Pameran Krenova  Blora Dibuka

Siswa meramaikan kegiatan pameran Krenova Blora, di GOR Mustika. (Humas Protokol Blora)

Siswa meramaikan kegiatan pameran Krenova Blora, di GOR Mustika. (Humas Protokol Blora)

 

MuriaNewsCom, Blora – Kegiatan Pameran bertajuk Gebyar Kreativitas Inovasi Masyarakat (Krenova) dan Teknologi Tepat Guna 2016 di GOR Mustika Blora, kini telah dibuka. Acara tersebut berlangsung 6-8 Agustus 2016.

Wakil Bupati Blroa Arief Rohman membuka acara. Dengan ditandai pengguntingan pita sebagai simbol dibukanya acara, Sabtu (6/8/2016).

Even tersebut merupakan gelaran rutin yang diadakan oleh Bappeda Blora dan Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Keluarga Berencana setempat.

Acara sendiri terbuka untuk umum. Dari pantauan, ada banyak kerajinan tangan yang dipamerkan. Dengan peserta pameran terdiri dari sekolah, hingga instansi.

 

Editor : Akrom Hazami

 

PNS Blora Dipotong Gajinya untuk Bantu Warga Miskin

halal

Wabup Blora Arief Rohman memberikan bantuan kepada warga kurang mampu di Soko, Jepon, Blora. (Dok Humas Pemkab Blora)

 

MuriaNewsCom, Blora – Bupati Blora Djoko Nugroho didampingi Wakil Bupati Blora Arief Rohman menghadiri Halal bihalal Keluarga Besar Setda Kabupaten Blora.

Kegiatan dilakukan beserta Dharma Wanita Persatuan Setda Kabupaten Blora dan Keluarga Besar Korpri Kabupaten Blora di Pesanggrahan Wringin Seto Sayuran, Desa Soko, Kecamatan Jepon, Selasa, (2/8/2016).

Acara ini dihadiri oleh keluarga besar Korpri dan Dharma Wanita Persatuan Setda Kabupaten Blora, serta Keluarga Pesanggrahan Wringin Seto Sayuran, Desa Soko. Juga hadir kiai Sofi’i dari Ngaringan yang memberikan tausiah.

Dalam sambutannya Djoko menyampaikan bahwa halal bihalal adalah suatu tradisi yang dapat mempererat tali silaturahmi antarmasyarakat. Dengan adanya kegiatan ini diharap dapat meningkatkan kinerja antar instansi di Kabupaten Blora.

Sedangkan untuk tujuan dari pemilihan Pesanggrahan Wringin Seto Sayuran, Desa Soko sebagai tempat pelaksanaan adalah untuk memperkenalkan destinasi wisata baru di Kabupaten Blora dan patut untuk dikunjungi.

“Nantinya pesanggrahan ini akan dibuka untuk umum. Khusus di hari Sabtu dan Minggu, tetapi hanya boleh untuk keluarga ataupun instansi. Untuk yang ingin berpacaran dilarang datang kesini,” ujarnya.

Dalam acara,juga dilakukan penyerahan Bazda kepada 20 warga kurang mampu Desa Soko, Kecamatan Jepon. Bazda merupakan hasil pemotongan gaji dari Pegawai Negeri Sipil, yang nantinya diharapkan dapat membantu memberantas kemiskinan di Kabupaten Blora.

Selain itu, bupati berpesan kepada warga Desa Soko untuk menjaga kebersihan serta keasrian lingkungan sekitar. Bupati melepaskan 250 burung sebagai cara untuk melestarikan lingkungan.

Dalam acara, Ketua Pesanggrahan Wringin Seto Sayuran menyampaikan mengenai sejarah terbentukknya Pesanggrahan. Sedangkan kiai Sofi’i menyampaikan bahwa sebagai manusia harus saling menjaga silaturahmi antarsesama umat beragama.

Editor : Akrom Hazami


Pejabat Pemkab Blora Malas Laporkan Harta Kekayaannya

Ilustrasi

Ilustrasi

 

MuriaNewsCom, Blora – Sampai saat ini baru ada 24 pejabat yang ada di Kabupaten Blora yang melaporkan harta kekayaannya. Itu artinya, masih ada 9 pejabat yang masih belum melaporkan harta kekayaan yang dimiliki. Hal itu seperti diungkapkan oleh Inspektur Inspektorat Kabupaten Blora, Bambang Darmanto.

“Dari 33 jumlah pejabat SKPD maupun kepala lembaga teknis daerah yang ada di Kabupaten Blora yang melapor baru 24,” katanya.

Ia menjelaskan, bahwa dalam melaporkan harta kekayaan yang dimiliki pejabat merupakan bentuk transparansi dan bagian dari menghindari penerimaan harta haram yang diperoleh selama menjabat.

“Itu semua tertuang dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN),” jelas dia.

Sementara, untuk lembag vertikal maupun anggota dewan yang ada di Blora, pihaknya btidak mengetahui apakah mereka belum melaporkan atau sudah. “Yang menjadi tanggung jawab kami hanya lembaga teknis maupuan SKPD yang di bawah naungan Pemkab,” jelasnya.

Dalam pelaporan harta kekayaan, ia menargetkan sampai akhir November nanti pejabat yang ada di Kabupaten Blora telah melaporkan harta kekayaannya. “Target yang ada di Jateng, sampai akhir November nanti semua sudah selesai,” jelas dia.

Editor : Akrom Hazami