Tiap Hari Ada Puluhan Pekerja Harian Lepas Atasi Sampah di Jepara

Pekerja harian lepas sedang mengecat area taman kota di Jepara. (MuriaNewsCom/ Wahyu Khoiruz Zaman)

Pekerja harian lepas sedang mengecat area taman kota di Jepara. (MuriaNewsCom/ Wahyu Khoiruz Zaman)

 

MuriaNewsCom, Jepara – Mungkin belum banyak yang mengetahui jika selama ini Pemerintah Kabupaten Jepara memiliki sekitar 80 orang pekerja harian lepas yang bertugas untuk membersihkan sampah-sampah yang berserakan.
Kepala Bidang Kebersihan pada Dinas Ciptaruk Jepara Suharsana mengemukakan, para pekerja harian lepas tersebut dikhususkan untuk membersihkan sampah dari titik-titik atau lokasi yang menjadi sorotan publik. Misalnya di wilayah kota yakni di sekitaran Alun-alun.

”Sudah seharusnya menjadi perhatian serius. Sebab, bersih dari sampah akan menunjang citra baik suatu daerah dan juga antisipasi dini dari bencana banjir yang disebabkan penyumbatan sampah pada saluran-saluran drainase,” ujar Suharsana kepada MuriaNewsCom.

Lebih lanjut dia mengemukakan, untuk menangani sampah perlu dukungan dari masyarakat agar lebih sadar dalam sisi kebersihannya. Sebab, jika hanya mengandalkan pemerintah tentu tidak akan optimal.

”Kita memang menyediakan sebanyak 80 pekerja harian lepas (PHL) yang siap membersihkan wilayah kota baik di sejumlah jalan protokol maupun di tempat-tempat keramaian seperti Alun-alun maupun taman yang ada di Jepara,” ungkapnya.

Lanjutnya, dari 80 PHL itu, kata Suharsana masing-masing mempunyai tugas sendiri-sendiri. Di antaranya ada yang khusus menyapu jalan, mengangkut sampah menggunakan motor roda tiga, pengangkut sampah yang menggunakan truk dump dan pengangkut sampah skala besar yang menggunakan truk jenis kontainer. Selain itu juga ada pekerja harian lepas yang bertugas mengecat dan merawat taman.

”Biasanya untuk tenaga pengangkut sampah yang menggunakan truk dump ini khusus mengambil sampah di sejumlah titik tempat pembuangan sampah (TPS) yang ada di pasar tradisional. Sedangkan untuk pengangkut sampah truk kontainer ini untuk TPS skala besar di tempat pemukiman penduduk,” imbuhnya.

Dia juga menambahkan, penanganan sampah ini, tidak hanya di wilayah perkotaan. Karena beberapa wilayah kecamatan di luar Kecamatan Kota juga mendapatkan perhatian yang sama. Hanya, untuk kebersihan jalan, wilayah Kota yang tetap diutamakan.

Editor : Titis Ayu Winarni