusul adanya pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat baru yang dilakukan Bupati Grobogan Sri Sumarni, Kamis (16/3/2017).

Pelantikan yang dilangsungkan di gedung Riptaloka ini boleh dibilang mengejutkan dan terkesan sangat mendadak. Sebab, hingga sehari sebelumnya, belum muncul kabar bakal adanya pelantikan tersebut.

Dalam pelantikan ini ada 21 pejabat yang diambil sumpahnya. Pejabat yang dilantik berasal dari level eselon III dan IV dari beberapa SKPD. Selain pergeseran, ada pula beberapa nama yang mendapat promosi jabatan.

Sri menyatakan, pelantikan pejabat ini dilakukan berdasarkan kebutuhan organisasi perangkat daerah yang baru. Terkait dengan kondisi tersebut, perlu dilakukan penataan agar pejabat yang ditempatkan sesuai dengan kapasitasnya.

“Pelantikan pejabat baru, baik rotasi maupun promosi merupakan sebuah hal yang biasa. Hal ini kita lakukan sesuai kebutuhan organisasi perangkat daerah yang baru,” cetusnya.

Sri juga mengingatkan, tuntutan pelayanan saat ini lebih bersifat terbuka dan berbasis teknologi informasi. Hal itu menuntut proses penyelesaian secara cepat, tepat dan transparan serta bebas dari pungutan liar. 

Ini jelas membutuhkan kerja keras, cerdas, kompak dan cepat, dengan sentuhan manajemen, karakter kepemimpinan dan teknik operasional yang lebih profesional.

“Semua pejabat saya minta agar segera memahami tugas pokok dan fungsi jabatan masing-masing, dan melaksanakan program serta kegiatan yang telah direncanakan. Saya minta para pejabat baru agar berusaha membuat inovasi demi kemajuan daerah,” imbuhnya.

 

Editor : Akrom Hazami

 

 

Ratusan Pejabat di Lingkungan Pemkab Kudus Dilantik

Bupati Kudus Musthofa saat melakukan pelantikan pejabat di pendapa setempat. (ISTIMEWA)

Bupati Kudus Musthofa saat melakukan pelantikan pejabat di pendapa setempat. (ISTIMEWA)

MuriaNewsCom, Kudus – Sebanyak 457 pejabat di lingkungan Pemkab Kudus dilantik di pendapa kabupaten setempat, Sabtu (31/12/2016) sore. Pejabat yang dilantik yakni di tingkat eselon, staf ahli dan camat.

Seorang pejabat di Kudus juga mendadak pingsan saat proses pelantikan di pendapa pemkab setempat. Pejabat tersebut langsung dibawa ke mobil ambulans milik Dinas Kesehatan yang siaga di lokasi.
Dalam kesempatan itu, Bupati Kudus Musthofa menyambut baik hal tersebut. Diharapkan, satu sama lain bisa saling bersinergi.

Berikut nama-nama pejabat yang dilantik.

 

Editor : Akrom Hazami